Anda di halaman 1dari 1

Nama : Muhamad Peransyah Tasmawisesa

Npm : 01150100007

Mata Kuliah : Kesehatan Ibu dan Anak

KESIMPULAN

Komitemen pemerintah masih rendah dalam pembiayaan program KIA sebagai program
prioritas terjadi sentralisasi anggaran dalam pembiayaan program KIA di daerah. Kegiatan
musrembang belum menunjukan pengaruh yang berarti terhadap perbaikan kualitas kegiatan
dan alokasi anggaran dari APBD.

Pembiayaan KIA oleh pemerintah belum memenuhi kebutuhan masyarakat. Komitmen


pemerintah dalam pembiayaan program KIA adalah program prioritas sangat rendah, terjadi
sentralisasi anggaran program KIA.

Pendekatan yang digunakan dalam perencanaan anggatan kegiatan KIA dari sumber
APBD kabupaten adalah pendekatan bottom up melalui mekanisme musrembang. Mekanisme
ini gagal untuk meningkatkan kualitas dan anggaran kegiatan KIA.

Kinerja program tidak hanya ditentukan oleh ketepatan belanja program, tetapi juga
ketersediaan SDM dan fasilitas kesehatan yang memadai.

Pencairan dana mengalami keterlambatan dan sangat mempengaruhi kualitas


implementasi kegiatan pelayanan kesehatan dasar KIA lebih sering dijalankan dengan
menggunakan mekanisme informal. Keterlambatan ini memberi peluang terjadinya
penyalahgunaan sehingga fungsi pengawasan perlu di tingkatkan, baik internal maupun
external.

Implementasi kebijakan revolusi KIA di kabupaten saba raijua dari aspek isi, sasaran
program KIA (ibu hamil) belum bisa melahirkan di faskes yang memadai, karena tidak
didukung dengan biaya, SDM dan sapras yang cukup serta masih rendahnya pengetahuan dan
kesehatan masyarakat.

Anda mungkin juga menyukai