Anda di halaman 1dari 26

ANGGARAN DASAR

BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT (BKM)


HARUM MANIS KELURAHAN SODOHOA

PEMBUKAAN

Dalam percepatan penanganan permukiman kumuh dan mendukung Gerakan 100 – 0


– 100 yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan
100 persen akses sanitasi layak maka keterlibatan masyarakat sangatlah penting dan
harus diupayakan oleh masyarakat sendiri serta menempatkan masyarakat sebagai
subyek atau pelaku program kota tanpa kumuh (Kotaku), sehingga percepatan
penanganan permukiman kumuh hendaknya mampu mendorong masyarakat untuk
aktif serta mandiri.
Telah banyak upaya memulihkan kembali kedudukan dan peran mayarakat dalam
tatanan berbangsa dan bernegara. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan
membangun kesadaran kritis masyarakat untuk mengorganisisr dirinya dan
memulihkan solidaritas.
Proses masyarakat untuk memulihkan kedaulatannya dimulai dengan melembagakan
pola kepemimpinan bersama (kolektif). Setiap Keputusan dilakukan secara bersama
melalui mekanisme rapat anggota. Sebagai lembaga yang dipercaya maka akan
membuka akses yang memadai ke berbagai sumberdaya yang dibutuhkan untuk
menyelenggarakan hidup secara layak, termasuk akses-akses informasi dan sumber
daya.
Bahwa permasalahan penanganan permukiman kumuh sangat identtik dengan pola
dan tingkah laku masyarakat sehingga dipandang sebagai proses yang berkelanjutan
dan memerlukan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat. Upaya penanganan
permukiman kumuh harus menjunjung tinggi prinsip-prinsip: demokratis; partisipasi;
transparansi; akuntabilitas dan desentralisasi serta menjunjung tinggi nilai-nilai: dapat
dipercaya; ikhlas/ kerelawanan; kejujuran; keadilan; kesetaraan dan kebersamaan
dalam keragaman.
Menyadari bahwa untuk membangun masyarakat warga (civil society) dan menangani
masalah perkumuhan dan pengentasan kemiskinan diperkotaan itu memerlukan upaya
yang sungguh-sungguh, sistematis dan terorganisir, maka kami masyarakat Kelurahan
Sodohoa Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari dengan ini sepakat untuk berperan
aktif melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 1 AD/ART BKM HARUM MANIS
BAB I
NAMA, WAKTU PENDIRIAN, DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1
1. BKM ini bernama HARUM MANIS yang selanjutnya disebut BKM HARUM MANIS
2. BKM HARUM MANIS berkedudukan di Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari
Barat Kota Kendari
3. BKM HARUM MANIS didirikan pada hari Minggu tanggal Sebelas bulan Nopember
tahun Dua Ribu Tujuh untuk waktu yang tidak ditentukan lamanya.

BAB II
BENTUK DAN SIFAT LEMBAGA
Pasal 2
1. BKM adalah perhimpunan yang merupakan lembaga kolektif masyarakat/warga.
2. BKM merupakan milik seluruh lapisan masyarakat Kelurahan dan bukan milik
pemerintah, perorangan atau kelompok masyarakat tertentu, dan merupakan
wadah sinergis seluruh warga masyarakat .

BAB III
AZAS DAN LANDASAN
Pasal 3

1. BKM berazaskan Pancasila


2. Landasan dan dasar filosofi lembaga ini adalah memberdayakan masyarakat untuk
dapat melakukan percepatan penanganan permukiman kumuh secara mandiri,
efektif dan berkelanjutan.

BAB IV
VISI, MISI, DAN NILAI NILAI SERTA PRINSIP -PRINSIP
Pasal 4
Visi dan Misi

1. Visi : BKM adalah terciptanya organisasi masyarakat warga (civil society


organization) di Kelurahan Sodohoa yang memiliki kemampuan strategis untuk
mengatasi persoalan percepatan penanganan permukiman kumuh secara mandiri,
efektif dan berkelanjutan berdasarkan nilai-nilai luhur.
2. MISI BKM : adalah membangun masyarakat melalui penguatan kelembagaan lokal
agar menjadi penggerak, motivator dan inisiator terhadap kegiatan
kemasyarakatan untuk secara mandiri melakukan upaya-upaya percepatan
penanganan permukiman kumuh; termasuk dengan menjamin kerjasama sinergis
dengan pihak lain, baik pemda, dunia usaha, maupun kelompok peduli.

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 2 AD/ART BKM HARUM MANIS
Pasal 5
Nilai
Nilai-nilai yang dijunjung tinggi, ditumbuhkembangkan dan dilestarikan adalah :
a. Dapat dipercaya atau amanah; dalam melaksanakan kegiatan harus benar-benar
dapat menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat.
b. Ikhlas dan tulus; dalam melaksanakan kegiatan benar-benar berlandaskan niat
ikhlas dan tulus untuk turut memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan
masyarakat miskin yang ada di wilayahnya, dengan tidak mengharapkan imbalan
materi, jasa, serta tidak mengutamakan kepentingan pribadi serta golongan atau
kelompoknya.
c. Kejujuran; dalam proses pengambilan keputusan, pengelolaan dana serta
pelaksanaan kegiatan harus dilakukan secara jujur, sehingga tidak dibenarkan
adanya upaya-upaya untuk merekayasa, memanipulasi maupun menutup-nutupi
sesuatu yang dapat merugikan masyarakat miskin serta menyimpang dari visi, misi
dan tujuan BKM.
d. Keadilan; dalam menetapkan kebijakan dan melaksanakan kegiatan harus
menekankan asas keadilan, kebutuhan nyata dan kepentingan masyarakat miskin.
e. Kesetaraan; dalam melibatkan masyarakat pada pelaksanaan dan pemanfaatan
dana yang dimiliki , serta tidak membeda-bedakan latar belakang, asal-usul, agama
status, jenis kelamin dan lain-lainnya.
f. Kebersamaan dalam keragaman; dalam melaksanakan kegiatan percepatan
penanganan permukiman kumuh perlu dioptimalkan gerakan masyarakat, sehingga
benar-benar menjadi urusan semua warga masyarakat dari berbagai latar
belakang, suku, agama, mata pencaharian, budaya, pendidikan dan sebagainya,
bukan hanya menjadi urusan dari masyarakat miskin atau sekelompok elit saja.

Pasal 6
Prinsip
Prinsip-prinsip yang dijunjung tinggi, ditumbuhkembangkan dan dilestarikan oleh BKM
adalah :
a. Demokrasi; dalam setiap proses pengambilan keputusan yang menyangkut
kepentingan masyarakat banyak, terutama kepentingan masyarakat kurang
mampu, mekanisme pengambilan keputusan dilakukan secara kolektif dan
demokratis.
b. Partisipasi; dalam tiap langkah kegiatan dilakukan secara partisipatif, melibatkan
segenap komponen masyarakat, khususnya kelompok masyarakat rentan yang
selama ini tidak memiliki peluang dalam program dan kegiatan setempat, sehingga
mampu membangun rasa memiliki dan proses belajar melalui mekanisme bekerja
sama.
c. Transparansi dan Akuntabilitas; dalam proses manajemen organisasi masyarakat
harus menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sehingga masyarakat
belajar dan “melembagakan” sikap bertanggung jawab serta tanggung gugat
terhadap pilihan keputusan dari kegiatan yang dilaksanakannya.
d. Desentralisasi; dalam proses pengambilan keputusan yang langsung menyangkut
kehidupan dan penghidupan masyarakat agar dilakukan sedekat mungkin dengan
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 3 AD/ART BKM HARUM MANIS
pemanfaat pada masyarakat sendiri, sehingga keputusan yang dibuat oleh
masyarakat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat banyak.

BAB V
MAKSUD DAN TUJUAN PENDIRIAN ORGANISASI
Pasal 7
1. Membangun organisasi masyarakat warga yang layak dan mampu memberikan
pelayanan dan wadah perjuangan masyarakat miskin untuk menyalurkan aspirasi
dan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam percepatan penanganan
permukiman kumuh.
2. Mempercepat upaya pemberdayaan masyarakat dan percepatan penanganan
permukiman kumuh melalui penguatan kaspital sosial dengan menumbuhkan
kembai nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka memperkuat keswadayaan
masyarakat/warga.
3. Menumbuhkembangkan pemberdayaan sosial kemasyarakatan, ekonomi lokal
berbasis keluarga, pemberdayaan sarana dan prasarana dasar lingkungan.
4. Meningkatkan jaringan kerjasama antar lembaga masyarakat dalam koordinasi dan
keterpaduan penanggulangan kemiskinan

BAB VI
PENDIRIAN, LEGALITAS, DAN KEPEMILIKAN
Pasal 8
Pendirian
BKM dibentuk atas persetujuan, kesepakatan serta keputusan dari segenap lapisan
masyarakat yang tinggal di Kelurahan Sodohoa yang dilakukan melalui keputusan
pertemuan warga secara berjenjang mulai dari pertemuan warga rukun tetangga
sampai perteman warga kelurahan.

Pasal 9
Legalitas
1. Hasil kesepakatan masyarakat yang dirumuskan dalam pertemuan warga yang
dilegalisasi adalah lembaga pimpinan kolektif yang terpilih dan mendapatkan
mandat untuk memimpin dan mewakili himpunan masyarakat warga kelurahan
yang bersangkutan.
2. Hasil kesepakatan masyarakat yang dirumuskan dalam pertemuan warga
selanjutnya akan disahkan melalui pencatatan pada Pejabat Notaris.

Pasal 10
Kepemilikan
1. BKM adalah milik seluruh masyarakat Kelurahan
2. Dana dan segala aset BKM merupakan milik warga masyarakat Kelurahan Sodohoa
bukan milik pribadi, golongan maupun BKM beserta unit-unit pengelolanya.

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 4 AD/ART BKM HARUM MANIS
BAB VII
KEDUDUKAN
Pasal 11
1. BKM berkedudukan sebagai lembaga pimpinan masyarakat warga Kelurahan dan
merupakan lembaga pengendali kegiatan percepatan penanganan permukiman
kumuh di Kelurahan Sodohoa, yang posisinya di luar institusi pemerintah, militer,
agama, pekerjaan dan keluarga
2. BKM sebagai wadah perjuangan dan wadah aspirasi warga masyarakat Kelurahan,
khususnya dalam kaitan dengan percepatan penanganan permukiman kumuh.

BAB VIII
PERAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Pasal 12
Peran
Peran BKM adalah mewadahi aspirasi masyarakat dengan cara melibatkan masyarakat
agar proaktif dalam proses pengambilan keputusan dalam program pemberdayaan
masyarakat dan percepatan penanganan permukiman kumuh di wilayahnya dan
kebutuhan, sosial, ekonomi dan sarana prasarana dasar di lingkungan bagi masyarakat
berpenghasilan rendah.

Pasal 13
Tugas Pokok
1. Merumuskan dan menetapkan kebijakan serta aturan (termasuk sanksi) secara
demokratis dan partisipatif mengenai hal-hal yang bermanfaat untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat Kelurahan, termasuk penggunaan BDI program kota
tanpa kumuh (Kotaku);
2. Mengorganisir masyarakat untuk bersama-sama merumuskan visi, misi, rencana
strategis, dan rencana program kota tanpa kumuh (Kotaku);
3. Memonitor, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi pelaksanaan
keputusan-keputusan yang telah diambil BKM, termasuk penggunaan dana
bantuan investasi (BDI) program kota tanpa kumuh (Kotaku) di wilayahnya;
4. Mendorong berlangsungnya proses pembangunan partisipatif sejak tahap
penggalian ide dan aspirasi, pemetaan swadaya atau penilaian kebutuhan,
perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemeliharaan hingga
monitoring dan evaluasi;
5. Memverifikasi penilaian yang telah dilakukan oleh unit-unit pelaksana dan
memutuskan proposal mana yang diprioritaskan didanai oleh dana bantuan
investasi (BDI) program kota tanpa kumuh (Kotaku) di wilayahnya atau dana-dana
lain yang dihimpun oleh BKM, atas dasar kriteria dan prosedur yang disepakati dan
ditetapkan bersama;
6. Memonitor, mengawasi dan memberi masukan untuk berbagai kebijakan maupun
program pemerintah lokal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat kurang
mampu maupun pembangunan di kelurahannya;

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 5 AD/ART BKM HARUM MANIS
7. Meningkatkan peran serta masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu dan
kaum perempuan di wilayahnya, melalui proses serta hasil keputusan yang adil dan
demokratis;
8. Membangun transparansi kepada masyarakat khususnya dan pihak luar umumnya,
melalui berbagai media seperti papan pengumuman, sirkulasi laporan kegiatan dan
keuangan bulanan/triwulan serta rapat-rapat terbuka, dan lainnya;
9. Membangun akuntabilitas kepada masyarakat dengan mengauditkan diri melalui
auditor external/independen serta menyebarluaskan hasil auditnya kepada seluruh
lapisan masyarakat;
10.Melaksanakan Rapat Anggota Tahunan dengan dihadiri masyarakat luas dan
memberikan pertanggungjawaban atas segala keputusan dan kebijakan yang
diambil kepada masyarakat;
11.Membuka akses dan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk
melakukan kontrol terhadap kebijakan, keputusan, kegiatan dan keuangan yang di
bawah kendali BKM;
12.Memfasilitasi aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam perumusan kebutuhan dan
usulan program kota tanpa kumuh dan pembangunan wilayah kelurahan setempat,
untuk dapat dikomunikasikan, dikoordinasikan dan diintegrasikan dengan program
serta kebijakan Pemerintah Kelurahan, Distrik dan Kota;
13.Menerapkan nilai-nilai dasar, dalam setiap keputusan maupun pelaksanaan
kegiatan percepatan penanganan permukiman kumuh;
14.Menghidupkan serta menumbuhkembangkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan
bermasyarakat, pada setiap tahapan dan proses pengambilan keputusan serta
pelaksanaan kegiatan percepatan penanganan permukiman kumuh dan/atau
pembangunan dikelurahan dengan bertumpu pada kondisi budaya masyarakat
setempat (kearifan lokal);
15.Merencanakan dan menetapkan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan
menciptakan lapangan kerja baru, pengembangan ekonomi rakyat, dan
peningkatan kualitas lingkungan serta permukiman yang berkaitan langsung
dengan upaya-upaya perbaikan kesejahteraan masyarakat miskin setempat;
16.Memfasilitasi networking (jejaring) kerjasama dengan berbagai potensi sumber
daya yang ada di luar masyarakat setempat.

Pasal 14
Fungsi
1. Pusat penggerak dan penumbuhan kembali nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai
kemasyarakatan dan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan nyata masyarakat
setempat;
2. Pusat pengembangan aturan (kode etik, kode tata laku, dsb);
3. Pusat pengambilan keputusan yang adil dan demokratis dalam kegiatan
penanganan permukiman kumuh;
4. Pusat pengendalian dan kontrol sosial terhadap proses pembangunan, percepatan
penanganan permukiman kumuh;
5. Pusat pembangkit dan mediasi aspirasi dan partisipasi masyarakat;
6. Pusat informasi dan komunikasi bagi warga masyarakat kelurahan;
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 6 AD/ART BKM HARUM MANIS
7. Pusat advokasi integrasi kebutuhan dan program masyarakat dengan kebijakan
dan program pemerintah.
Pasal 15
Kewajiban
1. BKM wajib menyelenggarakan kegiatan refleksi kemiskinan, pemetaan swadaya,
penyusunan Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) sekurang-
kurangnya satu kali dalam setahun.
2. BKM wajib menyelenggarakan review program, yang mencakup review refleksi
MBR, review pemetaan swadaya, review kelembagaan dan keuangan pada tahun
kedua dan ketiga masa baktinya,
3. BKM wajib memfasilitasi penyusunan Program Kota Tanpa Kumuh yang terdiri dari
Program Jangka Menengah (PJM) untuk rentang waktu tiga tahunan atau sesuai
dengan masa bakti BKM dan Rencana Tahunan (Renta) secara partisipatif.

BAB IX
KEANGGOTAAN
Pasal 16
Anggota BKM
1. Anggota BKM adalah warga yang tinggal di Kelurahan Sodohoa yang memenuhi
kriteria nilai-nilai kemanusiaan yang telah ditetapkan warga dan dipercaya warga
untuk mengemban amanat masyarakat untuk menanggulangi masalah kemiskinan.
2. Anggota BKM menggambarkan keterwakilan nilai-nilai kemanusiaan seperti
keikhlasan, kejujuran, keadilan, dan kesetaraan, bukan keterwakilan wilayah,
golongan, maupun kelompok tertentu.

Pasal 17
Jumlah Anggota BKM
1. Anggota BKM berjumlah 7 sampai 13 orang.
2. Dari jumlah Anggota BKM harus ada keterwakilan Gender sebesar 30%
3. Jumlah anggota BKM setiap masa bakti, ditetapkan dalam pertemuan warga
kelurahan (PWK) atau PWK istimewa dari wakil seluruh masyarakat kelurahan.

Pasal 18
Koordinator BKM
1. Untuk memudahkan pengkoordinasian kegiatan, anggota BKM memilih dan
mengangkat salah seorang di antara anggota BKM untuk menjadi koordinator
2. BKM tidak mengenal hirarki, tiap anggota memiliki hak yang sama, oleh karena itu
semua keputusan dilakukan secara kolektif dan
3. Koordinator BKM tidak dapat mengambil keputusan sendiri dengan mengatas
namakan BKM.
4. Koordinator BKM dipilih dari dan oleh anggota BKM.
5. Koordianator BKM dapat diganti atas persetujuan Anggota BKM minimal ½ plus 1

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 7 AD/ART BKM HARUM MANIS
Pasal 19
Masa Bakti BKM
1. Anggota BKM dipilih untuk masa bakti tiga tahun, dengan tiap tahun dilakukan
evaluasi dan dapat dilakukan penggantian serta dapat dipilih ulang.
2. Bilamana salah seorang anggota BKM mengundurkan diri dan atau meninggal dunia
sebelum masa jabatannya berakhir, maka anggota BKM lainnya mengadakan Rapat
Anggota/Pertemuan Khusus untuk menetapkan anggota pengganti yang berasal
dari nama hasil Pemilihan BKM sebelumnya yang memperoleh peringkat tertinggi .

Pasal 20
Gaji atau Imbalan
1. Anggota BKM bertugas berdasarkan kerelaan dan tidak menerima gaji atau imbalan
lainnya.
2. Anggota BKM berhak memperoleh biaya transport untuk monitoring dan evaluasi
atau rapat di luar Kelurahan sesuai dengan prakiraan pengeluaran biaya perjalanan
dimaksud,

Pasal 21
Prinsip Pendirian BKM
1. Sistem pemilihan anggota BKM dilakukan secara langsung rahasia, tanpa
pencalonan, dan tanpa kampanye atau rekayasa.
2. Kriteria anggota BKM ditentukan sendiri oleh warga melalui refleksi kepemimpinan
dengan berbasis nilai-nilai kemanusiaan.
3. Pemilihan dimulai dari pemilihan utusan di tingkat RT dilanjutkan ke tingkat
kelurahan.
4. Semua warga dewasa di kelurahan bersangkutan berhak untuk memilih.
5. Semua warga dewasa di kelurahan bersangkutan yang memenuhi kriteria yang
disepakati warga berhak untuk dipilih.
6. Setiap pemilih tidak diperkenankan untuk diwakilkan atau dikuasakan dengan
alasan apapun.
7. Setiap pemilih tidak diperkenankan untuk mewakili golongan, ras, agama, jabatan
atau kepentingan lainnya.
Pasal 22
Tata Cara Pemilah BKM
1. Pemilihan BKM difasilitasi oleh suatu Panitia Pemilihan BKM yang dipilih oleh warga,
2. Panitia Pemilihan BKM wajib mengadakan sosialisasi pendirian BKM sebelum
dilakukan pemilihan
3. Panitia Pemilihan BKM memfasilitasi penyusunan tata tertib pemilihan anggota BKM
dan mengawal pelaksanaan pemilihan BKM mulai dari tingkat basis (RT) pemilihan
utusan RT, yaitu utusan warga yang akan dipilih menjadi anggota BKM pada
pemilihan tingkat kelurahan.
4. Panitia Pemilihan BKM berkewajiban melakukan sosialisasi nama BKM terpilih
melalui berbagai macam media di seluruh kelurahan.
5. Sekurang-kurangnya sebulan sebelum masa bakti BKM berakhir BKM harus sudah
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 8 AD/ART BKM HARUM MANIS
memfasilitasi pemilihan utusan warga tingkat basis

BAB X
PERANGKAT ORGANISASI
Pasal 23
Untuk membantu tugas dan fungsinya, maka BKM mengangkat perangkat organisasi
sebagai berikut:
1. Sekretariat, diangkat sebagai unsur pelaksana administratif dan pengelola biaya
operasional BKM yang bekerja secara purna waktu
2. Sekretariat tidak diperkenankan diangkat dari dan atau merangkap sebagai
anggota BKM serta unit-unit pengelola BKM.
3. Unit Pengelola Keuangan (UPK), diangkat untuk mengelola dana bergulir.
4. Pengawas UPK, diangkat untuk menjalankan fungsi pengawasan dan peningkatan
kinerja UPK
5. Unit Pengelola lainnya, diangkat untuk mengelola kegiatan khusus seperti Unit
Pengelola Lingkungan (UPL), Unit Pengelola Sosial (UPS), dan Unit-unit yang lain
dibentuk sesuai kebutuhan.

Pasal 24
1. Perangkat organisasi BKM menjalankan kebijakan/keputusan yang ditetapkan oleh
BKM.
2. Perangkat organisasi BKM adalah warga dari Kelurahan Sodohoa yang dianggap
memiliki nilai-nilai kemanusiaan serta keahlian di bidangnya
3. Perangkat organisasi BKM bertanggung jawab kepada BKM.
4. Tugas, wewenang, tanggung jawab untuk perangkat organisasi BKM ditetapkan
oleh BKM dalam suatu kontrak kerja terhadap orang per orang.

Pasal 25
Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Organisasi BKM
1. Unit-unit pengelola dibentuk dan dibubarkan oleh BKM sesuai dengan kebutuhan
dalam rapat khusus BKM. Hasil rapat khusus diumumkan kepada masyarakat
melalui berbagai media, setidak-tidaknya ditempel di lima tempat strategis dengan
masa sanggah 14 hari.
2. Kontrak kerja perangkat organisasi BKM berlaku untuk waktu satu tahun,
3. Jika kinerja perangkat organisasi BKM dianggap baik, maka kontrak dapat
diperpanjang kembali,

Pasal 26
Anggota BKM dilarang merangkap menjadi perangkat organisasi BKM.

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 9 AD/ART BKM HARUM MANIS
BAB XI
HUBUNGAN KELEMBAGAAN
Pasal 27
Hubungan antara BKM dengan lembaga-lembaga lainnya di tingkat kelurahan adalah
sebagai berikut:
1. Hubungan BKM dengan perangkat Kelurahan dan organisasi masyarakat formal
lainnya di tingkat Kelurahan, tidak bersifat struktural formal, melainkan hubungan
yang bersifat koordinatif, fungsional dan komplementer atau saling melengkapi
serta mendukung.
2. Perangkat kelurahan sebagai pelaksana kebijakan publik di tingkat lokal berperan
sebagai penyedia dan fasilitator untuk mendukung praksarsa masyarakat dalam
penanggulangan kemiskinan termasuk yang difasilitasi BKM.
3. Organisasi masyarakat formal di tingkat kelurahan, yaitu organisasi yang dibentuk
atas dasar peraturan pemerintah dan/atau perundangan berperan mendukung
prakarsa masyarakat dalam percepatan penanganan permukiman kumuh.

BAB XII
RAPAT-RAPAT
Pasal 28
Rapat Warga Kelurahan
1. Rembug Warga Kelurahan (RWK) merupakan institusi tertinggi dalam pengambilan
keputusan untuk kepentingan masyarakat,
2. RWK diselenggarakan sekurang-kurangnya sekali dalam setahun guna membahas
hasil review program, review kelembagaan, dan review keuangan BKM,
3. RWK Istimewa dapat diselenggarakan atas usulan 75% utusan warga setiap saat
dalam keadaan istimewa.
Pasal 28
RWK mempunyai wewenang untuk:
1. Mengevaluasi dan menolak kebijakan-kebijakan BKM.
2. Melakukan amandemen dan atau addendum atas AD BKM.
3. Memilih, mengangkat dan memberhentikan anggota BKM sebelum akhir masa
baktiya.
4. Mengadakan referendum atau kebijakan-kebijakan penting.
Pasal 29
1. Yang dimaksud dengan keadaan istimewa adalah sebagai berikut:
a. Jika RWK tidak dapat berlangsung karena tidak memenuhi ketentuan, dan RWK
telah ditunda paling lama dua (2) hari, tetapi pada RWK kedua tetap tidak
tercapai syarat tersebut.
b. Keadaan yang mengharuskan adanya keputusan segera yang wewenangnya
ada pada RWK.
c. Keadaan ketika perubahan AD harus segera dilakukan karena adanya ketentuan
Undang-Undang atau Peraturan Pemerintah Republik Indonesia yang
mengharuskan perubahan tersebut.
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 10 AD/ART BKM HARUM MANIS
2. Keputusan RWK Istimewa hanya sah jika keputusan tersebut untuk menyelamatkan
kelangsungan BKM.
3. RWK Istimewa dapat diselenggarakan atas keputusan hasil referendum yang
menyetujui pelaksanaan RWK Istimewa.
Pasal 30
Rapat BKM
1. Rapat Anggota Tahunan (RAT), dilakukan setiap tahun untuk evaluasi terhadap
kinerja unit-unit pelaksana BKM, membahas perkembangan kegiatan tahun
sebelumnya menjelang pelaksanaan RWK, memilih koordinator BKM dan pengelola
UP-UP pada akhir masa jabatan.
2. Rapat Koordinasi Anggota (RKA), dilakukan sekurang-kurangnya satu kali
dalam satu bulan untuk melakukan pembahasan kemajuan dan perkembangan
kegiatan serta menetapkan rencana bulan berikutnya.
3. Rapat Prioritas Usulan Kegiatan (RPUK), dilakukan untuk menetapkan
prioritas/perankingan usulan-usulan kegiatan yang telah dinilai layak oleh UPK
untuk disetujui memperoleh dana BKM, baik penyerapan maupun pergulirannya.
4. Rapat Keputusan Khusus (RKK), dilakukan secara insidental sesuai kebutuhan
untuk mengambil keputusan yang berkenaan dengan kegiatan penanggulangan
kemiskinan secara umum sesuai batas kewenangannya, misalnya keputusan
mengenai auditor untuk audit independent, keanggotaan dalam forum BKM, utusan
peserta pelatihan, dll.

BAB XIII
QUORUM DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 31
1. Rapat-rapat sebagaimana dimaksud dalam BAB X dinyatakan sah apabila dihadiri
lebih dari ½ dari jumlah anggota plus 1.
2. Pengambilan keputusan pada dasarnya dilakukan secara musyawarah untuk
mufakat dan apabila hal ini tidak mungkin, maka keputusan diambil berdasarkan
suara terbanyak.

BAB XIV
KEUANGAN
Pasal 32
Sumber Dana
Sumber Dana untuk pelaksanaan program dan kegiatan BKM terdiri atas:
1. Modal sendiri yang berasal dari dukungan atau swadaya masyarakat.
2. Dukungan dari pemerintah, diantaranya Bantuan Dana Investasi (BDI) yang
berasal dari Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
3. Kegiatan, program, proyek dari lembaga di luar kelurahan untuk kegiatan
penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.
4. Kegiatan-kegiatan lain oleh unit pengelola yang sah.

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 11 AD/ART BKM HARUM MANIS
Pasal 33
Pemanfaatan Dana
1. Dana yang diamanahkan kepada BKM dimanfaatkan bagi kepentingan percepatan
penanganan permukiman kumuh di Kelurahan.
2. Dana yang diamanahkan kepada BKM adalah milik masyarakat kelurahan dan
dikelola oleh UPK – BKM.
3. Dana yang diamanahkan kepada BKM tidak tidak boleh disimpan dalam bentuk
deposito dan jenis lainnya yang dilakukan untuk pemupukan dana.
Pasal 34
Pengelolaan Dana
1. Dana yang diamanahkan kepada BKM seluruhnya dikelola oleh UPK.
2. Sumber dana untuk administrasi dan operasional BKM dapat dibiayai dari sebagian
bunga dana bergulir, sebagian lagi diperuntukkan untuk biaya kegiatan fisik
lingkungan dan sosial yang jenis dan besarnya disepakati oleh Rapat Keputusan
Khusus (RKK) BKM.
3. Dana yang diamanahkan kepada BKM tidak boleh dijadikan jaminan utang.

Pasal 35
Transparansi dan Akuntabilitas
1. BKM dan perangkat organisasinya berkewajiban melaksanakan dan
mengembangkan transparansi dan akuntabilitas.
2. Pembukuan keuangan UPK terbuka untuk diketahui oleh seluruh masyarakat.
3. Pengawasan keuangan UPK dilakukan oleh masyarakat kelurahan dan kelompok
peduli di luar kelurahan melalui :
a. Penyebaran informasi tentang kegiatan BKM
b. Rapat-rapat
c. Audit BKM oleh auditor independen dan BPKP.
d. Monitoring, supervisi, dan evaluasi setiap Kegiatan oleh kelompok peduli.
e. Kotak-kotak pengaduan.
4. BKM wajib mengadakan audit tahunan terhadap UP yang dilakukan oleh auditor
independen yang berkedudukan di luar kelurahan.

BAB XV
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR
Pasal 36
Perubahan Anggaran Dasar BKM dapat dilakukan dalam RWK atau RWK Istimewa,
sebagaimana diatur dalam pasal-pasal mengenai RWK.

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 12 AD/ART BKM HARUM MANIS
BAB XVI
PEMBUBARAN
Pasal 37
1. Pembubaran BKM hanya dapat dilakukan dengan keputusan yang melibatkan
seluruh masyarakat melalui RWK atau RWK istimewa.
2. Dalam hal BKM dibubarkan maka seluruh kekayaan yang dimiliki diserahkan kepada
masyarakat, yang pelaksanaannya diatur tersendiri melalui RKK.

BAB XVII
ANGGARAN RUMAH TANGGA DAN PERATURAN LAINNYA
Pasal 38
1. Hal-hal yang belum ditetapkan dalam Anggaran Dasar, akan diatur dalam Anggaran
Rumah Tangga.
2. Rapat anggota BKM untuk menyusun dan menetapkan Anggaran Rumah Tangga
serta peraturan khusus yang memuat peraturan pelaksanaan dari ketentuan-
ketentuan lain tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar.
3. BKM dapat mengeluarkan Surat Keputusan yang isinya tidak boleh bertentangan
dengan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta keputusan lain dari RWK.

BAB XVIII
PENUTUP
Pasal 39
1. Demikian Anggaran Dasar BKM ini ditetapkan oleh warga kelurahan melalui RWK.
2. Anggaran dasar ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Sodohoa
Pada tanggal : 29 Desember 2017

TIM PERUMUS :

AHMAD ALBAR, ST Drs. MUH. IKHSAN ZUBAIR ALI AMIRUDDIN


Tokoh Masyarakat Koordinator BKM Ketua RT

MUH. JAKOB HAKIM SAFRI BAHARI ISMAIL HAKIM, ST


Ketua RW Anggota BKM Tokoh Pemuda

SULASTRI FIRDAUS, SE MUH. SALEH IRVAN GUNAWAN


Tokoh Perempuan Anggota BKM Tokoh Masyarakat
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 13 AD/ART BKM HARUM MANIS
ANGGARAN RUMAH TANGGA
BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT (BKM)
HARUM MMANIS KELURAHAN SODOHOA

BAB I
Pasal 1
LAMBANG ATAU LOGO DAN CAP

1. BKM HARUM MANIS Kelurahan Sodohoa memiliki lambang/logo sebagai berikut :

2. Lambang/Logo BKM HARUM MANIS Kelurahan Sodohoa berarti atau bermakna:


a) Padi dan Kapas berarti dan bermakna keperluan masyarakat sandang dan
pangan dapat terpenuhi sehingga menjadikan kehidupan masyarakat mejadi
adil, makmur dan sejahtera secara merata.
b) Gambar Dua orang berarti dan bermakna kebulatan tekad kerja dalam
mensjahterakan masyarakat.
c) Huruf H (ha) dan M ( em ) warna merah kebiruan berarti masing-masing Harum
dan Manis, dan bermakna nama depan BKM.
d) Satu buah Bintang warna Kuning diantara Padi dan Kapas berarti dan bermakna
dengan landasan Iman dan Taqwa serta Tulus Ikhlas dalam menjalankan
program – program yang pro masyarakat miskin.
e) Secara keseluruhan lambang dan logo diatas berarti dan bermakna BKM HARUM
MANIS Kelurahan Sodohoa dapat abadi dan berkembang sepanjang masa.

3. BKM HARUM MANIS Kelurahan Sodohoa sebagai sebuah organisasi memiliki


cap/stempel yang berbentuk :

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 14 AD/ART BKM HARUM MANIS
BAB II
Sekretariat BKM

Pasal 2
1. Kantor Sekretariat BKM HARUM MANIS, berkedudukan di Kantor Kelurahan
Sodohoa Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.
2. Sekretariat BKM bisa terdiri dari 2 orang yang bertindak sebagai Sekretaris dan
staf.
3. Personalia Sekretariat BKM diangkat dan di berhentikan oleh BKM melalui rapat
BKM.
4. Sekretariat BKM bekerja secara purna waktu untuk mengelola administrasi kegiatan
sehari-hari, melaksanakan dan mencatat rapat BKM, termasuk pula mencatat
seluruh transaksi keuangan baik yang dimanfaatkan untuk BOP BKM maupun yang
disalurkan kepada masyarakat melalui laporan yang dibuat UP-UP BKM.
5. Anggota BKM dan Unit-Unit Pengelola BKM tidak diperkenankan merangkap
sebagai Sekretariat BKM.
6. Honor untuk sekretariat BKM ditentukan sesuai kondisi dan kemampuan keuangan
oleh BKM.

BAB III
PENASEHAT
Pasal 3
1. Jika dipandang perlu BKM dapat meminta warga yang peduli dan mempunyai
kerelawanan tinggi terhadap penanggulangan kemiskinan sebagai penasehat.
2. Jumlah penasehat paling banyak tiga orang, yang dipilih dan ditentukan oleh BKM.
3. Masa kerja penasehat satu periode adalah satu tahun dan sesudahnya dapat dipilih
kembali untuk masa bakti maksimal dua perioda atau dua tahun.

BAB IV
ANGGOTA BKM
Pasal 4
KEDUDUKAN
1. Anggota BKM mewakili masyarakat miskin di Kelurahan setempat yang
memperjuangkan kepentingan masyarakat.
2. Anggota BKM secara kelembagaan melakukan upaya-upaya percepatan
penanganan permukiman kumuh melalui kebijakan yang dibuat.

Pasal 5
SYARAT
Untuk menjadi anggota BKM, disyaratkan sebagai berikut :
- Dipilih melalui proses pemilihan ditingkat basis yaitu RT setempat.

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 15 AD/ART BKM HARUM MANIS
Pasal 6
PROSES PEMILIHAN
1. Sudah Terpilih dari proses pemilihan tingkat basis RT sebagai Utusan Warga dalam
Rembug Warga.
2. Utusan Warga harus hadir pada acara pemilihan anggota BKM dalam RW.
3. Utusan Warga yang diajukan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam
ART pasal 5.
4. Dalam RW proses pemilihan anggota BKM diperlukan TATA TERTIB PEMILIHAN
BKM yang disahkan oleh Rembug Warga Sebelum RW dilaksanakan, yang
difasilitasi oleh Panitia Pemilihan BKM.
5. Pemilihan anggota BKM secara langsung, umum, bebas dan rahasia.

Pasal 7
PENGGANTIAN ANGGOTA BKM ANTAR WAKTU
1. Dalam hal terjadinya pemberhentian anggota, maka penggantian melalui rapat
anggota BKM yang dilakukan selambat-lambatya 60 ( Enam puluh) hari terhitung
sejak terjadinya kekosongan anggota.
2. Pengganti untuk mengisi kekosongan tersebut diambilkan dari utusan warga yang
menjadi nomor urut di bawahnya dalam pemilihan BKM dan diusulkan melalui
rapat BKM .
Pasal 8
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA BKM
1. Setiap Anggota BKM memiliki hak bicara dan hak suara dalam rapat anggota BKM,
2. Hak bicara dan hak suara dalam rapat BKM tidak dapat diwakilkan.
3. Anggota BKM berkewajiban :
a. Mentaati AD/ART serta keputusan rapat BKM
b. Menjunjung nama baik BKM.
c. Menghadiri rapat rutin BKM.
4. Koordinator dan Anggota BKM yang ditunjuk berkewajiban mewakili BKM untuk
melakukan tindakan hukum baik di dalam maupun di luar Pengadilan

Pasal 9
Komisi BKM
1. Dalam rangka meningkatkan efektifitas pelaksanaan program BKM dapat
membentuk komisi.
2. Setiap komisi dipimpin oleh seorang anggota BKM sebagai penanggung jawabnya.
3. Penanggung jawab Komisi dibentuk oleh BKM untuk memperlancar pelaksanaan
program.
4. Penanggung jawab Komisi yang ada : Komisi Lingkungan, Komisi Sosial, dan Komisi
Ekonomi.
5. Penanggung jawab Komisi disesuaikan dengan kebutuhan
6. Masing-masing penanggung jawab berugas; membuat program, mengawasi
pelaksanaan program, dan melaporkan program yang telah dilaksanakan.
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 16 AD/ART BKM HARUM MANIS
7. Masing-masing penanggung jawab Komisi bertanggung jawab kepada koordinator

Pasal 10
BERAKHIRNYA KEANGGOTAAN BKM
1. Keanggotaan BKM berakhir karena :
a. Mengundurkan diri
b. Diberhentikan
c. Meninggal dunia
d. Masa bakti berakhir
e. Dihukum pidana
f. Tidak lagi bertempat tinggal di wilayah Kelurahan Sodohoa .
2. Dalam hal terjadinya pengunduran diri anggota sebagaimana butir (a) ayat (1)
maka anggota yang mengundurkan diri harus membuat pernyataan secara tertulis.
3. Surat pengajuan pengunduran diri menyebutkan alasan yang jelas.
4. Apabila keanggotaan telah berakhir maka hak dan kewajiban sebagai anggota BKM
otomatis berakhir/hilang.
5. Berakhirnya keanggotaan BKM ditetapkan melalui rapat BKM.

BAB V
REMBUG WARGA TAHUNAN
RAPAT ANGGOTA, HAK SUARA, KUORUM DAN KEPUTUSAN RAPAT

Pasal 11
Rembug Warga Tahunan

Rembug Warga Tahunan (RWT) dilakukan untuk membahas :


a. Pertanggungjawaban BKM kepada Utusan Warga sebagai wakil masyarakat
b. Hasil Laporan Tahunan BKM dan hasil audit,
c. Rencana program kerja beserta RAB dan menetapkannya
d. Peninjauan ART.
e. Hal-hal lain yang dipandang perlu
1. Rembug Warga Tahunan diadakan selambat-lambatnya 2 bulan setelah tutup buku
dan telah dilakukan audit independen.
2. Rembug Warga Tahunan dihadiri oleh Utusan Warga, Tokoh Masyarakat, dan
unsur lainnya.
3. Pemberitahuan Rembug Warga Tahunan disampaikan selambat-lambatnya 1 hari
sebelum pelaksanaan.
4. BKM berkewajiban memberikan sekurang-kurangnya 1 eksemplar Laporan
Tahunan BKM dan hasil audit yang akan dibahas dalam Rembug Warga Tahunan
di setiap RT bersamaan dengan Pemberitahuan.
5. Pembiayaan Rembug Warga Tahunan berasal dari BOP BKM, Pemerintah
Kelurahan dan Swadaya Masyarakat.

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 17 AD/ART BKM HARUM MANIS
Pasal 12
RAPAT ANGGOTA
1. Rapat anggota BKM dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 (dua) bulan sekali.
2. Rapat anggota BKM dianggap sah apabila dihadiri oleh sedikitnya 50% +1 dari
jumlah anggota BKM.
3. Rapat anggota dipimpin oleh koordinator atau anggota BKM yang ditunjuk.
4. Rapat anggota BKM sebagai keputusan BKM didokumentasikan dalam berita acara
dan atau notulensi rapat dan dilampiri daftar hadir.
5. Rapat anggota BKM membahas:
a. Laporan pemantauan kegiatan yang dilakukan anggota BKM
b. Laporan kemajuan kegiatan yang dilakukan oleh UP-UP
c. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan
d. Laporan perkembangan keuangan
e. Isu-isu terkait dengan penanggulangan percepatan penanganan permukiman
kumuh dan pengaduan masyarakat
f. Perkembangan kelompok swadaya masyarakat yang didukung BKM.
g. Hal-hal lain yang dipandang perlu berkaitan dengan masalah percepatan
penanganan permukiman kumuh.
h. Program kerja dan tindak lanjut dari hasil evaluasi.
6. Rapat anggota BKM menetapkan Koordinator dan Anggota BKM yang ditunjuk
mewakili BKM dalam pembukaan rekening bank dan untuk melakukan tindakan
hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan.

BAB VI
PENCATATAN DAN PENGELOLAAN KEUANGAN

Pasal 13
PENGATURAN PENGGUNAAN BUNGA JASA PENGELOLAAN

a. Pendapatan jasa UPK dialokasikan :


1. Untuk HR UPK sebesar 25% dari bruto
2. Jasa UPK Neto dialokasikan untuk keperluan BKM HARUM MANIS dliuar UPK.
b. Pendapatan bunga jasa netto, pengelolaan yang diperoleh dari perguliran
pinjaman akan dipergunakan sebagai berikut :
1. Penambahan modal perguliran : 25%
2. Biaya Operasional BKM : 35%
3. Cadangan inflasi dan kredit macet : 10%
4. Alokasi dana kegiatan sosial : 7%
5. Alokasi dana kegiatan lingkungan : 8%
6. Alokasi dana kesekretariatan : 10%
7. Pengawas UPK : 5%

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 18 AD/ART BKM HARUM MANIS
Pasal 14
Sumber-sumber Pendanaan Kegiatan

1. Pendapatan jasa bunga pinjaman dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan


Lingkungan, serta untuk kegiatan administrasi BKM dan UP-UP BKM
2. Mengembangkan peran dan kepedulian semua lapisan masyarakat untuk
berswadaya dalam percepatan penanganan permukiman kumuh, melalui jimpitan,
zakat dll
3. Memunculkan peran kerjasama dengan pihak lainnya ( LSM, Perbankan, Lembaga
Keagamaan, lembaga keuangan serta pengusaha setempat )
4. Usaha lainnya yang sah dan bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Pasal 15
1. Pencatatan keuangan yang berasal dari dana Bantuan Dana Investasi (BDI) untuk
pertama kalinya dilakukan oleh Sekretariat BKM,
2. Pencatatan dan pengelolaan keuangan selanjutnya dilakukan oleh UPK dengan
persetujuan BKM,
3. Dana BKM tidak diperkenankan dikembangkan melalui deposito atau sejenisnya,
4. Biaya operasional BKM diperoleh dari persentase pendapatan bunga jasa sesuai
AD/ART.
Pasal 16
JASA PINJAMAN
1. Semua bentuk penyaluran pinjaman dana bergulir kepada KSM dikenakan bunga
jasa pinjaman sebesar 1,5% per bulan menetap dan biaya lain yang timbul.

BAB. VII
UP – UP BKM
Pasal 17
UNIT PENGELOLA KEUANGAN (UPK)

Unit Pengelola Keuangan atau UPK adalah lembaga keuangan masyarakat, sebagai
gugus tugas dari BKM yang dikelola atas dasar prinsip profesionalisme serta
berdasarkan pedoman pengelolaan dana bergulir.

Pasal 18
Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab UPK

1. Unit pengelola keuangan atau UPK adalah unit pelaksana BKM yang bertugas
menjalankan keputusan serta kebijakan yang ditetapkan BKM dalam mengelola
dana bergulir masyarakat dan dana lainnya.
2. UPK melakukan pendampingan penyusunan usulan kegiatan KSM ekonomi.
3. UPK berwenang menilai kelayakan usulan KSM berdasarkan pada kelayakan usaha,
dan finansial, yang diverifikasi oleh anggota BKM dan Ketua RT.

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 19 AD/ART BKM HARUM MANIS
4. UPK mempunyai tugas mencairkan dan menyalurkan dana kepada KSM yang dinilai
layak dan disetujui Rapat Prioritas Usulan Kegiatan (RPUK).
5. UPK mempunyai tanggung jawab melakukan pemantauan, pengawasan dana yang
disalurkan kepada warga/KSM penerima pinjaman dana dari BKM.
6. Menjalin kemitraan (channeling) dengan pihak-pihak lain yang mendukung
program ekonomi UPK

Pasal 19
Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab Manajer UPK

1. Manajer bertugas mendeskripsikan rencana, melaksanakan, mengawasi dan


mengevaluasi kebutuhan dan realisasi dana yang disalurkan kepada warga/KSM.
2. Manajer berwenang melakukan perjanjian dengan warga/KSM binaan BKM
3. Manajer bertanggungjawab kepada anggota BKM melalui rapat-rapat BKM
4. Manager UPK berwenang menunjuk staf pembantu untuk melakukan verifikasi
usulan, penagihan, pencatatan dan penyimpanan dokumen yang imbalannya
ditentukan oleh Rapat Anggota BKM.
5. Apabila manajer berhalangan maka tugas harian akan dilakukan oleh Sekretariat
BKM yang ditunjuk dan keputusan dilakukan dalam rapat koordinasi BKM.

Pasal 20
Pengangkatan dan Pemberhentian Manajer dan Staf UPK

1. Manajer dan staf UPK diangkat serta diberhentikan oleh BKM.


2. Pengangkatan dan pemberhentian Manajer dan staf lainnya dilakukan melalui
mekanisme Rapat Anggota BKM.

Pasal 21
Pertanggungjawaban UPK

1. Pengelola UPK bertanggungjawab langsung kepada BKM


2. UPK bertanggungjawab kepada BKM dalam hal pengelolaan keuangan yang
disalurkan lewat BKM ke KSM dan penggulirannya serta bidang keuangan yang lain.

Pasal 22
Keputusan, Kebijakan dan Lembaga UPK

1. UPK menjalankan keputusan serta kebijakan yang telah ditetapkan oleh BKM.
2. BKM dapat memanfaatkan dan memampukan lembaga keuangan lokal yang sudah
ada sebagai UPK (Misalnya; BMT, Kelompok Arisan dll) sejauh lembaga keuangan
tersebut:
a. Bukan lembaga keuangan yang kepemilikan, pelayanan maupun keang-
gotaannya bersifat tertutup serta terbatas (exclusive), melainkan yang
menjamin kepemilikan dan keterlibatan seluruh masyarakat setempat
(inclusive).
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 20 AD/ART BKM HARUM MANIS
b. Berkegiatan dan berpengalaman di bidang pelayanan kepada masyarakat
miskin, upaya penanggulangan pengangguran serta pengembangan kewira-
usahaan.
c. Kredibilitas pengelolaannya transparan, akuntabel, dan profesional.
d. Merupakan organ teknis atau gugus tugas BKM yang menjalankan keputusan
dan kebijakan yang ditetapkan BKM serta bertanggungjawab kepada BKM.
e. Bersedia mematuhi azas, prinsip dan ketentuan yang ditetapkan BKM.
3. Manajer dan staf UPK berhak menerima imbal jasa yang besarnya disesuaikan
dengan prestasi kerja dan kemampuan BKM serta ditetapkan oleh BKM

Pasal 23
UNIT PENGELOLA LINGKUNGAN

1. Sesuai kebutuhan masyarakat BKM dapat membentuk Unit Pengelola Lingkungan


UPL yang menjadi pelaksana atau gugus tugas BKM untuk perencanaan, penataan,
perbaikan, pembangunan maupun pemeliharaan prasarana Lingkungan.
2. Pembentukan UPL menjawab atau memenuhi kebutuhan warga akan peningkatan
kualitas perumahan dan lingkungannya.
3. Pembentukan UPL ditetapkan dalam mekanisme Rapat BKM.

Pasal 24
Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab UPL

1. Unit pengelola lingkungan atau UPL adalah unit pelaksana BKM yang bertugas
menjalankan keputusan serta kebijakan yang ditetapkan BKM dalam mengelola
dana saran dan prasarana lingkungan (infrastruktur) masyarakat dan dana lainnya.
2. UPL melakukan pendampingan penyusunan usulan kegiatan Panitia
3. UPL berwenang menilai kelayakan usulan warga/Panitia berdasarkan pada
kelayakan kegiatan, finansial, kelayakan teknis dan kelayakan lingkungan yang
diverifikasi oleh anggota BKM dan KMW selama pendampingan berlangsung.
4. UPL mempunyai tugas mencairkan dan menyalurkan dana kepada Panitia yang
dinilai layak dan disetujui Rapat Prioritas Usulan Kegiatan (RPUK).
5. UPL mempunyai tanggung jawab melakukan pemantauan, pengawasan dana yang
disalurkan kepada Panitia penerima dana dari BKM.
6. Menjalin kemitraan (channeling) dengan pihak-pihak lain yang mendukung
program lingkungan.

Pasal 25
Tugas, Wewenang dan Tanggungjawab Manajer UPL

1. Manajer bertugas mendeskripsikan rencana, melaksanakan, mengawasi dan


mengevaluasi kebutuhan dan realisasi dana yang disalurkan kepada
warga/Panitia.
2. Manajer berwenang melakukan perjanjian dengan warga/Panitia binaan BKM
3. Manajer bertanggungjawab kepada anggota BKM melalui rapat-rapat BKM
4. Manager UPL berwenang menunjuk staf pembantu untuk melakukan verifikasi
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 21 AD/ART BKM HARUM MANIS
usulan, penagihan, pencatatan dan penyimpanan dokumen yang imbalannya
ditentukan oleh Rapat Anggota BKM.
5. Apabila manajer berhalangan maka tugas harian akan dilakukan oleh Sekretariat
BKM yang ditunjuk dan keputusan dilakukan dalam rapat koordinasi BKM.

Pasal 26
Pengangkatan dan Pemberhentian Staf UPL

(1) Pengelola UPL diangkat serta diberhentikan oleh BKM .


(2) Pengangkatan dan pemberhentian Pengelola Lingkungan dilakukan melalui
mekanisme Rapat Anggota BKM.

Pasal 27
Pertanggungjawaban UPL

1. Pengelola UPL bertanggungjawab langsung kepada BKM.


2. UPL bertanggungjawab kepada BKM dalam hal pengelolaan keuangan yang
disalurkan kepada KSM / Panitia dan penggulirannya jika ada

Pasal 28
Keputusan, Kebijakan dan Lembaga UPL

1. UPL menjalankan keputusan serta kebijakan yang telah ditetapkan oleh BKM.
2. Pengelola UPL sebaiknya orang-orang yang peduli dan mempunyai ketrampilan
dalam bidang pengelolaan sarana dan prasarana lingkungan.
3. Pengelola UPL berhak mendapatkan honor yang ditetapkan oleh BKM
berdasarkan kemampuan dan kondisi keuangan.

Pasal 24
UNIT PENGELOLA SOSIAL

1. Sesuai kebutuhan masyarakat BKM dapat membentuk Unit Pengelola Sosial UPS
yang menjadi pelaksana atau gugus tugas BKM untuk program kegiatan sosial.
2. Pembentukan UPS untuk memenuhi warga akan peningkatan rasa solidaritas dan
menumbuhkan rasa peduli terhadap permasalahan sosial..
3. Pembentukan UPS ditetapkan dalam mekanisme Rapat Anggota BKM.

Pasal 25
Pengangkatan dan Pemberhentian Staf UPS

(1) Pengelola UPS diangkat serta diberhentikan oleh BKM


(2) Pengangkatan dan pemberhentian Pengelola Sosial dilakukan melalui mekanisme
Rapat Anggota BKM.

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 22 AD/ART BKM HARUM MANIS
Pasal 26
Pertanggungjawaban UPS

1. Pengelola UPS bertanggungjawab langsung kepada BKM.


2. UPS bertanggungjawab kepada BKM dalam hal pengelolaan keuangan yang
disalurkan kepada KSM/ Panitia

Pasal 27
Keputusan, Kebijakan dan Lembaga UPS

1. UPS menjalankan keputusan serta kebijakan yang telah ditetapkan oleh BKM.
2. Pengelola UPS adalah orang yang peduli dan mempunyai rasa tanggung jawab
yang tinggi dalam menjalankan kebijakan BKM dan pengelolaan sarana dan
prasarana Sosial.
3. Pengelola UPS berhak mendapatkan honor yang ditetapkan oleh BKM berdasarkan
kemampuan dan kondisi keuangan.

BAB VIII
PENGAWAS UPK
Pasal 28

1. Dalam rangka meningkatkan kinerja dan transparansi UPK, BKM membentuk badan
pengawas UPK (BPUPK)
2. Pembentukan BPUPK dilakukan dalam rapat anggota BKM dan jumlahnya 3 orang.
3. BPUPK bertanggungjawab langsung kepada BKM dan melaporkan tugasnya dalam
forum rapat BKM.
4. BPUPK berhak mendapat honor yang ditetapkan oleh BKM berdasarkan kemapuan
dan kondisi keuangan BKM.

Pasal 29
Tugas dan Kewenangan BPUPK

1. Melakukan pemeriksaan dan evaluasi transaksi, bukti transaksi, dokumen-


dokumen, pelaksanaan administrasi dan pelaporan pengelolaan keuangan dan
pinjaman yang dikelola oleh UPK.
2. Melakukan pengawasan terhadap ketaatan UPK pada prinsip dan mekanisme
PNPM-MP
3. Melakukan pengawasan ketaatan UPK terhadap aturan-aturan BKM, termasuk
aturan perguliran.
4. Memantau Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Pengurus UPK
5. Memantau Realisasi anggaran UPK dan rencana kerja UPK.
6. Memantau Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Pengurus UPK

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 23 AD/ART BKM HARUM MANIS
Pasal 30
Pengangkatan dan Pemberhentian staf BP UPK
1. BP UPK diangkat serta diberhentikan oleh BKM
2. Pengangkatan dan pemberhentian Badan Pengawas UPK dilakukan melalui
mekanisme RapatAnggota BKM.

BAB IX
KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT (KSM)

Pasal 31
Pengertian

1. Kelompok swadaya masyarakat atau KSM adalah kumpulan orang-orang yang


menyatukan diri dalam usaha-usaha bidang lingkunga sosial ekonomi yang tumbuh
dan berkembang dengan prinsip dari, oleh dan untuk anggota.
2. Kelompok swadaya masyarakat dibentuk secara sadar oleh mereka yang merasa
memiliki persamaan permasalahan dan kesamaan pandangan bahwa
permasalahan yang dihadapi mustahil dipecahkan sendiri-sendiri,
3. Bekal utama pembentukan KSM adalah kesadaran dan kemauan bersama untuk
mengatasi masalah di masyarakat serta peduli terhadap warga miskin.

Pasal 32
Tujuan

Mempelajari serta menanamkan pengertian tatalaksana ekonomi keluarga dan


kelompok yang sehat,
1. Mengembangkan sikap ekonomi yang sehat diantara para anggota agar lebih sadar
diri dan bertanggung jawab terhadap kelompoknya,
2. Memberikan pelayanan kepada anggota, baik dalam pemenuhan kebutuhan
ekonomi atau usaha produktif, sosial dan politik,
3. Membina dan mengembangkan produksi dan pemasaran untuk meningkatkan taraf
hidup anggota,
4. Membudayakan cara-cara pengambilan keputusan yang demokratis,
5. Meningkatkan kemampuan tawar kelompok dan masyarakat,
6. Menanamkan pada anggota dan masyarakat sekitar tentang nilai-nilai kejujuran,
keadilan, kesetaraan, kebersamaan, dan keterbukaan,
7. Ikut serta memperjuangkan terpenuhinya hak-hak warga negara termasuk
menciptakan tatapemerintahan yang baik (good governence).

Pasal 33
Ciri-ciri

1. KSM merupakan kumpulan orang yang beranggotakan sedikitnya 5 (lima) orang


dan sebanyaknya 10 (sepuluh) orang
2. Keanggotaan KSM berdasar kesadaran, kejujuran, sukarela dan terbuka,
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 24 AD/ART BKM HARUM MANIS
3. KSM bekerja dengan prinsip dari, oleh, dan untuk anggota,
4. Kedudukan anggota KSM setara,
5. KSM mengadakan rapat anggota dan pengurus secara teratur,
6. Anggota KSM ekonomi bergulir wajib memberikan simpanan dan iurann di KSM
secara teratur untuk pemupukan modal, dan menunjang kegiatan KSM.
7. KSM menjalankan upaya pendidikan dan pembinaan anggota secara teratur,
8. Usaha dan tatalaksana dilakukan secara terbuka,
9. Manfaat kegiatan diperluas.

Pasal 34
Status

1. Non formal atau tak berbadan hukum,


2. Otonom atau menentukan sendiri tujuan dan langkah kegiatan yang diperlukan
untuk mencapai tujuan.

BAB IX
REFERENDUM

Pasal 35

1. Apabila BKM dalam melaksanakan tugasnya menyimpang atau tidak sesuai dengan
prinsip, nilai maupun visi dan misi, masyarakat berhak untuk mengusulkan
pembubaran melalui referendum (RW Khusus).
2. Memperhatikan pasal 27 ayat (1) Anggaran Dasar, masyarakat dapat mengusulkan
pembubaran BKM melalui Referendum yang diadakan untuk itu.
3. Tata cara pelaksaaan Referendum diatur dalam ketetapan rapat BKM

BAB X
LAIN-LAIN
Pasal 36
Aturan Tambahan

1. Staf sekretariat UPK, UPL dan UPS wajib mengembangkan prakarsa, inisiatif dan
kreatifitas agar tercipta keadaan kegiatan yang sebaik-baiknya.
2. KSM wajib membuat identitas yang jelas, meliputi nama KSM, alamat KSM dan
anggotanya.
3. KSM wajib membuat kesepakatan aturan dan tata tertib untuk semua anggotanya
dan harus disampaikan kepada BKM untuk mendapatkan persetujuan.

Pasal 37

Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini dapat diatur oleh rapat
anggota sepajang peraturan tersebut tidak bertentangan dengan Anggaran dasar dan
Anggara Rumah Tangga.
Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 25 AD/ART BKM HARUM MANIS
BAB XI
PENUTUP
Pasal 38
Anggaran Rumah Tangga ini ditetapkan dan disahkan oleh BKM HARUM MANIS
Kelurahan Sodohoa Pada Hari Jumat Tanggal Dua Puluh Sembilan Bulan Desember
Tahun Dua Ribu Tujuh Belas dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Sodohoa, 29 Desember 2017

Disahkan Oleh :

Koordinator BKM HARUM MANIS

Drs. MUHAMMAD IKHSAN ZUBAIR

Sekretariat : Jalan Balai Kelurahan No. 1 Sodohoa Kendari 93124 Telp. 0401-3123553 Email : admin@bkmharummanis.com
Page : 26 AD/ART BKM HARUM MANIS