Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kesehatan adalah kebutuhan dasar yang merupakan modal utama untuk hidup, karena setiap
manusia berhak untuk hidup dan memiliki kesehatan. Kenyataannya tidak semua orang
memperoleh atau memiliki derajat kesehatan yang optimal, karena berbagai masalah secara
global diantaranya adalah kesehatan lingkungan yang buruk, social ekonomi yang yang
rendah yang menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan gizi, pemeliharaan kesehatan,
pendidikan dan kebutuhan lainnya.

Masalah kesehatan merupakan suatu masalah yang sangat kompleks, yang saling berkaitan
dengan masalah – masalah lain diluar kesehatan sendiri. Demikian pula pemecahan masalah
kesehatan masalah, tidak hanya dilihat dari segi kesehatannya sendiri, tapi harus dilihat dari
segi – segi yang ada pengaruhnya terhadap masalah “ sehat sakit “ atau kesehatan tersebut.
(Riyadi, 2011).

Universitas Sari Mutiara Indonesia sebagai salah satu penyelengaraan Pendidikan Nasional
dan terkhususnya dalam ilmu kesehatan, menyelengarakan proses belajar mengajar dikelas
maupun dilapangan upaya dalam mempersiapkan anak didiknya menjadi sarjana siap pakai
dan mampu membuat strategi yang tepat digunakan untuk mewujudkan pembagunan
Nasional dalam bidang kesehatan yang lebih sejahtera.

Professional kesehatan lebih banyak meluangkan waktu dengan lansia dalam perawatan
kesehatan, karena itu mereka harus berfokus untuk mengidentifikasi dan memenuhi
kebutuhan khususnya. Lansia memerlukan bantuan yang lebih besar dalam identifikasi,
definisi, dan resolusi masalah yang mempengaruhi mereka. Insiden masalah kesehatan kronis
yang lebih besar, kemajuan teknologi dan masalah ekonomi, social, dan kesehatan
kontemporer masa kini mendorong professional perawatan kesehatan berfokus pada
peningkatan harapan dan kualitas hidup.
Meningkatnya usia harapan hidup (UHH) memberikan dampak yang kompleks terhadap
kesejahteraan lansia. Di satu sisi peningkatan UHH mengindikasikan peningkatan taraf
kesehatan warga negara. Namun di sisi lain menimbulkan masalah masalah karena dengan
meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut akan berakibat semakin besarnya beban yang
ditanggung oleh keluarga, masyarakat dan pemerintah, terutama dalam menyediakan
pelayanan dan fasislitas lainnya bagi kesejahteraan lansia. Hal ini karena pada usia lanjut
individu akan mengalami perubahan fisik, mental, sosial ekonomi dan spiritual yang
mempengaruhi kemampuan fungsional dalam aktivitas kehidupan sehari-hari sehingga
menjadikan lansia menjadi lebih rentan menderita gangguan kesehatan baik fisik maupun
mental. Walaupun tidak semua perubahan struktur dan fisiologis, namun diperkirakan
setengah dari populasi penduduk lansia mengalami keterbatasan dalam aktivitas kehidupan
sehari-hari, dan 18% diantaranya sama sekali tidak mampu beraktivitas. Berkaitan dengan
kategori fisik, diperkirakan 85% dari kelompok umur 65 tahun atau lebih mempunyai paling
tidak satu masalah kesehatan.

1.2. Tujuan

1.2.1 Tujuan Khusus

Setelah menyelesaikan PBL mahasiswa/I diharapkan mampu melakukan


pengelolaan dan memberikan pelayanan kesehatan kepada lansia yang berada
di Panti Sosial Tresna Werdha Abdi Binjai yang berbasis data melalui
serangkaian kegiatan lapangan dengan pendekatan ilmiah.

1.2.2. Tujuan Umum

Setelah menyelesaikan praktek belajar lapangan (PBL) ini mahasiswa/I


diharapkan mampu:

1. Melakukan pendekatan dan bekerja sama dengan lansia.


2. Melakukan pengkajian terhadap data demografi dan geografi pelayanan
kesehatan, perilaku lansia dan faktor lingkungan yang mempengaruhi
derajat kesehatan masyarakat
3. Menentukan masalah dan prioritas masalah kesehatan masyrakat berupa
masalah pelayanan kesehatan, masalah kesehatan lingkungan, kesehatan
masyarakat dan masalah perilaku kesehatan masyrakat.
4. Menyusun dan menetapkan rencana intervensi untuk menyelesaikan
masalah kesehatan pada lansia.
5. Melakukan kegiatan pengelolaan dan pelayanan kesehatan untuk
memecahkan masalah kesehatan dengan melibatkan para lansia.
6. Melakukan evaluasi terhadap intervensi yang dilakukan termasuk dari
aspek efesiensi dan efektifitas
7. Membuat laporan tertulis mengenai peencanaan, pelaksanaan dan
penilaian intervensi program kesehatan untuk penanggulangan kesehatan
lansia.

1.3. Manfaat

1.3.1. Bagi Lansia

Memberikan gambaran kesehatan guna meningkatkan status kesehatan lansia


di Panti Sosial Tresna Werdha Abdi Binjai.

1.3.2. Bagi Mahasiswa/I

Menambah pengetahuan dan mampu membuat serta memberikan asuhan


keperawatan lansia sehingga nantinya diharapkan mampu mengembangkan
asuhan keperawatan terhadap lansia dimasa mendatang.

1.3.3 Bagi Institusi Pelayanan

Hasil laporan ini dapat dijadikan sumber informasi bagi petugas kesehatan
lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Abdi Binjai sehingga dapat lebih
mengetahui tentang asuhan keperawatan pada lansia.