Anda di halaman 1dari 8

KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK KONSULTASI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


0102.III.12/RSU- ..... 1/2
RUMAH SAKIT UMUM CND/VII/2015
CUT NYAK DHIEN
LANGSA
Terbit Tanggal Ditetapkan oleh
STANDAR Direktur RSU. Cut Nyak Dhien Langsa
PROSEDUR
OPERASIONAL
Dr. Yusuf, MM
Pengertian Komunikasi tepat waktu, akurat, jelas dan mudah dipahami oleh penerima
sehingga dapat mengurangi tingkat kesalahan (kesalahpahaman).

Tujuan Informasi yang diberikan dapat diterima dengan jelas dan mengurangi
tingkat kesalahan.

Mengacu pada SK Direktur Nomor:12/RSU-CND/SK/VII/2015 Tentang


Kebijakan
Komunikasi Efektif di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Langsa

1. Petugas menyampaikan salam


2. Petugas saat memperkenalkan diri melaporkan keadaan pasien via
telpon.
3. Menyampaikan laporan situasi: identitas pasien, keadaan pasien saat
ini (S).
4. Menyampaikan data pendukung dan riwayat pendukung berkaitan
dengan kondisi pasien saat ini termasuk tindakan yang sudah perawat
lakukan (B).
5. Menyampaikan kemungkinan masalah yang sedang terjadi pada pasien
(A).
Prosedur 6. Mengusulkan alternatif tindakan yang mungkin dilakukan (contoh:
dokter segera datang untuk memeriksa kondisi pasien; usul agar
diberikan terapi medikasi tertentu, dll) (R).
7. Tulis dengan benar (WRITE BACK) dan lakukan "READ BACK" atau
baca ulang kembali program yang diinstruksikan dalam catatan
perkembangan terintegrasi. (dalam waktu 24 jam hari kerja efektif,
pada hari libur dilakukan pada saat masuk kerja pertama setelah libur)
8. Bila program dokter berupa pemberian medikasi, maka lakukanlah
dengan :
a. Mengulang kembali nama obat, dilanjutkan dengan mengeja nama
obat (SPELLING) tersebut huruf demi huruf untuk obat-obatan yang
"Sound Alike" (nama hampir mirip dengan obat lain) dengan huruf
KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK KONSULTASI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


0102.III.12/RSU- ..... 2/2
Rumah Sakit Umum CND/VII/2015
Cut Nyak Dhien Langsa

Alphabet.
b. Ulang kembali penyebutan dosis, cara pemberian dan waktu
pemberian
9. Pastikan kembali pada dokter bahwa isi 'READ BACK sudah benar.
10. Tutup pembicaraan dengan mengingatkan dokter untuk
Prosedur menandatangani program yang sudah diberikan paling lambat dalam
24 jam.
11. Cap "READ BACK" pada program yang sudah ditulis pada catatan
perkembangan terintegrasi, untuk mengingatkan bahwa dokter harus
menandatangani program via telponnya.

1. IGD
2. Rawat Inap
Unit Terkait 3. Rawat Jalan
4. Unit Penunjang
Kode Alfabeth Internasional:

CHARACTER TELEPHOPNY
(ISTILAH)
A ALFA
B BRAVO
C CHARLIE
D DELTA
E ECHO
F FOXSTROT
G GOLF
H HOTEL
I INDIA
J JULIET
K KILO
L LIMA
M MIKE
N NOVEMBER
O OSCAR
P PAPA
Q QUEBEC
R ROMEO
S SIERRA
T TANGO
U UNIFORM
V VICTOR
W WHISKEY
X X-RAY
Y YANKEE
Z ZULU
1 ONE
2 TWO
3 THREE
4 FOUR
5 FIVE
6 SIV
7 SEVEN
8 EIGHT
9 NINE
0 ZERO
Kode alfabeth ini dipergunakan saat mengucapkan kata-kata yang sulit baik
secara lisan ataupun lewat telephone untuk menghindari bias/kesalahan
interpretasi dari kata-kata tersebut

Contoh :
 Kata “PAVA” dieja “Papa Alfa Victor Alfa”
 Kata “PANZO” dieja “Papa Alfa November Zulu Oscar”
 dll
NB : tempatkanlah lembaran ini ditempat yang mudah dibaca
dan atau didekat telephone
TEKNIK KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN
METODE SBAR DAN READ BACK

No. Dokumen No. Revisi Halaman


Rumah Sakit Umum
Cut Nyak Dhien 01.III.13/RSU- ..... 1/1
Langsa CND/VII/2015

Standar Terbit Tanggal Ditetapkan Oleh


05 Juli 2015 Direktur RSU. Cut Nyak Dhien Langsa
Prosedur
Operasional
Dr. Y u s u f, MM
Pengertian Komunikasi efektif adalah tepat waktu, jelas dan mudah dipahami oleh
penerima sehingga dapat mengurangi tingkat kesalahan (kesalahpahaman).
1. Menciptakan budaya keselamatan pasien rumah sakit
Tujuan 2. Informasi yang diberikan dapat diterima dengan jelas dan mengurangi
tingkat kesalahan.

Mengacu pada SK Direktur Nomor:...../RSU-CND/SK/VII/2015Tentang


Kebijakan Komunikasi Efektif di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Langsa
1. Petugas menyampaikan salam
2. Petugas saat memperkenalkan diri melaporkan keadaan pasien via
telpon.
3. Menyampaikan laporan situasi: identitas pasien, keadaan pasien saat
ini (S).
4. Menyampaikan data pendukung dan riwayat pendukung berkaitan
dengan kondisi pasien saat ini termasuk tindakan yang sudah perawat
lakukan (B).
Prosedur
5. Menyampaikan kemungkinan masalah yang sedang terjadi pada pasien
(A).
6. Mengusulkan alternatif tindakan yang mungkin dilakukan (contoh:
dokter segera datang untuk memeriksa kondisi pasien; usul agar
diberikan terapi medikasi tertentu, dll) (R).
7. Tulis dengan benar (WRITE BACK) dan lakukan "READ BACK" atau
baca ulang kembali program yang diinstruksikan dalam catatan
perkembangan terintegrasi.

IGD, ICU, Rawat Inap, Rawat Jalan, OK


Unit Terkait
TEKNIK KOMUNIKASI EFEKTIF SAAT MENERIMA
PESAN
SECARA LISAN DENGAN METODE SBAR,
Rumah Sakit Umum READ BACK DAN CONFIRM
Cut Nyak Dhien
Langsa
No. Dokumen No. Revisi Halaman
0102.III.14/RSU- ..... 1/1
CND/VII/2015

Terbit Tanggal Ditetapkan oleh


05 Juli 2015 Direktur RSU.Cut Nyak Dhien Langsa
Standar
Prosedur
Operasional Dr. Y u s u f, MM

Komunikasi efektif adalah tepat waktu, jelas dan mudah dipahami oleh
Pengertian penerima sehingga dapat mengurangi tingkat kesalahan (kesalahpahaman).

1. Menciptakan budaya keselamatan pasien rumah sakit


Tujuan 2. Informasi yang diberikan dapat diterima dengan jelas dan mengurangi
tingkat kesalahan.

Mengacu pada SK Direktur Nomor:......./RSU-CND/SK/VII/2015 Tentang


Kebijakan Komunikasi Efektif di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Langsa

1. Petugas menyampaikan salam


2. Petugas pengirim pesan menyampaikan pesan secara lisan kepada
petugas penerima pesan.
Prosedur 3. Pesan kemudian didokumentasikan (write back).
4. Pesan disampaikan kembali kepada pengirim pesan (read back) dan
dilakukan konfirmasi ulang (confirm).
5. Apabila kata-kata yang sulit dapat dilakukan spelling dengan kode
alfabeth.
1. IGD
2. Rawat Inap
Unit Terkait 3. Rawat Jalan
4. Unit Penunjang
IDENTIFIKASI GELANG PASIEN SAAT
PEMBERIAN OBAT, DI RADIOLOGI, TINDAKAN
INVASIF, TRANSFUSI DARAH, PENGAMBILAN
SAMPEL, TRANSFER PASIEN,
Rumah Sakit Umum
KONFIRMASI KEMATIAN
Cut Nyak Dhien No. Dokumen No. Revisi Halaman
Langsa 04.III.15/RSU- ..... 1/1
CND/VII/2015

Terbit Tanggal Ditetapkan oleh


05 Juli 2015 Direktur RSU.Cut Nyak Dhien Langsa
Standar
Prosedur Dr. Yusuf, MM
Operasional
Suatu kegiatan dalam melakukan identifikasi terhadap pasien dengan
Pengertian mencocokkan identitas pasien dengan gelang pasien sebelum melakukan
intervensi terhadap pasien

1. Menciptakan budaya keselamatanpasien rumah sakit


Tujuan 2. Mencegah terjadinya insiden terkait keselamatan pasien, kejadian
nyaris cedera (KNC), kejadian tidak diinginkan (KTD).

Mengacu pada SK Direktur Nomor:....../RSU-CND/SK/VII/2015 Tentang


Kebijakan
Komunikasi Efektif di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Langsa
1. Ucapkan salam dan perkenalkan diri petugas.
Ajukan pertanyaan terbuka untuk mengetahui identitas pasien, minimal
nama dan umur.
2. Lakukan identifikasi pada saat pemberian obat, di radiologi, tindakan
invasif, transfusi darah, pengambilan sampel, tranfer pasien, dengan
membandingkan jawaban pasien dengan identtas padagelang pasien.
3. Jelaskan tindakan/obat yang akan diterima oleh pasien.
Prosedur
4. Untuk pemberian obat lakukan identifikasi terhadapa kemungkinan
pasien dengan riwayat alergi obat dengan mengidentifikasi gelang
merah (alergi).
5. Untuk konfirmasi kematian cocokkan identitas pasien di Rekam Medis
dengan gelang pasien.
6. Setelah teridentifikasi, lakukan tindakan atau intervensi kepada pasien.

1. Semua pegawai di lingkungan rumah sakit


2. IGD
3. Rawat Inap
Unit Terkait 4. Rawat Jalan
5. Unit Penunjang
6. Semua Unit