Anda di halaman 1dari 15

TUGAS PEMINDAHAN TANAH

MEKANIS

Oleh:

NAMA : STEVEN MASU


NIM : 1406100005

JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN


FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK
UNIVERSITAS NUSA CENDANA
KUPANG
2017
1. Excavator

Bagian-bagian utama excavator adalah sebagai berikut :

1. Bucket : digunakan untuk mengeruk tanah

2. Bucket Cylinder : Menggerakkan Bucket

3. Arm : Mengayunkan bucket naik turun

4. Arm Cylinder : Menggerakkan Arm

5. Boom : Tuas utama yg digunakan untuk menggerakkan Arm naik turun

6. Boom Cylinder : Menggerakkan Boom

7. Tracker : Sebagai roda untuk excavator

8. Kabin : Tempat mengendalikan Excavator


1. belt conveyor

Komponen utama belt conveyor adalah :

1. Drive Pulley
Merupakan Pulley yang berfungsi menyalurkan energi gerak putar
pada Belt sehingga Belt bergerak. Biasanya sebagai discharge Pulley dan juga drive
Pulley.
2. Tail Pulley dan Head Pulley
Head Pulley adalah Pulley yang berada pada ujung depan Belt dimana
material dicurahkan. Untuk beberapa desain pulley ini digunakan
sebagai Pulley penggerak.
Tail Pulley merupakan Pulley yang pada umumnya berada diujung
belakang Belt dan tidak berputar secara langsung oleh Drive-unit tetapi berputar
karena mengikuti gerakan Belt
3. Snub Pulley (pada head-end dan tail-end)
Merupakan Pulley tambahan yang berfungsi untuk memperbesar sudut
lilitan Belt pada Drive.
4. Bend Pulley
Merupakan Pulley yang memiliki fungsi melengkungkan atau mengubah arah Belt.
5. Take-up Pulley
Merupakan Pulley yang dikombinasikan dengan sistemTake Up, pada dapat
dilihat Pulley ini dikombinasikan dengan beberapa macam sistem Take Up.
Untuk Automatic Take Up Pulley ini dirancang untuk dapat bergerak mengimbangi
operasional Belt Conveyor.
6. Belt
Merupakan bagian yang berfungsi menerima transfer enargi gerak
dari Pulley yang berputar, Belt akan mengangkut material dari satu ujung suatu
kontruksi Belt Conveyor ke ujung lainnya. Belt dapat dibuat dari beberapa bahan,
salah satu diantaranya adalah tenunan benang kapas (Cotton) sehingga membentuk
suatu Carcas maupun berupa rangkaian kawat baja yang disebut Steel Cord
7. Idlers
Berfungsi untuk menahan atau menyangga Belt pada
bagian Carryin dan Return. Jarak antar Idlers tergantung dari fungsi kegunaannya,
berikut ini adalah pembagian Idlers menurut fungsi keguaannya :
a. Impact Idlers (Impact roller)
Merupakan Idlers yang terletak pada daerah tumpahan material ke dalam Belt,
biasanya terbuat dari Rubber yang berfungsi menahan beban Impact dari material
yang jatuh diatas Conveyor, sehingga dapat mengurangi kerusakanBelt.
b. Carry Idlers
Carrying Idlers adalah Idlers yang berfungsi untuk menyangga Belt yang
membawa muatan material.
c. Return Idlers (Return roller)
Merupakan Idlers yang berfungsi untuk menyanggaBelt dengan muatan
kosong, secara umum terletak pada bagian bawah Carrying Idlers
d. Transition Idlers
Merupakan Idlers dengan sudut yang disesuaikan guna menghindari
ketidakstabilan Belt ketika terjadi perubahan sudut Idlers, baik dari kecil menjadi
besar ataupun sebaliknya
e. Weighing Idlers
Idlers ini merupakan Carry Idler yang ditempatkan padaWeight
Bridge (timbangan). Dengan tingkat kepresisisan yang lebih tinggi dari pada Carry
Idler lainnya.
f. Training Idlers
Idlers ini digunakan untuk membantu kelurusan sabuk yang berfungsi
membawa (Carrying) material maupun yang tidak membawa material (Return).
8. Take-up unit
Merupakan sistem yang diinstalasi guna mempertahankan
ketegangan Belt yang mengimbangi peregangan Belt saat operasional pengangkutan
sedang dilakukan. Terdapat dua macam sistem Take Up yaituManual Take
Up dan Automatic Take Up.
9. Skirtboards
Merupakan instalasi yang dipasang setelah Loading Chute yang bertujuan
membentuk Profile tumpukan batubara dan menstabilkan tumpukan batubara hingga
mampu mengimbangi kecepatan Belt.
10. Cleaner
Cleaner merupakan peralatan yang digunakan untuk membersihkan sisi Belt dari
material sisa yang tidak tercurahkan saat terjadi Loading dan tetap menempel pada
sisi Belt,
2. Bulldozer

komponen utama dari bulldozer adalah

1. Blade : Untuk Mendorong Material


2. Lift Silinder : Menggerakkan Blade
3. Carier Roller : Penahan Main Frame
4. Ripper : Pengeruk
5. Sproket : Menggerakkan Track
6. Main Frame : Alur Carier Roller
7. Staright Frame : Batang Penyanggah Blade
8. Track : Sebagai roda untuk excavator
9. Cutting Edge : Meratakan Permukaan Tanah
10. End Bit : Menyerok Material
3. Dump Truck

Secara umum, dump truk dilengkapi dengan bak terbuka yang dioperasikan dengan
bantuan hidrolik, bagian depan dari bak itu bisa diangkat keatas dan bagian belakang bak
berfungsi sebagai engsel atau sumbu putar sehingga memungkinkan material yang
diangkut bisa melorot turun ke tempat yang diinginkan. Dump truck biasa digunakan
dalam industri pertambangan untuk memindahkan material hasil tambang ataupun
material tanah. Kapasitas sebuah Off-Road Mining Dump Truck ditentukan oleh
kapasitas
bagian utama drumtruck adalah sbb :
1. Dump Body
2. Rock Ejector
3. Final Drive
4. Oil retarder Tank
5. Steering & Hois tank
6. Front Wheel
7. Turn Signal lamp
8. Head lamp
9. Radiator
10. Canopy Spill Guard
4. Kapal Keruk

Secara garis besar bagian utama pada Kapal Keruk adalah sebagi berikut:
1. Ponton
Ponton adalah suatu alat apung, ponton berupa konstruksi yang kedap air dan
terdiri dari beberapa buahcompartment yang tidak saling berhubungan sehingga ketika
terjadi kebocoran pada salah satu compartment tidak merembet
ke compartment lainnya.Adapun fungsi dari beberapa kompartemen tersebut adalah :
· tempat penyimpanan bahan bakar dan air tawar.
· tempat penyeimbang.
Untuk menggerakkan ponton kapal keruk, di atas ponton dipasang derek
pusat (central winch) yang terbagi dalam dua bagian utama, yaitu :
· Derek Utama (Main Winch), jumlahnya 5 buah dan dilengkapi kawat baja
yang di ujungnya ditambatkan kebecker. Dengan rincian sebagai berikut : empat
buah berfungsi untuk menggulung atau mengulur kawat samping, satu buah
kawat haluan yang berfungsi untuk menggerakkan kapal keruk ke depan.
· Derek Tangga Mangkok (Ladder Winch), jumlah satu buah dan berfungsi
untuk menaikkan dan menurunkan tangga mangkok (ladder) kapal keruk
sehingga kedalaman penggalian dapat diatur.
Pada depan ponton dibuat suatu celah terbuka untuk turun naiknya ladder. Bagian
ponton yang terendam air disebut “draught board” dan yang tidak
terendam disebut “free board”.
2. Peralatan Penggalian
Peralatan penggalian adalah semua peralatan yang secara langsung berfungsi
sebagai alat gali dan alat pemindahan tanah dari permukaan penggalian menuju instalasi
pencucian. Bagian-bagian dari alat penggalian antara lain :
· Mangkok Keruk (Bucket) adalah suatu wadah yang berfungsi sebagai alat gali
yang dirangkai satu sama lain dengan pen menjadi rantai mangkok dan
diletakkan di sekeliling tangga mangkok. Mangkok berfungsi sebagai alat gali
endapan yang akan digali dan membawanya ke bak penampung. Pada kapal
keruk terdapat bermacam-macam kapasitas mangkok yaitu berkisar dari
7 cuft sampai 30 cuft. Rangkaian mangkok (bucket line) yang disusun terdiri dari
110 -145 buah bucket. Kecepatan rata-rata rantai mangkok pada waktu menggali
antara 22 – 28 bucket/menit. Pada Kapal Keruk Bemban kecepatan mangkok
adalah 24 bucket/menit dengan kapasitas mangkok 24 cuft untuk
kegiatan stripping. Sedangkan untuk kegiatan treated kecepatan mangkok adalah
18 bucket/menit dengan kapasitas mangkok 18 cuft. Yang terdiri dari 135 bucket.
· Tangga Mangkok (Ladder) adalah suatu kontruksi besi yang berfungsi sebagai
penyangga dari rangkaian mangkok dan untuk mengatur penggalian. Kedalaman
penggalian dapat diatur dengan menaikkan dan menurunkan ladder lier. Guna
memperlancar serta menyangga jalannya bucket, pada ladder dipasang “ladder
roller”.
· Pembalik Atas (Upper Tumbler/Top Tumbler) adalah suatu poros berbentuk
persegi enam yang berfungsi untuk menggerakkan dan memutar rantai mangkok,
dimana isi mangkok dibawa menuju bak penampung (hopper). Pembalik atas
merupakan poros persegi enam yang dipakai apabila pada saat mangkok
melewati pembalik atas terjadi hentakan yang bertujuan agar isi mangkok
terbuang ke hopper (bak tadah).
· Pembalik Bawah (Bottom Tumbler) adalah suatu poros berbentuk silinder di
ujung bawah tangga mangkok yang berfungsi sebagai pemutar untuk
memperlancar jalannya rangkaian mangkok pada bagian bawah tangga mangkok.
Pada bagian samping dipasang sayap untuk mencegah mangkok keluar dari
bidang jalan pada saat melakukan penggalian tebing medan kerja.
· Guling Penghantar (Ladder Roller) berfungsi untuk menahan beban
mangkok, meluruskan dan melancarkan jalannya rantai mangkok
· Bak Penampung (Hopper) berfungsi untuk menampung hasil penggalian yang
ditumpahkan dari bucket pada saat melewati upper tumbler. Di
dalam hopper terdapat bandar ayun yang bergerak sesuai dengan naik
turunnyaladder, sehingga jarak antara bibir mangkok dan ujung plat bandar tetap.
Di bawah bandar ayun terdapat bak tuang ayun (short goot) yang
menghubungi hopper dengan saringan putar.
3. Peralatan Pencucian
Peralatan pencucian yang ada pada kapal keruk bertujuan untuk memisahkan
mineral kasiterit (bijih timah) dari mineral-mineral pengotornya berdasarkan perbedaan
berat jenis masing-masing mineral.
Peralatan pencucian terdiri atas :
· Saringan Putar (Trommel Screen) adalah suatu saringan/konstruksi rangka
yang berbentuk silinder, dilengkapi dengan saringan plat yang berfungsi untuk
memisahkan material berdasarkan ukuran butir. Saringan putar merupakan alat
untuk proses pemisahan tahap pertama. Pada ujung saringan putar dilengkapi
dengan monitor yang diletakkan berlawanan arah dengan alir masuk material.
Fungsi alat ini untuk memecahkan serta memisahkan gumpalan tanah yang
melekat pada dinding saringan putar.
· Bak Pembagi (Scuttle Wash) merupakan suatu wadah yang letaknya dibawah
saringan putar yang berfungsi untuk membagi / mendistribusikan / mengalir
material (under size) ke unit jig primer melalui pipa-pipa pembagi (splitter).
· Jig adalah suatu peralatan pemisah yang berfungsi untuk memisahkan mineral
berat (berharga) dengan mineral ringan berdasarkan perbedaan berat jenis.
Sebagian besar kapal-kapal keruk yang ada di PT. Koba Tin menggunakan jig
sistem hydrolic, sistem mechanical dan sistem pan american, dengan pembagian
sebagai berikut :
- Jig primer ada 5 unit (port bow, port stern, startboard bow, startboard
stern)
- Jig sekunder, berjumlah 3 unit (port, startboard, centre)
- Jig tersier, berjumlah 2 unit (port dan startboard)
· Konsentrat hasil dari jig tersier merupakan konsentrat akhir,
sedangkan taillingnya langsung dibuang ke bandartailling(Tailing Chute).
· Cyclone adalah suatu tabung berbentuk silinder yang berfungsi untuk
mengurangi banyaknya air dan material halus (slim) pada aliran material yang
masuk ke jig. Berfungsi untuk mengatur kekentalan konsentrat jig primer
sebelum masuk ke jig sekunder atau jig tersier.
· Bandar Batu (Stone Chute/Stacker) adalah suatu bandar yang berfungsi untuk
membuang over size dari saringan putar yang tidak lolos berupa gumpalan tanah
atau batu ke kolong.
· Bandar Tailling (Tailling Chute) merupakan suatu bandar yang berfungsi
untuk membuang tailling dari semua jig ke kolong.
· Bandar Lepas (Overburden Chute) merupakan suatu bandar yang berfungsi
membuang hasil pengupasan lapisan tanah atas yang tidak mengandung
timah (stripping). Hasil penggalian ini tidak melalui saringan putar.
· Pompa (Pump) berfungsi untuk memompa dan mengalirkan material dari
peralatan yang satu ke peralatan yang lainnya.
4. Peralatan Mekanik
Peralatan mekanik yang dipakai untuk menunjang kapal keruk antara lain:
· Lier Pusat/Pusat Perkawatan (Mooring Winch/Central Lier) berfungsi untuk
melayani pergerakan kapal keruk ke arah kiri/kanan bidang kerja. Kelancaran
jalannya penggulungan kawat sangat berpengaruh langsung terhadap
keberhasilan penggalian tanah.
· Derek Tangga (Ladder Lier) berfungsi untuk menaikkan / menurunkan ujung
ladder dalam batas-batas tertentu yang diatur dari ruang komando.
· Motor Penggerak (Engine)Berfungsi untuk menjalankan seluruh peralatan
Kapal Keruk seperti jig, saringan putar, pompa dan upper tumbler sehingga
rangkaian dapat berputar.
· Instalasi Listrik berfungsi ntuk dapat menjalankan peralatan di Kapal Keruk
maka dilengkapi dengan instalasi sumber listrik, yaitu :
- Generator utama dan cadangan.
- Transformator
5. Scraper

Struktur wheel tractor scraper terdiri dari komponen-komponen berikut :


a. Cushion Hitch
Cushion Hitch berfungsi menyerap kejutan dari jalan raya, menstabilkan jalannya
machine,
memungkinkan machine beroperasi pada kecepatan tinggi dan meminimalkan
goncangan
pada bowl saat berjalan di jalan yang tidak rata. Elevating model yang lebih kecil tidak
dilengkapi Cushion hitch. Saat pengisian, cushion hitch harus dalam keadaan terkunci.
b. Apron
Apron merupakan pintu depan scraper body yang menahan muatan tetap pada bowl.
Apron
dinaikkan cukup tinggi untuk memudahkan masuknya material saat pengisian dan
ditutup
saat machine berjalan ke tempat pembuangan.
c. Bowl
Bowl merupakan komponen penampung material. Saat pengisian, bowl dapat diturunkan
ke
permukaan tanah supaya material dapat bergerak masuk dengan baik dan mendapatkan
sudut pemotongan yang baik.
d. Auger
Auger merupakan perlengkapan yang mengangkat material dari cutting edge menuju
bowl
sehingga memungkinkan pengisian sendiri material yang sulit masuk ke bowl. Auger
dioperasikan sebelum bowl diturunkan, material akan dihancurkan oleh gigi auger
setelah
dipotong cutting edge,
e. Ejector
Ejector merupakan komponen dengan sayap yang memiliki kemiringan tertentu yang
berfungsi mendorong muatan keluar bowl.
f. Gooseneck
Gooseneck terikat ke hitch mengikatkan scraper bowl ke main frame dan sebagai
tumpuan
saat bowl didorong ke tanah.
g. Frame
Frame merupakan komponen yang menyangga berbagai komponen lainnya sehingga
dapat
dirangkai satu sama lain serta mendistribusikan beban.
h. Draft arms
Draft arm mengikat scraper bowl ke gooseneck pada mainframe, menarik dan
mendorong
scraper bowl dari permukaan tanah dan juga sebagai tumpuan apron.
i. Router Bit & Cutting Edge
Router bit memotong material dari samping dan cutting edge merupakan mata potong
yang
memotong material secara horizontal.
j. Cabin/Operator Compartment
Cabin merupakan ruang pengontrolan machine oleh operator yang dilengkapi dengan
berbagai perlengkapan seperti steering wheel, tuas kecepatan machine, perlengkapan
monitoring, AC/heater dan lain sebagainya. Cabin melindungi operator dari kejatuhan
material dan debu selama operasi.
h. Elevator
Elevator merupakan mekanisme rantai yang dilengkapi bilah pemuat yang mendorong
material naik menuju bowl sehingga scraper dapat melakukan pengisian dengan
sendirinya.
i. Push Block
Push block merupakan sisi dibagian belakang machine yang tahan terhadap dorongan,
berfungsi sebagai bidang kontak push pull arrangement

6. crawler
Bagian-bagian crawler adalah sbb
1. crawler : untuk memindahkan crane di area kerja dengan tramotor
memutar track pada spoketnya
2. superstructure : tempat crane berputar, ruang control
3. counterweight : bobot yang digunakan untuk menyeimbangkan beban dan
beratcrane dalam memberikan stabilitas pada saat mengangkat
4. additional counterweight :bobot tambahan untuk menyeimbangkan beban dan berat
crane
5. jib : perpanjangan tambahan yang melekat pada titik boom
sehingga memberikan tambahan panjang boom untuk mengangkat beban
6. mast : tempat untuk menopang tali atau kawat penyeimbang
crane
7. pulley : untuk memutar bagian pengait sehingga dapat dinaikan.

8. Compactor

fungsi komponen compactor adalah :


1. frame : digunakan untuk menahan drum
2. drum : komponen seperti tabung yang terbuat dari baja untuk memadatkan tanah
3. kabin : tempat mengoperasikan compactore
4. engine/mesin
5. roar wheel : merupakan roda pada kompaktor
9. Clumshell

dalah sebuah alat berat yang mirip dengan dragline dan berfungsi untuk mengangkut
material. Alat berat ini digunakan untuk mengerjakan material lepas, seperti pasir,
kerikil, lumpur, dan semacamnya. Cara kerjanya adalah dengan mengisi bucket,
mengangkat ke atas secara vertikal, kemudian diangkut menuju tempat yang dikehendaki
untuk selanjuutnya ditumpahkan ke alat pengangkut lain atau untuk ditimbun. Bucket
clamshell sendiri terdiri atas beberapa ukuran dan memiliki dua jenis, yaitu heavy duty
bucket dan juga light duty bucket. Heavy duty bucket biasanya digunakan untuk
penggalian dan dilengkapi dengan gigi yang dapat dilepas. Sementara itu, light duty
bucket merupakan bucket yang digunakan untuk mengangkat bahan ringan—karenanya
alat ini tidak dilengkapi oleh gigi-gigi.
Kapasitas bucket dalam clamshell dibedakan menjadi 3 macam ukuran, yaitu water level
capacity, plate line capacity, dan juga heaped capacity. Water heater
capacity merupakan bucketdengan kapasitas yang memungkinkan bucket mampu
digantungkan setinggi permukaan air, plate line capacity merupakan bucket yang bisa
terisi rata hingga mengikuti garis sepanjang puncak clamshell, dan headed
capacity merupakan bucket dengan kapasitas yang cukup besar dan menumpuk
10. motor grader

Bagian – bagian dari Motor Grader:

 Grader blade yang terpasang pada circle.

Pada Motor Grader ini pisau (blade) nya berada di tengah di antara roda depan dengan
roda belakang, berbeda dengan Bulldozer yang posisi blade-nya berada di depan. Selain
itu, Fungsi mendorongnya pada Grader ini lebih ringan dibandingkan dengan Bulldozer.
ripper adalah alat yang menyerupai cakar (shank) yang dipasangkan di belakang traktor.
Fungsi dari alat ini adalah untuk menggemburkan tanah keras. Pekerjaan penggemburan
ini memerlukan penetrasi ripper ke dalam tanah dan traktor berkemampuan besar.
Jumlah cakar ripper antara satu sarnpai lima buah. Bentuk dari shank ada 2 macam, lurus
dan lengkung. Shank lurus dipakai untuk material yang padat dan batuan berlapis.
Sedangkan shank yang lengkung dipakai untuk batuan yang retak.
Gerakan pada ripper ada dua tipe yaitu tipe lengkung (arc) dan paralel. Tipe arc
merupakan gerakan yang sederhana, namun kadang roda belakang traktor terangkat
sehingga kemampuan tahan kurang. Pada tipe paralel gigi masuk dari arah atas sehingga
menambah traksi alat. Tipe ini baik digunakan pada material keras.