Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMP……..
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : VIII/II
Materi Pokok : Teks Persuasif
Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (12 x 40 Menit)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkunagan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber
lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.13.Mengidentifikasi jenis saran, ajakan, 1. Menentukan ciri umum teks
arahan, dan pertimbangan tentang persuasif
berbagai hal positif atas permasalahan 2. Menentukan jenis teks persuasif
aktual dari teks persuasi (lingkungan
hidup, kondisi sosial, dan/atau
keragaman budaya) yang didengar
dan dibaca

3.14.Menyimpulkan isi saran, ajakan, 1. Memetakan isi teks persuasive


arahan, pertimbangan tentang 2. Menyimpulkan isi teks persuasif
berbagai hal positif permasalahan
aktual dari teks persuasi (lingkungan
hidup, kondisi sosial, dan/atau
keragaman budaya) yang di dengar
dan di baca.

C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan I
1. Siswa dapat menentukan ciri umum teks persuasif
2. Siswa menentukan jenis teks persuasif
Pertemuan II
1. Siswadapat memetakan isi teks persuasif
Pertemuan III
1. Siswa dapat memahami bahasa teks persuasif
Pertemuan IV
1. Siswa dapat membuat kesimpulan teks persuasif
D. Materi Pembelajaran
1. Pengertian teks persuasive
2. Ciri paragraf persuasive
3. Bentuk-bentuk teks persuasive
4. Jenis Paragraf persiasif
E. Metode Pembelajaran
Saintifik Learning
F. Media dan Bahan
Media: LCD, Teks Persuasif, Koran.
Bahan: Kertas Plano, gunting, kertas.
G. Sumber Belajar
E. Kosasih.2017. Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP/MTS. Jakarta: Balitbang. Hal 176-
197.
http://www.prbahasaindonesia.com/2015/11/5-contoh-paragraf-persuasi-singkat.html
H. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama (3 JP)
Kegiatan Pendahuluan (8 menit)
a. Guru memotivasi siswa untuk bertanya apa saja yang akan dilihatnya dari video
pidato/ilkan.
b. Guru memfasilitasi siswa untuk bertanya tentang isi yang berkaitan dengan bahasa yang
ada dalam tayangan video.
c. Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai, yaitu menelaah struktur dan
kebahasaan teks persuasif.
d. Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan.
e. Guru menyampaikan lingkup penilaian, yaitu pengetahuan dan keterampilan.
Kegiatan Inti (100 menit)
a. Siswa berhitung satu sampai enam kemudian siswa berkelompok berdasarkan nomor
yang sama, misalnya nomor 1 dengan nomor 1, 2 dengan 2, dst.
b. Tiap-tiap kelompok mendapat 1 amplop yang berisi potongan teks persuasif (bagian
judul, alinea pembuka, alinea penjelas, alinea penutup).
c. Setiap kelompok beradu cepat menyusun potongan bagian teks persuasif menjadi teks
yang utuh disertai alasan penyusunannya baik dari segi isi maupun bahasa.
d. Kelompok siswa yang paling cepat dan benar dalam penyusunan potongan teks persuasif
mendapatkan penghargaan.
e. Siswa mencermati penguatan tentang bagian-bagian teks persuasif yang disampaikan oleh
guru.
f. Siswa memperbaiki kerangka teks persuasif sesuai dengan tanggapan dan saran dari
kelompok lain dan guru.
Kegiatan Penutup (12 menit)
a. Guru bersama dengan siswa mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan
pembelajaran yang telah dilakukan, serta menyampaikan tindak lanjut/perbaikan untuk
kegiatan belajar berikutnya.
b. Guru bertanya kepada siswa apakah kompetensi yang ingin dikuasai sudah tercapai.
c. Guru memberi umpan balik kepada siswa dalam proses dan hasil pembelajaran dengan
cara memberi tanda bintang kepada siswa yang berhasil menyelesaikan pekerjaannya
dengan secara tepat
d. Guru memberi penugasan untuk mencari contoh teks persuasive dari surat kabar..
e. Guru memberitahukan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan berikutnya,
yaitu menulis teks deskripsi.

Pertemuan Kedua (3 JP)


Kegiatan Pendahuluan (8 menit)
a. Guru mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan menyanyikan lagu
tentang himne bahasa Indoesia.
b. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu bagian-
bagian teks persuasif dengan cara memberi empat bagian teks persuasif kepada siswa dan
rincian komponennya. Kemudian, siswa diberi kesempatan untuk memasangkannya.
c. Guru menyampaikan kegiatan pembelajaran dan penilaian yang akan dilakukan, yaitu
menelaah teks persuasif dengan beberapa variasi.
Kegiatan Inti (100 menit)
a. Bersama kelompok, siswa menentukan objek yang akan dianalisis untuk mendapatkan
data.
b. Siswa mengamati objek untuk mendapatkan data sebagai bahan menulis persuasif dengan
menggunakan tabel data yang disepakati.
c. Siswa mengklasifikasi data untuk membuat kerangka sesuai dengan struktur teks
persuasif.
d. Siswa menyajikan kerangka teks persuasif yang disertai data hasil pengamatan.
e. Siswa mencermati penguatan berupa tanggapan dan saran dari kelompok lain dan guru.
f. Siswa memperbaiki kerangka teks persuasif sesuai dengan tanggapan dan saran dari
kelompok lain dan guru.
Kegiatan Penutup (12 menit)
a. Guru bersama dengan siswa mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan
pembelajaran yang telah dilakukan, serta menyampaikan tindak lanjut/perbaikan untuk
kegiatan belajar berikutnya
b. Guru bertanya kepada siswa apakah kompetensi yang ingin dikuasai sudah tercapai.
c. Guru memberi umpan balik kepada siswa dalam proses dan hasil pembelajaran dengan
cara memberi tanda bintang kepada siswa yang berhasil menyelesaikan pekerjaannya
dengan secara tepat
d. Guru memberi penugasan untuk berlatih membuat kerangka teks persuasif dari objek lain.
e. Guru memberitahukan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan berikutnya,
yaitu menyimpulkan teks persuasif.

Pertemuan Ketiga (3 JP)


Kegiatan Pendahuluan (8 menit)
a. Guru mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan dengan membacakan puisi
alam secara bersama-sama (koor): Angin Laut karya Kuntowijoyo
b. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya.
c. Guru menyampaikan kegiatan pembelajaran dan penilaian yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (100 menit)
a. Siswa secara individual berlatih menyimpulkan bagian-bagian kerangka (persuasif)
secara bertahap sesuai dengan struktur teks persuasif.
b. Siswa dalam kelompok saling menukarkan hasil menyimpulkan bagian-bagian teks
persuasif untuk menyimpulkan isi paragraf.
c. Siswa melaporkan hasil identifikasi simpulan paragraph teks persuasif dari
d. Siswa mencermati penguatan tentang menyimpulkan isi teks persuasif yang benar dari
guru pada setiap bagian struktur teks persuasif.
e. Siswa merevisi hasil simpulan bagian-bagian teks persuasif sesuai dengan saran/masukan
dari teman sekelompoknya.
f. Siswa menyunting teks persuasif dari aspek penggunaan kata saran, ajakan, arahan, dan
pertimbangan.
g. Siswa memperbaiki simpulan teks persuasif yang ditulisnya sesuai dengan hasil
menyunting.
h. Siswa memajang hasil menulis simpulan teks persuasif di mading kelas dan kelompok
lain memberi tanggapan dan saran.
i. Siswa mencermati penguatan tentang penulisan simpulan teks persuasif yang baik dari
guru.
Kegiatan Penutup (12 menit)
a. Guru bersama-sama siswa membuat butir-butir simpulan terkait bagian-bagian teks
persuasif, penggunaan kata saran, ajakan, arahan, dan pertimbangan.
b. Guru bersama-sama siswa melakukan identifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan
pembelajaran yang telah dilakukan, serta menentukan perbaikan untuk kegiatan belajar
berikutnya.
c. Guru melakukan penilaian dengan teknik observasi.
d. Guru menugasi siswa untuk membuat teks kesimpulan teks deskripsi dengan objek yang
berbeda.
e. Guru memberitahukan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya, yaitu
menyajikan kesimpulan teks persuasif secara lisan.

Pertemuan Keempat (3 JP)


Kegiatan Pendahuluan (8 menit)
a. Guru mengajak siswa mencermati tayangan video tentang persuasif iklan
b. Guru mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu
pengembangan bagian-bagian teks persuasif.
c. Guru menyampaikan kegiatan pembelajaran dan penilaian yang akan dilakukan, yaitu
menyajikan simpulan teks persuasif secara lisan.
Kegiatan Inti (100 menit)
a. Siswa mencermati model penyampaian teks persuasive secara lisan (ekspresi, pelafalan,
tempo, dan intonasi).
b. Siswa menuliskan pokok-pokok pikiran yang akan disampaikan secara lisan berdasarkan
teks persuasif yang telah ditulisnya secara individu.
c. Siswa secara berkelompok berlatih menyajikan bagian-bagian teks persuasif.
d. Secara bergantian siswa memberi komentar penampilan siswa lain.
e. Siswa mencermati konfirmasi guru tentang penampilan siswa dalam menyajikan bagian
teks persuasif secara lisan.
f. Siswa menyajikan teks persuasif di depan kelas.
g. Siswa yang tidak tampil menilai berdasarkan rubrik penilaian yang disepakati.
h. Secara bergantian siswa memberi komentar penampilan siswa lain.
Kegiatan Penutup (12 menit)
a. Guru bersama-sama siswa melakukan identifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan
pembelajaran penyajian kesimpulan teks persuasif secara lisan.
b. Guru melakukan penilaian dengan teknik unjuk kerja.
c. Guru memberitahukan pembelajaran program pengayaan, yaitu membuat rekaman
persuasif objek yang berbeda (pidato, iklan, dll).
d. Guru memberitahukan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
I. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Sikap (Spiritual dan Sosial) : Observasi (Jurnal) (Terlampir)
b. Pengetahuan : Tes tertulis (Terlampir)
c. Keterampilan : Produk dan Praktik (Terlampir)
2. Instrumen penilaian (Terlampir)

Mengetahui, Cilacap,………………..2018
Kepala Sekolah Guru Mapel

(………………….) (………………………)
NIP. ……………… NIP……………………
Lampiran Instrumen Penilaian

a. Sikap : Jurnal
Nama Sekolah : SMP………..
Kelas/Semester : VIII/II
Tahun Pelajaran : ………………….

No Waktu Nama Catatan Butir Sikap Ttd Tindak


Siswa Perilaku lanjut

b. Pengetahuan
Soal
1. Apakah yang dimaksud dengan paragraf persuasif.
2. Sebutkan dan jelaskan Struktur teks persuasif.
c. Keterampilan
Buatlah kesimpulan teks persuasif berikut!
Ayo hidup sehat

Dewasa ini banyak sekali penyakit baru yang bermunculan. Hal ini
dikarenakan berkurangnya sistem imun di dalam tubuh kita. Jika sistem imun
di dalam tubuh melemah, maka tubuh gampang sekali terkena penyakit.
Selain itu, makanan – makanan yang kita konsumsi tidak lagi mengandung
vitamin dan mineral yang baik. Bahkan, saat ini telah banyak penjual
makanan – makanan yang tidak sehat. Terlebih lagi dengan padatnya
aktivitas membuat kita tidak memiliki waktu untuk berolahraga. Padahal
oaharaga sangatlah baik untuk kesehatan kita. Akibatnya, tubuh menjadi
lemah sehingga mudah terjangkit virus – virus yang ada di sekitar kita. Oleh
karena itu, marilah kita menerapkan pola hidup sehat agar kita tidak mudah
sakit dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga yang
rutin.

Lampiran
Materi

Menurut Syamsuddin (2009:40), paragraf persuasif adalah paragraf yang isinya


berusaha untuk merebut perhatian pembaca. Paragraf ini disajikan secara menarik,
meyakinkan mereka bahwa pengalaman yang disiratkan itu merupakan suatu hal
yang amat penting. Karena itu, terkadang paragraf persuasi sering digunakan
sebagai paragraf propaganda oleh lembaga kesehatan, pemerintah, dan lain-lain.
Jadi, secara sederhana, kita dapat memahami paragraf persuasif dari ciri utamanya
sebagai sebuah paragraf yang berusaha menarik, meyakinkan, dan merebut
perhatian pembaca. Lebih jelasnya, cermati ciri-ciri paragraf persuasif berikut.

Ciri-Ciri Paragraf Persuasif


Berikut adalah beberapa ciri paragraf persuasif yang sering digunakan dalam
berbagai bentuk.

1. Penulis memahami bahwa pendirian dan pemahaman pembaca dapat diubah.


2. Berusaha menjelaskan dan menarik kepercayaan pembaca
3. Berusaha menciptakan kesepakatan atau penyesuaian melalui kepercayaan antara
penulis dengan pembaca.
4. Berusaha menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan supaya
kesepakatan pendapatnya tercapai.
5. Menunjukkan fakta-fakta dan data untuk menguatkan argumentasi atau dalil

Bentuk Paragraf Persuasif


Beberapa bentuk paragraf persuasif yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:
Bentuk pidato, misalnya propaganda, kampanye lisan, dan penjual jamu ditempat-tempat
terbuka.
Bentuk tulisan berupa iklan dan selebaran.
Bentuk elektronik, misalnya iklan di televisi, bioskop, dan internet

Jenis Paragraf Persuasif


Sebagaimana bentuk paragraf persuasif tersebut, paragraf persuasif dapat digolongkan
dalam beberapa jenis, di antaranya adalah:

1. Persuasi politik
Sesuai dengan namanya, persuasi politik dipakai dalam bidang politik oleh orang-orang yang
berkecimpung dalam bidang politik dan kenegaraan. Para ahli politik dan kenegaraan sering
menggunakan pesuasi jenis ini untuk keperluan politik dan negaranya. Kita akan bisa
memahami persuasi politik lebih baik lagi, bila kutipan berikut ini kita kaji dengan teliti.
Naskah persuasi politik berikut ini berkombinasi dengan eksposisi.

2. Persuasi pendidikan
Persuasi pendidikan dipakai oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang pendidikan
dan digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Seorang guru, misalnya, bisa
menggunakan persuasi ini untuk mempengaruhi anak supaya mereka giat berlajar, senang
membaca dan lain-lain. Seorang motivator atau inovator pendidikan bisa memanfaatkan
persuasi pendidikan dengan menampilkan konsep-konsep baru pendidikan untuk bisa
dilaksanakan oleh pelaksana pendidikan. Kutipan artikel berita ini dapat dijadikan bahan
menelaah karangan persuasi pendidikan.

3. Persuasi advertensi
Persuasi iklan dimanfaatkan terutama dalam dunia usaha untuk memperkenalkan suatu
barang atau bentuk jasa tertentu. Lewat persuasi iklan ini diharapkan pembaca atau
pendengar menjadi kenal, senang, ingin memiliki, berusaha untuk memiliki barang atau
memakai jasa yang ditawarkan. Karena itu,advertensi diberi predikat jalur komunikasi antara
pabrik dan penyalur, pemilik barang dan publik sebagai konsumen. Iklan itu beraneka
ragam, ada yang sangat pendek, ada pula yang panjang.

Persuasi iklan yang baik adalah persuasi yang mampu dan berhasil merangsang konsumen
membeli barang yang ditawarkan. Sebaliknya, persuasi iklan itu tergolong sebagai persuasi
yang kurang baik apabila tidak berhasil merangsang konsumen untuk membeli barang yang
diiklankan.

4. Persuasi propaganda
Objek yang disampaikan dalam persuasi propaganda adalah informasi. Tentunya tujuan
persuasi tidak hanya berhenti pada penyebaran informasi saja. Lebih dari itu, dengan
informasi diharapkan pembaca atau pendengar mau dan sadar untuk berbuat sesuatu.

Persuasi propaganda sering dipakai dalam kegiatan kampanye. Isi kampanye biasanya
berupa informasi dan ajaka. Tujuan akhir dari kampanye adalah agar pembaca atau
pendengar menuruti isi ajakan kampanye tersebut. Pembuatan informasi tentang seseorang
yang mengidap penyakit jantung yang disertai dengan ajakan pengumpulan dana untuk
pengobatannya, atau selebaran yang berisi informasi tentang situasi tertentu yang disertai
ajakan berbuat sesuatu adalah contoh persuasi propaganda.