Anda di halaman 1dari 5

BAB II

TUJUAN PENDIDIKAN

A. Tujuan Pendidikan Dasar


Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan paud dirumuskan mengacu pada
tujuan umum dan khusus pendidikan paud. Pendidikan anak usia dini bertujuan untuk
membantu anak belajar menggunakan saluran-saluran komunikasi untuk
mengekspresikan dirinya sendiri dan mengembangkan kreativitasnya. Hal tersebut
dapat dilakukan dengan cara membantu anak mengekspresikan dirinya sendiri dan
memberikan kesempatan untuk melakukan kreativitasnya, daya cipta, dan daya
imajinasinya.
Tujuan pendidikan anak usia dini secara umum antara lain
1. Menyiapkan perkembangan kepribadian anak secara menyeluruh (memenuhi
kebutuhan dan perkembangan intelektual dan kognitif, kebutuhan akan kegiatan
yang kreatif dan kebutuhan untuk dapat berdiri sendiri),
2. Memenuhi kebutuhan emosi anak atau kebutuhan akan kasih sayang,
3. Memenuhi kebutuhan akan hubungan sosial, pergaulan, kehidupan berkelompok
dan bermasyarakat,
4. Mengurus anak-anak dan membantu ibu-ibu,
5. Memenuhi kebutuhan anak untuk berekspresi dengan bahasa,
6. Mengajarkan dasar-dasar pengetahuan atau mempersiapkan anak untuk masuk
sekolah selanjutnya,
Berdasarkan PP 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan, fungsi dan tujuan PAUD diatur dalam Pasal 61 berbunyi sebagai berikut:
Tujuan pendidikan anak usia dini, yaitu:
1. Membangun landasan bagi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,
berkepribadian luhur, sehat, berilmu, cakap, kritis, kreatif, inovatif, mandiri,
percaya diri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab,
2. Mengembangkan potensi kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, kinestetis,
dan social peserta didik pada masa emas pertumbuhannya dalam lingkungan
bermain yang edukatif dan menyenangkan.
Tujuan Khusus PAUD
1. Mampu berfikir secara kritis, memberikan alasan, memecahkan masalah dan
menemukan hubungan sebab-akibat.
2. Mampu memanfaatkan indera penglihatan dan dapat memvisualisasikan suatu
obyek, termasuk mampu menciptakan imajinasi mental internal dan gambar-
gambar.
3. Mampu mengembangkan konsep diri dan sikap positif terhadap belajar, kontrol
diri dan rasa memiliki.
4. Mampu mengembangkan keingintahuan tentang dunia, kepercayaan diri sebagai
anak didik, kreativitas dan inisiatif pribadi.
5. Mampu memahami keadaan diri manusia secara internal, refleksi diri, berfikir
metakognitif dan menyadari adanya kenyataan spiritual, moral dan kepercayaan
agama.
6. Mampu mengenal, memahami serta mengapresiasi flora fauna dan lingkungan
alam sebagai kebesaran ciptaan Allah.
7. Mampu mengenal peranan masyarakat, kehidupan sosial dan respek terhadap
keragaman sosial dan budaya.
8. Mampu menggunakan bahasa untuk dapat berkomunikasi secara efektif yang
bermanfaat untuk belajar dan berfikir.
9. Mampu menghargai dan menginternalisasi nilai- nilai moral dan agama.
Secara khusus tujuan pendidikan anaka usia dini adalah (Yuliani Nurani
Sujiono, 2009: 42 – 43):

1. Agar anak percaya akan adanya Tuhan dan mampu beribadah serta mencintai
sesamanya.
2. Agar anak mampu mengelola keterampilan tubuhnya termasuk gerakan motorik
kasar dan motorik halus, serta mampu menerima rangsangan sensorik.
3. Anak mampu menggunakan bahasa untuk pemahaman bahasa pasif dan dapat
berkomunikasi secara efektif sehingga dapat bermanfaat untuk berpikir dan
belajar.
4. Anak mampu berpikir logis, kritis, memberikan alasan, memecahkan masalah dan
menemukan hubungan sebab akibat.
5. Anak mampu mengenal lingkungan alam, lingkungan social, peranan masyarakat
dan menghargai keragaman social dan budaya serta mampu mngembangkan
konsep diri yang positif dan control diri.
6. Anak memiliki kepekaan terhadap irama, nada, berbagai bunyi, serta menghargai
karya kreatif.
BAB III
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum
Struktur Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan
pengorganisasian muatan kurikulum, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan lama
belajar. Pada struktur kurikulum pendidikan anak usia dini (PAUD) terdiri dari
sejumlah mata pelajaran yang harus disampaikan kepada peserta didik. Program
pendidikan terdiri dari pendidikan umum, pendidikan kejuruan dan pendidikan khsus.

B. MUATAN KURIKULUM PAUD


Muatan Kurikulum PAUD meliputi sejumlah bidang pengembangan yang
keluasaan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan
pendidikan. Disamping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri
termasuk kedalam isi kurikulum.
Permendiknas No.58 Tahun 2009 yang mengatur tentang Standar PAUD di
dalamnya memuat Standar Pencapaian perkembangan berisi kaidah pertumbuhan dan
perkembangan anak usia dini sejak lahir sampai dengan usia enam tahun.
Tingkat perkembangan yang dicapai merupakan aktualisasi potensi semua aspek
perkembangan yang diharapkan dapat dicapai anak pada setiap tahap
perkembangannya, bukan merupakan suatu tingkat pencapaian kecakapan akademik.
Oleh karenanya di dalam kurikulum paud ini pada permendiknas No.58 Tahun 2009,
sehingga muatan kurikulumnya adalah sebagai berikut:
1. Bidang Pengembangan
a. Bidang Pengembangan Pembiasaan
Bidang pengembangan pembiasaan merupakan kegiatan yang dilakukan
secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari- hari anak sehingga
menjadi kebiasaan yang baik.
1) Aspek perkembangan moral dan nilai- nilai agama, bertujuan untuk
meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan membina
sikap anak dalam rangka meletakkan dasar agar anak menjadi warga negara
yang baik.
2) Aspek perkembangan sosial dan kemandirian, dimaksudkan untuk membina
anak agar dapat mengendalikan emosinya secara wajar dan dapat
berinteraksi dengan sesamanya maupun dengan orang dewasa dengan baik
serta dapat menolong dirinya sendiri dalam rangka kecakapan hidup.
b. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar
Bidang Pengembangan Kemampuan dasar merupakan kegiatan yang
dipersiapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas sesuai
dengan tahap perkembangan anak . Bidang ini meliputi:
1) Berbahasa, bidang ini bertujuan agar anak mampu mengungkapkan pikiran
melalui bahasa yang sederhana secara tepat, mampu berkomunikasi secara
efektif dan membangkitkan minat untuk dapat berbahasa indonesia.
2) Kognitif, pengembang in bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir
anak untuk dapat mengolah perolehan belajarnya, dapat menemukan
bermacam- macam alternatif pemecahan masalah, membantu anak untuk
mengembangkan kemampuan logika matematiknya dan pengetahuan akan
ruang dan waktu, serta mempunyai kemampuan untuk memilah- milah,
mengelompokkan serta mempersiapkan pengembangan kemampuan
berfikir teliti.
3) Fisik/Motorik, pengembangan ini bertujuan untuk mengenalkan dan melatih
gerakan motorik kasar dan motorik halus, meningkatkan kemampuan
mengelola, mengontrol gerakan tubuh dan koordinasi, serta meningkatkan
ketrampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang
pertumbuhan jasmani yang kuat, sehat dan terampil.

2. Mata Pelajaran Paud


Mata pelajaran merupakan isi pengajaran yang dibawakan untuk mencapai suatu
tujuan tertentu. Agar dapat mencapai hasil yang lebih baik, guru atau calon guru perlu
menguasai bukan hanya sekedar materi tertentu yang merupakan bagian dari suatu
mata pelajaran saja, tetapi pemahaman yang lebih.
Mata Pelajaran Wajib