Anda di halaman 1dari 14

PANDUAN

PELAYANAN
HOMECARE
RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

TERAKREDITASI PARIPURNA KARS

RSSA JAYA
RSSA LUAR BIASA
AKREDITASI PARIPURNA SELAMANYA

1
PANDUAN
PELAYANAN HOME CARE

RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG


2017

2
BAB I
DEFINISI

1.1 DEFINISI .

Home care adalah pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan

komprehensif yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal mereka

yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan

atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit.

Pelayanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien individu dan keluarga,

direncanakan, dikoordinasikan dan disediakan oleh pemberi pelayanan yang

diorganisir untuk memberi pelayanan di rumah melalui staf atau pengaturan

berdasarkan perjanjian kerja (kontrak) (Kemenkes, 2013).

Home Care merupakan layanan kesehatan yang dilakukan di rumah pasien.

Dibeberapa negara maju,home care (perawatan di rumah), bukan merupakan konsep

yang baru, tapi telah dikembangkan oleh William Rathbon sejak tahun 1859 yang dia

namakan perawatan di rumah dalam bentuk kunjungan tenaga kesehatan ke rumah

untuk mengobati klien yang sakit dan tidak bersedia dirawat di rumah sakit. Home

care umumnya mengacu pada jasa profesional atau formal yang membantu orang tua

dalam tugas-tugas kehidupan sehari-hari, yang memungkinkan mereka untuk tetap di

rumah (Help Age International, 2003).

3
BAB II
RUANG LINGKUP

2.1 Jenis Pelayanan

Jenis pelayanan homecare di bagi tiga kategori yaitu :

1. Keperawatan klien yang sakit di rumah merupakan jenis yang paling banyak

dilaksanakan pada pelayanan keperawatan di rumah sesuai dengan alasan kenapa

perlu di rawat di rumah. Individu yang sakit memerlukan asuhan keperawatan untuk

meningkatkan kesehatannya dan mencegah tingkat keparahan sehingga tidak perlu di

rawat di rumah sakit.

2. Pelayanan atau asuhan kesehatan masyarakat yang fokusnya pada promosi dan

prevensi. Pelayanannya mencakup mempersiapkan seorang ibu bagaimana merawat

bayinya setelah melahirkan, pemeriksaan berkala tumbuh kembang anak,

mengajarkan lansia beradaptasi terhadap proses menua, serta tentag diet mereka.

3. Pelayanan atau asuhan spesialistik yang mencakup pelayanan pada penyakit-

penyakit terminal misalnya kanker, penyakit-penyakit kronis seperti diabetes, stroke,

hipertensi, masalah-masalah kejiwaan dan asuhan pada anak.

(Potter, 2005).

Skill yang dibutuhkan

Skill yang dibutuhkan (SK Dirjen YAN MED, 2010)

 memasang nasogastric tube

 memasang cateter

 rawat luka

 Pemasangan infus maupun obat

 penyuntikan (IV,IM, IC,SC)

 rehabilitasi medis

4
Waktu pelayanan :

untuk sementara di layanai pada jam kerja : jam 07.30 s/d jam 15.00 wib

2.2 Jenis Pembiayaan


2.2.1 Pembiayaan Sarana Dan Prasarana:
- Meja Kursi
- Almari

Nama barang Harga Keterangan

Suction pump Rp. 300.000/bln 1 x Pemakaian


Kasur Dekubitus Rp. 200.000/bln 1 x pemakaian
Kursi Roda Strecher Rp. 200.000/bln selama perawatan home care
Oksigen 1 kubik Rp. 100.000/bln 1 x pemakaian
Inhalasi/Nebilizer Rp. 100.000/bln 1 x pemakaian

Ventilator Rp. 500.000/hari selama perawatan home care


Tempat tidur manual 3 posisi Rp. 300.000/hari selama perawatan home care

2.1.2.2 Harga Alkes Dan Obat

Nama barang Harga Keterangan

NGT no 8 s/d 20 Terumo Rp. 20.000/pcs 1 x pemakaian


Xylocain Jelly 2% 10mg Rp. 50.000/pcs 1x pemakaian
Spuit 50cc TIP Terumo Rp. 30.000/pcs selama perawatan home care
Spuit 5cc Terumo Rp. 2.000/pcs 1 x pemakaian
Spuit 10cc Terumo Rp. 2.500/pcs 1 x pemakaian
Spuit 3cc Terumo Rp. 1.500/pcs 1 x pemakaian
Handscoon Sensi Glovers Rp. 40.000/box 1 x pemakaian
WFI 25ml Rp. 3.000 1 x pemakaian
NaCl 0,9% 25ml Rp. 3.000 1 x pemakaian
Handscoon Gamex no 6 s/d 8 Rp. 15.000/pcs 1 x pemakaian
Urine Bag Adult Rp. 10.000 1 x pemakaian
Folley Catheter no 8 s/d 24
Rp. 18.000/pcs 1 x pemakaian
yellow

5
Folley Catheter Rusch no 8
Rp. 20.000/pcs 1 x pemakaian
s/d 24 Gold
Folley Catheter no 18 Silicon
Rp. 22.000/pcs 1 x pemakaian
Coated
Folley Catheter no 14 s/d 24
Rp. 100.000/pcs 1 x pemakaian
Silicon White Rusch
Wing Neddle no 23 & 25 Rp. 7.000/pcs 1 x pemakaian
Makro Set Rp. 15.000/pcs 1 x pemakaian
Venflon no 18 s/d 24 Rp. 30.000/pcs 1 x pemakaian
Obat Inhalasi (berotec,
Rp. 20.000 1 x pemakaian
bisolvon, nacl)
Kassa sterile 10pcs Rp. 1.500 1 x pemakaian
(Eko Jatiarso, 2012)

3.1 Jenis Tenaga Yang Di Butuhkan


Pemberi layanan keperawatan di rumah terdiri dari dua jenis tenaga, yaitu :

a. Tenaga informal(informal caregiver)

Tenaga informal adalah anggota keluarga atau teman yang memberikan layanan

kepada klien tanpa dibayar. Diperkirakan 75% lanjut usia di Amerika dirawat oleh jenis

tenaga ini (Allender & Spradley, 2001)

b. Tenaga formal(formal caregiver)

Tenaga formal adalah perawat yang harus bekerja bersama keluarga untuk

menyelesaikan masalah kesehatan, sehingga harus memperhatikan semua aspek

kehidupan keluarga.Oleh karena itu perawat di masyarakat dituntut untuk mampu berfikir

kritis dan menguasai ketrampilan klinik dan harus seorang Registered Nurse.Dengan

demikian diharapkan perawat dapat memberikan layanan sesuai dengan standard yang

telah ditetapkan.

6
BAB III

TATALAKSANA HOMECARE

3.1 Tatalaksana Di Bagi Menjadi 4 Tahapan

Berikut ini adalah panduan singkat tatalaksana home care, mulai pra perawatan di rumah

pasien hingga pasca perawatan.

3.1.1 Pra Home Care :

1. Dokter dan tim home care merencanakan jadwal perawatan pasien sesuai jenis

perawatan, jenis penyakit, gradasi penyakit dan kondisi klinis pasien berdasarkan

prosedur perawatan. Jenis perawatan, meliputi : perawatan kuratif, perawatan

suportif, perawatan rehabilitatif, perawatan emergency.

2. Dokter dan tim home care merencanakan pemeriksaan penunjang diagnostik dan

follow up jika diperlukan, seperti : laboratorium, rontgen dan lain-lain

3. Pelaksana home care mempersiapkan saran dan prasarana perawatan, meliputi :

tensimeter, infus set, intravena cath, cairan infus, spuit, needle, nebulizer dan lain-

lain sesuai keperluan perawatan masing-masing kasus.

3.1.2 Pelaksanaan Home Care :

1. Pelaksana perawatan mengunjungi rumah pasien secara berkala sesuai jadwal

perawatan untuk melaksanakan perawatan dan tindakan medis berdasarkan

jadwal perawatan

2. Pelaksana home care melaporkan kondisi klinis setiap pasien dan keluhan serta

tindakan medis yang sudah dilakukan, meliputi : kondisi umum terkini setiap

pasien. Hasil laboratorium dan obat atau tindakan medis yang telah diberikan dan

respon hasil pengobatan

3. Dokter memonitor pelaksanaan home care oleh pelaksana perawatan melalui

sarana komunikasi untuk menilai hasil perawat dan menetukan langkah

selanjutnya

7
4. Dokter dan tim home care mendiskusikan setiap kasus selama masa home care

dan pasca home care untuk evaluasi dan perbaikan kualitas perawatan penderita,

3.1.3 Kontrol dan Pemeriksaan :

1. Dokter memberikan terapi dan instruksi tindakan medis atau laboratorium serta

advis sesuai kondisi klinis pasien pemeriksaan saat pasien kontrol

2. Dokter memberikan support dan berdialog denganpasien dan atau keluarganya

secara santun dan bersahabat ketika pasien menjalani kontrol.

3.1.4. Pasca Home Care :

1. Dokter bersama-sama pelaksana home care melakukan evaluasi klinis setiap

pasien pasca pelaksanaan home care untuk perbaikan kualitas perawatan di masa

yang akan datang

2. Dokter dan pelaksana home care membuat jadwal perawatan jangka panjang bagi

pasien yang memerlukan perawatan rehabilitatif, seperti : pasca stroke,

decompensasi cordis dan lain-lain

3. Dokter memberikan bimbingan teknis medis kepada pelaksana home care secara

berkala untuk meningkatkan kualitas perawatan

4. Dokter dan pelaksana home care mengadakan review kasus-kasus khusus dan

kasus-kasus yang sering memerlukan home care.

Diagnosa yang paling sering

Menurut Rice (2001) jenis kasus yang dapat dilayani pada perawatan kesehatan di rumah

meliputi kasus-kasus yang umum pasca perawatan di rumah sakit dan kasus-kasus

khusus yang di jumpai di komunitas.

a) Kasus umum yang merupakan pasca perawatan di rumah sakit adalah :

1. Klien dengan penyakit obstruktif paru kronis

2. Klien dengan penyakit gagal jantung

3. Klien dengan gangguan oksigenasi

8
4. Klien dengan perlukaan kronis

5. Klien dengan diabetes

6. Klien dengan gangguan fungsi perkemihan

7. Klien dengan kondisi pemulihan kesehatan atau rehabilitasi

8. Klien dengan terapi cairan infus di rumah

9. Klien dengan gangguan fungsi persyarafan

10. Klien dengan HIV/AIDS

b) Sedangkan kasus dengan kondisi khusus, meliputi :

1. Klien dengan post partum

2. Klien dengan gangguan kesehatan mental

3. Klien dengan kondisi usia lanjut

4. Klien dengan kondisi terminal

2.2.6 Landasan hukum

1. UU Kes.No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan

2. PP No. 25 tahun 2000 tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah.

3. UU No. 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah

4. UU No. 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran

5. Kepmenkes No. 1239 tahun 2001 tentang regestrasi dan praktik perawat

6. Kepmenkes No. 128 tahun 2004 tentang kebijakan dasar puskesmas

7. Kepmenkes No. 279 tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan

Perkesmas.

8. SK Menpan No. 94/KEP/M. PAN/11/2001 tentang jabatan fungsonal perawat.

9. PP No. 32 tahun 1996 tentang tenaga kesehatan

10. Permenkes No. 920 tahun 1986 tentang pelayan medik swasta.

9
11. Permenkes No. 79 tahun 2017 tentang Pelayanan pasien Geriatri di Rumah

Sakit

12. Permenkes No. 25 tahun 2016 tentang Rencana Aksi Naional Kesehatan

Lanjut Usia tahun 2016-2019

10
2.3.1 Alur Pelayanan

ALUR PELAYANAN HOME CARE

Pasien datang sendiri, dari ruangan, atau


Telp ke poli home care

Petugas admin mendata ( Identifikasi )

Lapor dokter Mencatat semua di


buku regester

Kunjungan / re Ke dokter / kaur poli


Assesmen HC

Menentukan Menentukan Menentukan Menentukan


Kebutuhan tindakan Kebutuhan alat- Kebutuhan pembiayaan
apa ? alat transportasi

Dokter Implementasi oleh dokter / Pasien &


spesialis Perawat keluarga

Dokumentasi
11
BAB IV

DOKUMENTASI

1. Laporan harian kunjungan pasien di rumah

2. Laporan harian tindakan

3. Laporan harian kehadiran dokter

4. Laporan bulanan kunjungan pasien

5. Laporan bulanan tindakan

6. Laporan bulanan kehadiran dokter spesialis

7. Laporan tahunan kunjungan pasien

8. Laporan tahunan tindakan

9. Laporan tahunan kehadiran dokter spesialis

12
BAB V

KETENAGAAN

Tenaga poli Homecare terdiri dari :

1. 1 orang penanggungjawab pelayanan

2. 1 orang dokter umum

3. 2 orang perawat

4. 1 tenagan administrasi dan keuangan

5. 1 orang driver(sopir)

13
BAB VI
PENUTUP

Panduan Pelayanan Homecare di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang ini diharapkan dapat

menjadi panduan bagi Rumah Sakit sehingga dapat menyesuaikan dngan ketentuan yang

terdapat dalam buku panduan ini dan dapat mengembangkanya sesuai dengan situasi dan

kondisi yang kondusif bagi RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.

14