Anda di halaman 1dari 14

HOME WOR

A.1.1 Contoh perhitungan tebal pelat beton


A.1.1 Diketahui data parameter perencanaan sebaga berikut :
- CBR tanah dasar
- Kuat tarik lentur Fcf
- Bahan pondasi bawah
- Mutu baja tulangan
- Koefisien gesek antar pelat beton dengan pondasi (μ)
- Bahu jalan
- Ruji (dowel)

Data lalu lintas Harian rata-rata :


- Mobil penumpang =
- Bus =
- Truk 2 as kecil =
- Truk 2 as besar =
- Truk 3 as besar =
- Truk gandengan =
- Pertumbuhan lalu lintas (i) =
- Umur Rencana (UR) =

Direncanakan perkerasan beton semen untuk jalan 2 lajur 1 arah untuk jalan artei
- Perkerasan beton bersambung dengan tulangan (BBDT)

A.1.2 Langkah-langkah perhitungan tebal pelat


a.) Analisi lalu lintas

Konfigurasi beban sumbu (ton)


Jenis
Kendaraan Rd Rb RgD RgB

1 2
MP 1 1 - -
Bus 3 5 - -
Truk 2 as 2 4 - -
kecil
Truk 2 as
5 8 - -
besar
Truk 3 as Td 6 14 - -
Truk gandeng 6 14 5 5

Total

NB
Jumlah sumbu kendaraan niaga (JSKN) selama umur rencana
JSKN = 365 x JSKN
= 365 x 4100
= 4.95.E+07

JSKN rencana = 0.7 x 4.95.E+07


= 3.46.E+07

b.) Perhitungan repetisi sumbu yang terjadi


Tabel 14 perhitungan repetisi sumbu rencana
Beban
Jumlah Proporsi Proporsi
Jenis sumbu sumbu
sumbu beban sumbu
(ton)
1 2 3 4 5
STRT 6 310 0.11 0.66
5 800 0.30 0.66
4 650 0.24 0.66
3 300 0.11 0.66
2 650 0.24 0.66
Total 2710 1
STRG 8 780 0.72 0.26
5 300 0.28 0.26
Total 1080 1
STdRG 14 310 1.00 0.08
310 1
Komulatif

c.) Perhitungan tebal pelat beton


sumber data beban = Hasil survey
Jenis perkerasan = BBDT dengan ruji
Jenis bahu = beton
Umur rencana = 20
JSKN = 3.46.E+07
faktor keamanan beban = 1.1
kuat tarik lentur beton (F'cf) umur 2 = 4
Jenis dan tabel lapis pondasi = Stabilisasi semen
CBR tanah dasar = 4
CBR efektif = 27
Tebal taksiran pelat beton = 16.5

Tabel 15 Analisa fatik dan erosi


Beban
Beban Repetisi Faktor
rencana
Jenis sumbu sumbu) yang tegangan
perRoda
(ton) (kn) terjadi dan erosi
(kn)
1 2 3 4 5
STRT 6 (60) 33 ### TE = 1,3
5 (50) 27.5 ### FRT = 0,28
4 (40) 22 ### FE = 1,98
3 (30) 16.5 ###
2 (20) 11 ###

STRG 8 (80) 22 ### TE = 1,68


5 (50) 13.75 ### FRT = 0,42
FE = 2,58
STdRG 14 (140) 19.25 ### TE = 1,4
FRT = 0,35
FE = 2,58
Total

Keterangan : TE = tegangan ekivalen


FRT = faktor rasio
FE = faktor erosi
TT = tidak terbatas

Karena % rusak fatik (telah)) lebih kecil (mendekati) 100 % m

A.1.2 Perhitungan tulangan


A.1.2.1. Perkerasan beton bersambung tanpa tulangan
§    Tebal pelat
§    Lebar pelat
§  Panjang
  pelat
§    Sambungan serat dipasang setiap jarak
§    Ruji digunakan dengan diameter 28 mm, panjang 45 cm, jara
§    Batang pengikat digunakan baja ulir ɸ = 16 mm, panjang 70

A.1.2.2. Perkerasan beton bersambung dengan tulangan


§    tebal pelat
§    lebar pelat
§    panjang pelat
§    kofisien gesek antara plat beton dengan pondasi bawah
§    kuat tarik ijin baja
§    Berat isi beton
§    Gravitasi (g)

a. tulangan memanjang
As = μ x

= 1.3 x

= 75753
480
= 157.82 mm2/m1

Asmin = 0.10% x
= 0.1% x
= 165 mm2/m1

b. tulangan melintang
As = μ x

= 1.3 x

= 35351
480
= 73.65 mm2/m1

Asmin = 0.1% x
= 0.1% x
= 165 mm2/m1

digunakan tulangan 12mm dengan 45cm

A.1.2.3 Perkerasan beton menerus dengan tulangan


§    tebal pelat
§    lebar pelat
§    kuat tekan beton (f'c)
§    tegangan leleh baja (fy)
§    Es/Ec
§    kofisien gesek antara plat beton dengan pondasi bawah

§    sabungan susut dipasang setiap jarak


§    ruji digunakan ukuran

a. tulangan memanjang
Ps = 100 x

= 100 x

= 2080
3897
= 0.53

Asperlu = 0.55% x
= 9.075 cm2

Asmin = 0.60% x
= 9.9 cm /mm2
2

Asmin
b.
HOME WORK

= 4%
= 4 Mpa (F'c = 285 kg/cm3silinder)
= tabilisasi
= BJTU 24 (Fy= tegangan le = 2400
= 1.3
= Ya (beton)
= Ya

1640 buah/hari
300 buah/hari
650 buah/hari
780 buah/hari
300 buah/hari
10 buah/hari
5% pertahun
20 tahun

ur 1 arah untuk jalan artei perencanaan meliputi :

Tabel 13 perhitungan jumlah sumbu berdasrkan dengan jenis dan bebannya


STRT
Jumlah Sumbu Jumlah
Jumlah Kendaraan (buah)
(Perkendaraan/buah) sumbu BS JS
(ton) (buah)
3 4 5 6 7
1640 - - - -
300 2 600 3 300
650 2 1300 2 650
4 650
780 2 1560 5 780
300 2 600 6 300
10 4 40 6 10
5 10
5 10
Total 4100 2710
mur rencana (20 tahun)
x R (R diambil dari Tabel 4)
x 33.065954

R =

epetisi sumbu rencana


Repetisi yang
Lalu lintas Rencana
terjadi
6 7=4x5x6
3.46.E+07 2.6.E+06
3.46.E+07 6.8.E+06
3.46.E+07 5.5.E+06
3.46.E+07 2.5.E+06
3.46.E+07 5.5.E+06

3.46.E+07 6.6.E+06
3.46.E+07 2.5.E+06

3.46.E+07 2.6.E+06

3.46.E+07

il survey
T dengan ruji

tahun

Tabel 4
Mpa
bilisasi semen 15 cm
%
% (Gambar 2)
cm (Gambar 24 s/d 31)

alisa fatik dan erosi


Analisa
Analisa fatik
fatik
Repetisi Repetisi rusak
Repetisi rusak (%)
Repetisi ijin ijin (%)
6 7=4x100/6 8 9=4x100/8
TT 0 TT 0
TT 0 TT 0
TT 0 TT 0
TT 0 TT 0
TT 0 TT 0
TT TT
7.00E+06 94.14 ### 65.90
TT 0 TT 0

TT 0 TT 0

94.14 <100 65.90 < 100%

kecil (mendekati) 100 % maka tebal pelat diambil 16,5 cm


tebal pelat 16.5 cm

5 m
mm, panjang 45 cm, jarak 30 cm
r ɸ = 16 mm, panjang 70 cm, jarak 75 cm

= 16.5 cm = 0.165 m =
= 2 x 3.5 m
= 15 m
ngan pondasi bawah = 1.3
= 240 Mpa
= 2400 kg/m3
= 9.81 m/dt2

L x M x g x h
2 x Fs
15 x 2400 x 9.81 x 0.165
2 x 240
70 0.7
h x 1000
165 x 1000

L x M x g x h
2 x Fs
7 x 2400 x 9.81 x 0.165
2 x 240

h x 1000
165 x 1000

mm dengan 45cm

= 16.5 cm
= 2x3,5 m
= 285 kg/cm2
= 3900 kg/cm2
= 6
ngan pondasi bawah μ = 1.3
Fcf = 40 kg/cm2
Ambil Fct = 0.5
Fcf = 0.5 x 40 = 20
Fy = 3900 kg/cm 2

= 75 m
diameter = 28 mm
panjang = 45 cm
jarak = 30 cm

Fct x [ 1.3 - ( 0.2 x


Fy - ( n x Fct )
20 x [ 1.3 - ( 0.2 x
3900 - ( 6 x 0.5 )
100 x 16.5

100 x 16.5
> 9.075

> Asperlu cek


silinder)

kg/cm2

ebannya
STRG STdRG
BS JS BS JS
(ton) (buah) (ton) (buah)
8 9 10 11
- - - -
5 300 - -
- - - -
- - - -
8 780 - -
- - 14 300
- - 14 10
- - - -
- - - -
1080 310
( ( 1+i)^UR)-1/i
165 mm
kg/cm2

μ )

1.3 )