Anda di halaman 1dari 5

SUBYEKTIF

Keluhan utama MRS : Sesak nafas sejak 7HSMRS


RPS : ± 7HSMRS pasien mengeluh sesak nafas memberat, DD (+); OP (+);
kaki bengkak (+), batuk ± 2 bulan SMRS, berdahak (-), demam (-), batuk
jika posisi tidur, posisi duduk batuk tidak muncul.
RPD : CHF, CKD st V, Ulkus DM pedis sinistra, HT, DM ± 17 tahun.
Riwayat pengobatan : Novomix 0-12-12 sc
Alergi Obat :-

OBYEKTIF

Tanda-tanda vital
Vital Sign Tanggal (2016)
02/10 (IGD) 3/10 4/10 5/10 6/10
TD (mmHg) 135/80 130/90 130/80 150/70 138/72
120/80 150/80
HR (x/menit) 86 92 80 78 80
60-80
RR (x/menit) 28 28 28 28 28
14-20
TºC 37 37 36,4 36,4 36,7

Perkembangan Klinis Pasien


Parameter Tanggal (2016)
2/10 (IGD) 3/10 4/10 5/10 6/10
Sesak +++ ++ + + Ber-
Batuk ++ + + + -
Berdahak - - - - -
Intake + + + + +
kurang
Kaki ++ ++ ++ ++ +
Bengkak
Nyeri di sesekali + ? ?
kaki kiri
Dada - - - - -
berdebar

Pemeriksaan Penunjang
Parameter Laboratorium sampel darah
No Jenis Hasil Normal Satuan
Pemeriksaan 2/10 3/10 5/10
(IGD)
1 HB 8,2 8,4 11-17 G%
2 AL 12,3 12,71 4-11 RB/MMK
3 AT (Trombosit) 312 306 150-450 RB/MMK
4 AE (Antal 2,89 3,5-5,5 JT/MMK
Eritrosit)
5 HMT (Hematokrit) 24,1 24,4 32-52 %
6 Diff Segmen 81,8 40-70 %
7 Diff Limposit 8,5 20-40 %
8 Diff Eosinofil 1,3 0-3 %
9 Diff Monosit 8,3 2-8 %
10 Diff Basofil 0,1 0-1 %
11 MCV 83,4 82-92 µm3
12 MCH 28,4 26,5-33,5 L pg
13 Albumin 2,11 2,3 3,97-4,94 g/dL
14 SGOT 33 2,3 0-37 u/l
15 SGPT 34 0-40 u/l
16 BUN 117 92 10-24 Mg/dL
17 Kreatinin (P) 9,34 6,9 0,6-1,3 Mg/dL
18 GDS 185 80-140 Mg/dL
19 GDP 182
20 Elektrolit Na 134 - 141 137-140 Mmol/L
21 Elektrolit K 4,7 - 3,25 3,5-5,1 Mmol/L
22 Elektrolit Cl 106 - 101 98-107 Mmol/L

Profil Pengobatan
Nama Obat Dosis/Rute Tanggal (jam Pemberian)
3/10 4/10 5/10 6/10
Infus NaCl 20 tpm v v v v
0,9%
Amlodipin 10 mg/24 8 8 8 8
jam - PO
CaCO3 1 tab/8jam - 8-16-24 8-16-24 8-16-24 8-16-24
PO
Asam Folat 1 tab/8jam - 8-16-24 8-16-24 8-16-24 8-16-24
PO
Azithromicin 500 mg/24 8 STOP
jam - PO
Furosemid 1 A/8 jam - 8-16-24 8-16-24 8-16-24 8-16-24
(20 mg/ 2 ml) IV
Mecobalamin 500 mcg/ 12 8-20 8-20 8-20 8-20
jam – IV
Ceftriaxone 1gr/ 12 jam - 8-20 8-20 8-20 8-20
IV
Ciprofloxacin 400 mg/ 24 - 8 8 8
jam -IV
Novomix 0-12-12-Sc x-12-18 x-12-18 x-12-18 x-12-18
Irbesartan 150 mg/24 20 20 20 20
jam

ASSESMENT

DRP:
1. Aktual (alergi) : Tidak ada
2. Potensial
a. Indikasi yang tidak ditangani
b. Pilihan obat yang kurang tepat
c. Penggunaan obat tanpa indikasi
d. Dosis terlalu kecil
e. Dosis terlalu besar
f. Reaksi obat yang tidak dikehendaki
g. Interaksi obat
(drugs.com; https://www.drugs.com/interactions-check.php?drug_list=172-0,300-0,464-0,557-
0,672-0,754-0,1129-0,1146-0,1383-0,1341-802)
Moderate
- Ceftriaxone (gol sefalosporin generasi 3) – furosemide
- Furosemid/ loop diuretic lain memiliki potensiasi nefrotoksisitas dengan sefalosporin.
- Manajemen : pemantauan fungsi ginjal, terutama pada penggunaan dosis tinggi , pada
orang tua, pasien dengan gangguan ginjal sebelumnya.

- Ciprofloxacin (gol quinolon) – azithromycin (gol makrolida)


- Penggunaan dua obat bersamaan dapat memperpanjang interval QT dan peningkatan
risiko aritmia ventrikel dengan factor resiko sindrom QT bawaan lama, penyakit
jantung, dan gangguan elektrolit (hypokalemia, hipomagnesenia)
- Manajemen : pemantauan klinis terutama saan mengalami pusing, pingsan, aplpitasi,
irama jantung tidak teratur, dan sesak nafas.

- Ciprofloxacin – calcium carbonat


- Kalsium secara signifikan menurunkan penyerapan antibiotic kuinolon (siproflokasain)
pada gastrointestinal. Mekanisme : khelasi kuinolon dengan kation polivalen,
membentuk kompleks yang kurang diserap dari saluran gastrointestinal.
- Manajemen : Bila pemberian bersama tidak dapat dihindari, antibiotik kuinolon harus
diberikan baik 2 sampai 4 jam sebelum atau 4 sampai 6 jam setelah produk
mengandung polivalen kation untuk meminimalkan potensi interaksi.

- Ciprofloxacin – amlodipin
- Coadministration dengan inhibitor CYP450 3A4 dapat meningkatkan konsentrasi
amlodipine plasma, yang merupakan substrat isoenzim. Tekanan darah sistolik,
diastolik, dan tekanan darah menurun bersama dibandingkan dengan yang didapat
dengan amlodipin saja.
- Manajemen : Pemantauan respon klinis dan toleransi yang ketat dianjurkan jika
amlodipin diresepkan dengan inhibitor CYP450 3A4 potensial atau sedang.
Pengurangan dosis mungkin diperlukan untuk amlodipin. Pasien harus disarankan
untuk mencari bantuan medis jika mereka mengalami edema atau pembengkakan
ekstremitas bawah; kenaikan berat badan yang tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan;
sulit bernafas; nyeri dada atau sesak; atau hipotensi seperti yang ditunjukkan oleh
pusing, pingsan, atau orthostasis.

- Calcium carbonate – amlodipine


- kalsium dapat menurunkan keefektifan penghambat saluran kalsium dengan cara
menjenuhkan saluran kalsium dengan kalsium.
- Manajemaen : pemantauan efektivitas terapi calcium channel blocker selama
pendampingan dengan produk kalsium

- Ciprofloxacin – insulin aspart (novomix)


- Antibiotic kuinolon dapat mengganggu efek terapeutik insulin. Hipoglikemia dan,
lebih jarang, hiperglikemia telah dilaporkan selama penggunaan kuinolon, walaupun
yang terakhir mungkin juga terjadi karena infeksi yang mendasarinya saja.
- Manajemen : Glukosa darah harus dipantau secara ketat setiap kali kuinolon
diresepkan pada pasien yang menerima insulin atau agen antidiabetes lainnya, terutama
jika mereka berusia lanjut atau mengalami gangguan ginjal. Pasien harus belajar
mengenali gejala hipoglikemia seperti sakit kepala, pusing, kantuk, gugup, bingung,
tremor, lapar, lemas, keringat, palpitasi, dan takikardia. Jika hipo- atau hiperglikemia
terjadi selama terapi kuinolon, pasien harus segera melakukan terapi remedial yang
sesuai, menghentikan antibiotik, dan menghubungi dokter mereka.

- Furosemide – insulin aspart (novomix)


-

- Irbesartan – insulin aspart (novomix)


-

Minor
- Ciprofloxacin – Furosemid
-

Food
- Ciprofloxacin – Food (moderate)
-

- Irbasartan – Food (moderate)


-

- Amlodipine – Food (minor)


-

h. Gagal menerima obat


PLAN