Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH HEMATOLOGI

KAMAR HITUNG

DOSEN : SRI SULPHA SIREGAR,SST


SYAIDAN,M.KES
SUSIWATI,SST.S.KEP.M,SC

DISUSUN : DEFI FRANSISKA

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK


INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN BENGKULU
JURUSAN TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK
TA 2015/2016

1
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah tentang Kamar Hitung dan manfaatnya untuk tenaga
analis kesehatan.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan
dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk
itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada
kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena
itu dengan tangan terbuka menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar
kami dapat memperbaiki makalah ini.

Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang Kamar Hitung dapat
memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.

Bengkulu,08 mei 2016

penyusun

2
DAFTAR ISI

Kata pengantar ..................................................................................................................


Daftar isi .............................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN ................................ .................. ..............................................


A.Latar Belakang ............................................ .................. ..............................................
B.Rumusan Masalah. ....................................... .................. ..............................................
C Tujuan Penelitian ........................................... .................. ..............................................

BAB II PEMBAHASAN ................................. .................. ..............................................


A Pengertian kamar hitung................................ .................. ..............................................
B Macam-macam kamar hitung ........................ .................. ..............................................
C Gambar Kamar hitung ................................... .................. ..............................................
1 Kamar Hitung Original Neubauer ....... .................. ..............................................
2 Kamar Hitung Improved Neubauer ..... .................. ..............................................
3 Kamar Hitung Burker .......................... .................. ..............................................
4 Kamar Hitung Turk .............................. .................. ..............................................
5 Kamar Hitung Thoma .......................... .................. ..............................................
6 Kamar Hitung Fucsh – Roshenthal ....... .................. ..............................................
7 Kamar Hitung Tatai ............................ .................. ..............................................
8 Kamar Hitung Speirs-Levy .................. .................. ..............................................
D Fungsi dan ukuran kamar hitung .................. .................. ..............................................
E Cara Mengisi kamar hitung .......................... .................. ..............................................
F Cara menghitung sel ..................................... .................. ..............................................

BAB III PENUTUP ......................................... .................. ..............................................


A Kesimpulan .................................................. .................. ..............................................

DAFTAR PUSTAKA ....................................... .................. ..............................................

3
BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Pemeriksaan hitung sel darah terutama leukosit dan trombosit banyak diminta di
klinik. Hal ini disebabkan oleh makin meningkatnya kebutuhan akan data tersebut
dalam upaya membantu membuat diagnosa. Dengan meningkatnya permintaan
pemeriksaan hitung sel darah maka pemeriksaan hitung sel secara manual tidak
dapat lagi memenuhi kebutuhan tersebut.Oleh karena itu dibuatlah alat hitung sel
otomatis. Dengan alat hitung sel otomatis maka perhitungan sel menjadi lebih
mudah, cepat, dan teliti di bandingkan dengan cara manual. Walaupun demikian
hitung sel secara manual masiah dipertahankan. Hal ini disebabkan hitung sel
darah cara manual masih merupakan metode rujukan.Keuntungan lain ialah hitung
sel cara manual dapat dilakukan di laboratorium yang tidak ada aliran listrik.
Disamping itu harga sebuah alat hitung sel otomatis cukup mahal (Prof. Dr.
Arjatmo Tjokronegoro. Ph. D,1996).
Sel darah putih atau leukosit adalah sel lain yang terdapat dalam darah
dengan fungsinya yang berbeda dari eritrosit. Sel darah putih atau leukosit ini
umumnya berperan dalam mempertahankan tubuh terhadap penyusupan benda
asing yang dipandang mempunyai kemungkinan untuk mendatangkan bahaya bagi
kelangsungan hidup individu. (Sadikin Muhammad,2002)
Menghitung sel-sel darah dari ketiga jenis sel darah leukosit, eritrosit,dan
trombosit dihitung jumlahnya persatuan volume darah. Upaya itu biasanya
dilakukan dengan menggunakan alat hitung elektronik. Pada dasarnya alat
semacam itu yang lazimnya dipakai bersama alat pengencer otomatik memberi
hasil yang sangat teliti dan tepat. Harga alat penghitung elektronik mahal dan
mengharuskan pemakaian dan pemeliharaan yang sangat
cermat. Selain itu perlu ada upaya untuk menjamin tepatnya alat itu bekerja dalam
satu program jaminan mutu (quality control). Cara-cara menghitung sel darah
secara manual dengan memakai pipet dan kamar hitung tetap menjadi upaya
dalam laboratorium. (Gandasoebrata,R. 2007)
Pada hitung jumlah leukosit cara automatik sampel yang digunakan sangat
sedikit dan ada kemungkinan kesalahan dalam pengenceran dan sampling. Karena
darah mengandung lebih sedikit leukosit dibanding eritrosit,pengencerannya lebih
kecil dan volume sampel yang digunakan lebih besar.Hampir semua laboratorium
besar menggunakan cara automatik untuk
menghitung leukosit, baik dengan cara menghitung partikel secara elektronik
maupun dengan prinsip pembauran cahaya, yang disebut dengan prinsip
impedensi elektrik yaitu metode impedansi untuk penentuan WBC(White Blood
Cell.(Mindray. 2006). Akan tetapi cara manual dengan menggunakan

4
haemositometer masih tetap dapat dipercaya bila dilakukan dengan teliti.
(Frances,K.Widman 1995).

B.Rumusan Masalah
1. Apa itu Bilik Hitung atau Kamar hitung?
2. Apa saja jenis-jenis dari bilik hitung atau kamar huting?
3. Bagaimana gambar dari masing-masing bilik hitung atau kamar hitung?
4. Bagaimana Fungsi dan ukuran dari masing-masing kamar hitung atau bilik
hitung?
5. Bagaimana Cara mengisi kamar hitung ?
6. Bagaimana Cara menghitung sel ?

C.Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui apa itu Bilik Hitung atau Kamar hitung?
2. Untuk mengetahui apa saja jenis-jenis dari bilik hitung atau kamar huting?
3. Untuk mengetahui bagaimana gambar dari masing-masing bilik hitung atau
kamar hitung?
4. Untuk mengetahui Fungsi dan ukuran dari masing-masing kamar hitung atau
bilik hitung?
5. Untuk mengetahui cara mengisi kamar hitung
6. Untuk mengetahui cara menghitung sel

5
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Bilik Hitung atau Kamar Hitung

Kamar hitung (bilik hitung) adalah suatu ruangan dengan ukuran yang sangat
kecil yang digunakan untuk menghitung jumlah sel darah dengan menggunakan
sampel yang sangat sedikit. Volume tiap kamar hitung ini berbeda-beda
tergantung jenis sel yang akan dihitung.

B. Macam – macam atau jenis-jenis kamar hitung


1. Kamar Hitung Original Neubauer
2. Kamar Hitung Improved Neubauer
3. Kamar Hitung Burker
4. Kamar Hitung Turk
5. Kamar Hitung Thoma
6. Kamar Hitung Fucsh – Roshenthal
7. Kamar Hitung Tatai
8. Kamar Hitung Speirs-Levy

C. Gambar dari masing-masing bilik hitung atau kamar hitung


1. Kamar Hitung Original Neubauer

6
2. Kamar Hitung Improved Neubauer

7
3. Kamar Hitung Burker

8
4. Kamar Hitung Turk

9
5. Kamar Hitung Thoma

10
6. Kamar Hitung Fucsh – Roshenthal

11
7. Kamar Hitung Tatai

12
8. Kamar Hitung Speirs-Levy

13
D. Fungsi dan ukuran dari masing-masing kamar hitung atau bilik hitung

1. Bilik Hitung Improved Neubauer


Fungsi :
Untuk mrenghitung jumlah sel Eritrosit, Leukosit, dan Trombosit

Improved Neubauer di bagi menjadi : 9 kotak besar (1 x 1) mm2.


Kotak besar = 1 x 1 mm2 dan dibagi menjadi 25 kotak
Kotak sedang = ¼ x ¼ mm2 dan dibagi menjadi 16 kotak kecil
Kotak kecil = 1/20 x 1/20 mm2
Tinggi = 1/10 mm.

Perhitungan untuk leukosit

Koreksi Volume (KV) = p x 1 x t x jumlah kotak mm3


= ¼ x ¼ x 1/10x64
= 64/160 mm3 = 1 /2,5mm3
= 2,5 / mm3 (karena satuan darah per mm3).
---- Sehingga jumlah satuan sel Lekosit adalah :
= P x V x N = 10 x 2,5 x N
= 25 N/mm3.
Jika dihitung dalam volume yang lebih kecil lagi, misalnya dihitung dalam satu
kotak besar (16 kotak kecil).
Volume (V) = p x l x t x jumlah kotak mm3
= ¼ x ¼ x 1/10 x 16
= 16 x 160 mm3 = 1/10 mm3
= 10/ mm3 (karena satuan darah per mm3).
---- Sehingga jumlah satuan sel Lekosit adalah :
= P x V x N = 10 x 10 x N
= 100 N/mm3.

Perhitungan untuk Eritrosit

Volume (V) = p x l x t x jumlah kotak mm3

= 1/20 x 1/20 x 1/10 x 80 kotak = 1/50 mm3


= 50 / mm3 (karena satuan darah per mm3).
---- Sehingga jumlah satuan sel Lekosit adalah :
= P x V x N = 100 x 50 x N

14
= 5000 N/mm3.

Jika dihitung dalam volume yang lebih kecil lagi, misalnya dihitung dalam satu 40
kotak kecil.
Volume (V) = p x l x t x jumlah kotak mm3
= 1/20 x 1/20 x 1/10 x 40 kotak = 1/100 mm3
= 100 /mm3 (karena satuan darah per mm3).
---- Sehingga jumlah satuan sel eritrosit adalah :
= P x V x N = 100 x 100 x N
= 10.000 N/mm3.

Prinsip perhitungan untuk kamar hitung lainnya sama seperti improved Neubauer
yang berbeda hanya ukurannya saja, hal ini disesuaikan dengan jenis sel yang
diperiksa, artinya kalau kalau jumlah selnya banyak maka menggunakan ukuran
yang kecil atau sebaliknya.

2. Bilik Hitung Thoma


Fungsi :
Untuk menghitung jumlah sel Eritrosit
Ukuran :
Luas seluruh bidang =pxl
=1x1
= 1 mm2

Volume seluruh bidang = p x l x t


= 1 x 1 x 1/10
= 1/10 mm3

3. Bilik Hitung Burker


Fungsi :
Untuk menghitung jumlah sel Eritrosit
Ukuran :
Luas seluruh bidang =pxl
=3x3
= 9 mm2

Volume seluruh bidang = p x l x t


= 3 x 3 x 1/10
= 9/10 mm3

15
4. Bilik Hitung Fuchs Rosenthal

Fungsi :
Untuk menghitung jumlah sel Eosinophil

Ukuran :
Luas seuruh bidang = pxl
=4x4
= 16 mm2

Volume seluruh bidang = p x l x t


= 4 x 4 x 2/10
= 32/10 mm3

Luas seluruh bidang kamar : 4 mm x 4 mm


dibagi menjadi : 16 kotak besar ( 1 x 1 ) mm2
Kotak besar = 1 x 1 mm2 dan dibagi menjadi 16 kotak sedang
Kotak sedang = ¼ x ¼ mm2
Tinggi = 2/10 mm.

5. Bilik Hitung Turk

Fungsi :
Untuk menghitung jumlah sel Leukosit
Ukuran :
Luas seluruh bidang = pxl
=3x3
= 9 mm2

Volume seluruh bidang = p x l x t


= 3 x 3 x 1/10
= 9/10 mm3

16
6. Bilik Hitung Speirs-Levy

Luas seluruh bidang kamar : 5 mm x 2 mm2


Kamar hitung ini dibagi menjadi : 10 kotak besar ( 1x1) mm2
Kotak besar = 1x1 mm2 dan dibagi menjadi 16 kotak sedang
Kotak sedang = ¼ x ¼ mm2
Tinggi = 2/10 mm.

E. Cara mengisi kamar hitung


1. Letakkan kamar hitung yang telah benar-benar bersih dengan kaca
penutup yang terpasang mendatar di atas meja.
2. Kocoklah pipet yang berisi tadi selama 3 menit terus menerus (jangan
samapai ada cairan yang terbuang dari pipet saat mengocok)
3. Buang semua cairan yang ada pada batang kapiler pipet (3 – 4 tetes) dan
kemudian sentuhkan ujung pipet (sudut 30 derajat) dengan menyinggung
pinggir kaca penutup pada kamar hitung. Biarkan kamar hitung tersebut
terisi cairan perlahan-lahan dengan gaya kapilaritasnya sendiri.
4. Biarkan kamar hitung yang sudah terisi tersebut selama 2-3 menit agar
leukkosit-leukosit mengendap. jika tidak akan dihitung segera, simpan
kamar hitung tersebut dalam cawan peti tertutup yang berisi kapas basah.

F. Cara menghitung sel :


1. Pakailah lensa objektif kecil (pembesaran 10x). turunkan lensa kondensor
atau kecilkan diafragma mikroskop. meja mikroskop harus datar,
2. Kamar hitung dengan bidang bergaris diletakkan di bawah objektif dan
fokus mikroskop diarahkan pada garis-garis bagi tersebut. Dengan
sendirinya leukosit-leukosit akan jelas terlihat.
3. Hitunglah semua leukosit yang terdapat dalam keempat “bidang besar”
pada sudut-sudut “seluruh permukaan yang dibagi”.
4. Mulailah menghitung dari sudut kiri atas, terus ke kanan, kemudian turun
ke bawah dan dari kanan ke kiri dan seterusnya. Kadang ada sel yang
menyinggung garis suatu bidang, sel-sel yang menyinggung garis batas
sebelah kiri atau garis atas haruslah di hitung. Sebaliknya sel-sel yang
menyinggung garis sebelah kanan dan bawah tidak boleh dihitung.

17
BAB III

PENUTUP

A.Kesimpulan

Kamar hitung (bilik hitung) adalah suatu ruangan dengan ukuran yang sangat
kecil yang digunakan untuk menghitung jumlah sel darah dengan menggunakan
sampel yang sangat sedikit. Volume tiap kamar hitung ini berbeda-beda
tergantung jenis sel yang akan dihitung.

Macam – macam atau jenis-jenis kamar hitung


1. Kamar Hitung Original Neubauer
2. Kamar Hitung Improved Neubauer
3. Kamar Hitung Burker
4. Kamar Hitung Turk
5. Kamar Hitung Thoma
6. Kamar Hitung Fucsh – Roshenthal
7. Kamar Hitung Tatai
8. Kamar Hitung Speirs-Levy
Kamar hitung yang paling sering digunakan adalah Kamar Hitung Original
Neubauer.

Fungsi kamar Hitung:

1. Kamar Hitung Improved Neubauer berfungsi untuk menghitung jumlah sel


Eritrosit, Leukosit, dan Trombosit.
2. Kamar Hitung Hitung Thoma berfungsi untuk menghitung jumlah sel
Eritrosit
3. Kamar Hitung Burker berfungsi Untuk menghitung jumlah sel Eritrosit
4. Kamar Hitung Fucsh – Roshenthal berfungsi untuk Untuk menghitung
jumlah sel Eosinophil
5. Kamar Hitung Turk berfungsi Untuk menghitung jumlah sel Leukosit

18
DAFTAR PUSTAKA

http://brayenweol.blogspot.co.id/2014/08/kamar-hitung-improved-neubauer.html

http://a3binstrumen.blogspot.co.id/2012/09/tugas-praktikum-instrumen-1.html

https://www.scribd.com/doc/115768419/Kamar-Hitung

https://yayanakhyar.wordpress.com/2010/03/26/lab-menghitung-sel-sel-darah/

http://priyantoamak.blogspot.co.id/2011/10/hematologi.html

19