Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA

JAKARTA
DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM KECAMATAN TEBET
Jl. Prof. Dr. Soepomo SH No. 54, Tebet, Jakarta Selatan. Telp. 021-8314955
Email: rsutebet@gmail.com

LAPORAN PENCAPAIAN SASARAN MUTU


UNIT INSTALASI FARMASI RSUK TEBET
BULAN OKTOBER 2017

Jakarta, 10 November 2017

Nama Unit : Instalasi Farmasi - Apotek


Bulan : Oktober 2017
Standar Pelayanan Minimal : Waktu tunggu pelayanan obat racikan

1. Data Hasil Pencapaian

Hasil evaluasi dan monitoring waktu tunggu pelayanan obat racikan bulan Oktober
2017, sebagai berikut:

BULAN JUMLAH R/ JUMLAH PERHITUNGAN SASARAN KETERANGAN


DENGAN RESEP MUTU
WAKTU RACIKAN
TUNGGU < 60
MENIT
Oktober 30/57 X 100 % = Tercapainya Tidak
2017 30 57 69.46 % 100% waktu Memenuhi
tunggu
sasaran mutu
pelayanan
obat racikan sebesar 69.46 %

Tabel 1. Hasil evaluasi dan evaluasi dan monitoring waktu tunggu pelayanan obat racikan bulan Oktober 2017
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA
JAKARTA
DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM KECAMATAN TEBET
Jl. Prof. Dr. Soepomo SH No. 54, Tebet, Jakarta Selatan. Telp. 021-8314955
Email: rsutebet@gmail.com

2. KESIMPULAN
Sasaran mutu mengenai waktu tunggu pelayanan obat racikan di apotek BPJS tidak
memenuhi persyaratan mutu karena prosentase yang dibawah target 100% pada bulan
Oktober 2017 yaitu sebesar 69.46 %.

3. ANALISA PENYEBAB
A. Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan yang terdiri dari beberapa langkah
yaitu:
1) Pengkajian resep (administrasi, farmasetika, dan pertimbangan klinis)
a. Administrasi, terdiri dari:
- Nama, umur, jenis kelamin, berat badam, dan tinggi badan pasien
- Nama, nomor ijin, alamat dan paraf dokter
- Tanggal resep, dan
- Ruangan/unit asal resep
- Status pasien, umum atau bpjs
- Retriksi obat
b. Farmasetika
- Nama obat, bentuk dan kekuatan sediaan
- Dosis dan jumlah obat
- Stabilitas dan
- Aturan dan cara penggunaan
c. Pertimbangan klinis
- Ketepatan indikasi, dosisi, dan waktu penggunaan obat
- Duplikasi pengobatan
- Alergi dan Reaksi Obat yang tidak dikehendaki (ROTD)
- Kontraindikasi, dan
- Interaksi obat
2) Pembuatan etiket obat
3) Pengambilan obat sesuai dengan jumlah permintaan
4) Dispensing obat
5) Input obat kedalam kemasan
6) Verifikasi
7) Penyerahan Obat
8) Pemberian informasi obat
9) Konseling
Pelayanan farmasi yang terdiri dari urutan 9 langkah dimana disetiap langkah
harus diisi oleh orang yang berbeda guna meningkatkan pengecekan dan
verifikasi obat yang optimal, pada kenyataannya dilakukan oleh tiga orang
dalam satu siklus, sehingga menyebabkan waktu tunggu pelayanan menjadi
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA
JAKARTA
DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM KECAMATAN TEBET
Jl. Prof. Dr. Soepomo SH No. 54, Tebet, Jakarta Selatan. Telp. 021-8314955
Email: rsutebet@gmail.com

melebihi waktu yang dipersyaratkan. Selain itu, kondisi penerimaan resep


dari dua pintu yaitu, apotek BPJS dan UMUM tapi untuk resep racikan hanya
di dispensing oleh satu reseptir yang membuat penumpukan resep racikan
yang berujung pada lamanya waktu tunggu pelayanan.
B. Pasien poli penyakit dalam, poli mata bertambah, sedangkan petugas jumlahnya
tetap.
C. Adanya tambahan tugas menghargai obat saat pelayanan resep untuk mengetahui
kecukupan kapitasi INACBG’s.
D. Proses penulisan etiket membutuhkan waktu cukup lama karena pada satu resep
tidak hanya 2-3 item obat saja melainkan bisa lebih dari 10 item obat.
E. Petugas yang berada di depan tidak hanya melakukan penyerahan obat tetapi juga
melakukan berbagai konfirmasi (bila diperlukan) kepada dokter yang bersangkutan.
F. Tulisan dokter yang tidak terbaca, salahnya penulisan nama pasien,konfirmasi obat
bila tidak ada persediaan membutuhkan waktu untuk menghubungi ke dokter yang
bersangkutan cukup menyita waktu.

4. RENCANA TINDAK LANJUT


1. Penambahan Sumber Daya Manusia terutama untuk tenaga teknis kefarmasian
2. Mengadakan pelatihan kepegawaian untuk meningkatkan kualitas kinerja

Hormat Saya, Mengetahui,

Nessia Hesti Wulandari, S.Farm., Apt. dra. Dhanya Rosa, Apt.


Koord. Apotek Rawat Jalan & Inap RSUK Tebet Ka. Ins. Farmasi RSUK Tebet

Tembusan:

1. Ka. Instalasi Farmasi