Anda di halaman 1dari 12

1 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

PERTEMUAN 1:
GAYA DAN PENERAPANNYA

Tujuan Pembelajaran :
- Siswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis gaya, penjumlahan dan pengurangan gaya, dan pengaruhnya
pada suatu benda yang dikenai gaya

Kehidupan kita tak pernah lepas dari suatu pengaruh gaya yaitu gaya gravitasi. Kita pun akan mengatakan paku
tertarik oleh suatu magnet karena adanya gaya magnet. Apakah istilah gaya gravitasi dan gaya magnet sama
dengan gaya pakaian? Kita juga sering mendengar istilah usaha atau kerja untuk semua bentuk pekerjaan, baik
dalam pekerjaan yang memerlukan otot ataupun yang memerlukan pikiran. Dalam ilmu fisika pengertian usaha
atau kerja digunakan memiliki arti yang berbeda. Apa itu gaya, usaha dan energi menurut pandangan fisika?
Mari kita pelajari dalam bab ini.

GAYA

Jika dengan adanya gaya:


a) Benda diam jadi bergerak.
b) Benda bergerak menjadi diam.
c) Bentuk dan ukuran benda berubah.
d) Arah gerak benda berubah.

Maka, dapat disimpulkan bahwa gaya adalah :

Jenis-jenis Gaya

Jenis Gaya Arti Contoh


Gaya listrik

Gaya magnet

Gaya pegas

Gaya gravitasi

Gaya mesin

Gaya gesekan

ANIS KHOIRUN NISA 1


2 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

RESULTAN GAYA

Gaya merupakan besaran vector karena memiliki besar dan arah. Karenanya, gaya dapat digambarkan dengan
diagram vektor berupa anak panah.

Pada Gambar 12.2, titik p disebut sebagai titik tangkap gaya, dan arah anak panah dari p ke q menyatakan arah
gaya, sedangkan besarnya gaya dinyatakan dengan panjang anak panah pq.

Jika kamu tidak sanggup untuk mendorong lemari pakaian yang akan kamu pindahkan, tentunya kamu
akan meminta bantuan orang lain untuk mendorong bersama lemari itu dari arah yang sama. Dengan demikian,
lemari akan terasa lebih ringan dan mudah untuk dipindahkan. Tapi, jika kamu dan temanmu mendorong dari
arah yang berlawanan, lemari akan terasa lebih berat, dan mungkin tidak akan berpindah. Saat lemari didorong
dari arah yang sama, maka gaya yang diberikan temanmu akan memperbesar gaya yang telah kamu berikan.
Sebaliknya, jika arah dorongan kamu berlawanan, maka gaya yang diberikan temanmu akan mengurangi gaya
yang kamu berikan.
Keseluruhan gaya yang diberikan pada suatu benda dapat diganti oleh sebuah gaya yang disebut
resultan gaya. Resultan gaya merupakan besaran vektor. Arahnya adalah arah dari sebuah gaya yang nilainya lebih
besar dari gaya yang lainnya. Secara matematis, resultan gaya ditulis:

dengan:
R = resultan gaya
F = gaya yang dijumlahkan
n = banyaknya gaya

ANIS KHOIRUN NISA 2


3 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

ANIS KHOIRUN NISA 3


4 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

ANIS KHOIRUN NISA 4


5 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

C. Hukum III Newton

(a) (b) (c)

Tahukah kalian, apa persamaan dari tiga gambar di atas?

Persamaan dari ketiga gambar di atas adalah ketiganya sama-sama melakukan gaya aksi-reaksi.

Coba kalian tentukan gaya aksi dan gaya reaksi pada tiap gambar!

Gambar (a) Gambar (b) Gambar (c)


Aksi : Aksi : Aksi :

Reaksi : Reaksi : Reaksi :

Sifat-sifat gaya aksi-reaksi adalah:


a) Gaya yang bekerja besarnya sama.
b) Arahnya berlawanan.
c) Terletak pada satu garis lurus.
d) Bekerja pada dua benda yang berbeda.

Bunyi Hukum III Newton:

Sifat-sifat ini memenuhi persamaan :

Gaya aksi dan reaksi tersebut memiliki besar yang sama, tetapi berlawanan arah dan bekerja pada dua benda yang
berbeda. Kini coba kamu analisis beberapa benda lain yang mengadakan aksi terhadap benda yang lainnya.

ANIS KHOIRUN NISA 5


6 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

a. Gaya Normal
Benda yang diletakkan di atas meja memiliki resultan gaya sama dengan nol. Pada benda
tersebut ada dua gaya yang saling berlawanan.
Gaya yang arahnya ke bawah terjadi akibat benda tersebut mengalami gaya yang dilakukan
oleh pusat bumi.
Sedangkan gaya ke atas diberikan oleh meja akibat benda tersebut mengerjakan gaya pada
meja.
Apakah kedua gaya tersebut aksi-reaksi?

b. Gaya Tegang Tali

w adalah gaya berat bola yang dikerjakan bumi pada bola tersebut.
Sedangkan T1 adalah gaya tegang tali yang dikerjakan tali pada bola.

Apakah kedua gaya tersebut aksi-reaksi?

GAYA GESEKAN

Coba bayangkan dan rasakan kembali gerak mobil yang kamu tumpangi ketika berada di jalan
datar yang permukaannya halus, lalu di jalan datar yang permukaannya kasar!

Gerak mobil mana yang terasa lebih cepat?

Sama halnya ketika kamu menarik benda yang terletak di atas meja yang permukaannya
kasar. Jika kamu menariknya dengan gaya yang lemah, maka benda tidak akan bergerak
karena gaya gesekan sama besar dengan gaya yang kamu berikan sehingga menghambat gerak benda. Benda itu akan
bergerak jika kamu menarik dengan gaya yang lebih besar dari gaya gesek.

Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa gaya gesekan adalah gaya yang timbul akibat pergeseran antara
dua permukaan yang bersentuhan. Gaya gesekan mempunyai arah yang berlawanan dengan gaya penyebabnya sehingga
bersifat menghambat gerak benda.

BERAT BENDA

Dalam kehidupan sehari-hari, tentunya kamu sering mendengar kata berat. Misalnya, berat badan, berat bersih, dan lain-lain.
Kata “berat” yang digunakan pada kata-kata di atas dalam fisika mengarah pada massa benda (m).

Jadi, apa sebenarnya pengertian berat?

Perbandingan antara berat dan massa suatu benda akan menunjukkan harga yang tetap. Sesuai dengan hukum II Newton
maka besaran itu disebut percepatan gravitasi (g). Apabila berat suatu benda disimbolkan dengan w dan massa benda
disimbolkan dengan m, maka percepatan gravitasi (g) dapat ditulis:

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa berat benda di bumi adalah gaya tarik bumi terhadap suatu benda. Sedangkan,
massa adalah ukuran banyaknya satuan yang terkandung dalam suatu benda. Massa suatu benda tidak berubah di manapun
benda itu berada. Berbeda dengan berat benda yang berubah-ubah bergantung di mana benda tersebut berada. Hal ini
disebabkan adanya perbedaan besar gaya gravitasi bumi yang tergantung pada jarak pusat massa terhadap bumi.

ANIS KHOIRUN NISA 6


7 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

PESAWAT SEDERHANA

Pesawat sederhana adalah peralatan yang memudahkan manusia melakukan usaha.

1. Tuas (Pengungkit)

 Tuas berfungsi sebagai alat pembesar gaya sehingga keuntungan menggunakan


tuas adalah gaya yang dihasilkan lebih besar daripada gaya yang dikeluarkan.

 Berat beban yang akan diangkat disebut gaya beban (Fb) dan gaya yang digunakan untuk mengangkat batu atau
beban disebut gaya kuasa (Fk).
 Jarak antara penumpu dan beban disebut lengan beban (lb) dan jarak antara penumpu dengan kuasa disebut lengan
kuasa (lk)
 Hubungan antara besaran-besaran tersebut menunjukkan bahwa perkalian gaya kuasa dan lengan kuasa (Fklk) sama
dengan gaya beban dikalikan dengan lengan beban (Fblb). Artinya besar usaha yang dilakukan kuasa sama dengan
besarnya usaha yang dilakukan beban.
 Oleh sebab itu, pada tuas berlaku persamaan sebagai berikut.

Fk = gaya kuasa (N)


Fb = gaya beban (N)
l2 = lB = lengan beban (m)
l1 = lk = lengan kuasa (m)
 Keuntungan pada pesawat sederhana disebut Keuntungan Mekanis (KM). Secara umum keuntungan mekanis
didefinisikan sebagai perbandingan gaya beban dengan gaya kuasa ehingga keuntungan mekanis pada tuas atau
pengungkit bergantung pada panjang masing-masing lengan. Semakin panjang lengan kuasanya, semakin besar
keuntungan mekanisnya

 Berdasarkan letak titik tumpunya, tuas diklasifikasikan menjadi tiga golongan, yaitu sebagai berikut.

ANIS KHOIRUN NISA 7


8 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

2. Katrol
Katrol merupakan pesawat sederhana yang banyak kita jumpai di sekitar, misalnya digunakan untuk katrol timba.
a. Katrol tetap
Prinsip katrol tetap :
Hubungan Beban, Titik Tumpu, dan Kuasa

Keterangan : Fb = gaya beban


Fk = gaya kuasa
lb = AO = lengan beban
lk = OB = lengan kuasa
Keuntungan mekanis :
𝑭𝒃 𝒍𝒌
𝑲𝑴 = = =𝟏
𝑭𝒌 𝒍𝒃

b. Katrol Tunggal Bergerak


Hubungan Beban, Titik Tumpu, dan Kuasa

Perhatikan Gambar 10.19. Titik tumpu katrol tunggal bergerak berada di titik A.
Lengan beban lb adalah jarak AO dan lengan kuasa lk adalah jarak AB. Dengan
demikian, berlaku persamaan sebagai berikut.
𝒍𝒌 = 𝟐 𝒍𝒃
Keuntungan mekanis :
𝑭𝒃 𝒍𝒌
𝑲𝑴 = = =𝟐
𝑭𝒌 𝒍𝒃
Adapun besar gaya kuasa yang harus dilakukan untuk mengangkat beban adalah :
𝑭𝒌 𝒙 𝒍𝒌 = 𝑭𝒃 𝒙 𝒍𝒃
𝑭𝒌 (𝟐 𝒍𝒃 ) = 𝑭𝒃 𝒙 𝒍𝒃
𝟏
𝑭𝒌 = 𝑭
𝟐 𝒃
c. Katrol Majemuk atau Katrol Berganda
Keuntungan mekanis dari katrol majemuk bergantung pada banyaknya tali yang
dipergunakan untuk mengangkat beban. Pada Gambar 10.20 dapat kamu lihat empat tali
digunakan untuk mengangkat beban. Jadi, keuntungan mekanisnya sama dengan 4.
Jika kamu akan mengangkat beban 100 N, cukup dengan gaya 25 N saja benda sudah
terangkat.

3. Bidang miring
Perhatikan gambar 13.23 dua orang menaikkan peti yang berat
sekali ke dalam truk, digunakan bidang miring yang merupakan
titian dari lantai ke atas truk. Kemudian didorong peti itu melewati
titian.
Berapa besarnya gaya dorong yang dibutuhkan dan berapakah
usaha yang dilakukan?

ANIS KHOIRUN NISA 8


9 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

Untuk menaikkan peti ke dalam truk dibutuhkan gaya dorong minimal F1 berlawanan arah dengan F. Dari gambar di atas
maka diperoleh perbandingan sebagai berikut.
Besarnya gaya yang dilakukan untuk mendorong beban :
𝒉 𝑭𝟏 𝑭. 𝒉
= → 𝑭𝟏 =
𝒔 𝑭 𝒔
𝒎. 𝒈. 𝒉
𝑭𝟏 =
𝒔
Besarnya usaha yang dilakukan :
𝒎. 𝒈. 𝒉
𝑾𝟏 = 𝑭𝟏 . 𝒔 = .𝒔
𝒔
𝑾𝟏 = 𝒎𝒈𝒉
Keuntungan mekanis bidang miring bergantung pada panjang landasan bidang miring dan
tingginya. Semakin kecil sudut kemiringan bidang, semakin besar keuntungan
mekanisnya atau semakin kecil gaya kuasa yang harus dilakukan.
Keuntungan mekanis bidang miring adalah perbandingan panjang (l) dan tinggi bidang
miring (h).
𝟏
𝑲𝑴 =
𝒉

Contoh soal:
Seekor kuda menarik kereta. Jika kereta berpindah 20 meter, sedangkan gaya kuda itu 300 newton, searah perpindahan
kereta. Berapakah usaha yang dilakukan kuda itu pada kereta?
Diketahui : F = 300 N
s = 20 m
Ditanya : W=?
Jawab : Jadi W = F. s
= 300.20
= 6.000 joule

ANIS KHOIRUN NISA 9


10 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

WORKSHEET
TEKANAN

Tujuan Pembelajaran :
- Siswa dapat menyelidiki tekanan pada benda padat, cair, dan gas serta penerapannya dalam kehidupan
sehari-hari.

1. Apakah tekanan itu?

2. Kita sering melihat kapal laut yang sangat besar dapat terapung di atas air, tetapi mengapa batu kecil bisa tenggelam di
dalam air?

3. Mengapa sumut air tidak pernah surut?

A. Tekanan pada Zat Padat

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tekanan pada Zat Padat


a. Tujuan
Kamu dapat memahami dan menyebutkan factor-faktor yang mempengaruhi tekanan pada zat padat
b. Alat dan Bahan
Dua buah balok kayu dengan ukuran panjang 15 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 5 cm, plastisin, beban dengan berat 1 N
dan 5 N
c. Langkah Kerja
1. Letakkan balok A dan B di atas plastisin dengan posisi alas balok yang sama!
2. Letakkan beban seberat 5 N di atas balok A dan beban 1 N di atas balok B!
3. Angkat kedua balok dan bebannya itu!
Apakah ada perbedaan di bekas tempat kedua balok pada plastisin?

4. Letakkan balok A dan B di atas plastisin dengan posisi alas balok yang berbeda!
5. Letakkan beban 1 N di atas balok A dan balok B!
6. Angkat kedua balok dan bebannya itu!
Apakah ada perbedaan di bekas tempat kedua balok pada plastisin?

ANIS KHOIRUN NISA 10


11 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

7. Apa kesimpulanmu?

Makin luas bidang tekan, maka tekanan balok pada plastisin akan semakin ……………………
Makin kecil bidang tekan, maka tekanan balok pada plastisin akan semakin ……………………
Pada luas bidang tekan yang sama, tekanan semakin ………… jika gaya semakin ……………
Atau dapat disimpulkan bahwa tekanan ……………………… dengan gaya (berbanding lurus/berbanding
terbalik)

Dari kedua kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa:


a) Tekanan sebanding dengan …………………
b) Tekanan berbanding terbalik dengan …………………………

Bila dinyatakan tekanan dengan P, gaya dengan F dan luas tekanan dengan A, maka hubungan antara ketiga besaran itu dapat
dirumuskan sebagai berikut:
dengan: P = tekanan (N/m2 )
F = gaya tekan (N)
A = luas bidang (m 2 )
Satuan tekanan dalam Sistem Internasional (SI) = N/m2 (pascal = Pa).
Satuan tekanan dalam sistem dalam cgs = dyne/cm2 ; 1 N/m2 = 10 dyne/cm2

Maka, apakah yang dimaksud tekanan itu?


“Tekanan adalah gaya persatuan luas bidang atau gaya yang dialami oleh bidang seluas 1 m2”

.
B. Tekanan pada Zat Cair
Berenang adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Ketika kamu mencoba untuk menyelam ke dasar kolam, semakin
dalam kamu menyelam maka kamu akan merasa gaya yang menekan ke tubuhmu semakin besar. Jika kamu menyemprotkan
air dengan selang, ternyata air mampu mendorong benda-benda yang dikenainya. Kejadian di atas membuktikan adanya
tekanan dari zat cair. Tekanan pada zat cair dikelompokkan menjadi dua, yaitu tekanan zat cair pada ruang tertutup dan ruang
terbuka.
Jika kamu amati kondisi air di danau dan di sungai, kamu dapat melihat bahwa air di
danau akan lebih tenang dibandingkan air di sungai. Mengapa demikian? Karena air di danau
itu diam, sedangkan air di sungai akan terus mengalir. Air mengalir akibat adanya perbedaan
tekanan sehingga dapat dikatakan bahwa air sungai memiliki tekanan. Lalu, apakah air danau
yang diam dapat dikatakan tidak memiliki tekanan? Ternyata, tidak demikian. Air yang diam
pun memiliki tekanan yang disebabkan oleh zat cair yang berada pada kedalaman tertentu
disebut.dengan tekanan hidrostatis. Besarnya tekanan hidrostatis bergantung pada ketinggian
zat cair, massa jenis zat cair, dan percepatan zat cair.
Perhatikan Gambar 14.2!
 Pancaran air paling jauh ditunjukkan pada lubang ……
 Urutan pancaran air dari yang paling jauh adalah ……
 Maka, tekanan pada lubang C ………… daripada tekanan pada lubang B dan A
 Sehingga, dapat disimpulkan bahwa tekanan ………. Dengan kedalaman (h) (berbanding lurus/ tidak sebanding)
Dari konsep tersebut, diperoleh rumus:
dengan:
P = tekanan (Pa atau N/m2 )
𝜌 = massa jenis zat cair (kg/m3 )
g = percepatan gravitasi Bumi (m/s2 )
h = ketinggian (m).

ANIS KHOIRUN NISA 11


12 Worksheet IPA Kelas 8 Semester 2

Soal!
(kerjakan dengan berkelompok!)
1. Buatlah definisi tentang tekanan dengan menggunakan kata-katamu sendiri!
2. Manakah yang lebih sakit, terinjak sepatu berhak tinggi atau sandal?
3. Menurut penelitian, tekanan yang diberikan wanita yang memakai sepatu hak tinggi lebih besar daripada tekanan
yang diberikan kaki seekor gajah. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?
4. Sebuah bejana berbentuk tabung tingginya 100 cm diisi penuh oleh air. Tentukanlah tekanan zat cair pada:
a. Dasar tabung
b. Tengah-tengah tabung
c. Ketinggian 25 cm dari alas bejana
5. Hayataka menyelam ke dasar kolam renang yang memiliki kedalaman 3 m. Berapa besar tekanan air yang dialami
oleh anak tersebut jika massa jenis air 1000 kg/m3 dan gravitasi g = 9,8 m/s2?
6. Tangan seorang anak seluas 54 cm2 menekan tanah liat dengan gaya sebesar 9 N. Tentukan besar tekanan yang
dialami tanah liat dari tangan anak tersebut!
7. Kubus mempunyai volume 1000 cm3 mempunyai massa 4 kg, terletak pada salah satu bidang sisinya pada lantai
horizontal. Berapa pascal tekanan kubus pada lantai itu jika g = 10 ms–2?
8. Pengisap Kempa hidrolisis mempunyai jari-jari 20 cm dianggap tidak mempunyai berat, bila pengisap menekan zat
cair karena mendapat gaya sebesar 9420 N. Berapa Pa tekanan yang dialami zat cair dari pengisap itu?

9. Pada saat menyelam Risa merasakan adanya tekanan hidrostatis pada tubuhnya. Dia mencoba memperkirakan
besarnya tekanan tersebut dengan mengukur kedalamannya.
Jika diketahui kedalaman penyelaman Risa 2 m, massa jenis air 1.000 kg/m3, serta konstanta gravitasi di tempat
tersebut 10 N/kg, berapakah tekanan hidrostatis hasil hitungan Risa?
10. Para penyelam tradisional sehari-harinya mencari mutiara atau rumput laut. Kebanyakan dari mereka telinganya
kurang peka terhadap suara lemah bahkan apabila mereka menyelam terlalu dalam, gendang telinga mereka bisa
pecah. Mengapa hal itu bisa terjadi?
Jelaskan sesuai dengan teori yang kamu dapatkan.

Nama Kelompok :
1.
2.
3.
4.

ANIS KHOIRUN NISA 12