Anda di halaman 1dari 1

WOC Hipospadia 1.

Diskusikan dengan pasien tentang stressor yang


terkait citra tubuh pada kondisi kongenital
pada minggu ke-6 2. Kaji apakah yang dirasakan pasien dan
Muara uretra Gangguan pancaran Tidak mampu berkemih karakteristik fisik apakah yang tidak disukai
kehamilan terbentuk urin dan semen adekuat dengan posisi
Etiologi : belum eksterna di 3. Kaji harapan pasien tentang citra tubuh pasien
genital tuberkel (terutama hipospadia berdiri berdasarkan tingkat perkembangan
diketahui bagian ventral
derajat 3) 4. Bimbingan pasien untuk persiapan perubahan
Faktor resiko : pada minggu ke-7 tubuh
 Genetik kehamilan terbentuk 5. Dampingi pasien dan diskusikan perubahan
setelah operasi
4 % dari ayah hipospadia genital fold di kedua
Resiko infeksi (letak Pola berkemih berbeda 6. Identifikasi efek citra tubuh terkait jenis kelamin,
dan 14 % dari saudara sisi genital tuberkel usia, dan hubungan sosial
embriogenik
dengan anak seusianya
hipospadia Orifisium Uretra Eksterna 7. Monitor frekuensi kalimat mengkritisi diri sendiri
 Ras dekat dengan anus) pasien
selama minggu ke-9
Orang kulit putih (Eropa) 8. Identifikasi strategi koping yang digunakan oleh
kehamilan, penyatuan keluarga terhadap tubuh pasien
beresiko tinggi
lipatan di permukaan 9. Instruksikan pasien untuk menyebutkan fungsi
 Kerusakan ventral dari perineum Sering disertai Gangguan fungsi Gangguan citra berbagai bagian tubuh (jika memungkinkan)
endokrin akibat paparan hingga distal penis undescended testis (testis reproduksi tubuh 10. Bantu pasien untuk mengidentifikasi kegiatan
lingkungan cth : tidak turun ke kantung (infertilitas) yang akan meningkatkan penampilan tubuh
skrotum) 11. Identifikasi kelompok-kelompok/peer yang
mendukung pasien
Derajat Hipospadia: Genital fold menyatu 12. Fasilitasi pasien bertemu individu dengan masalah
 Derajat 1 : Orifisium Uretra secara tidak lengkap Gangguan hubungan tubuh yang sama
pada garis tengah  Kulit penis bagian bawah sangat seksual
Eksterna (OUE) terletak di 13. Ajarkan orang tua akan pentingnya respon orang
lipatan uretra tipis tua terhadap anaknya dan perubahan tubuh
permukaan ventral gland penis
 Preputium dibagian dorsal yang
 Derajat 2 : OUE terletak di
Anomaly penis berlebih Penis
14. Anjurkan dukungan keluarga dan peer
permukaan korpus penis kepada pasien
 Adanya chordee (jaringan fibrosa bengkok
 Derajat 3 : OUE terletak di yang mengelilingi meatus dan
Hipospadia: kelainan pada eatus uretra ketika ereksi
permukaan skrotum atau membentang hingga ke glans
eksterna berada di bagian permukaan 1. Kaji penyebab dan situasi-situasi yang dapat memicu
perineum penis, teraba lebih keras dari tingkat kecemasan
ventral penis dan lebih ke proksimal Ansietas
jaringan sekitar) 2. Gunakan pendekatan yang terapeutik dengan tenang dan
dari tempatnya yang normal ( ujung menyakinkan
Pengkajian : glanss penis ) 3. Kaji tanda verbal dan non verbal kecemasan
 Anamnesa 4. Dorong verbalisasi perasaan, persepsi dan ketakutan
a. Riwayat penyakit sekarang
Pemeriksaan
Penunjang : 5. Bantu klien mengidentifikasi situasi yang memicu
b. Riwayat kesehatan keluarga 1. Kaji faktor-faktor yang menyebabkan gangguan tidur
kecemasan
Perawat perlu menanyakan orang tua  USG saluran kemih 2. Jelaskan pentingnya istirahat tidur
6. Jelaskan semua prosedur termasuk sensasi yang akan
tentang riwayat sebelumnya pada  Foto Rontgen 3. Ajarkan tehnik relaksasi sebelum tidur
dirasakan selama prosedur ( anak dan orang tua)
anak tentang:  BNO – IVP 4. Mudahkan transisi pasien dan keluarga dengan
7. Pahami situasi krisis yang terjadi dari perspektif klien
1) apakah anak pernah mengalami sambutan yang hangat dilingkungan yang baru
infeksi saluran kemih?  Kultur urine 5. Sediakan kamar terpisah jika terdapat preferensi dan
8. Berikan informasi faktual terkait diagnosis, perawatan dan
prognosis (orang tua)
2) apakah kondisi di rumah anak kebutuhan pasien dan keluarga untuk mendapatkan
9. Berada disisi klien untuk meningkatkan rasa aman dan
pernah berkemih sedikit-sedikit Penatalaksanaan Medis : ketenangan dan istirahat (jika memungkinkan)
mengurangi ketakutan/ kecemasan
seperti ini atau baru terjadi saat 6. Ciptakan lingkungan yang tenang dan mendukung
 Tujuan memperbaiki atau 7. Sediakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih
10. Dorong keluarga untuk mendampingi klien dengan cara
masuk rumah sakit? yang tepat
3) apakah ada riwayat keluarga
mereposisi penis menjadi lurus sesuai kebutuhan klien (suhu, pencahayaan,
searah dengan meatus uretra dan 11. Berikan objek yang menunjukkan perasaan aman
dengan kelainan pada perkemihan kelembaban)
12. Puji perilaku klien yang baik secara tepat
seperti anak? berada ditempat yang normal 8. Berespon cepat jika ada panggilan bel
13. Berikan aktivitas pengganti untuk mengurangi tekanan
4) Perawat perlu mengkaji tingkat sehingga aliran kencing arahnya 9. Fasilitasi kebutuhan sesuai dengan tingkat
14. Ciptakan atmosfer yang aman untuk meningkatkan
pengetahuan orang tua tentang ke depan dan kelak saat anak pertumbuhan dan perkembangan klien
kepercayaan
hypospadias dewasa akan dapat melakukan 10. Lakukan edukasi pasien dan keluarga tentang
15. Lakukan usapan pada punggung dan leher dengan cara
 Pemeriksaan fisik lingkungan rumah sakit
coitus dengan normal yang tepat
a. Tidak adanya kulit katan (foreskin) 11. Hindari gangguan saat klien istirahat tidur
 Urethroplasty dapat dilakukan 16. Kaji koping dan teknik yang dimiliki keluarga/pasien untuk
ventral Komplikasi : 12. Berikan pilihan untuk melakukan kegiatan di rumah
pada anak dengan usia 1-2 tahun, mengurangi kecemasan
b. Lesung atau alur pada puncak  Perdarahan sakit
17. Bersama dengan keluarga/pasien, menentukan teknik
penis dilakukan bertahap sesuai dengan
 Infeksi yang digunakan untuk mengurangi kecemasan
c. Glands penis berbentuk sekop kondisi hipospadia
d. Kemungkinan chordee (menekuk
 Fistel 18. Motivasi keluarga untuk menggunakan teknik
ke bawah) dengan atau tanpa uretrokutan  Deteksi dini pada bayi baru lahir Rawatan di RS relaksasi untuk mengurangi kecemasan
Gangguan pola
disertai ereksi  Striktur uretra dapat mencegah sirkumsisi dini preop & postop
 Stenosis uretra
e. Muara uretra berada pada sisi (hospitalisasi)
Nyeri akut (postop)