Anda di halaman 1dari 28

INSPEKSI MULTI PUMP PADA LAB ENERGI

INSPEKSI MULTI PUMP PADA LAB ENERGI Nama Kelompok : 1. ILHAM DWIATMAJA 2. IQBAL DIMA NAUFAL

Nama Kelompok

: 1. ILHAM DWIATMAJA

2. IQBAL DIMA NAUFAL

3. IRHAM FAURIZAL RAMADHAN

4. KAMILIA FITRIA MAHARANI

Mata Kuliah

: INPEKSI PEMBANGKIT THERMAL

Kelompok

: 2 (Dua)

Kelas

: 7R

Dosen

: 1. Drs. Jusafwar, S,T., M.T.

2. Bu Arifia

PROGRAM STUDI PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

2017

DATA NAMEPLATE MOTOR POMPA

SPESIFIKASI MOTOR

Manufacture

: Normand Electrical Ltd (NECO), London & Aylesbury.

Frame

: 7A

kW

: 0,55 kW

Torque

: -

Volt

: 180 A / 200 F

Ph

: DC THY

Amps.

: 4,3

RPM

: 1450

Rating

: Cont

Type

: Shunt

Encl

: D, F

200 F Ph : DC THY Amps. : 4,3 RPM : 1450 Rating : Cont Type

Mata uji

Keterangan

Gambar

Keterangan

Rekomendasi

Ada

Tidak ada

Pemeriksaan dokumen

Spesifikasi teknik peralatan utama

Suction

 

     

Discharge

 

   

Coupling

 

   

Weight Balance

 

   

Motor

 

   

a. Gambar diagram

       

Menemukan manual book atau meminta manual book asli dari perusahaan pembuat mesin multi level pump,.

Single line diagram

 

   

Wire diagram

 

   

Piping & Instrumentation Diagram

 

   

b. Gambar tata letak (lay out) peralatan utama

 

     

c. Gambar tata letak pemadam kebakaran

 

   

d. Gambar sistem pentanahan

 

   

e. Buku manual operasi atau SOP

 

   

f. dokumen lingkungan hidup (AMDAL/UKL/UPL/izin lingkungan)

g. hasil uji pabrik peralatan utama atau sertifikat produk

Mata uji

Keterangan

Gambar

Keterangan

Rekomendasi

Sesuai

Tidak sesuai

     

Pemeriksaan kesesuain desain

   

a. Sistem pembumian

 

   

b. Tingkat hubung pendek

 

   

c. Tata letak

 

   

d. Pengaman elektrik

 

   

e. Pengaman mekanik

 

   

f. Sistem pengukuran (elektrik dan mekanik)

       

Menemukan manual book atau meminta manual book asli dari perusahaan pembuat mesin multi level pump.

Pressure

 

   

Measurement

Flow

 

     

Measurement

Speed Indicator

 

   

g. koordinasi proteksi dengan sistem jaringan

 

   

h. jarak rambat (creepage distance)

 

   

i. jarak bebas (clearance distance)

 

   
Keterangan Gambar Rekomendasi Mata uji Keterangan Ada Tidak ada Pemeriksaan Visual a. Casing  -
Keterangan
Gambar
Rekomendasi
Mata uji
Keterangan
Ada
Tidak ada
Pemeriksaan Visual
a. Casing
- Casing masih baik hanya kotor
karena debu.
- Membersihkan casing
pompa dari debu.
b. Rotor
- Bentuk Visual tidak dapat
terlihat karena rotor terdapat
dalam casing motor
- Lakukan pembongkaran
motor pompa jika ingin
melihat rotor
c. Kopling
- Kopling masih baik, tidak
longgar.
d. Bearing
- Tidak dapat terlihat secara
visual dikarenakan bearing
menyatu didalam komponen
e. Weight Balance
- Tidak ada pemberat karena
pompa sudah memiliki posisi
yang seimbang dan kuat pada
dudukannya.

f. Dudukan

f. Dudukan  - Hubungan antara pompa dengan dudukan masih kuat. - Membersihkan dudukan pompa dari

- Hubungan antara pompa dengan dudukan masih kuat.

- Membersihkan dudukan pompa dari debu.

g. Transmission

g. Transmission  - Belt masih kencang dan  
g. Transmission  - Belt masih kencang dan  

- Belt masih kencang dan

 

Belt

masih

pada belt.

sedikit retakan

- Ada

belt bekas yang

tegeletak didalam.

- Menyingkirkan belt yang sudah tidak terpakai.

h. RPM Indicator

h. RPM Indicator  saat pengujian pada matkul “pompa dan kompresor” RPM indicator tidak sensitif dalam

saat pengujian pada matkul “pompa dan kompresor” RPM indicator tidak sensitif dalam pergerakan jarum penunjuk,

- Mencoba mengoperasikan agar dapat diketahui saat ini

sehingga perlu mengetuk RPM indicator agar jarumnya bergerak.

kondisi parameter berkerja dengan baik atau tidak.

- Berdasarkan praktek saat matkul “pompa dan kompresor” diperlukan rekomendasi berupa pengkalibrasian RPM meter dan men-setting RPM indicator.

i. Pressure

   

saat pengujian pada matkul “pompa dan kompresor” pressure indicator tidak sensitif dalam pergerakan jarum penunjuk, sehingga perlu mengetuk pressure indicator agar jarumnya bergerak.

- Mencoba mengoperasikan agar dapat diketahui saat ini kondisi parameter berkerja dengan baik atau tidak.

- Berdasarkan praktek saat matkul “pompa dan kompresor” diperlukan rekomendasi berupa pengkalibrasian Pressure meter dan men-setting pressure indicator.

Indicator

Pressure meter dan men-setting pressure indicator. Indicator j. Flow Indicator      Pengukuran flow

j. Flow Indicator

 

 

Pengukuran flow dilakukan secara manual dengan bantuan stopwatch lalu dihitung berdasarkan rumus dengan memasukkan data terkait

- Memasang sensor flow meter untuk mengetahui aliran fluida.

k. Torsi indicator

 
k. Torsi indicator    saat pengujian pada matkul “pompa dan kompresor” torsi indicator berfungsi dengan

saat pengujian pada matkul “pompa dan kompresor” torsi indicator berfungsi dengan baik.

- Mencoba mengoperasikan agar dapat diketahui saat ini kondisi parameter berkerja dengan baik atau tidak.

l. Motor

l. Motor  - Kondisi motor secara visual masih baik, name plate pada motor masih terlihat

- Kondisi motor secara visual masih baik, name plate pada motor masih terlihat dengan jelas (namun tidak praktis dan susah dilihat karena data nameplate berupa ukiran)

 

m. Kabel Suplai

m. Kabel Suplai  - Kabel pengukuran tidak rapih. - Perlu dirapih kan sesuai dengan jalurnya

- Kabel pengukuran tidak rapih.

- Perlu dirapih kan sesuai dengan jalurnya masing-

Daya

- Kabel tidak diberi nomer.

masing

untuk

memudahkan maintenance.

- Kabel perlu diberi untuk

nomer memudahkan identifikasi kabel saat maintenance atau penggantian.

n. Kabel

n. Kabel  - Peletakkan kabel sudah rapih.  

- Peletakkan kabel sudah rapih.

 

Instrumentasi

(Indicator)

- Kondisi box (tempat peletakkan kabel) bersih dari debu.

o. Suction  p. Discharge 
o. Suction
p. Discharge

Alat dan Bahan Pengujian

NO

ALAT

JUMLAH

1

Unit Multipump

 

1

 

2

Stopwatch

   

1

 

Langkah Kerja Pengujian

1. Lepas sambungan motor dengan pompa.

2. Tekanan tombol power (ON) pada multipump.

3. Atur putaran pompa pada 1150 rpm.

4. Atur torsi meter hingga mencapai garis seimbang di pengukuran 0 Nm.

5. Tekan tombol power (OFF) pada multipump.

6. Sambungkan belt motor pompa sentrifugal.

7. Tekan tombol power (ON) pada multipump.

8. Lalu atur head oada 1,5 mH 2 O geser pemberat pada torsimeter hingga mencapai garis seimbang.

9. Catat dan waktu yang dibutuhkan untuk kenaikan volume 5 x 10 -3 m 3 untuk pompa sentrifugal

dan 2 x 10 -3 m 3 untuk pompa turbin. (lakukan pengambilan data waktu sebanyak 3 kali).

10. Ulangi langkah 8 sampai dengan 9 dengan pengaturan head sebesar

2 mH 2 O ; 2,5 mH 2 O ; 3 mH 2 O

.

11. Ulangi langkah ke 1 10, dengan

Putaran Motor (RPM)

Head (mH 2 O)

1250

2 mH 2 O; 2,5 mH 2 O; 3 mH 2 O; 3,5 mH 2 O

1350

3 mH 2 O; 3,5 mH 2 O; 4 mH 2 O; 4,5 mH 2 O

1450

3,5 mH 2 O; 4 mH 2 O; 4,5 mH 2 O; 5 mH 2 O

12. (Stoping) Turunkan putaran pompa, lalu tekan tombol (OFF) pada multipump.

DATA PENGUJIAN

Pompa Sentrifugal

1 0.41 1.50 0 5 8.47 8.03 8.63 8.38 2 0.39 2.00 0 5 10.69
1 0.41 1.50 0 5 8.47 8.03 8.63 8.38 2 0.39 2.00 0 5 10.69

1

0.41

1.50

0

5

8.47

8.03

8.63

8.38

2

0.39

2.00

0

5

10.69

10.16

10.35

10.40

3

0.32

2.50

0

5

14.92

15.9

15.79

15.54

4

0.26

3.00

0

5

50.54

50.21

51.93

50.89

1

0.51

2.00

0

5

8.28

7.67

8.1

8.02

2

0.46

2.50

0

5

11.28

10.36

10.5

10.71

3

0.41

3.00

0

5

15.04

15.15

15.29

15.16

4

0.34

3.50

0

5

39.89

39.61

45.05

41.52

1

0.50

3.00

0

5

10.33

9.23

9.62

9.73

2

0.44

3.50

0

5

12.76

12.74

12.81

12.77

No.

3

4

1

2

3

4

Pressure Vacum Volume Waktu (sekon) Kecepatan Torsi Head Head Pump -3 10 (rpm) (Nm) t
Pressure
Vacum
Volume
Waktu (sekon)
Kecepatan
Torsi
Head
Head
Pump
-3
10
(rpm)
(Nm)
t 1
t 2
t 3
t rata-rata
(mH 2 O)
(mH 2 O)
(m 3 )
1150.0
1250.0
1350.0
0.36
4.00
0
5
32.18
30.06
33.04
31.76
0.32
4.50
0
5
93.1
97.79
99.53
96.81
0.51
3.50
0
5
9.79
8.73
8.97
9.16
0.46
4.00
0
5
12.19
11.52
11.96
11.89
1450.0
0.41
4.50
0
5
18.52
18.59
19.82
18.98
0.34
5.00
0
5
60.68
58.49
60.39
59.85
Centrifugal
Centrifugal
Centrifugal
Centrifugal
Pump
Pump
Pump
Pump

Pompa Turbin

Kecepatan Torsi No. Pump (rpm) (Nm) 1 1.15 2 1.12 1150 3 1.25 4 1.32
Kecepatan Torsi No. Pump (rpm) (Nm) 1 1.15 2 1.12 1150 3 1.25 4 1.32
Kecepatan
Torsi
No.
Pump
(rpm)
(Nm)
1
1.15
2
1.12
1150
3
1.25
4
1.32
5
1.45
1
1.29
2
1.34
1250
3
1.40
4
1.48
5
1.62
1
1.36
2
1.46
1350
3
1.47
4
1.56
5
1.65
1
1.58
2
1.59
1450
3
1.70
4
1.75
5
1.87
Turbine
TurbinePump
Turbine
TurbinePump
Pump
Pump
Waktu (sekon) Pressure Vacum Volume Head Head 10 -3 t 1 t 2 t 3
Waktu (sekon)
Pressure
Vacum
Volume
Head
Head
10 -3
t 1
t 2
t 3
t rata-rata
(mH 2 O)
(mH 2 O)
(m 3 )
2
-2.70
2
4.45
4.31
4.11
4.29
4
-2.10
2
5.22
4.23
5.41
4.95
6
-1.40
2
5.81
5.92
5.40
5.71
8
-1.10
2
6.69
6.61
6.96
6.75
10
-0.50
2
8.72
8.90
9.17
8.93
2
-3.50
2
4.21
4.32
4.37
4.30
4
-2.90
2
3.52
4.25
3.90
3.89
6
-2.25
2
4.62
4.44
4.47
4.51
8
-1.60
2
6.04
5.07
5.53
5.55
10
-1.40
2
6.40
6.21
6.50
6.37
2
-4.00
2
3.67
3.75
3.34
3.59
4
-3.40
2
3.56
4.13
3.84
3.84
6
-2.90
2
4.01
4.31
4.52
4.28
8
-2.30
2
4.42
5.17
4.59
4.73
10
-1.50
2
5.62
5.86
5.58
5.69
2
-4.60
2
3.06
3.47
3.66
3.40
4
-4.25
2
3.59
3.55
3.84
3.66
6
-3.40
2
3.63
4.05
3.84
3.84
8
-2.85
2
4.61
4.39
4.42
4.47
10
-2.25
2
4.52
5.07
4.61
4.73
3.84 3.66 6 -3.40 2 3.63 4.05 3.84 3.84 8 -2.85 2 4.61 4.39 4.42 4.47

Pompa Sentrifugal

Vacum

Head

(mH 2 O)

No.

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

Centrifugal

Pump

Kecepatan Pump (rpm) 1150 1250 1350 Centrifugal Centrifugal Centrifugal Pump Pump Pump
Kecepatan
Pump
(rpm)
1150
1250
1350
Centrifugal
Centrifugal
Centrifugal
Pump
Pump
Pump

1450

Debit Pressure Head Ps (Watt) (%) n p (rpm) n q (rpm) 10 -4 (mH
Debit
Pressure
Head
Ps (Watt)
(%)
n p (rpm)
n q (rpm)
10 -4
(mH 2 O)
(m 3 /s)
5.97 2962.52
8.78
0.30%
1555.88
28.05
0.41
1.50 0
5 8.38
2962.52 8.78 0.30% 1555.88 28.05 0.41 1.50 0 5 8.38 0 5 4.81 2818.01 9.44 0.33%
2962.52 8.78 0.30% 1555.88 28.05 0.41 1.50 0 5 8.38 0 5 4.81 2818.01 9.44 0.33%
2962.52 8.78 0.30% 1555.88 28.05 0.41 1.50 0 5 8.38 0 5 4.81 2818.01 9.44 0.33%
2962.52 8.78 0.30% 1555.88 28.05 0.41 1.50 0 5 8.38 0 5 4.81 2818.01 9.44 0.33%
0 5 4.81 2818.01 9.44 0.33% 1555.88 20.29 0.39 2.00 10.40 0 5 3.22 2312.21
0
5
4.81
2818.01
9.44
0.33%
1555.88
20.29
0.39
2.00
10.40
0
5
3.22
2312.21
7.90
0.34%
1555.88
14.04
0.32
2.50
15.54
0
5
9.83
1878.67
28.93
1.54%
1555.88
21.40
0.26
3.00
50.89
0
5
6.23
4005.53
12.22
0.31%
1691.18
25.10
0.51
2.00
8.02
0
5
4.67
3612.83
11.45
0.32%
1691.18
18.38
0.46
2.50
10.71
0
5
3.30
3220.13
9.71
0.30%
1691.18
13.48
0.41
3.00
15.16
0
5
1.20
2670.35
4.12
0.15%
1691.18
7.24
0.34
3.50
41.52
0
5
5.14
4241.15
15.13
0.36%
1826.47
18.17
0.50
3.00
9.73
0
5
3.92
3732.21
13.46
0.36%
1826.47
14.13
0.44
3.50
12.77
0
5
1.57
3053.63
6.16
0.20%
1826.47
8.09
0.36
4.00
31.76
0
5
5.16
2714.34
22.78
0.84%
1826.47
13.43
0.32
4.50
96.81
0
5
5.46
4646.42
18.75
0.40%
1961.76
17.91
0.51
3.50
9.16
0
5
4.21
4190.89
16.52
0.39%
1961.76
14.23
0.46
4.00
11.89
0
5
2.63
3735.35
11.61
0.31%
1961.76
10.30
0.41
4.50
18.98
0
5
8.35
3097.61
40.96
1.32%
1961.76
16.95
0.34
5.00
59.85
11.61 0.31% 1961.76 10.30 0.41 4.50 18.98 0 5 8.35 3097.61 40.96 1.32% 1961.76 16.95 0.34
11.61 0.31% 1961.76 10.30 0.41 4.50 18.98 0 5 8.35 3097.61 40.96 1.32% 1961.76 16.95 0.34

Torsi

Volume

t rata-rata

Ph

(Nm)

10 -3 (m 3 )

(s)

(Watt)

Pompa Turbin

Turbine Pump

Turbine Pump

Pressure

Vacum

Volume

No.

Pump

Head

Head

10 -3

Ps (Watt)

(%)

n p (rpm)

n q (rpm)

(mH 2 O)

(mH 2 O)

(m 3 )

Turbine

 

1.15 2

-2.70

2

4.29

4.66 8309.51

21.49 0.26%

1889.29 12.78

1.12 4

-2.10

2

4.95

4.04 8092.74

24.18 0.30%

1889.29 9.78

1150

1.25 6

-1.40

2

5.71

3.50 9032.08

25.41 0.28%

1889.29 7.88

1.32 8

-1.10

2

6.75

2.96 9537.87

26.42 0.28%

1889.29 6.20

1.45 10

-0.50

2

8.93

2.24 10477.21

23.07 0.22%

1889.29 4.85

1.29 2

-3.50

2

4.30

4.65 10131.63

25.09 0.25%

2053.57 12.33

1.34 4

-2.90

2

3.89

5.14 10524.33

34.79 0.33%

2053.57 10.94

1250

1.40 6

-2.25

2

4.51

4.43 10995.57

35.85 0.33%

2053.57 8.88

1.48 8

-1.60

2

5.55

3.60 11623.89

33.90 0.29%

2053.57 7.14

1.62 10

-1.40

2

6.37

3.14 12723.45

35.12 0.28%

2053.57 5.87

1

2

3

4

5

1

2

3

4

5

1

2

3

4

5

1350

1.36 2

-4.00

2

3.59

5.57 11535.93

32.79 0.28%

2217.86 13.65

1.46 4

-3.40

2

3.84

5.21 12384.16

37.82 0.31%

2217.86 11.28

1.47 6

-2.90

2

4.28

4.67 12468.98

40.77 0.33%

2217.86 9.30

1.56 8

-2.30

2

4.73

4.23 13232.39

42.74 0.32%

2217.86 7.93

1.65 10

-1.50

2

5.69

3.51 13995.80

39.60 0.28%

2217.86 6.65

TurbinePump

3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
3.51 13995.80 39.60 0.28% 2217.86 6.65 TurbinePump 1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07
1 1.58 2 -4.60 2 3.40 5.88 14394.78 38.07 0.26% 2382.14 14.03 2 1.59 4
1
1.58
2
-4.60
2
3.40
5.88
14394.78
38.07
0.26%
2382.14
14.03
2
1.59
4
-4.25
2
5.46
14485.89
44.19
0.31%
2382.14
11.43
3.66
3
1450 1.70
6
-3.40
2
5.21
15488.05
48.04
0.31%
2382.14
10.13
3.84
4
1.75
8
-2.85
2
4.47
15943.59
47.58
0.30%
2382.14
8.42
4.47
5
1.87
10
-2.25
2
4.23
17036.86
50.83
0.30%
2382.14
7.48
4.73
Pump

Kecepatan

Torsi

t rata-rata

Debit 10 -4

Ph

(rpm)

(Nm)

(s)

(m 3 /s)

(Watt)

Analisis Data :

Contoh perhitungan pada tabel pompa sentrifugal nomor 1

Contoh perhitungan pada tabel pompa sentrifugal nomor 1

T rata rata

=

 T rata – rata =  
 
 

=

  =  
 

=

=

=

8.38 [s]

Q

=

 Q =
 

=

  =  
 

=

5.97

5.97 10 - 4 [m 3 /s]

10 -4 [m 3 /s]

Ps

=

 Ps =  
 Ps =  
 
 

=

  =
  =

=

2962.52 [W]

 

Ph

= ρ

= ρ g

g

= ρ g

H

 Ph = ρ g H Q

Q

 

=

1000

1000

=

8.78 [W]

 =  

=

 =  
 =  
 
 

=

= 0.30%

= 0.30%

T rata rata

 

=

 T rata – rata   =  
 
 

=

  =

=

=  
 

=

4.29 [s]

 

Q

=

 Q =
 

=

  =  
 

=

4.66

4.66 10 - 4 [m 3 /s]

10 -4 [m 3 /s]

Ps

=

 Ps =
 Ps =
 

=

  =
  =

=

2962.52 [W]

Ph

= ρ

 Ph = ρ g H Q

g

H

H

 Ph = ρ g H Q

Q

 

=

1000

  = 1000

=

8.78 [W]

 

 =

=

 =
 =
 

=

= 0.30%

= 0.30%

ANALISA DATA

ANALISA DATA Pada grafik efisiensi pompa sentrifugal di atas, terlihat bahwa efisiensi tertinggi yaitu sebesar 1.54%

Pada grafik efisiensi pompa sentrifugal di atas, terlihat bahwa efisiensi tertinggi yaitu sebesar 1.54%

didapat saat debit tertinggi yaitu sebesar 9.83 [m 3 /s], sedangkan efisiensi terendah yaitu sebesar 0.15%

didapat saat debit

terendah yaitu sebesar 1.20 [m 3 /s].

3 /s], sedangkan efisiensi terendah yaitu sebesar 0.15% didapat saat debit terendah yaitu sebesar 1.20 [m

Pada grafik efisiensi pompa turbin di atas, terlihat bahwa efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.33% didapat saat debit sebesar 5.88 [m 3 /s], sedangkan efisiensi terendah yaitu 0.22% didapat saat debit terendah yaitu sebesar 2.24 [m 3 /s].

Pada grafik di atas, terdapat 3 titik nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.33%, namun ketiga titik tersebut memiliki nilai debit yang berbeda yaitu saat debit sebesar 5.14 [m 3 /s], 4.43 [m 3 /s] dan 4.67 [m 3 /s]. Hal ini dikarenakan perbedaan nilai Ph dari tiap debit tersebut. Besarnya nilai Ph itu sendiri dipengaruhi dari besarnya nilai debit (Q) dan Head Pompa (H).

2=R

dari besarnya nilai debit (Q) dan Head Pompa (H). 2=R Dari grafik di atas, nilai efisiensi

Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 1.54% didapat pada saat debit tertinggi yaitu sebesar 9.83 [m 3 /s], sedangkan nilai efisiensi terendah yaitu sebesar 0.30% didapat saat debit sebesar 5.97 [m 3 /s].

Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.32% didapat saat debit sebesar 4.67
Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.32% didapat saat debit sebesar 4.67
Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.32% didapat saat debit sebesar 4.67 [m 3 /s]
sedangkan nilai efisiensi terendah yaitu sebesar 0.15% didapat saat debit terendah yaitu sebesar 1.20
[m 3 /s].
Grafik Efisiensi Pompa Sentrifugal pada
Kecepatan 1350 rpm
0,90%
0,80%
0,70%
0,60%
0,50%
Efisiensi
0,40%
0,30%
0,20%
0,10%
0,00%
0,00
1,00
2,00
3,00
4,00
5,00
6,00

Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.84% didapat saat debit tertinggi yaitu sebesar 5.16 [m 3 /s] sedangkan nilai efisiensi terendah yaitu sebesar 0.20% didapat saat debit terendah yaitu sebesar 1.57 [m 3 /s].

Grafik Efisiensi Pompa Sentrifugal pada Kecepatan 1450 rpm 1,40% 1,20% 1,00% 0,80% Efisiensi 0,60% 0,40%
Grafik Efisiensi Pompa Sentrifugal pada
Kecepatan 1450 rpm
1,40%
1,20%
1,00%
0,80%
Efisiensi
0,60%
0,40%
0,20%
0,00%
0,00
2,00
4,00
6,00
8,00
10,00
Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 1.32% didapat saat debit tertinggi yaitu sebesar
8.35 [m 3 /s] sedangkan nilai efisiensi terendah yaitu sebesar 0.31% didapat saat debit terendah yaitu
sebesar 2.63 [m 3 /s].
Grafik Efisiensi Pompa Turbin pada Kecepatan 1150 rpm 0,35% 0,30% 0,25% 0,20% Efisiensi 0,15% 0,10%
Grafik Efisiensi Pompa Turbin pada
Kecepatan 1150 rpm
0,35%
0,30%
0,25%
0,20%
Efisiensi
0,15%
0,10%
0,05%
0,00%
0,00
1,00
2,00
3,00
4,00
5,00
Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.30% didapat saat debit sebesar 4.04 [m 3 /s]
sedangkan nilai efisiensi terendah yaitu sebesar 0.22% didapat saat debit terendah yaitu sebesar 2.24
Grafik Efisiensi Pompa Turbin pada Kecepatan 1250 rpm 0,35% 0,30% 0,25% 0,20% Efisiensi 0,15% 0,10%
Grafik Efisiensi Pompa Turbin pada
Kecepatan 1250 rpm
0,35%
0,30%
0,25%
0,20%
Efisiensi
0,15%
0,10%
0,05%
0,00%
0,00
1,00
2,00
3,00
4,00
5,00
6,00
Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.33% didapat saat debit sebesar 5.14
Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.33% didapat saat debit sebesar 5.14 [m 3 /s]
dan 4.43 [m 3 /s] sedangkan nilai efisiensi terendah yaitu sebesar 0,28% didapat saat debit terendah
yaitu sebesar 3.14 [m 3 /s].
Grafik Efisiensi Pompa Turbin pada
Kecepatan 1350 rpm
0,34%
0,33%
0,32%
0,31%
Efisiensi
0,30%
0,29%
0,28%
0,27%
0,00
1,00
2,00
3,00
4,00
5,00
6,00

Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.33% didapat saat debit sebesar 4.67 [m 3 /s] sedangkan nilai efisiensi terendah yaitu sebesar 0.28% didapat saat debit sebesar 3.51 [m 3 /s] dan 5.57

Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.31% didapat saat debit dan 5.21

Dari grafik di atas, nilai efisiensi tertinggi yaitu sebesar 0.31% didapat saat debit

dan 5.21 [m 3 /s] sedangkan nilai efisiensi terendah yaitu sebesar 0.26% didapat saat debit sebesar 5.88

[m 3 /s].

sebesar 5.46 [m 3 /s]

PEMBAHASAN

Pompa memiliki beberapa variable yang berpengaruh pada proses kinerjanya, antara lain jumlah putaran per menit (rpm), debit dan tekanan dalam sistem. Variabel ini harus dikendalikan untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi.

Secara umum, variasi rpm mempengaruhi seluruh variabel yang diamati, yaitu laju aliran (Q), Head Pompa (Hp) dan efisiensi (η) pompa. Semakin besar rpm dari pompa tersebut, maka seluruh variabel akan semakin tinggi. Karena setiap variabel dipengaruhi oleh laju aliran, dan laju aliran itu sendiri sebanding dengan rpm dari pompa tersebut.

Pada grafik efisiensi dan debit, idealnya grafik menunjukkan bahwa semakin tinggi debit maka semakin tinggi efisiensinya. Karena tingginya aliran debit akan lebih meningkatkan kinerja pompa.

Berdasarkan data-data yang diambil dari hasil praktikum jika dibuat dalam bentuk grafik hubungan Q dan efisiensi pompa sentrifugal dan pompa turbin, maka dapat dikatakan bahwa grafik pompa sentrifugal adalah stabil, sedangkan grafik pompa turbin adalah tidak stabil atau jika dilakukan penambahan debit maka efisiensi pompa akan naik turun.

 

Keterangan

 

Alat Ukur

   

Mata Uji

Metode

Yang

Catatan

Rekomendasi

Standar

Aktual

Pengujian

Digunakan

Pemeriksaan dampak lingkungan

 
         

Data

standar

 

tertulis “diperlukan

Manual book harus terdapat standar tingkat kebisingan, pada setiap mesin/power plant yang beroperasi harus

memakai

earplug

tingkat

85 [dB]

-

-

-

jika

kebisingan

selalu diperiksa tingkat kebisingannya secara teratur, dan lakukan pengecekan serta perawatan terhadap peralatan yang memungkinkan terjadinya vibrasi.

kebisingan

diatas

85

[dB].

Tidak

dilakukan

pengukuran.

   
         

Tidak terdapat data standar pada manualbook dan

Manual book harus terdapat standar emisi gas buang

yang aman, diperlukan pengukuran teratur terhadap

emisi gas

buang

- -

-

-

juga

tidak

emisi gas buang (pada saat mesin dioperasikan), dan lakukan perawatan pada sistem PLTG yang terkait.

dilakukan

pengukuran.

 
         

Tidak terdapat data standar pada manualbook dan

Manual book harus terdapat standar pengelolaan

pengelolaan

limbah

- -

-

-

juga

tidak

limbah yang aman dan diperlukan inspeksi&perawatan teratur terhadap sistem pengelolaan limbah.

dilakukan

pengukuran.

 

KESIMPULAN

Berdasarkan data pengujian didapat bahwa variasi yang dilakukan pada kecepatan pompa (rpm) dan Head Pressure yang diatur menyebabkan terjadinya variasi pada laju alir. Laju alir inilah yang menentukan besar kecilnya perubahan Head pompa. Berdasarkan data praktikum, dapat disimpulkan bahwa tinggi rendahnya nilai efisiensi tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh besar kecilnya nilai debit. Semakin besar debitnya, maka semakin tinggi nilai efisiensinya. Multi pump pada Lab Konversi Energi tidak terdapat manual book dan data komisioning sehingga tidak dapat membandingkan data aktual dan tidak dapat menentukan apakah multi pump masih beroperasi dengan baik atau telah mengalami penurunan fungsi. Berdasarkan pemeriksaan visual terdapat beberapa hal yang tidak sesuai seperti kondisi peralatan yang berdebu, alas dasar sistem multipump terdapat ceceran oli yang bercampur debu, belt tidak terpakai yang diletakkan sembarangan, instalasi kabel listrik yang tidak rapih dan tidak diberi nomer, kondisi belt ada sedikit robek dan parameter indicator yang tidak responsif (lama bergerak)/fungsinya menurun. Dari semua data inspeksi dapat dikatakan bahwa Multi Pump pada Lab Konversi Energi tidak layak operasi.