Anda di halaman 1dari 4

Penjelasan Fenomena Hujan Meteor

Orionid
ANEH UNIK SATURDAY, OCTOBER 21, 2017

Apa itu meteor orinoid? sebelum penjelasan ini, ada baiknya kami jelaskan dulu
tentang meteor. Meteor adalah meteorid yang merupakan salah satu jenis benda
padat yang ada di sistem tata surya, yang masuk kedalam bumi akibat adanya gaya
gravitasi bumi. Kandungan material yang ada di dalam meteor pun tidak jauh
berbeda dengan jenis-jenis batuan yang ada di bumi, seperti bebatuan yang
mengandung logam besi, nikel atau material penyusun batuan bumi seperti karbon
dan silikat. Meteor ini akan terbakar ketika masuk ke bumi karena adanya gesekan
dengan lapisan atmosfer bumi. Salah satu jenis lapisan atmosfer bumi ini berfungsi
menahan dan menghalangi adanya benda langit untuk masuk ke dalam bumi,
tepatnya adalah lapisan mesosfer.

Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar
lonjong. Istilah lainnya adalah bintang berekor. komet ini terbentuk dari
kumpulan debu dan gas yang membeku. Komet memiliki orbit atau lintasan
yang berbentuk elips, lebih lonjong dan panjang daripada orbit planet
mengitari matahari. Jadi apa hubungannya dengan hujan meteor?

Jadi penjelasan hujan meteor orionid adalah fenomena yang berasal dari puing-
puing komet 1P, yang lebih dikenal dengan Comet Haley. Komet tersebut
menghasilkan puing-puing ketika komet tersebut mengorbit terlalu dekat dengan
matahari. Ketika Bumi melewati puing-puing tersebut, sisa-sisa dari komet akan
'bertabrakan' dengan atmosfer Bumi dan terbakar. Penjelasan yang lebih lengkap
akan kami sediakan di bawah.

Sejarah Hujan Meteor Orionid


Seorang ilmuwan USA E.C. Herrick menemukan Hujan meteor orionid pertama kali
pada kisaran tahun 1839 saat ia membuat pernyataan ambisius bahwa aktivitas hujan
meteor tersebut terjadi tanggal 8 – 15 Oktober. Pernyataan yang serupa kembali
terlontar di tahun 1840 saat ia berkomentar kalau “waktu yang tepat dari hujan
meteor dengan frekuensi yang besar di Bulan Oktober masih belum betul-betul
diketahui, namun kemungkinannya aktivitas meteor tersebut bisa ditemukan antara
tanggal 8 – 25 Oktober”. Pengamatan hujan meteor Orionid secara presisi pertama
kali dilakukan oleh A. S. Herschel pada tanggal 18 Oktober 1864 saat 14 meteor
ditemukan tampak berasal dari rasi Orion. Dan di tahun 1865 tanggal 20 Oktober,
Herschel mengkonfirmasi radian hujan Meteor tersebut memang berasal dari Rasi
Orion. Baca Kawah Raksasa Akibat Tabrakan Meteor di Bumi

Penyebab Hujan Meteor Orionid


Sahabat anehdidunia.com hujan meteor bisa terjadi karena dalam orbitnya
mengelilingi Matahari. Planet Bumi kita bergerak melintasi bekas jalur orbit sebuah
komet. Di mana di sana terdapat banyak partikel debris yang ditinggalkan sang
komet saat menguap dalam proses mendekati Matahari. Partikel tersebut terdiri atas
batuan dan debu. Dalam kasus Orionid, hujan meteor ini berasal dari partikel yang
ditinggalkan oleh komet 1P/Halley, tau yang lebih dikenal dengan komet Halley
saja. Sebuah komet yang cukup terkenal dan selalu teramati setiap 75 sampai 76
tahun sekali.

Orionida berasal dari puing-puing dari komet yang paling terkenal, Komet Halley.
Komet terakhir mengunjungi Bumi pada tahun 1986 dan akan kembali ke depan
pada tahun 2061. Saat terakhir kali komet Halley mendekati Matahari, ia
meninggalkan jejak orbit yang berisi “remah-remah” komet. Pada tanggal 2 Oktober
sampai 7 November, bumi melintasi bekas jalur orbit komet Halley, yang mana hal
itu membuat “remah-remah” tadi akan tertarik gravitasi Bumi lalu masuk ke
atmosfer planet kita sebagai sebuah meteor.

referensi:
https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/meteorologi/hujan-meteor
https://www.lyceum.id/fenomena-hujan-meteor-orionid-2017-di-indonesia-
pada-akhir-pekan-ini-apa-harapan-mu/
http://langitselatan.com/2012/10/19/hujan-meteor-orionid-2012/

Anda mungkin juga menyukai