Anda di halaman 1dari 18

Bank Soal Pasar Modal

1. Pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan system dan atau sarana untuk
mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan
untuk memperdagangkan efek diantara mereka disebut :
a. Perusahaan efek
b. Bursa Efek
c. Bank Kustodian
d. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian

2. Perseroan yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjamin penyelesaian


Transaksi Bursa adalah :
a. PT. Danareksa
b. PT. Bursa Efek Jakarta
c. PT. KPEI
d. PT. KSEI
3. Menurut undang-undang Pasar Modal (UUPM), perseroan yang sahamnya telah
dimiliki sekurang-kurangnya oleh 300 pemegang saham dan memiliki modal
disetor sekurang-kurangnya Rp. 3.000.000,- atau suatu jumlah pemegang saham
dan modal disetor yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah, disebut :
a. Listed Company
b. Emiten
c. Perusahaan Publik
d. Perseroan Terbuka

4. Yang tidak termasuk kedalam Profesi Penunjang Pasar Modal adalah :


a. Akuntan
b. Kustodian
c. Penilai
d. Konsultan Hukum

5. Pihak yang tidak digolongkan sebagai Orang Dalam berdasarkan UUPM adalah :
a. Komisaris, direktur atau pegawai Emiten atau Perusahaan Publik
b. Pihak yang dalam waktu 1 (satu) tahun terakhir tidak lagi menjadi Komisaris
atau Direktur Emiten atau perusahaan publik
c. Pemegang saham utama Emiten atau Perusahaan Publik
d. Orang perseorangan yang karena kedudukannya atau profesinya atau karena
hubungan usahanya dengan emiten atau perusahaan publik memungkinkan
orang tersebut memperoleh informasi orang dalam.

6. Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi pembinaan, pengaturan dan


pengawasan terhadap aktivitas pasar modal, Bapepam diberi kewenangan oleh
undang-undang. Hal-hal berikut yang bukan merupakan kewenangan tersebut
adalah :
a. Melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencegah kerugian masyarakat
sebagai akibat pelanggaran atas ketentuan di bidang Pasar Modal.
b. Menghentikan kegiatan perdagangan Bursa Efek untuk jangka waktu tertentu
dalam hal keadaan darurat.
c. Menyelenggarakan kegiatan dan sarana perdagangan Efek di Bursa
d. Menetapkan biaya perizinan, persetujuan, pendaftaran, pemeriksaan dan
peneliian serta biaya lain dalam rangka kegiatan Pasar Modal.
7. Berikut ini yang bukan termasuk kedalam penipuan sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 90 UUPM adalah :
a. Menipu atau mengelabui Pihak lain dengan menggunakan sarana dan atau
cara apapun
b. Turut serta menipu atau mengelabui Pihak lain
c. Membuat pernyataan atau memberikan keterangan yang secara material tidak
benar atau menyebutkan sehingga mempengaruhi harga Efek di Bursa Efek
dimana pada saat itu pihak yang bersangkutan tidak cukup berhati-hati dalam
menentukan kebenaran material dari pernyataan atau keterangan tersebut.
d. Membuat pernyataan tidak benar mengenai fakta yang material atau tidak
mengungkapkan kafta yang material agar pernyataan yang dibuat tidak
menyesatkan mengenai keadaan yang terjadi pada saat pernyataan dibuat
dengan maksud untuk menguntungkan atau menghindarkan kerugian untuk
diri sendiri atau Pihak lain atau dengan tujuan mempengaruhi Pihak lain untuk
membeli atau menjual efek.

8. Sanksi administrative yang dapat diberikan Bapepam kepada setiap Pihak yang
melakukan pelanggaran UUPM sebagaimana diatur dalam Pasal 102 UUPM
adalah sebagai berikut:
a. Peringatan tertulis
b. Denda
c. Pencabutan ijin usaha
d. Penghentian kegiatan perdagangan

9. Ketentuan untuk menyampaikan Pernyataan Pendaftaran kepada Bapepam dalam


rangka Penawaran Umum tidak berlaku bagi Pihak yang melakukan :
a. Penerbitan sertifikat deposito
b. Penerbitan Efek yang bersifat utang yang jatuh temponya lebih dari satu tahun
c. Penerbitan polis asuransi
d. Penerbitan Efek yang diterbitan dan dijamin pemerintah Indonesia.

10. Dalam hal terjadi perdagangan dengan margin, berikut ini adalah kewajiban
Perusahaan Efek, kecuali:
a. Memberikan pemberitahuan tertulis kepada nasabah mengenai tingkat resiko
b. Membuat kontrak
c. Merekomendasikan kepada nasabah untuk membeli, menjual atau
menukarkan Efek tanpa memperhatikan tujuan investasi, keadaan keuangan
nasabah.
d. Meneliti apakah nasabah mempunyai saldo kredit atau posisi long sebagai
jaminan.

11. Setiap informasi tertulis sehubungan dengan penawaran umum dengan tujuan
agar pihak lain membeli saham adalah :
a. Insider Trading
b. Prospektus
c. Disclosure
d. Informasi

12. Perusahaan Efek yang memiliki informasi orang dalam mengenai


Emiten/Perusahaan Publik dilarang melakukan transaksi Efek Emiten atau
Perusahaan Publik tersebut, kecuali apabila :
a. Transaksi tersebut dilakukan atas tanggungannya sendiri
b. Transaksi tersebut dilakukan atas perintah nasbahnya dan bukan atas
tanggungannya sendiri
c. Perusahaan efek tersebut memberikan rekomendasi kepada nasbahnya
mengenai Efek yang bersangkutan.
d. Melakukan transaksi dalam jumlah besar

13. Kontrak yang dibuat oleh Anggota Bursa Efek sesuai dengan persyaratan yang
ditentukan oleh Bursa Efek mengenai jual beli, pinjam meminjam Efek, tau
kontrak lain mengenai Efek atau harga Efek, disebut :
a. Transaksi Efek
b. Bursa Efek
c. Biro Administrasi Efek
d. Kontrak perjanjian Efek
14. Dalam hal Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum, aiapa saja
yang bertanggung jawab apabila terjadi pemebrian informasi yang tidak benar
tentang fakta material atau tidak sesuai dengan ketentuan Undang –undang Pasar
Modal atau peraturan pelaksanaannya sehingga informasi tersebut menyesatkan
a. Profesi Penunjang Pasar Modal atau pihak lain yang memberikan pendapat
atau keterangan dalam pernyataan Pendaftaran
b. Direktur dan Komisarisnya pada waktu Pernyataan Pendaftaran Efektif
c. Penjamin Pelaksana Emisi Efek
d. Jawaban a, b dan c benar

15. Pihak yang memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan
Efek serta jasa lain, menyelesaikan transaksi efek dan mewakili pemegang
rekening yang m,enjadi nasabahnya, disebut :
a. Perusahaan Efek
b. Kustodian
c. Bursa Efek
d. Biro Administrasi Efek

16. Dalam Undang0undang No. 8 tahun 1995 yang disebut sebagai Lembaga
Penunjang Pasar Modal adalah, kecuali :
a. Lembaga Pemeringkat Efek Indonesia
b. Biro Administrasi Efek
c. Kustodian
d. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian

17. Ketika Emiten mencatatkan sahamnya di Bursa Efek untuk diperdagangkan


kepada masyarakat umum disebut :
a. Pasar Perdana
b. Pasar Sekunder
c. Pasar Modal
d. Pasar Efek

18. Syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk memperoleh izin Wakil Perusahaan Efek
dari Bapepam, antara lain :
a. Lulus ujian Standard Profesi atau berpengalaman
b. Cakap melakukan perbuatan hokum
c. Tidak pernahdinyatakan pailit
d. Jawaban a, b dan c benar semua

19. Rapat umu Pemegang Saham (RUPS) adalah organ perseroan yang memegang
kekuasaan tertinggi dalam perseroan dan oleh karena itu berhak:
a. Memberi instruksi kepada Direksi berkenaan dnegan pengurusan perseroan
b. Meminta pertanggung jawaban kepada Direksi tentang pengurusan perseroan
c. Menunjuk pihak lain untuk bersama-sama Direksi melakukan pengurusan
perseroan
d. Jawaban a, b dan c benar

20. Persetujuan laporan tahunan dan pengesahan perhitungan tahunan dilakukan oleh

a. RUPS bersama-sama dengan Dewan Komisaris


b. Dewan Komisaris setelah diperiksa oleh Akuntan publik
c. RUPS
d. Jawaban a, b dan c benar

21. Hubungan Direksi dan perseroan adalah hubungan fidusia ( Fiduciary


relationship) yang mengakibatkan bahwa Direksi wajib melakukan pengurusan
perseroan untuk :
a. Kepentingan para pemegang sham
b. Kepentingan pemegang sham yang mencalonkannya untuk diangkat oleh
RUPS
c. Untuk kepentingan dan tujuan perseroan
d. Jawaban a, b, dan c benar

22. Bilamana anggota Direksi melakukan perbuatan melawan hokum yang merugikan
pemegang saham dapat dimohonkan pemeriksaan terhadap perseroan kepada :
a. Pengadilan Tinggi yang daerah hukumnya meliputi tempat kedudukan
perseroan
b. Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
c. Pengadilan Negeri yang daerah hukumnya meliputi tempat kedudukan
d. Jawaban a, b dan c benar

23. Apabila perseroan melakukan perbuatan melawan hokum yang merugikan


kreditor perseroan (pihak ketiga), permohonan pemeriksaan terhadap perseroan
hanya dapat dilakukan oleh :
a. Setiap pemegang saham atas nama diri sendiri
b. Kreditor yang dalam perjanjian dengan perseroan diberi wewenang untuk
mengajukan permohonan pemeriksaan
c. Kepolisian demi kepentingan umum
d. Jawaban a, b dan c benar

24. Untuk melakukan pemeriksaan terhadap perseroan, Ketua Pengadilan Negeri


mengangkat paling banyak 3 (tiga) orang ahli yang dpat dipilih dari antara :
a. Anggota Direksi dan/atau Komisaris perseroan
b. Seorang yang mempunyai keakhlian dalam bidang yang akan diperiksa dan
yang tidak mempunyai hubungan kerja dengan perseroan
c. Akuntan publik yang telah ditunjuk oleh perseroan untuk mengaudit laporan
keuangan perseroan
d. Jawaban a, b dan c benar
25. Dalam hal kepailitan perseroan terjadi karena kesalahan Direksi dan kekayaan
perseroan tidak cukup untuk menutup kerugian akibat kepailitan , maka :

a. Setiap anggota direksi ikut dinyatakan pailit


b. Setiap anggota direksi, tanpa kecuali, secara tanggung renteng bertanggung
jawab atas kerugian tersebut
c. Setiap anggota direksi yang terbukti salah bertanggung jawab atas kerugian
tersebut
d. Jawaban a, b dan c benar

26.Anggota Direksi dapat sewaktu-waktu diberhentikan oleh :


a. Keputusan dewan komisaris berdasarkan penyerahan kewenangan dari RUPS
b. Keputusan RUPS tanpa kehadiran anggota direksi yang bersangkutan, setelah
kepadanya diberikan panggilan untuk menghadiri rapat
c. Keputusan RUPS setelah mendengar pendapat Dewan Komisaris
d. Jawaban a, b dan c benar

27. Suatu transaksi yang memenuhi klasifikasi sebagai perdagangan orang dalam (insider
trading) apabila :
a. Transaksi tersebut dilakukan oleh orang dalam yang memiliki informasi orang
dlam
b. Transaksi tersebut dilakukan oleh komisaris, direktur atau pegawai Emiten
atau Perusahaan Publik
c. Orang perseorangan yang karena kedudukan atau profesinya atau karena
hubungan usahanya dengan Emiten atau perusahaan publik memungkinkan
orang tersebut memperoleh informsi orng dlam
d. Jawaban a, b dan c benar

28.Informasi yang menyesatkan yang dilakukan oleh Emiten atau perusahaan


publik?
a. Menipu atau mengelabui pihak lain dengan menggunakan sarana dan atau cara
apapun
b. Turut serta menipu atau mengelabui pihak lain untuk melakukan pembelian
atau penjualan efek
c. Membuat pernyataan tidak benar mengenai fakta yang material atau tidak
mengungkapkan fakta yang material dengan maksud untuk menguntung- kan
atau menghindarkan kerugian untuk diri sendiri dengan tujuan mempengaruhi
pihak lain untuk membeli efek
d. Jawaban a, b dan c benar

29. Informasi material atau fakta material adalah :


a. Informasi yang belum tersedia umum
b. Informasi atau fakta penting dan relevan mengenai peristiwa, kejadian atau
fakta yang dapat mempengaruhi harga efek atau keputusan pemodal, calon
pemodal atau pihak yang berkepentingan atas informasi ataua fakta tersebut
c. Informasi yang menyesatkan
d. Setiap informasi yang dimiliki oleh Perusahaan
30. Setiap pihak dilarang melakukan tindakan :
a. Baik langsung maupun tidak langsung melakukan penawaran jual atau beli
Efek pada harga tertentu dengan tujuan untuk menciptakan gambarab semu
atau memberikan informasi yang menyesatkan mengenai kegiatan
perdagangan, keadaan pasar atau harga Efek di Bursa Efek
b. Melakukan transaksi Efek yang tidak mengakibatkan perubahan pemilikan
c. Melakukan 2 transaksi Efek atau lebih yang menyebabkan harga efek di Bursa
Efek tetap, naik atau turun dengan tujuan mempengaruhi Pihak lain untuk
membeli atau menahan efek.\
d. Jawaban a dan b benar
31. Setiap pihak dilarang dengan cara apapun membuat :
a. Stabilitas harga Efek dalam rangka Penawaran Umum sepanjang hal tersebut
dicantumkan dalam prospectus.
b. Penjualan dan pembelian Efek secara terus menerus untuk menjaga likuiditas
perdagangan Efek
c. Pernyataan atau memberikan keterangan yang secara material tidak benar atau
menyesatkan sehingga mempengaruhi harga Efek
d. a dan b benar

32. Setiap Pihak dilarang memperoleh informasi orang dalam apabila dilakukan
dengan cara :
a. Berusaha memperoleh informasi orang dalam dengan cara mencuri,
membujuk orang dalam atau dengan kekerasan
b. Melakukan Penawaran Umum
c. Menyampaikan Pernyataan Pendaftaran
d. Mempengaruhi orang dalam

33. Informasi Orang Dalam adalah :


a. Menyampaikan Pernyataan Pendaftaran ke Bapepam
b. Informasi material yang belum tersedia untuk umum
c. Melakukan keterbukaan setiap tindakan yang dilakukan Emiten
d. Setiap informasi yang dimiliki Direksi

34. Orang perorangan yang karena kedudukannya atau profesinya atau hubungan
usahanya dengan Emiten atau Perusahaan Publik yang memungkinkan orang
tersebut memperoleh informasi, adalah :
a. Konsultan atau pihak yang memberi jasa legal Perusahaan
b. Pihak terafiliasi
c. Pihak yang memberikan rekomendasi kepada nasabahnya mengenai efek yang
bersangkutan
d. Jawaban a dan b benar

35. Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengumumkanm kepada masyarakat


tentang peristiwa material yang dapat mempengaruhi harga efek, selambat-
lambatnya :
a. Pada akhir hari kerja ke 5 (kelima) setelah terjadinya peristiwa tersebut
b. Pada akhir hari kerja kedua setelah terjadinya peristiwa tersebut
c. 3 (tiga) hari kerja sejak terjadinya peristiwa material tersebut
d. 1 (satu) hari kerja sejak terjadinya peristiwa tersebut
36. Reksa Dana adalah :
a. Wadah yang digunakan untuk jual beli saham
b. Wadah yang digunakan untuk menjamin emisi efek
c. Wadah untuk wali amanat
d. Wadah untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer
Investasi.

37. Dalam hal bentuk hokum dan perizinan reksa Dana maka Reksa Dana dapat:
a. Berbentuk Perseroan
b. Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif
c. Berbentuk Firma
d. Berbentuk Perseroan dan Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif
38. Dalam hal Reksa Dana Tertutup (closed end)
a. Diberbolehkan membeli kembali saham-saham yang telah dijual kepada
investor
b. Investor dapat menjual kembali saham Reksa Dana yang dimilikinya
kepada Reksa Dana yang bersangkutan
c. Tidak diperbolehkan membeli kembali saham-saham yang telah dijual
kepada investor, atau tidak dapat menjual kembali saham Reksa Dana yang
dimilikinya kepada Reksa Dana yang bersangkutan
d. Investor dapat menjual kembali sham Reksa Dana hanya kepada Manajer
Investasi yang bersangkutan

39. Dalam Reksa Dana terbuka (open end)


a. Reksa Dana dapat mengeluarkan/menjual saham/unit pernyataan baru terus
menerus, sepanjang ada pemodal yang mau membelinya
b. Reksa Dana dapat mengeluarkan/menjual saham/unit pentertaan baru terus
menerus, walaupun tidak ada pemodal yang mau membelinya
c. Reksa Dana tidak dapat mengeluarkan/menjual saham /unit penyertaan baru
terus menerus, sepanjang ada pemodal yang mau membelinya
d. Reksa Dana dapat mengeluarkan/menjual saham/unit pentertaan baru terus
menerus sepanjang ada pemodal yang mau membelinya.

40. Dalam pedoman penyusunan kontrak Reksa Dana berbentuk kontrak investasi
kolektif, maka hal-hal yang tidak harus dimuat antara lain :

a. Nama dan alamat Manajer Investasi (Komparisi)


b. Nama dan alamat Bank Kustodian (Komparisi)
c. Nama dan Alamat Broker-Dealer (Komaparisi)
d. Kesepakatan/penunjukan yang ditetapkan yang ditetapkan guna kepentingan
pihak ketiga/pemegang unit penyertaan (premis)

41. Salah satu kewajiban dan tanggung jawab Manajer Investasi antara lain hal-hal
sebagai berikut:
a. Melakukan investasi yang bias saja berobah dengan komposisi investasi
yang telah ditetapkan dalam kontrak
b. Kewajiban menetapkan setiap hari Nilai Asset Bersih dari efek dalam
portofolio dan menyampaikannya segera kepada Bank Kustodian
c. Penyatuan harta Reksa Dana dan Manajer Investasi
d. Larangan penghentian pengelolaan Reksa Dana sebelum ditunjuk Manajer
Investasi pengganti
42. Salah satu kewajiban dan tanggung jawab Bank Kustodian adalah hal sebagai
berikut:
a. Kewajiban menghitung nilai pasar dari efek setiap hari bursa dan
mengumumkannya
b. Tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang timbul karena
tindakannya
c. Menyelesaikan transaksi efek sesuai dengan instruksiManajer Investasi
d. Menyatukan rekening bagi kekayaan Reksa Dana dengan Bank Kustodian

43. Antara lain biaya yang menjadi beban portofolio reksa dana adalah :
a. Biaya pengelolaan Manajer Investasi
b. Biaya penjualan jika ada
c. Pajak yang berkenaan dengan pemodal, jika ada
d. Biaya persiapan
44. Antara lain biaya yang menjadi beban Manajer Investasi adalah :
a. Biaya bank Kustodian
b. Biaya Asuransi
c. Biaya transaksi
d. Biaya pemasaran

45. Hubungan pemegang saham menyangkut hubungan :


a. Pemegang saham dan organ perusahaan
b. Pemegang sham dan pihak ketiga
c. Pemegang saham dan perseroan sebagai badan hokum
d. Jawaban a, b dan c benar

46. Menurut konsepsi yang dianut sekarang pemegang saham akan bertanggung
jawab :
a. Terbatas hungga seluruh jumlah modal dasar perseroan
b. Terbatas hingga modal yang disetor
c. Hingga seluruh kekayaan perseroan
d. Hingga modal perseroan yang telah ditempatkan dan diambil bagian

47. Bila tahun buku perseroan dimulai 1 Januari dan berakhir 31 Desember, menurut
keadaan sekarang, kapan rapat umum tahunan untuk tahun buku yang
bersangkutan harus diadakan ?
a. Harus diadakan bulan Februari tahun berikutnya
b. Selambat-lambatnya bulan Mei tahun berikutnya
c. Selambat-lambatnya bulan Juni tahun berikutnya
d. Selambat-lambatnya bulan Desember tahun berikutnya

48. Rapat umum tahunan pemegang saham diselenggarakan :


a. Setiap waktu bila dipandang perlu
b. Setiap waktu, ditetapkan oleh Dewan Komisaris
c. Sekurang-kurangnya sekali dalam setahun
d. Sekali dalam setahun
49. Menurut praktek sekarang, dan sesuai dengan ketentuan Undang-undang No.1
tahun 1995 didalam rapat umum pemegang dsaham PT :
a. Satu saham akan mempunyai satu suara
b. Dimungkinkan hak suara dipecah
c. Dimungkinkan satu mempunyai lebih dari satu suara
d. Dimungkinkan saham dengan hak suara berbeda

50. Dalam hal Direksi lalai melakukan pendaftaran dan pengumuman atas anggaran
dasar yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman, akibatnya :
a. Peralihan status badan hokum perseroan menjadi tertunda
b. Disamping tanggung jawab PT sebagai badan hokum, anggota Direksi dapat
dibebani tanggung jawab secara pribadi
c. Sepanjang tindakan Direksi dilakukan dkepentingan perseroan, secara hukum
akan menjadi beban dantanggung jawab perseroan
d. Sepanjangtindakan direksi dilakukan demi keoentingan perseroan dan telah
disetujui Komisaris, secara hokum menjadi tanggung jawab perseroan

51. Menurut perundang-undangan yang berlaku sekarang kepada anggota Direksi


dari Suatu PT tertutup :
a. Harus diberikan remunerasi
b. Dapat diberikan remunerasi yang besarnya akan ditetapkan rapat umum
pemegang saham
c. Akan diberikan remunerasi yang besarnya akan ditetapkan bersama oleh rapat
Direksi
d. Harus diberikan remunerai sekurang-kurangnya Rp. 3.000.000,-

52. Dalam hubungan dengan PT yang sudah go public, kepentingan pemegang


saham minoritas :
a. Belum terlindungi sama sekali
b. Sangat dilindungi
c. Didalam beberapa hal cukup terlindungi
d. Didalam beberapa hal sangat dilindungi

53.Menurut peraturan perundang – undangan yang berlaku sekarang, seorang


anggota Direksi :
a. Dapat diberhentikan sewaktu-waktubila Komisaris menghendaki
b. Dapat diberkentikan setiap saat oleh rapat umum pemegang saham
perseroan
c. Tidak mungkin diberhentikan oleh Dewan Komisaris
d. Dapat diberhentikan sewaktu-waktu atas dasar keputusan Rapat Direksi,
yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam anggaran dasar
perseroan

54. PT Abadi Maju Tbk (“AM”) merupakan suatu perusahaan yang shamnya dicatat
di BEJ dandan 65% sahamnya dimiliki oleh keluarga Tanuwidjaya.
Sebelummenjadi perusahaan publik, AM telah mengeluarkan obligasi konversi
dengan total nilai US$ 10 juta yang akan jatuh tempo akhir Juni 2000. Sejak
akhiar bulan Juni 1998, AM telah gagal memenuhi kewajibannya kepada para
pemegang obligasi konversi. Berdasarkan daftar pemegang obligasi, seluruh
obligasi tersebut kini dimiliki oleh PT.Sukses Jaya (“SJ”)
Dalam negosiasi restrukturisasi hutang antara AM dengan SJ, para Direksi AM
yangjuga adalah anggota keluarga Tanuwidjaja meminta agar dapat diterapkn
suatu Management Stock Option Plan (“MSOP”) dominta sekitar 150 pegawai
tingkat manajemen (termasuk Direksi) akan menerima opsi atas saham AM, yang
dapat di”exercise”dalam jangka waktu 3 tahun. Total saham yang diusulkan
dialokasikan untuk MSOP adalah sebesar 6% dari modal disetor AM
AM dapat meningkatkan modalnya dan mengeluarkan saham-saham kepada SJ
tanpa memberi hak memesan efek terlebih dahulu kepada saham AM lainnya
sampai dengan sebesar :
a. 5% modal dasar AM
b. 5% modal disetor AM
c. ekuivalen US% 10 juta
d. Jumlah yang ditetapkan secara khusus oleh Bapepam dan Departemen
Kehakiman
55. Keputusan RUPS yang menyetujui peningkatan modal sebagaimana dimaksud
dalam soal nomor [54] adalah sah apabila :
a. dihadiri oleh paling sedikit ½ bagian seluruh saham dan
disetujui oleh½ dari jumlah suara tersebut
b. dihadiri oleh palingsedikit 2/3 bagian seluruh saham dan
disetujui oleh 2/3 dari jumlah suara tersebut
c. dihadiri oleh paling sedikit ¾ bagian seluruh saham dan disetujui
oleh ¾ dari jumlah suara tersebut
d. memenuhi persyaratan quorum dan hak suara sebagaimana diatur
dalam Anggaran Dasar AM dan UUPT
56. Sebelum SJ dapat menerima saham-sham AM sebagai penyelesian atas kewajiban
AM terhadap SJ, maka SJ (masih berhubungan dengan soal nomor 54)
a. harus mengkonfirmasikan Bapepam dan BEJ tentang negosiasi yang
dilakukannya dengan AM
b. harus membuat suatu analisis tentang pengaruh masuknya SJ sebagai
pemegang saham terhadap kondisi keuangan AM
c. harus mendpat persetujuan untuk menjadi pemegang saham AM dari
Ketua Bapepam
d. tidak dikenakan kewajiban apapun berdasrkan peraturan yang berlaku
57. Sebelum MSOP tersebut diatas dapat diterapkan (masih berhubungan dengan soal
nomor 54)
a. AM harus melakukan suatu Right Issue dan memenuhi ketentuan dlam peraturan
IX.E.1 tentang Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu
b. AM harus mengikuti Peraturan IX.E.1 namun tidak diwajibkan
melakukan suatu Right Issue
c. AM harus mengajukan Pernyataan Pendaftaran sehubungan MSOP
tersebut karena merupakan suatu Penawaran Umum baru
d. Tidak perlu memenuhi persyaratan tertentu berdasrkan peraturan yang
berlaku.
58. Berdasarkan ketentuan yang berlaku di bulan Juni 1998, dengan gagalnya AM untuk
me3menuhi kewajibannya kepada para pemegang konversi obligasi maka AM
dikenakan kewajiban untuk melakukan keterbukaan (masih berhubungan dengan soal
nomor 54)
a. Bedasarkan Peraturan X.K.1 tentang Keterbukaan Informasi Yang Harus Segera
Diumumkan Kepada Publik
b. Bedasarkan peraturan X.K.5 tentang Keterbukaan Informasi bagi Emiten atau
Perusahaan Publik Yang Dimohonkan Pernyataan Pailit
c. Berdasarkan Peraturan X.K.1 dan Peraturan X.K.5
d. Berdasrkan Peraturan X.K.1, peraturan X.K.5 danPeraturan X.M.1. tentang
Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu
59. PT Pondok Farma Tbk (“PF”) merupakan suatu perusahaan farmasi yang
mempunyai 2 anak perusahaan yaitu PT Medik Sakti (“MS”), suatu perusahaan
distribusi obat-obatan, dan PT Cantik Ayu Tbk (“CA”) suatu perusahaan kosmetik.
Salah satu divisi PF memproduksi dan menjual produk perawatan bayi (‘Divisi
PPB”). Berdasarkan laporan keuangan terakhir, pendpatan dari Divisi PPB adalah
sekitar 50% dari total pendapatan PF. Sedangkan total nilai asset MS diperkirakan
hanya mewakili 4% dari total pendapatan PF – tturun sekitar 10% dari tahun-tahun
sebelumnya.
PF memiliki seluruh (kecuali 1) saham dalam MS, dan 51% dari total sham CA.
Kepemilikan para pemegang saham publik dalam CA adalah 25% dari total saham.
Disamping itu 20% total saham dimiliki oleh Bp. Adi seorang Direktur PF, dan
sisanya dimiliki oleh Ibu Esti, Vice President bidang pemasran CA.
Direksi ingin melakukan restrukturisasi atas perusahaan-perusahaan group PF yang
meliputi antara lain :
(i) mengalihkan asset dan bisnis Divisi PPB ke CA
(ii) meningkatkan kepemilikan saham PF dalam CA menjadi 75%
(iii) menjual seluruh saham MS kepihak ketiga
Sebelum PF dapat mengalihkan asset dan bisnis Divisi PPB ke CA, PF harus
memenuhi persyaratan dalam :
a. Peraturan IX.E.2 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
Utama serta Peraturan IX.E.1 tentang Banturan Kepentingan Transaksi Terntu
b. Pasal 88 UU PT dan Peraturan IX.E.2 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha Utama serta Peraturan IX.E.1 tentang Benturan Kepentiungan
Transaksi Tertentu
c. Pasal 88 UU PT dan Peraturan IX.E.2 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha Utama
d. Peraturan IX.E>2 tentang Transaksi Material dn Perubahan Kegiatan Usaha
Utama serta Peraturan IX.E.1 tentang Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu,
namun belum tentu harus memenuhi ketentuan pasal 88 UU PT.
60. Dalam hal PF membeli seluruh saham-saham yang dimiliki oleh Bp.Adi dan Ibu Esti
dalam CA berdasrkan harga pasar pada saat transaksi, maka (masih berhubungan
dengan soal nomor 59) :
a. PF harus memenuhi ketentuan Peraturan IX.E.1 tentang Benturan
Kepentingan Transaksi Tertentu, dan baik PF, Bp.Adi, maupin Ibu Esti harus
memenuhi kewajiban pelapooran berdasarkan Peraturan X.M.1, tentang
Keterbukaan Informasi Pemegang Saham Tertentu
b. PF harus memenuhi ketentuan Peraturan IX.E.1,namun hanya PF dan
BP.Adi yang harus memenuhi kewajiban pelaporan berdasrkan peraturan X.M.1
c. PF,Bp.Adi dan Ibu Esti harus memenuhi kewajiban pelaopran
berdasrkan Peraturan X.M.1, tetapi peraturan IX.E.1. tidak harus diperhatihan
karena pembelian saham Bp.Adi merupakan transaksi benturan kepentingan yang
dikecualikan
d. PF dan Bp. Adi harus memenuhi kewajiban pelaporan berdasarkan
Peraturan X.M.1, tetapi Peraturan IX.E.1 tidak harus diperhatikan karena
pembelian saham dari Bp.Adi merupakan transaksi benturan kepentingan yang
dikecualikan
61. (Masih berhubungan dngan soal nomor 59)
Apabila direksi merubah keputusan dan memilih untuk men-Spinoff asset dan bisnis
Divisi PPB kesuatu perusahaan baru milik PF (“SPV), maka tahap pengalihan ke SPV
tersebut harus terlebih dahulu mengikuti ketentuan :
a. Peraturan IX.E.2 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
Utama
b. Pasal 88 UU PT, Peraturan IX.E.2, dan Peraturn IX.E.1 tentang Benturan
Kepentingan Transaksi Tertentu
c. Pasal 88 UU PT dan Peraturn IX.E.1
d. Pasal 88 UU PT
62. Hal-hal dibawah ini harus diperhatikan dalam proses merger dan akuisisi menurut
pasal 014 UU No.1 tahun 1995, kecuali :
a. Kepentingan perseroan, pemegang saham minoritas dan karyawan
b. Persaingan sehat dalam melakukan usaha
c. Proses merger dan akuisisi dilaksanakan dengan voting
d. Tidak mengurangi hak pemegang sham minoritas untuk menjual harganya secara
wajar
63. Keputusan RUPS (bukan PT Publik) dalam rangka merger dan Akuisisi sah apabila
memenuhi :
a. ¾ quorum dan ¾ voting atas jumlah quorum
b. 2/3 quorum dan 2/3 voting atas jumlah quorum
c. 3/4 quorum dan 2/3 voting atas jumlah quorum
d. 2/3 quorum dan ¾ voting atas jumlah quorum
64. Dalam hal terjadi Benturan Kepentingan dalam proses merger dan akuisisi di suatu
perusahaan publik, menurut Keputusan Ketua Bapepam No. Kep. 12/PM/1997,
proses tersebut dapat dilakukan dengan :
a. Persetujuan RUPS
b. Persetujuan Bapepam
c. Persetujuan pemegang saham minoritas dan pemegang saham
independen
d. Persetujuan pemegang saham independen
65. Kapankah merger perseroan yang disertai perubahan anggaran dasar berlaku efektif?
a. Sesuai tanggal persetujuan Menkeh atas perubahan anggaran dasar
b. Sesuai tanggal persetujuan Menkeh atas akta merger
c. Sesuai tanggal akta merger
d. Sesuai tanggal akta anggaran dasar yang diubah
66. Kapankah bubarnya perseroan – perseroan yang dikonsolidasi berlaku efektif?
a. sesuai tanggal akta konsolidasi
b. sesuai tanggal perubahan anggaran dasar
c. sesuai tanggal persetujuan menkeh atas perubahan anggaran dasar
d. sesuai tanggalpersertujuan menkeh atas akta pendirian perseroan hasil
konsolidasi
67. Berapa lamakah tenggang waktu bagi kreditur untuk dapat mengajukan keberatan
terhadap proses merger atau akuisisi?
a. 14 hari sebelum RUPS dilaksanakan
b. 14 hari setelah RUPS dilaksanakan
c. 7 hari sebelum RUPS dilaksanakan
d. 7 hari setelah RUPS dilaksanakan
68. Bank A, Bank B dan Bank C adalah bank-bank yang mayoritas pemilik sahamnya
adalah pemerintah. Bank-bank tersebut dibubarkan (tanpa proses likuidasi) dan
dijadikan satu nama baru bank D. Proses tersebut menurut PP No. 28 tahun 1999
termasuk ke dalam proses :

a. Merger
b. Konsolidasi
c. Akuisisi
e. Merger dengan mengkonsolidasikan neraca keuangan
69. Siapakah yang bertanggungjawab atas perbuatan hokum direksi sebelum merger
dinyatakan efektif berlaku ?
a. semua pemegang saham perseroan yang digabung
b. direksi dari perseroan yag digabung
c. masing-masing direktur dari perusahaan lama sebelum digabung
d. masing-masing pemegang saham dari perusahaan lama sebelum
digabung
70. Kebijaksanaan Pajak Penghasilan terhadap transaksi saham pendiri yang
diperjualbelikan di Pasar Modal adalah bahwa dikenakan tarif tunggal sebesar
(misalnya) 0,05 % bersifat final. Adapun yang dimaksud dengan bersifat final adalah :
a. Tidak perlu dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan dan Pajak
Penghasilan yang telah dipotong tidak dapat dikreditkan
b. Pajak Penghasilan yang terutang telah dilunasi melalui pemotongan oleh
pihak lain (withholding) sehingga tidak perlu dilaporkan dalam surat peritahuan
c. Pajak Penghasilan yang terutang telah dilunasi melalui pemotongan oelh
pihak lain sehingga terhadap sumber dana untuk pembelian saham tidak akan
diusut lagi
d. Jawaban a, bv an c tidak ada yang salah

71. Apabila seorang Wajib Pajak luar Negeri yang bertempat tinggal diluar negeri
membeli saham di Pasar Modal Indonesia, maka terhadap objek Pajak Penghasilan
yag melekat pada transaksi saham tersebut :
a. tidak dapat dikenakan di Indonesia karena Indonesia tidak berwenang untuk
mengenakan Pajak Penghasilan dimaksud
b. tidak dapat dikenakan di Indonesia karena Wajib Pajak berdomisili di
luar negeri sehingga di luar jangkauang jaringan pajak (tax network) Indonesia
c. tidak dapat dikenakan di Indonesia karena sumber dana yang dipergunakan untuk
transaksi tersebut tidak terletak di Indonesia
d. jawaban a,b dan c tidak ada yang benar
72. apabila seorang wajib pajak dalam negeri (Indonesia) yang bertempat tinggal di
Indonesia membeli saham di Pasar Modal Jepang , maka terhadap objek pajak
penghasilan yang melekat pada transaksi saham tersebut :
a. dikenakan Pajak Penghasilan di Jepang karena sumber penghasilannya terletak di
Jepang
b. Dikenakan Pajak Penghasilan di Jepang dan Pajak Penghasilan di Jepang
tersebut dapat dikreditkan /dikurangkan terhadap Pajak Penghasilan yang terutang
di Indonesia
c. Dikenakan Pejak Penghasilan di Jepang dengan tarif sesuai Undang-
undang yang berlaku di Jepang atau dengan tarif berdasarkan “Tax Treaty” antara
Indonesia dan Jepang
d. Jawaban a, b dan c tidak ada yang salah
73. Perjanjian Penghindaran Pajak Berganada (Tax Treaty)
antara dua negara dilakukan dngan tujuan :
a. Untuk menghiundarkan dikenakannya pajak berganda (pengenaan pajak lebih dari
satu kali) terhadap satu objek pajak
b. Untuk mendorong Wajib Pajak luar negeri melakukan investasi
(misalnya beli saham di Pasar Modal) di Indonesia
e. Jawaban a dan b tidak ada yang salah
d. Jawaban a dan b tidak ada yang benar
74. Adapun yang dimaksud dengan suatu kebijaksanaan perpajakan/Pajak Pemnghasilan
yang adil dan memenuhi prinsip keadilan (Equity principle) adalah apabila :
a. Setiap subjek pajak membayar pajak dalam jumlah yang sama
b. Setiap subjek pajak membayar pajak sesuai kemampuannya
c. Kebijaksanaan tarif pajak yang diberlakukan adalah tariff tunggal dan bersifat
final
d. Jawaban a, b dan c tidak ada yang salah
75. Para pelaku di Pasar Modal, seperti Emiten, Konsultan Hukum, Akuntan Publik dan
sebagainya harus mendaftarkan diri pada Direktorat Jenderal Pajak dan kepadanya
akan diberikan nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan mafaat NPWP tersebut :
a. Adalah identitas Wajib Pajak untuk melaksanakan hak dan kewajiban
perpajakan
b. Adalah identitas wajib pajak yang diperlukan oleh pemerintah untuk
mengawasi pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan
c. Jawaban a dan b tidak ada yang salah
d. Jawaban a dan b tidak ada yang benar
76. Tujuan utama dari suatu pemerintah (tax auturity) adalah semakin tingginya
kepatuhan sukarela (Volontary compliance) dengan pengertian bahwa:
a. Semakin tinggi kepatuhan sukarela semakin tinggi penerimaan pajak
b. Semakin tinggi kepatuhan sukarela semakin rendah biaya yang
dikeluarkan untuk melaksanakan peraturan perundang-undangan ( law
enforcement)
c. Semakin tinggi kepatuhan sukarela maka akan semakin tinggi pula
effisiensi dibidang perpajakan (fiscal efficiency)
d. Jawaban a, b dan c tidak ada yang salah
77. Dalam suatu perekonomian yang disebut sebagai “Stagflasi” dimana pada suatu
periode secara bersama-sama terjadi inflasi yang relatif tinggi dan stagnasi,
penerimaan pajak akan:
a. Semakin tinggi
b. Semakin rendah
c. Jawaban a dan b tidak ada yang benar
d. Jawaban a dan b tidak ada yang salah
78. Siapakah yang berhak untuk memberikan suatu pendapat hokum kepada pihak lain
sebagaimana ditentukan dalam Undang-undang Pasar Modal :
a. Advokat
b. Konsultan Hukum
c. Kosultan Hukum yang telah terdaftar pada Bapepam
d. Pengacara
79. Dimana terdapat persyaratan pokok bagi profesi untuk dapat “terdaftar” sebagai
profesi penunjang Pasar Modal :
a. Keputusan Ketua Bapepam nomor. Kep-37/PM/1996
b. Peraturan Pemerintah nomor 45/1995

c. Jawaban a dan b salah


d. Jawaban a dan benar
80. Apakah yang menjadi pedoman dari pemeriksaan hokum dan pendapat hukum
a. Peraturan Bapepam nomor VIII..B.1
b. Keputusan HKHPM Nomor: Kep.01/HKH/1995 tanggal 30 Maret 1995
c. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.45 tahun 1995
d. Jawaban a, b dan c tidak ada yang benar
81. Apakah yang merupakan “Pendapat Hukum”
a. Ringkasan dari suatu pemeriksaan hukum
b. Hasil analisa dan kesimpulan dari fakta yang diperoleh selama
pemeriksaan
c. Jawaban adan b salah
d. Jawaban a danb benar semua
82. Dalam memberikan pendapat tentang struktur permodalan dan keabsahan
kepemilikan Saham Emiten, obyek yang menjadi pemeriksaan hukum adalah
a. Struktur permodalan dan keabsahan peralihan kepemilikan saham
Emiten
b. Akta mengenai susunan RUPS dan rapat pengurus berkenaan dengan
peningkatan modal Emiten dan bukti setorannya serta berkas berkenaan dengan
kepemilikan saham Emitem
c. Jawaban a dan b tidak ada yang benar
d. Jawaban a dan b benar semua
83. Tanggung jawab Konsultan Hukum, berkait erat dengan “Azas Keterbukaan”. Untuk
kepentingan siapakah Azas Keterbukaan tersebut?
a. Kepentingan Pemerintah
b. Kepentingan Emiten
c. Kepentingan Masyarakat, khusunya investor
d. Jawaban a, b dan c benar semua
84. Pihak-pihak tersebut dibawah ini dapat menyelenggarakan kegiatan Kustodian,
kecuali:
a. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP)
b. Bank Umum yang telah memperoleh persetujuan Bapepam
c. Bank Umum yang telah memperoleh persetujuan Bank Indonesia
d. Perusahaan Efek
85. Sesuai izin usaha yang diperoleh dari Bapepam, PT KSEI menjalankan kegiatan
usaha sebagau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana dimaksud
dalam UUPM yaitu :
a. Menyelenggarakan jasa kustodian sentral dan penyelesaian transaksi
b. Menyelenggarakan jasa kustodian sentral dan penjaminan penyelesaian
transaksi
c. Menyelenggarakan jasa kliring, penyimpanan dan penyelesaian transaksi
d. Semua jawaban diatas benar
86. Manfaat dan keuntungan implementasi jasa kustodian sentral dan perdagangan tanpa
warkat (Scripless Trading) bagi pelaku Pasar Modal adalah :
a. Mengurangi biaya penyimpanan efek
b. Mengurangi resiko kehilangan, kecurian efek
c. Memudahkan proses penyelesaian transaksi
d. Semua jawaban diatas benar

87. Efek yang dapat dimasukan kedalam penitipan kolektif di LPP adalah efek yang
diterbitkan oleh emiten yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. Efek tersebut telah dicatatkan oleh Emitennya di Bursa Efek
b. Efek tersebut telah dicatatkan oleh Emitennya di LPP
c. Setiap Efek hasil penawaran umum
d. Semua jawaban diatas benar
88. Dalam rekening efek nasabah (REN) point penting yang harus termuat antara lain,
kecuali :
a. Efek dan dana dalam rekening efek dapat digunakan sebagai jaminan
penyelesaian kewajiban nasabah terhadap perusahaan efek
b. Perusahaan efek mempunyai hak untuk menjual efek dalam hal nasabah
tersebut short position/untuk menutupi saldo negatif efek nasabah
c. Perusahaan efek dapat meminta dana/efek dari pemegang rekening,
sebelum pelaksanaan transaksi efek
d. Dana dan efek dalam rekening efek atas nama nasabah dapat disimpan
dalam rekening efek pada Bank Kustosian atau Lembaga Penyimpanan dan
penyelesaian atas nama perusahaan efek untuk kepentingan nasabah
bersangkutan, sepanjang terdapat catatan dalam rekening efek pada Bank
Kustodian atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian tersebut bahwa dan efek
yang dimaksud dimiliki oleh nasabah perusahaan efek
89. Peraturan Bapepam yang mengatur mengenai proteksi terhadap kepentingan investor
(nasabah) sehubungan dengan REN, yaitu kecuali :
a. No.V.D.3 (pengendalian interen & penyelenggaran pembukuan oleh perusahaan
efek)
b. No.V.D.4 (pengendalian & perlindungan efek yang disimpan oleh perusahaan
efek)
c. No.V.D.5 (pemeliharaan & pelaporan modal kerja bersih disesuaikan/MKBD)
d. No.V.D.6 (pembiayaan penyelesaian transaksi efek oleh perusahaan efek bagi
nasabah)
90. Dalam hal perusahaan efek yang menerima uang/Efek untuk rekening nasabah maka,
PE harus menv=catat uang/efek dimaksud dalam rekening nasabah yang
bersangkutan dan bertanggung jawab sepenuhnya atas uang/efek tersebut sampai:
a. Efek dimaksud telah dijual kepada pihak ke III dan transaksi tersebut belum
diselesaikan
b. Efek tersebut telah diserahkan secara benar kepada nasabah, atau pihak lain atas
instruksi nasabah
c. Efek yang bersangkutan belum dilunasi oleh Emiten sebagai akibat diterbitkannya
efek pengganti
d. Jawaban a, b dan c benar
91. Peraturan dibawah ini merupakan legal aspek dari rekening efek nasabah/Securities
Account, kecuali :
a. Pasal 35 UU No.8/1995
b. Peraturan BEJ No.2 point L
c. Pasal 37 UU No.8/1995
d. Pasal 36 UU No.8/1995
92. Setiap Perusahaan Efek harus menjamin bahwa semua uang/efek nasabah tercatat
dalam rekening nasabah, dan selain itu wajib untuk diasuransikan sepenuhnya
terhadap resiko-rsiko sebagai berikut:

a. Ketidak jujuran Perusahaan Efek yang bersangkutan/pegawainya


b. Pencurian, perampokan, pemalsuan dan kebakaran
c. Kehilangan ternasuk kehilangan dalam pengiriman baik melalui pos maupun
melalui perusahaan ekspansi
d. Jawaban a, b dan c benar
93. Setiap nasabah sebelum melakukan transaksi di Bursa diwajibkan untuk membuka
rekening efek nasabah, kecuali untuk bertransaksi :
a. Pasar Regular
b. Block Sale
c. Pasar Odd Lot
d. Pasar perdana /IPO
94. Know your client pada prinsipnya adalah :
a. Mengetahui kemampuan dan tujuan investasi nasabah
b. Data-data lengkap[ nasabah
c. Kedekatan hubungan opribadi dengannasabah
d. Jawaban a dan b adalah benar
95. Komponen laporan keuangan yang bukan dimaksud dalam Peraturan Bapepam
No.VIII.G.7, adalah
a. Neraca
b. Laporan perubahan Ekuitas
c. Laporan perubahan saldo laba
d. Catatan atas laporan keuangan
96. Salah satu komponen laporan Keuangan, adalah laporan arus kas.Berikut ini adalah
unsure dari laporan arus kas, kecuali:
a. Aktivitas administrasi dan umum
b. Aktivitas pendanaan
c. Aktivitas operasi
d. Aktivitas investasi
97. Dalam pengaturan bidang akuntasnsi, Bapepam telah menerbitkan peraturan Nomor
VIII.G.7 (revisi) tentang pedoman penyajian laporan keuangan, dalam peraturan
tersebut digunakan asumsi :
a. Laporan Keuangan Industri khusus
b. Laporan Keuangan Parsial
c. Laporan Keuangan konsolidasi
d. Laporan Keuangan Perusahaan efek
98. Emiten/Perusahaan Publik wajib menyampaikan LaporanKeuangan berkala kepada
Bapepam, dalam Laporan Keuangan tersebut disajikan informasi komparatif,berikut
ini kalimat manakah yanh sesuai dengan ketentuan mengenai informasi komparatif
tersebut?
a. Laporan Keuangan tahunan disajikan komparatif dua tahun terakhir
b. Laporan Keuangan tahunan disajikan komparatif tiga tahun terakhir
c. Laporan Keuangan tahunan disajikan komparatif empat tahun terakhir
d. Laporan Keuangan tahunan disajikan komparatif lima tahun terakhir

99. Apabila suatu perusahaan dalam menyajikan sumber penerimaan dan pengeluaran
selama satu periode akuntansi menggunakan koreksi laba/rugi bersih dengan
pengaruh transaksi non kas, dapat dikatakan bahwa perusahaan tersebut
menggunakan :
a. Laporan arus kas metode langsung
b. Laporan arus kas metode tidak langsung
c. Laporan laba rugi metode single step
d. Laporan laba rugi metode multiple step

100.Pendapat wajar dengan pengecualian (Qualified) diberikan auditor bila :


a. Laporan keuangan dipengaruhi ketidakpastian peristiwa yang akan dating yang
hasilnya belum dapat diperkirakan pada tanggal laporan audit
b. Laporan Keuangan disajikan secara tidak wajar dan penyajiannya tidak sesuai
dengan standard akuntasi keuangan (SAK)
c. Adanya pembatasan area pemeriksaan
d. Apabila tidak terdapat bukti yang cukup dalam pemberian opini