Anda di halaman 1dari 4

Nama : Andi Fitra Safitri

Kelas : 6 KIB

1. PERHITUNGAN EFISIENSI MASSA DAN ATOM

Pembuatan Asam Salisilat dari Metil Salisilat (Tradisional).

Efisiensi Atom

Karbon : 87,5 %

Hidrogen : 60 %

Oksigen : 75 %

Natrium : 0 %

Massa Reaktant : (8 C) (12) + (10 H) (1) + (4 O) (16) + (1 Na) (23) = 193 gr

Massa Produk : (7 C) (12) + (6 H) (1) + (3 O) (16) = 138 gr

Efisiensi Massa : 71,5 %

Pembuatan Asam Salisilat dari Fenol (Baru)

H2O
Efisiensi Atom

Karbon : 100 %

Hidrogen : 66,7 %

Oksigen : 60 %

Natrium : 0 %

Massa Reaktant : (7 C) (12) + (9 H) (1) + (5 O) (16) + (1 Na) (23) = 196 gr

Massa Produk : (7 C) (12) + (6 H) (1) + (3 O) (16) = 138 gr

Efisiensi Massa : 70 %

2. EKONOMI

C8H9O3 + NaOH + H2SO4 C7H6O3 + CH3OH + Na+ (Rute Tradisional)

Bahan Massa (gr) Harga Satuan Harga (Rp)


C8H9O3 1109 55.000/500 ml 104.265
NaOH 290 28.500/kg 8.265
H2SO4 711 97.500/L 69.323
Basis : 1 Kg C7H6O3 (Asam Salisilat); mol = 7,2464.

 Secara stokiometri maka nilai mol dan massa reaktan dapat dicari.
 Mencari harga metil salisilat/1109 gr.

 Mencari harga NaOH dan H2SO4

 Dari perhitungan tersebut didapatkan total harga untuk reactant sebesar Rp. 181.853
C6H6O + NaOH + CO2 + H2O C7H6O3 + NaOH + H2O

Bahan Massa (gr) Harga Satuan Harga (Rp)


C6H6O 525 6.700/ml 85.313
NaOH 290 28.500/kg 6.356
H2O 130 5000/L 650
Basis : 1 Kg C7H6O3 (Asam Salisilat); mol = 7,2464.

 Secara stokiometri maka nilai mol dan massa reaktan dapat dicari.
 Mencari harga Fenol

 Mencari harga NaOH.

 Mencari harga Aquadest

Dari perhitungan tersebut didapatkan total harga untuk reactant sebesar Rp. 92.319

Analisa Lingkungan

Rute Tradisional

Nilai TLV untuk metil salisilat tidak terdaftar

Nilai TLV NaOH = 2 mg/m3

Nilai TLV H2SO4 = 1 mg/m3

Nilai TLV C7H6O3 tidak tersedia

Nilai TLV CH3OH = 2 mg/m3

Index =

Rute Alternatif

Nilai TLV untuk fenol = 5 mg/m3

Nilai TLV untuk NaOH = 2 ppm


Nilai TLV H2O = 0

Nilai TLV CO2 = 5 ppm

Nilai TLV C7H6O3 tidak tersedia

Index =

ANALISA KESELURUHAN

Ditinjau dari effisiensi atom kedua metode ini maka dapat dikatakan metode baru lebih effisien.
Karena atom-atom yang terintegrasi menjadi produk yang diinginkan pada metode tradisional
rata-ratanya adalah 74,2 % lebih kecil dibandingkan dengan rata-rata efisiensi atom rute baru
sebesar 75,6%. Tetapi jika ditinjau dari effisiensi massa maka yang lebih efisien adalah metode
tradisional.

Apabila dilihat dari segi ekonomi dan lingkungan maka sebaiknya kita menggunakan rute
alternative. Rute alternative lebih murah dikarenakan tidak banyak menggunakan bahan kimia, di
dalam rute ini hanya digunakan bahan kimia yakni fenol dan NaOH, sedangkan rute tradisional
menggunakan bahan kimia berupa metil salisilat,NaOH dan H2SO4. Kemudian produk samping
yang dihasilkan bisa digunakan kembali sebagai reactant dan tidak ada yang terbuang. Produk
samping dari rute tradisional adalah methanol yang tidak dapat digunakan kembali ke dalam
proses sehingga untuk menghemat proses produksi ada baiknya menggunakan rute baru.

Metil Salisilat sangat beracun baik untuk pencernaan maupun pernafasan, kemudian
menyebabkan iritasi pada kulit dan mata jika kontak langsung. Fenol dapat menyebabkan korosif
dan iritasi, beracun untuk pernafasan dan pencernaan.

“Rute Alternatif dapat digunakan sebagai pengganti rute tradisional”.