Anda di halaman 1dari 29

Tata Kelola Pertambangan

KONSEP DAN IMPLEMENTASI DI LAPANGAN

Joint Link Group : KONAWE Mining


https://telegram.me/MinerbaNusantara
Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara

Latar Belakang

1. Kuatnya tekanan/serangan terhadap sektor pertambangan


dari sektor lain, ornop/masyarakat.

2. Kegiatan pertambangan berpotensi merubah lingkungan

3. UU No. 25/2000 tentang PROPENAS 2000 – 2004

4. Kebijakan pembangunan pertambangan yang berwawasan


lingkungan, dan peduli sosial

5. Konvesi Johannesburg 2002 tentang Pembangunan


Berkelanjutan dll.
TIGA PILAR PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Johannesburg 2002 (bahkan sejak KTT Bumi Rio 1992)


World Summit on Sustainable Development
26 August – 4 September

 Economic Sustainability
 Social Sustainability
 Environmental Protection

>Meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam pemakaian


sumber daya alam dan proses produksi
>Mengurangi degradasi sumber daya alam, mengurangi
polusi/limbah
Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara
Joint Link Group :
Good Governance
https://telegram.me/MinerbaNusantara

Three Components Three Pillars

ACOUNTABILITY

TRANSPARANCY
PARTICIPATION
Government

CIVIL BUSINESS
SOCIETY SECTOR
Pengertian

 Good Mining Practice adalah suatu proses dari


pencarian mineral sampai dengan proses akhir yaitu
penutupan tambang.
penyelidikan umum,
eksplorasi,
studi kelayakan termasuk Amdal,
konstruksi,
penambangan,
pengolahan dan proses metalurgi,
Pemasaran dan penjualan mineral
penutupan tambang

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Tujuan

 Operasi penambangan yang memperhatikan aspek


keselamatan dan kesehatan kerja dan lindung
lingkungan.

 Terciptanya pemberdayaan masyarakat


berkelanjutan setelah operasi penambangan
berakhir.

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


PENGELOLAAN PERTAMBANGAN YANG
BAIK DAN BENAR
Joint Link Group :
https://telegram.me/MinerbaNusantara

Pelaku Bisnis Pembuat Kebijakan

Good Mining
Practice

• Keuntungan; ROI • Ketaatan terhadap


• Produksi, efisiensi peraturan
• Resiko rendah Menjembatani • Konservasi; nilai tambah;
• Kepastian hukum dua perspektif ROA
• Keamanan/politik • Tanpa kecelakaan
• Citra • Perlindungan lingkungan
• Pembang. masy./wilayah
• Keberlanjutan
pembangunan
Suyartono- 2002
Sumber:DIM, 2003

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Penerapan Teknik Pertambangan yang
- P Tepat
Penetapan cadangan
E Kajian kelayakan
R Konstruksi
A Penambangan, pengolahan, pengangkutan
T Penutupan tambang S
U Pasca tambang/pembangunan berkelanjutan T
R A
A N
N PEDULI LINGKUNGAN PEDULI K3 D
A
P R
E PENGELOLAAN D
R PERTAMBANGAN I
U YANG BAIK DAN S
N BENAR A
D S
A PENERAPAN PRINSIP
PUNYA NILAI I
N TAMBAH
KONSERVASI Pengembangan Wilayah/
G
Masyarakat
A
+ N
OPTIMALISASI PEMANFAATAN
logam dan mineral
BAGI MASYARAKAT KEMANDIRIAN MASYARAKAT
ROI Pembangunan Berkelanjutan

NILAI TAMBAH DENGAN PENGGERAK EKONOMI


POLA PIKIR GOOD MINING PRACTICE
Persyaratan GMP
 Aspek Hukum
 Aspek Teknis
 Aspek Lingkungan
 Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja
 Aspek Community Development

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Aspek Hukum

 Ijin Usaha Pertambangan Eksplorasi :


Merupakan ijin untuk melakukan kegiatan penyelidikan umum,
kegiatan eksplorasi detail dan pembuatan studi kelayakan
sebuah proyek pertambangan dan AMDAL.

 Ijin Usaha Pertambangan Operasi Produksi :


Merupakan ijin untuk melakukan kegiatan pembangunan
infrastruktur pertambangan, ijin pengusahaan sumberdaya
mineral/batubara, ijin pengangkutan, ijin pengolahan dan ijin
penjualan

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Aspek Hukum

 Kelengkapan Perijinan yang lain :


 Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (Hutan Produksi)

 Ijin Pemanfaatan Kayu

 Ijin Pelabuhan Khusus

 Persetujuan Dokumen AMDAL

 Ijin Penimbunan Bahan Bakar Minyak

 Ijin Penggunaan dan Pemanfaatan Bahan Peledak (jika


diperlukan)
 Ijin Pengelolaan Limbah B-3

 Ijin Penggunaan Jalan Negara

 Ijin Pemindahan Alur Sungai

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Aspek Teknis

 Penetapan Cadangan Layak Tambang


 Studi Kelayakan
 Konstruksi
 Penambangan,
 Pengangkutan dan pengolahan
 Penutupan Tambang dan Pasca Tambang

Joint Link Group :


https://telegram.me/MinerbaNusantara
Aspek Teknis

 Penetapan Cadangan Layak Tambang :


 Ekplorasi Wilayah Konsesi
 Outcrop Hunting
 Drilling
 Database sumberdaya
 Outcrop
 Drilling
 Pemodelan Geologi
 Penetapan Cadangan (USGS/JORC)

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Aspek Teknis

 Studi Kelayakan
 Kajian Teknis Penambangan
 Metode Penambangan yang sesuai
 Perencanaan Jangka Panjang

 Kajian Struktur Organisasi dan Tenaga Kerja


 Kajian Ekonomi Kegiatan Penambangan
 Kajian Lingkungan
 Kajian K-3
 Kajian Pemberdayaan Masyarakat

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Aspek Teknis

 Konstruksi :
 Pembebasan Lahan

 Pembangunan infrastruktur :
 Jalan
 Pelabuhan
 Kantor
 Pabrik Pengolahan

 Pengadaan Peralatan
 Pengadaan tenaga kerja

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Aspek Teknis

 Penambangan, pengangkutan dan pengolahan


 Penetapan Tingkat Produksi

 Pelaksanaan Penambangan

 Pengangkutan

 Pengolahan
 Penentuan Metode Pengolahan
 Penjualan

Joint Link Group :


https://telegram.me/MinerbaNusantara
Aspek Teknis

 Penutupan Tambang dan Pasca Tambang


 Rona Akhir Wilayah Konsesi

 Penanggungjawab Kegiatan Penutupan Tambang

 Persetujuan Stake Holder

 Pengembalian Wilayah Konsesi kepada pihak stake holder

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Apek Lindung Lingkungan

 Penyusunan dan Persetujuan Dokumen AMDAL


 Pembuatan Matrik Dampak Kegiatan Penambangan
 Pembuatan Rencana Kerja Reklamasi Lahan Bekas
Pertambangan
 Pembuatan Rencana Penutupan Tambang

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara

Aspek Lingkungan (Flow Chart)

Mine Head
Item Process Env. Rel. Dept References

1 AMDAL

Summarized the
2 Environmental Impact and
RKL and RPL
Aspect identification.
Environment
3
management plan
Refer to related procedures

Monitor
4
Implementation

Corrective action
5 Law, regulation and procedure
any unconformity
compliance

6 Report
Sistim Manajemen K-3LH
Identifikasi Persyaratan
Identifikasi Bahaya dan Penilaian
Perundang-undangan dan
Resiko serta Pengaruh Lingkungan Persyaratan lainnya yg relevan

Kebijakan
Evaluasi dan Stratifikasi

Organi
zation
Docum Pengendalian
Improvement
Emergency
Normal dan Struct
entation Respon
Abnormal ure,
and Trainin
Tujuan
Docum dan Sasaran
Contingency Pengendalian g,
Plan Operasional :
ent Comp
Man, Machine, Method,
Control, Material and Money etency
Record Program
,
Control Comm
Pemantauan dan unicati
Pengukuran on

Audit dan CAR

Management
Review
Aspek Lingkungan
Kegiatan Pengelolaan Lingkungan

 Pembukaan Lahan, Penimbunan Tanah Pucuk dan

Batuan Penutup

 Pengelolaan Air Limbah, Asam Tambang dan Air

Limpasan

 Pengelolaan Limbah Padat

 Pengelolaan Limbah B3

 Pengelolaan Kualitas Udara

 Reklamasi dan Revegetasi

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Aspek Lingkungan
Kegiatan Pemantauan Lingkungan meliputi

 Pemantauan Kualitas Air

 Pemantauan Kesuburan Tanah

 Pemantauan Kualitas Udara

 Pemantauan Kestabilan Lereng dan tingkat erosi

 Pemantauan Vegetasi

 Pemantauan Biota Darat dan Biota Perairan

 Pemantauan Kesehatan Masyarakat

 Pemantauan Persepsi Masyarakat

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Aspek K-3

 Perundangan terkait :
 UU No. 11 Tahun 1967
 UU No. 01 Tahun 1970
 UU No. 23 Tahun 1992
 PP No. 19 Tahun 1970
 Kepmen Naker No. 245/MEN/1990
 Kepmen Naker No. 463/MEN/1993
 Kepmen Naker No. 05/MEN/1996
 Kepmen PE. No.2555 K/26/MPE/1994
 Kepmen PE No. 555 K/26/MPE/1995
 Kepmen Kesehatan No. 260/MEN/KES/1998
 Kepmen ESDM No. 1453 K/29/MEM/2000

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


UNSUR K3

4 M - UNSUR K3

M- anusia
M-esin
M-aterial
M-etode
Environment

Suasana dan Lingkungan Kerja Aman & Sehat

Tidak ada kecelakaan kerja


Tidak ada penyakit kerja

Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara


Aspek K-3 (Manajemen K-3)

 Pengorganisasian dan Kebijakan K3


 Membangun Target dan Sasaran
 Administrasi, Dokumentasi, Pelaporan
 JSA dan SOP
 Rekrut Karyawan & Kontrol Pembelian
 Inspeksi dan Pengujian K3
 Komunikasi K3
 Pembinaan
 Investigasi Kecelakaan
 Pengelolaan Kesehatan Kerja
 Prosedur Gawat Darurat
 Pelaksanaan Gernas K3
Joint Link Group : https://telegram.me/MinerbaNusantara
Aspek Pemberdayaan Masyarakat

 Pemetaan Kondisi Demografi Wilayah Sekitar


Konsesi
 Pembuatan program CD/CSR
 Pemberdayaan masyarakat sekitar lokasi pasca
penambangan

Joint Link Group :


https://telegram.me/MinerbaNusantara
Pengembangan Wilayah Pasca Tambang
Rencana Penutupan Tambang

Aspek Ekologi Aspek Ekonomi Aspek Sosial

IN-PUT
• Identifikasi potensi Masalah
• Identifikasi potensi sumber daya (renewable) Joint Link Group :
• Koordinasi dgn pemangku kepentingan https://telegram.me/MinerbaNusantara
• Penelitian lapangan (fisik ekologi & sosekbud)

OUT-PUT •Pembahasan dengan pemangku


• Analisa Pemecahan Masalah (SWOT) kepentingan
• Pemberdayaan (nilai tambah) •Koordinasi dengan sektor terkait
Ekologi, Ekonomi & Sosial Pemerintahan Pusat & Daerah dan
• Rekomendasi alternatif pemanfaatan Departemen terkait
lahan pasca tambang •Fasilitator Indenpenden

Penyusunan Detil Pengembangan Wilayah


TERIMA KASIH

Joint Link Group :


https://telegram.me/MinerbaNusantara