Anda di halaman 1dari 5

Terminologi :

1. Egois : Sikap mementingkan diri sendiri


diatas kepentingan orang lain yang
berlebihan.
2. Bully : Penindasan, kekerasan, ancaman,
paksaan, untuk mengintimidasi orang lain.
Dilakukan oleh satu orang atau sekelompok
tanpa ada tujuan yang jelas.
3. Infantile : cirri prilaku kekanak kanakan
yang ditunjukkan oleh anak yang sudah
besar atau dewasa
4. Afek Hipotim : Afek = Emosi, Hipotim :
Keadaan murung. Keadaan seseorang yang
selalu sedih, dan tidak semangat.
5. Ansietas : Perasaan takut atau cemas yang
berlebihan tanpa alasan yang jelas. Yang
merupakan respon emosi tanpa objek yang
jelas, di interpretasikan secara personil
6. Regresi : Mekanisme pertahanan diri yang
menjadi keadaan primitive atau ke kanak-
kanakan, seperti merusak barang-barang.
Mengakibatkan dia tidak bisa mandiri, dan
tidak bisa memutuskan keputusan sendiri.
Rumusan Masalah
1. Mengapa aditia menjadi sering menangis
setelah pulang sekolah setelah diejek gendut
oleh teman-temannya ?
Aditia mendapatkan stressor di sekolah. Dan
cara menghadapi nya dapat denan flight,
fight, dan frozen. Dan yang terjadi pada
aditia adalah frozen, dengan cara diam
terhadap bully, sehingga menyebabkan
bentuk dari stressornya itu dengan
menangis.
2. Mengapa aditia sejak 1 bulan yang lalu
menjadi mengompol dimalam hari ?
Tindakan dari aditia adalah memendam dari
stressor sehingga terjadi depresi dan
meningkatkan neurotransmitter dan
mempengaruhi sistem saraf otonom dan
sistem para simpatis sehingga terjadi
mengompol. Menandakan bahwa aditia telah
mengalami gangguan psikologis meliputi
keadaan kekhawatiran, ketidaknyamanan,
kecemasan, dll. Normalnya < 7 tahun sudah
dapat mengontrol nocturnal eneuresisnya.
Bisa karena suhu dingin dan konsumsi air
minum yang banyak. Mengalami regresi.
3. Mengapa aditia belum bisa mandiri seperti
makan dan mandi yan masih dibantu ?
Karena asuhan dari orang tua yang
berlebihan, sehingga manja. Mengalami
gangguan perkembangan karena lingkungan
rumah : orang tua tidak memperhatikan atau
terlalu memanjakan. Karena lingkungan
sekolah. Faktor Internal : Emosi, intelektual.
Faktor Eksternal : Dirumah, di sekolah,
status ekonomi, pola asuh orangtua.
4. Mengapa aditia menjadi egois dan sering
memaksakan kehendak tapi disekolah ia
cenderung diam ?
Dirumah menjadi lebih dominan karena di
sekolah dia di bully.Suatu bentuk
pelampiasan emosi dari apa yang terjadi
disekolah.
5. Apakah hubungan aditia yang sejak kecil
diasuh oleh nenek dengan keluhan nya
sekarang ?
Mengganggu perkembangan mental anak :
karena kekerasan, overprotektif, tidak
dipedulikan. Pada aditia terjadi overprotektif
oleh nenek dan pembantunya sedangkan
mengalami tidak dipedulikan oleh orang tua,
dan kekerasan yang terjadi disekolah oleh
teman-temannya.
6. Apa dampak bullying pada kasus aditia ?
Up
7. Mengapa pada aditia apabila permintaan nya
tidak dipenuhi akan menangis, disekolah
diam, dan sering di bully ?
8. Apakah ada hubungan usia dan jenis
kelamin dengan keluhan yang dialami aditia
?
Dari segi jenis kelamin laki-laki dan
perempuan dapat terjadi, tapi laki-laki lebih
sering terjadi bully, karena ingin
menampakkan superiornya. Dari segi usia
merupakan waktu untuk mencari jati diri,
apabila prosesnya tidak baik, akan menjadi
depresi. Eneuresis terjadi pada laki 7%, dan
perempuan 3%. Pada keadaan normal
setelah usia 7 tahun sudah tidak ada lagi.
9. Apa interpretasi pemeriksaan yang
dilakukan pada aditia ?
Overweight : Faktor eksternal mengapa dia
dibully
Sukar mengalami kontak mata : Takut
kepada pada orang lain
Infantile : Perkembangannya terhambat
Dalam menjawab pertanyaan selalu meminta
dukungan ibu : ketidak percayaan diri,
dalam motorik dan juga dalam menjawab
pertanyaan.
Afek hipotim
Ansietas : mengalami gangguan kepribadian
yang disebabkan oleh faktor eksternal.
10. Mengapa dokter menyatakan bahwa aditia
pertumbuhan mentalnya tidak sesuai dengan
usia dan mengalami regresi ?
Regresi karena perkembangannya
mengalami kemunduran. Seolah olah
menolak untuk menjadi dewasa.
11. Apa tatalaksana penyakit yang diderita
aditia ?
Konsultasi. Tatalaksana berdasarkan
etiologinya, menghindari faktor pencetus :
stressor. Belum perlu menggunakan
medikamentosa. Behavioral terapi untuk
ansietasnya denan teknik relaksasi. Social
skill training. Pada keluarga bisa dilakukan
psikoterapi keluarga dengan edukasi.
12. Apa hubungan hasil pemeriksaan dokter
dengan keadaannya di sekolah ?
Sudah
13. Apakah keluhan aditia dapat
disembuhkan?
Dapat disembuhkan dengan psikoterapi :
melatih kepercayaan diri, mandiri.
14. Apakah setelah sembuh bisa rekurens ?
Bisa, karena ada pengaruh genetic.

LO
1. Klasifikasi gangguan jiwa
2. Klasifikasi gangguan kepribadian
3. Psikopatologi
4. Pendekatan diagnosis multiaksial
5. Psikoterapi