Anda di halaman 1dari 8

ROLE PLAY

MITIGASI BENCANA BANJIR


Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
Blok 4.2 Disaster Management in Nursing

Disusun oleh:
Kelompok 1
Sarjana Keperawatan A

PROGRAM STUDI SARJANA ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
DHARMA HUSADA BANDUNG
2017
KELOMPOK 1
Sarjana Keperawatan A
Blok 4.2 Disaster Management in Nursing

Aam Amelia 4002140028

Bayu Rahmad Mursalin 4002140090

Cici Sandika 4002140042

Deti Komalasari 4002140002

Eka Yuliana 4002140059

Ismail 4002140100

Moch. Hasan Wirayuda 4002140115

Nugraha Adi Ramdani Kusumah 4002140054

Rina Dayanti 4002140006


PENOKOHAN
Ayah Ismail

Ibu Dety Komalasari

Ibu kades Cici Sandika

Tuti Rina Dayanti

Ubed Bayu Rahmad M

Sandi Hasan Wirayuda

Hanna Eka Yuliana

Pak rw Nugraha Adi RK

Isabela Aam Amelia


MITIGASI BENCANA BANJIR

Pada suatu hari di daerah pinggiran kota tepatnya di desa kenangan indah yang
merupakan salah satu tempat yang rawan terhadapa bencana banjir, dengan
kebiasaan penduduknya selalu membuang sampah sembarangan (kesungai).
Bunda : “ayaahhh !!! Tinggali itu sampah didaur meni numpuk, buangin ih”
Ayah : “Buang kemana BUNNN, tukang sampahnya juga jarang datang”
Bunda : “Buang ke sungai yang ada di belakang we atuh “
Ayah : “siapppp berangkat….”

Tanpa basa basi busuk ayah pun membuang sampah tersebut. Sementeara itu
ditempat lain, seorang hansip yang bernama ubed, sedang melihat instragram
inpo bandung yang memposting berita mengenai bencana banjir di sebagian
besar kota bandung.
Ubed merasa ketakutan kalau daerah nya juga terkena banjir, karena curaht
hujan di kota bandung sedang meningkat dan melihat situasi daerah nya
pundikatakan buruk.
Ubed pun pergi ke rumah pakades. Diperjalan ubed melihat ayah sedang
membuang sampah.
Ubed : pak..pak… lagi apa? Jangan buang sampah ke sungai..
Ayah : hehe… eeeh pa hansip..kepalang kebuang (watados)
Ubed : (melihat ke sungai yang penuh sampah), astagfirullah….
Bapak tau ga kalau sekarang di bandung lagi banjir dimana mana?
Ayah : terus pa hansip tau dari mana dibandung lagi banjir? Lagian disini
belum pernah terjadi banjir selama saya tinggal disini..
Ubed : liat di Instagram ai bapaaaaaaaaa…terus kemarin sore, bapak liat
ga di tv ada korban akibat banjir?
Ayah : ohhh, gatau saya. ada emang?
Ubed : ada pa. mangkan nya lain kali jangan buang sampah ke sungai ya
pak, sekarang belum terjadi banjir, gimana kalau nanti banjir di
desa kita? Kan yang terkena bukan hanya bapak? Tapi orang orang
di desa kita bias terkena.

Ubed pun pergi ke rumah ibu kades.


Rumah bu kades
Ubed : assalamuallaikum ibu… selamat pagii
Ibu kades : waalaikumsallam. Eh pa hansip, ada perlu apa yah pa?
Ubed : begini bu, tadi saya liat ditelevisi dan juga di Instagram inpo bdg
bahwa sebagian kota bandung sedang mengalami kebanjiran, terus
tadi juga saya pas dijalan pas lewat sungai, ada yang buang sampah
ke sungai, pas diliat sampah nya udah banyak banget. Ditakutkan
nanti kalau banyak yang buang sampah, bisa nge luap sungai nya
terus banjir ke desa kita.
Ibu kades : iya pa saya juga tadi liat, nanti kita rundingin di kantor desa.
Ubed : oh iya iyaa ibu, siap
Ibu kades : makasih ya ubed.
Ubed : sama sama ibu

Ditempat lain, di sebuah sekolah, salah satu siswi yang bernama tuti merupakan
anak dari ibu kades desa kenangan indah, mempunyai teman bernama isabela
yang merupakan korban banjir dari desa sebelah
Isabela : selamat pagi ntut
(datang dengan keadaan rok sekolah diangkat dan tanpa alas kaki)
Tuti : pagii juga iis…lohh kamu kenapa nyeker?
Isabela : iya desaku kebanjiran tut sampe sepaha orang dewasa makanya aku
nyeker gini…
Tuti : kok bias sih banjir ? padahalkan daerah kamu tuh kota ?
Isabela : ya gimana gak banjir sampah numpuk bangt di sepanjang sungai
ditambah hujan terus, resapan air kurang yah jadi deh banjir gini
Tuti : waaah aku takut ih deket rumah aku juga ada sungai banyak
sampahnya, tapi belum pernah banjir sii
Isabela : Nah mumpung belum kejadian kaya daerah rumahku mending
bilang ke ibu kamu, ibu kamu kan kades biar masalah sungai yang
banyak sampahnya biar teratasi
Tuti : oh iya yah
Isabel : yaudah masuk ke kelas yukkk

Sepulang sekolah tuti langsung menuju ibunya untuk menceritakan tentang


kejadian banjir dekat rumah temannya tadi
Tuti : buuuuukk tadi temenku datang ke sekolah dia cerita rumahnya
kebanjiran, terus dia juga cerita banjirnya tuh akibat sampah yang
numpuk disungai,, aku takut kalau desa kita juga banjir bu
Ibu Kades : iyah nak tadi juga pak hansip laporang ke ibu, tentang masalah
sampah yang menumpuk di sungai
Tuti : jadi kita harus gimaana yah bu?
Ibu Kades : paling ibu coba hubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana
yang di daerah kita, siapa tau mereka punya solusi untuk mengatasi
masalah di desa kita

singkat cerita ibu kades menghubungi pihak BPBD, Sementara ibu kades
meminta ketua RW 01 untuk mengumpulkan warga. Ketua rw 01 pun
mengumumkan kepada warga untuk berkumpul di balai desa menggunakan
pengeras suara masjid.
Ketua RW : Assalamualaikum wr,wb pengumuman pengumuman…
diberitahuakan kepada seluruh warga desa kenangan indah
khususnya RW 01 untuk berkumpul di balai desa besok pagi pada
pukul 08.00 WIB, sekali lagi … diberitahuakan kepada seluruh
warga desa kenangan indah khususnya RW 01 untuk berkumpul
di balai desa desa besok pagi pada pukul 08.00 WIB, terima kasih
wassalamualaikum wr,wb
Keesokan harinya pihak BPBD datang ke balai desa kenangan indah dan warga
sudah berkumpul di balai desa
Ketua RW : Assalamualaikum wr,wb terimakasih kepada seluruh warga desa
kenangan indah khususnya RW 01 untuk berkumpul di balai desa
kita tercinta ini. Untuk lebih jelasnya kenapa kita berkumpul
ditempat ini akan disampaikan oleh ibu kades kita, kepadanya saya
persilahkan.
Ibu kades : Assalamualaikum wr.wb, sebelumnya saya ucapkan terimakasih
kepada pihak dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah kota
bandung yang sudah datang di desa kami, tidak lupa saya uapkan
terimakasih kepada seluruh warga yang sudah menyempatkan
waktunya. Sehubungan dengan adanya berita yang sudah tersebar
di media massa dan keluhan-keluhan yang dirasakan warga desa
mengenai kebiasaan buruk warga desa yang masih membuang
sampah ke sungai serta bencana banjir yang akhir-akhir ini
melanda Bandung, maka dari itu pihak desa mengundang BPBD
untuk memberikan solusi agar desa kita ini tidak terkena bencana
banjir seperti daerah-daerah lain. Mungkin dari saya dicukupkan
sekian, wassalamualaikum wr.wb.
Ketua RW : Baiklah kalau begitu kita langsung saja pertemuan kali ini, kepada
pihak BPBD saya persilahkan.
Sandi : Assalamualaikum wr.wb, ibu-ibu dan dan baoak-bapak
sebelumnya perkenalkan nama saya Sandi dan ini rekan saya
Hanna kami dari BPBD yang kebetulan akan melakukan sosialisasi
mengenai bagaimana cara pengurangan resiko banjir di desa ini.
Ayah : BPBD itu apa pak?
Sandi : BPBD itu singkatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah
yang bertugas untuk menanggulangi bencana baik sebelum, saat
atau setelah tejadinya bencana.
Ibu : Lalu untuk sekarang apa yang akan kita lakukan pak dengan
kondisi desa kita yang terjadi penumpukan sampah di sungai?
Sandi : Baiklah bapak dan ibu sekalian, untuk sekarang saya dan rekan
saya akan menjelaskan bagaimana cara mengurangi resiko banjir.
Yang pertama kita dapat menguanginya dengan hal yang sederhana
yaitu tidak membuang sampah ke sungai ataupun ke tempat yang
dapat mempermudah meluapnya air hujan.
Ubed : tapi kan pak, meskipun kita sudah membuang sampah pada
tempatnya tapi bisa aja masih ada kemungkinan sungai meluap
kalau hujan turun dengan sangat deras.
Sandi : iya memang pak, maka dari itu warga desa ini bisa bergotong
royong untuk membuat dan membangun saluran drainase atau
saluran alami yang dapat membuang dan mengalirkan air. Selain
itu, untuk mencegah terjadinya banjir kita bisa juga membangun
tembok penahan dan tanggul disepanjang sungai supaya pada saat
hujan turun air sungai tidak meluap ke pemukiman warga.
Selanjutnya diharapkan desa ini mempunyai jalur evakuasi dan
posko tempat penampungan sementara di dataran tinggi untuk
memudahkan preoses evakuasi apabila terjadi banjir.
Tuti : Terus kak, untuk sekarang kira-kira apa yang akan kita lakukan?
Sandi : baik bapak dan ibu sekalian untuk tindakan yang akan dilakukan
sekarang akan dijelaskan oleh rekan saya Hanna.
Hanna : baik yang akan kita lakuakan adalah vegetasi, dimana kita bisa
menanam semua jenis bambu, karena bamboo termasuk bambu
hias, kedua tanaman ini selain dapat meresap air dalam volume
yang banyak, tanaman tersebut juga berfungsi sebagai pencegah
erosi.
Isabella : untuk tanaman bamboo nya kita dapet darimana kak?
Hanna : untuk perlengkapan vegetasi sudah di sediakan oleh pemerintah,
tinggal kita langsung melaksanakan vegetasi tersebut

Ke esokan harinya masyarakat dan pihak BPBD langsung melakukan program


vegatasi tanaman bambu……