Anda di halaman 1dari 3

ANEMIA DEFISIENSI ASAM FOLAT

Gejala Klinis (Manifestasi Klinis)

 Adanya gangguan neurologi seperti gangguan kepribadian dan daya ingat

 Biasanya disertai ketidakseimbangan elektrolit (magnesium, kalsium)

 Defisiensi asam folat kurang dari 3-4 mg/ml (N : 7-20 mg/ml)

 Vitamin B12 normal

Faktor Resiko

Anemia defisensi Asam Folat biasanya terjadi pada orang yang kurang makan
sayur dan buah-buahan, gangguan pada pencernaan alkoholik dapat meningkatkan
kebutuhan folat, wanita yang sedang hamil, sedang dalam masa pertumbuhan.

Cara Penegakkan Diagnosis

 Hipersegmentasi neutrofi l
Hipersegmentasi neutrofi l merupakan abnormalitas yang ditandai dengan
lebih dari 5% neutrofi l berlobus >5 dan/atau 1 atau lebih neutrofi l berlobus >6.
Adanya hipersegmentasi neutrofi l dengan gambaran makrositik berhubungan dengan
gangguan sintesis DNA (defi siensi vitamin B12 dan asam folat).
 Jumlah leukosit dan hitung jenis
Adanya leukopenia pada penderita anemia dapat disebabkan supresi atau
infiltrasi sumsum tulang, hipersplenisme atau defisiensi B12 atau asam folat.Adanya
leukositosis dapat menunjukkan adanya infeksi, infl amasi atau keganasan
hematologi. Adanya kelainan tertentu pada hitung jenis dapat memberikan petunjuk
ke arah penyakit tertentu:

 Peningkatan hitung neutrofi l absolut pada infeksi


 Peningkatan hitung monosit absolut pada mielodisplasia
 Peningkatan eosinofi l absolut pada infeksi tertentu
 Penurunan nilai neutrofi l absolut setelah kemoterapi
 Penurunan nilai limfosit absolut pada infeksi HIV atau pemberian kortikosteroid
 Jumlah trombosit
Abnormalitas jumlah trombosit memberikan informasi penting untuk
diagnostik. Trombositopenia didapatkan pada beberapa keadaan yang berhubungan
dengan anemia, misalnya hipersplenisme, keterlibatan keganasan pada sumsum
tulang, destruksi trombosit autoimun (idiopatik atau karena obat), sepsis, defi siensi
folat atau B12. Peningkatan jumlah trombosit dapat ditemukan pada penyakit
mieloproliferatif, defisiensi Fe, infl amasi, infeksi atau keganasan. Perubahan
morfologi trombosit (trombosit raksasa, trombosit degranulasi) dapat ditemukan pada
penyakit mieloproliferatif atau mielodisplasia.

 Pansitopenia
Pansitopenia merupakan kombinasi anemia, trombositopenia dan netropenia.
Pansitopenia berat dapat ditemukan pada anemia aplastik, defisiensi folat, vitamin
B12, atau keganasan hematologis (leukemia akut). Pansitopenia ringan dapat
ditemukan pada penderita dengan splenomegali dan splenic trapping sel-sel
hematologis.
(Oehadian, Amaylia. 2012)

Tata Laksana

 Berikan asam folat 0.1 – 5 mg setiap hari, jika mal-absorpsi diberikan IM

 Berikan vitamin C untuk membantu penyerapan dan eritropoitis

 Berikan diet tinggi asam folat (asparagus, brokoli, nanas, melon, sayuran
hijau, ikan, hati, daging, stroberi, susu, telor, hati, kentang, roti)

Daftar Pustaka :

Oehadian, Amaylia. 2012. Pendekatan Klinis dan Diagnosis Anemia. Subbagian Hematologi

Onkologi Medik : Bagian Penyakit Dalam RS Hasan Sadikin, Bandung.

Dafpus tata laksana, faktor resiko, manifestasi klinis:

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/44958/4/Chapter%20II.pdf
CHECKLIST ANEMIA DEFISIENSI ASAM FOLAT

No. Faktor Resiko IYA TIDAK Keterangan

1. Apakah ibu mengkonsumsi


sayuran secara cukup?

2. Apakah ibu mengkonsumsi


buah-buahan secara cukup?

3. Apakah ibu sedang hamil?

4. Berapakah jangka waktu antara IYA = Dekat


kelahiran anak sebelumnya
Sekitar 1-2 tahun
dengan kehamilan anak yang
sekarang? Apakah dekat Tidak = Jauh
jangka waktunya atau tidak?
Sekitar 2 tahun ke atas

5. Apakah ibu mengkonsumsi


alkohol (sebelum atau selama
kehamilan) ?