Anda di halaman 1dari 15

KHASIAT BUAH KURMA DALAM KESEHATAN DAN INTERKONEKSI

DENGAN AL-QURAN & AS-SUNNAH


KEBIDANAN DALAM ISLAM

Disusun Oleh :
Normalita Puspitasari
NIM. 1710104250

PROGRAM STUDI KEBIDANAN JENJANG DIPLOMA IV


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS ‘AISYIYAH
YOGYAKARTA
2017
KATA PENGANTAR

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat, taufik serta hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
penyusunan makalah yang berjudul “Khasiat Buah Kurma dalam Kesehatan dan
Interkoneksi dengan Al-Quran & As-Sunnah Kebidanan dalam Islam”.
Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan mengingat
keterbatasan dari ilmu pengetahuan, pengalaman, dan waktu sehingga penulis
sangat mengharapkan kritik serta saran yang membangun dari semua pihak guna
menyempurnakan makalah ini.
Wassalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yogyakarta, November 2017

Penulis

i
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ......................................................................................... i


Daftar Isi .................................................................................................... ii
BAB I Pendahuluan .................................................................................. 1
A. Latar Belakang ................................................................................ 1
B. Tujuan ............................................................................................. 2
BAB II Tinjauan Pustaka ......................................................................... 3
A. Kandungan Nutrisi Buah Kurma..................................................... 3
B. Manfaat Buah Kurma Untuk Kesehatan dalam Kajian Medis ........ 4
C. Buah Kurma dalam Al-Quran dan As-Sunnah ............................... 6
BAB III Analisis Jurnal ............................................................................ 9
A. Introduction ..................................................................................... 9
B. Methode........................................................................................... 9
C. Analysis ........................................................................................... 9
D. Conclution ....................................................................................... 10
E. Aplications ...................................................................................... 10
BAB IV Rekomendasi ............................................................................... 11
A. Rekomendasi Terhadap Kaum Muslim ........................................... 11
B. Rekomendasi Terhadap Bidan ........................................................ 11
Daftar Pustaka

ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Makan adalah aktivitas yang pasti dilakukan setiap manusia. Cara
dan pola makan sangat berpengaruh pada kesehatan jasmani, bahkan
rohani kita. Rasulullah Muhammad SAW telah mencontohkan cara dan
pola makan ideal yang membuatnya hanya pernah 3x sakit selama
hidupnya.
Selama ini kita mengenal kurma hanya sebagai buah yang berasa
manis yang berasal dari timur tengah. Selain lezat karena rasanya yang
manis, serta buahnya terkenal akan kandungan dan khasiatnya. Kandungan
buah kurma mampu mencegah dan juga mengatasi berbagai jenis penyakit
pada manusia.
Banyak diantara kita hanya terlena akan rasanya tanpa menyadari isi
kandungan buahnya. Kurma sangat terkenal ketika dibulan Ramadhan.
Hampir setiap rumah umat islam ketika Ramadhan memakan buah ini
ketika mau berbuka atau meng akhiri sahur.
Nabi Rasulullah SAW menganjurkan kita memakan kurma sebagai
mana dalam sabdanya yang telah diterjemahkan :
“ Apabila diantara kalian berpuasa, berbukalah dengan Kurma, jika tidak
ada kurma, maka berbukalah dengan air, sebab air itu suci “ hadist
diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, Al –Baihqi dan Al hakim.

Meskipun tidak diwajibkan Setidaknya kita bisalah sedikit dikit


mengikutinya, banyak sekali manfaat nya seperti mengandung Vitamin C
yang sangat tinggi, sebagai obat anti alergi karena mengandung sulfur
organik, mempercepat penyembuhan luka karena mengandung vitamin K
dan sebagainya.
Kurma (Phoenix dactylifera L.) merupakan buah dari tanaman dari
keluarga Arecaceae yang memiliki biji dengan satu lembaga (monokotil).
Penjelasan secara lengkap mengenai aspek botani dari tanaman kurma
dapat ditemukan di pusat data tanaman dunia milik World Agroforestry

1
Centre ataupun Departemen Pertanian USA. Tanaman ini diduga berasal
dari dataran Mesopotamia, Palestina atau sekitar Afrika bagian Utara
(Maroko) sekitar 4000 tahun sebelum Masehi dan tersebar ke kawasan
Mesir, Afrika Asia Tengah dan sekitarnya sejak 3000 tahun sebelum
Masehi. Menurut ceritera Yunani kuno, asal muasal nama latin dari kurma
(Phoenix) adalah mitologi burung api yang perkasa yang dianggap berasal
dari Timur Jauh (far east), dimana bentuk fisik dari tanaman ini
menyerupai sayap-sayap dari burung api yang diceriterakan. Pada jaman
kekuasaan Fir’aun (Pharao) Mesir, kurma telah mendapatkan tempat
penting di masyarakat karena seluruh bagian dari tanaman ini dapat
berguna.
B. Tujuan
Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis bertujuan untuk
mencari dan memahami serta menganalisis khasiat buah kurma dalam
kesehatan dan interkoneksi dengan Al-Qur’an & As-Sunnah dan
dibuktikan dengan penelitian mutakhir.

2
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Kandungan Nutrisi Buah Kurma


Buah kurma mengandung beberapa zat yang dibutuhkan oleh tubuh,
diantaranya adalah kalium dan zink:
1. Kalium
Bersama natrium, kalium memegang peranan dalam pemeliharaan
keseimbangan cairan dan elektrolit serta keseimbangan asam basa .Kalium
memiliki peranan penting dalam metabolisme tubuh serta dalam fungsi sel
saraf dan otot. Sebagian kalium terdapat di dalam sel. Sebagian besar
kalium dibuang melalui air kemih, walaupun ada beberapa yang dibuang
melalui tinja. Dalam keadaan normal, ginjal menyesuaikan pembuangan
kalium agar seimbang dengan asupan kalium melalui makanan.
Sumber-sumber kalium antara lain pisang, tomat, jeruk, melon,
kentang, kacang-kacangan, bayam dan sayur berdaun hijau lainnya serta
tambahan kalium. Kekurangan kalium menyebabkan lemah, lesu,
kehilangan nafsu makan, kelumpuhan, mengigau, dan konstipasi .Pada
hipokalemia yang lebih berat dapat menyebabkan kelemahan otot, kejang
otot, dan bahkan kelumbuhan, irama jantung yang tidak normal terutama
pada penderita penyakit jantung
2. Zink
Zink adalah mineral penting yang ikut membentuk lebih dari 300
enzim dan protein. Zink terlibat dalam pembelahan sel, metabolisme asam
nukleat, dan pembuatan protein. Zink juga membantu kerja hormon
termasuk hormon kesuburan, juga hormon yang diproduksi oleh kelenjar
di otak, tiroid, adrenal dan timus
Widya Karya Pangan dan Gizi tahun 1998 menetapkan angka
kecukupan zink untuk Indonesia adalah bayi (3-5 mg), usia 1-9 tahun (8-
10 mg), usia 10->60 (15 mg) baik pria maupun wanita, ibu hamil (+ 5 mg),
ibu menyusui (+ 10 mg) .

3
Zink terdapat pada berbagai jenis bahan makanan, khusunya
makanan sumber protein. Kandungan zink paling tinggi terdapat dalam
kerang, daging sapi dan daging merah lainnya, ayam, ikan, kacang, buncis,
biji-bijian, sereal sedangkan sayuran mengandung zink rendah
Kekurangan zink ringan dapat menyebabkan kurangnya nafsu
makan disertai turunnya berat badan dan mudah terinfeksi. Kekurangan
zink sedang dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, kekurangan
hormon kesuburan, melambatnya penyembuhan luka. Yang lebih berat,
timbul gejala kerdil, anak sering sakit karena kurangnya sel darah putih,
kelainan kulit dan pencernaan, diare, dan gangguan emosi.
B. Manfaat Buah Kurma untuk Kesehatan dalam Kajian Medis
1. Sumber Energi
Dalam buah kurma terkandung gula alami glukosa, sukrosa, dan
fruktosa tinggi yang dapat meningkatkan energi. Untuk itu, kurma sangat
bagus dikonsumsi saat berbuka puasa karena dapat menggantikan kalori
kita yang berkurang sesudah puasa. Kurma juga kaya akan mineral dan
mengandung fitonutriwn, zat yang berkhasiat meningkatkan stamina
dalam tubuh.
2. Mencegah Anemia
Kurma kering mengandung zat besi yang tinggi sehingga
membantu meningkatkan kadar hemoglobin dan mencegah anemia. Kurma
merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Zat besi adalah komponen
dari hemoglobin di dalam sel darah merah yang menentukan daya dukung
oksigen darah.
3. Mencegah Kanker Usus Besar
Buah kurma kaya serat yang mencegah penyerapan kolesterol LDL
dalam usus. Kandungan serat kurma juga membantu melindungi selaput
lendir usus dengan mengurangi paparan dan mengikat bahan kimia yang
menyebabkan kanker usus besar. Kurma yang berserat tinggi juga mampu
mencegah terjadinya kanker usus besar.

4
4. Mengatasi Masalah Sembelit
Sebagai makanan laksatif (laxative food), kurma bermanfaat
melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi. Kandungan
seratnya yang tinggi dapat membantu membersihkan usus besar dan
melancarkan pencernaan.
5. Mencegah Penyakit Jantung dan Stroke
Kalium dalam kurma adalah komponen penting dari sel dan cairan
tubuh yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah,
sehingga memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung koroner dan
stroke.
Selain itu, kurma juga mengandung mineral potasium 260 persen
lebih tinggi daripada jeruk dan 64 persen lebih tinggi dibanding pisang.
Dalam terapi hipertensi, kurma membuat dinding pembuluh darah tetap
elastis serta mengikat karbon dioksida dalam darah. Kaum Arab Badui,
yang makan kurma secara teratur, menunjukkan tingkat kejadian yang
sangat rendah dari kanker dan penyakit jantung.
6. Mencegah Kanker Paru-paru dan Kanker Rongga Mulut
Kurma kaya akan zat antioksidan flavonoid sepeti beta-karoten,
lutein, dan zeaxanthin. Zat-zat antioksidan ini memiliki kemampuan
melindungi sel-sel tubuh terhadap radikal bebas sehingga melindungi
tubuh terhadapn kanker paru-paru dan rongga mulut. Kurma juga
merupakan sumber vitamin A yang diketahui membantu melindungi dari
kanker paru-paru dan rongga mulut.
7. Menjaga Kesehatan Mata
Kurma mengandung Vitamin A yang diketahui memiliki sifat
antioksidan dan merupakan mikronutrien yang penting bagi kesehatan
mata. Kurma juga mengandung zeaxanthin yang penting untuk kesehatan
mata dan melindungi mata terhadap degenerasi makula.

5
8. Menjaga Kesehatan Gigi dan Tulang
Kurma kaya akan kalsium dan mineral penting lainnya seperti
magnesium, fosfor, kalium, tembaga, mangan, dan selenium yang
berkhasiat dalam pembentukan tulang serta sendi.
Kurma juga mengandung flour yang memperlambat proses
kerusakan gigi. Fluor juga diketahui mencegah pembentukan plak gigi
karena memperkuat enamel gigi. Enamel gigi terdiri dari hidroksiapatit
(hydoxyapatite), yang jika kontak dengan fluor membentuk
hidroksifluorapatit (hydroxyfluorapatite) yang tahan terhadap kerusakan
gigi. Fluor tidak dapat mengembalikan kerusakan gigi, namun dapat
mencegah kerusakan gigi lebih lanjut.
C. Buah Kurma dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah

Kurma sangat dianjurkan bagi perempuan yang hamil dan yang akan
segera melahirkan. Bahkan Allah memerintahkan Maryam binti ‘Imran untuk
memakan buah kurma ini ketika ia sedang nifas. Dalam Al-Qur’an Surah
Maryam[19]: 24-26)
Artinya:

“ Maka jibril menyerunya dari tempat rendah: ‘Janganlah kamu bersedih


hati,sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan
goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan
menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum, dan
bersenang hatilah engkau. Jika engkau melihat seseorang, maka katakanlah,
“sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha
Pengasih, maka aku tidak akan bicara dengan siapapun hari ini”.

Dari aspek keagamaan, kurma juga mendapatkan tempat yang cukup


istimewa. Misalnya, daun kurma dianggap sebagai simbol panjang umur
(longevity), buahnya merupakan simbol keberadaan dewa Amun Ra’, dan
dewi fertilitas Hathor. Dalam banyak praktek bangsa Mesir Kuno, buah
kurma digunakan sebagai sajian di ruang mayat, serta ditemukan sebagai
salah satu unsur pengawet dalam proses pemumian mayat. Tradisi keagamaan
yang melibatkan unsur tanaman kurma terus bergerak dari jaman ke jaman.
Misalnya, disebutkan di dalam komunitas Yahudi, nama “Tamara” diberikan

6
kepada seorang perempuan dengan maksud agar anak tersebut menjadi
perempuan yang berguna, bermanfaat, tinggi, cantik, dan mampu
menghasilkan keturuna. Di dalam Kristen, tanaman kurma banyak disebutkan
dalam sejarah pengajaran agama. Sebagai contoh, masyarakat Kristen kuno
menghias tempat ibadah mereka dengan daun kurma dalam bentuk satuan
ataupun anyaman.
Kurma merupakan salah satu tanaman yang turut disebutkan di dalam
kitab suci Al-Qur’an, dengan total penyebutan mencapai 15 kali. Tanaman
(dan buah) kurma disebutkan bersamaan dengan tanaman lainnya seperti
anggur, jagung, zaitun sebagai indikasi bahwa semua ini memiliki
pemanfaatan yang luas oleh manusia dari jaman ke jaman. Perlu dicermati
adalah, di dalam nash Al-Qur’an tidak dideskripsikan keistimewaan kurma
melebihi tanaman-tanaman lainnya (silakan lihat diantaranya pada Al An’am
99, 141; Kahf 32; Ta-Ha 71; Shuaraa 148; Ar Rahman 11,68; Qaf 10; An
Nahl 11,67; dan Abasa 27-29).
Di dalam Al Qur’an, tanaman (dan buah) kurma disebutkan sebanyak
15 kali, namun tidak ada satupun yang menyebutkan khasiat pengobatan buah
atau biji kurma secara eksplisit. Dalam perjalanannya, terdapat setidaknya
empat klaim yang disandarkan kepada hadits Rasulullah SAW. Disini, aspek
isi dari hadis akan dicoba untuk dibahas, bukan dari sisi rawi ataupun
kekuatan (kesahihan) hadits-hadits tersebut.
1. Makanan terbaik selain susu
Ucapan ini berasal dari hadits yang disandarkan kepada Aisyah (istri
Rasullulah). Penjelasan mengenai makna ucapan ini dapat sangat melebar,
mengingat tidak ada aspek khasiat khusus yang ditekankan di dalamnya.
Secara umum, susu merupakan salah satu sumber protein terbaik,
sementara kurma memiliki kandungan energi yang tinggi. Pada jaman
tersebut, keduanya adalah makanan yang memiliki kedudukan penting di
masyarakat selain mudah pula diperoleh dan dapat langsung dikonsumsi.
Makna pernyataan ini sebaiknya tidak lebih dari aspek-aspek nutritif dari
bahan pangan tersebut.

7
2. Makanan bagi ibu baru melahirkan
Adalah Ummu Salamah binti Qais yang disandarkan atas klaim
keutamaan buah kurma. Secara aqliyah, ucapan ini mengandung
kebenaran, karena kurma memiliki kalori yang tinggi dan cepat sekali
dicerna. Energi yang dikeluarkan selama proses melahirkan akan cepat
tergantikan. Disisi lain, mineral Kalium yang tinggi dapat membantu
menurunkan tekanan darah (sistolik maupun diastolik) dengan mekanisme
yang akan dijelaskan dibagian lain dari tulisan ini. Adalah pengetahuan
yang umum bahwa selama proses melahirkan, tekanan darah sang ibu akan
cenderung meningkat. Pada sebagian kasus, penderita darah tinggi saat
kehamilan, pre-eklamsia, akan sangat kesulitan menghadapi proses
persalinan. Asupan buah kurma dianggap mampu menormalisasi tekanan
darah pasca melahirkan pada masa itu. Akan tetapi, kajian mengenai
potensi buah kurma dalam menurunkan tekanan darah pasca melahirkan
belum sampai pada taraf pembuktian klinis.
3. Anti-racun dan antibiotik (mencegah infeksi)
Hadits mengenai kemampuan kurma dalam menolak racun ini
disandarkan kepada Saad (bin Abi Waqqash) dan Abu Hurairah. Tidak ada
penjelasan lebih lanjut maupun kajian medis yang membahas lebih dalam
seputar klaim ini. Ditinjau dari kandungan nutritif buah kurma tamr segar,
komponen fitokima buah kurma boleh jadi berperan sebagai radical
scavenger di dalam tubuh .
4. Kurma dapat menyebuhkan
Dikatakan oleh Aisyah dan Abu Hurairah bahwa kurma dari
kultivar tertentu (“Agua” atau “Berni” atau definisi saat ini adalah tingkat
kematangan tamr) memiliki khasiat kuratif. Pernyataan ini sekali lagi
bersifat sangat umum dan boleh jadi disandarkan pada pengetahuan
seputar kadar antioksidan, mineral Kalium dan Selenium yang terdapat
dalam kurma tersebut.

8
BAB III
ANALISIS JURNAL

A. Introduction : Aplikasi Pemberian Kurma Sebagai Upaya Peningkatan


Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Yang Mengalami Anemia
Penelitian yang dilakukan oleh Noor Cholifah mengatakan bahwa
Konsumsi makanan berkaitan dengan status gizi remaja yang memiliki
status gizi besi kurang akan beresiko terkena anemia terutama pada remaja
putri karena setiap bulannya mengalami menstruasi. Anemia juga
dipengaruhi secara langsung oleh konsumsi makanan sehari-hari yang
mengandung zat besi, untuk meningkatkan kadar hb maka diperlukan
konsumsi makanan yang mengandung zat besi salah satunya dengan
mengkonsumsi kurma.
Kurma dapat digunakan sebagai pengobatan berbagai macam
penyakit. Salah satu manfaat kurma adalah sebagai bahan pengobatan pada
anemia dan penyakit demam berdarah. Kandungan zat besi dalam kurma
dapat digunakan untuk pengobatan anemia. Adanya zat besi dalam kurma
nantinya diserap oleh usus dan dibawa oleh darah untuk hemopoiesis
(proses pembentukan darah). Zat besi akan berikatan dengan heme dan
globin, yang nantinya membentuk satu kesatuan menjadi hemoglobin.
Sehingga, secara tidak langsung kurma dapat membantu menambah
hemoglobin sampai ke angka normal bagi penderita anemia
B. Metode
Penelitian ini dilakukan pada 20 responden di SMK Raden Umar Said
Kudus yaitu 10 responden dilakukan pemberian kurma sebagai kelompok
intervensi yang dilakukan pemberian kurma (50%) dan 10 responden tidak
diberi perlakuan kurma sebagai kelompok control yang tidak diberi
perlakuan (50%).
C. Analisis
Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan diantaranya hanya
menggunakan 20 sampel yaitu 10 diberikan perlakuan dan 10 lagi tidak

9
diberikan perlakuan. Untuk penelitian selanjutnya, dapat diuji dengan
menggunakan metode yang yang sama dan jumlah sampel yang lebih
banyak lagi.
D. Kesimpulan
Hasil penelitian yang telah dilakukan pada 20 responden di SMK Raden
Umar Said Kudus menunjukkan bahwa 10 responden dilakukan pemberian
kurma sebagai kelompok intervensi yang dilakukan pemberian kurma
(50%) dan 10 responden tidak diberi perlakuan kurma sebagai kelompok
control yang tidak diberi perlakuan (50%). Hasil analisa menunjukkan
peningkatan kadar Hb dari 10,56 gr/dl menjadi 11,02 gr/dl.
E. Aplikasi
Penelitian ini mengungkapkan kegunaan dari buah kurma. Buah
kurma dapat mengatasi anemia, dimana kurma mengandung zat yang
dibutukan tubuh untuk pembentukan dan maturasi sel darah. Kurma
memiliki kandungan nutrisi yang berguna bagi tubuh. Kandungan utama
dalam kurma adalah glukosa yang kadarnya mencapai 50% dari seluruh
kandungan buahnya. Selain itu, kurma mengandung berbagai vitamin yang
diperlukan oleh tubuh. Dalam setiap 100 gram kurma kering terkandung
50 IU vitamin A; 0,4 mg vitamin C; 0,09 mg tiamin; 0,10 mg riboflavin,
2,20 mg niasin, asam nikotinat dan zat besi. Adanya zat besi dalam kurma
nantinya diserap oleh usus dan dibawa oleh darah untuk hemopoiesis
(proses pembentukan darah). Zat besi akan berikatan dengan heme dan
empat buah globin, yang nantinya membentuk satu kesatuan menjadi
hemoglobin. Sehingga, secara tidak langsung kurma dapat membantu
menambah hemoglobin sampai ke angka normal bagi penderita anemia.
Selain bermanfaat sebagai pengobatan anemia, kurma juga berperan
penting dalam pengobatan penyakit demam berdarah. Hal ini disebabkan
karena penderita demam berdarah mengalami penurunan jumlah trombosit
atau keping darah, dan kurma dapat meningkatkan kadar trombosit darah.

10
BAB IV
REKOMENDASI

A. Rekomendasi terhadap kaum muslim


Berdasarkan Aisyah dan Abu Hurairah bahwa kurma dari kultivar
tertentu (“Agua” atau “Berni” atau definisi saat ini adalah tingkat
kematangan tamr) memiliki khasiat kuratif. Pernyataan ini sekali lagi
bersifat sangat umum dan boleh jadi disandarkan pada pengetahuan
seputar kadar antioksidan, mineral Kalium dan Selenium yang terdapat
dalam kurma tersebut.
Hadits mengenai kemampuan kurma dalam menolak racun ini
disandarkan kepada Saad (bin Abi Waqqash) dan Abu Hurairah. Tidak ada
penjelasan lebih lanjut maupun kajian medis yang membahas lebih dalam
seputar klaim ini. Ditinjau dari kandungan nutritif buah kurma tamr segar,
komponen fitokima buah kurma boleh jadi berperan sebagai radical
scavenger di dalam tubuh .
B. Rekomendasi terhadap bidan
Dari berbagai fungsi buah kurma yang telah disebutkan manfaatnya
untuk kesehatan maka hal ini sangat direkomendasikan bagi tenaga
kesehatan khususnya bidan untuk dapat menerapkan dalam perawatan
terhadap pasien. Selain itu dapat mengembangkan penelitian terkait
khasiat buah kurma dalam kesehatan.

11
DAFTAR PUSTAKA

Al-Quran dan Terjemahannya. 2012. Departemen Agama Republik Indonesia.


Jakarta.

Ghafur, Waryono Abdul. 2013. Hidup Bersama Al-Qur’an. Yogyakarta : Pustaka


Rihlah.

Nasution, Harun. 2013. Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya. Jakarta: Penerbit
Universitas Indonesia.

Noor Cholifah. 2017. Aplikasi Pemberian Kurma Sebagai Upaya Peningkatan


Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Yang Mengalami Anemia. Kudus.
The 5 Th Urecol Proceeding

Pertiwi. (2012). Sari Kurma Untuk Menaikkan Trombosit. Jakarta: Medika.

Proverawati, A. (2011). Anemia Dan Anemia Kehamilan. Yogyakarta: Nuha


Medika.

Sari. (2013). Manfaat Buah Kurma. Yogyakarta: Home Health.


Widayanti. (2008). Hemoprotein Dalam Tubuh Manusia. Jurnal Kesehatan,
Jurnal. Fk. Unand. Ac. Id.

12