Anda di halaman 1dari 4

CONTOH SOAL METOPEN/ STATISTIKA

1. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa Indeks Massa Tubuh (kg/m2) berhubungan berbanding
terbalik dengan kapasitas vital paru (ml). Untuk itu akan dilakukan analisis lebih lanjut untuk
mengetahui seberapa besar kenaikan IMT akan menurunkan kapasitas vital paru.
Analisis apakah yang paling sesuai untuk mencapai tujuan penelitian diatas?
(a) Korelasi pearson
(b) Korelasi spearman
(c) Regresi linear
(d) Regresi logistik
(e) Korelasi parsial

2. Sebuah uji klinik membandingkan efek obat penurun lemak baru bernama "lipicide" dengan obat
standar simvastatin. Delapan puluh empat partisipan dengan dislipidemia berpartisipasi dalam studi
ini, dan dikelompokkan secara acak pada 2 kelompok perlakuan. Setelah 12 minggu perlakuan,
kolesterol total (mg/dl) diukur pada 2 kelompok tersebut. Setelah pengolahan data dilakukan, uji
normalitas data dengan uji kolmogorov-smirnov menunjukkan nilai p = 0,045.
Apakah metode analisis data yang paling tepat untuk penelitian tersebut?
(a) Uji Kruskal-Wallis
(b) Uji T Independen
(c) Uji T berpasangan
(d) Uji Mann-Whitney
(e) Uji Wilcoxon

3. Sebuah studi belah lintang berbasis populasi berusaha mengidentifikasi faktor risiko hipertensi di
sebuah Kabupaten. Setelah pengumpulan dan analisis data, terdapat tiga faktor yang secara
bermakna berisiko meningkatkan kejadian hipertensi yaitu obesitas, merokok, dan aktifitas fisik.
Studi ini berusaha untuk menentukan faktor risiko manakah yang merupakan prediktor yang paling
bermakna. Hipertensi diukur dalam skala nominal dikotom.
Analisis multivariat apakah yang paling sesuai untuk menyelesaikan permasalahan penelitian diatas?
(a) Regresi logistik
(b) Regresi linear
(c) Log-linear
(d) Regresi Cox
(e) Uji Korelasi Kanonikal
4. Sebuah studi observasional dilakukan untuk mengetahui peningkatan risiko kejadian tumor otak
dengan penggunaan telepon seluler. Tiga puluh pasien dengan glioblastoma multiformis diikutkan
dalam sebuah studi, dan 30 subyek sehat yang sepadan dalam jenis kelamin dan usia direkrut
sebagai kelompok pembanding. Kedua kelompok diwawancarai mengenai riwayat penggunaan
telepon seluler kemudian dibandingkan untuk mengukur risiko terjadinya tumor otak. Apa jenis
rancangan (design) penelitian?
Apakah metode pengukuran risiko yang paling sesuai?
(a) Rasio odd
(b) Risiko relatif
(c) Rasio prevalensi
(d) Koefisien kontingensi
(e) Population attributable risk

5. Sebuah studi intervensional menguji apakah senam kehamilan secara serial akan memperbaiki
fungsi respirasi pada ibu hamil. Tujuh puluh ibu hamil telah setuju untuk berpartisipasi pada studi ini.
Volume ekspirasi paksa (VEP) dalam ml/menit akan dibandingkan sebelum dan sesudah senam
kehamilan untuk menunjukkan fungsi respirasi. Data diasumsikan terdistribusi normal.
Apakah jenis uji statistik yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan penelitian diatas?
(a) Uji Kai Kuadrat
(b) Uji T independen
(c) Uji T berpasangan
(d) Uji Korelasi Pearson
(e) Uji ANOVA satu arah

6. Suatu survei tentang morbiditas ibu hamil dan melahirkan dilakukan oleh sebuah lembaga
independen dengan mengambil subyek penelitian seluruh penduduk Indonesia. Sampel diambil dari
20 provinsi yang dianggap mewakili seluruh penduduk Indonesia. Dari masing-masing provinsi
diambil sampel 30 % dari jumlah kabupaten dan kota yang ada. Dari tiap-tiap kabupaten ini diambil
sampel 50 % dari jumlah kecamatan yang ada.
Apakah teknik pengambilan sampel yang digunakan?
(a) Simple random sampling
(b) Stratified random sampling
(c) Multi-stages random sampling
(d) Cluster random sampling
(e) Systematic random sampling
7. Seorang dokter hendak melakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara penggunaan
masker dengan kejadian penularan tuberkulosis. Desain studi yang digunakan adalah kohort.
Variabel penggunaan masker dikategorikan menjadi menggunakan masker dan tidak, sedangkan
variabel penularan tuberkulosis dikategorikan menjadi tertular dan tidak. Didapatkan seluruh sampel
berjumlah 56 orang. Setelah seluruh data diperoleh, dibuat tabel kontingensi 2x2. Terdapat 1 sel
dengan nilai expected count kurang dari 5.
Uji apakah yang dapat digunakan peneliti untuk melakukan analisis statistik?
(a) Uji Kolmogorov-Smirnov
(b) Uji Chi Square
(c) Uji Fisher
(d) Uji Kruskal Wallis
(e) Uji Kappa

8. Seorang dokter hendak meneliti pengaruh monosodium glutamate (MSG) terhadap kejadian infark
miokard. Peneliti bermaksud mengetahui apakah konsumsi MSG menjadi faktor resiko terjadinya
infark miokard akut. Sampel terbagi menjadi dua kelompok, yaitu penderita infark miokard akut dan
bukan penderita infark miokard akut. Kemudian sampel atau responden ditanya oleh peneliti,
apakah selama 10 tahun terkhir mengkonsumsi MSG secara rutin atau tidak.
Desain studi apakah yang digunakan peneliti dalam penelitiannya tersebut?
(a) Kasus kontrol
(b) Kohort
(c) Eksperimental murni
(d) Potong lintang
(e) Kuasi eksperimental

9. Seorang dokter di Puskesmas hendak meneliti hubungan antara kelengkapan imunisasi dasar dengan
kejadian pneumonia pada anak, dengan menggunakan data rekam medis yang ada di Puskesmas
tersebut. Variabel kelengkapan imunisasi dasar dikategorikan menjadi lengkap dan tidak lengkap,
sedangkan variabel kejadian pneumonia dikategorikan menjadi pneumonia dan bukan pneumonia.
Didapatkan jumlah sampel total sebesar 150 orang.
Uji statistik apakah yang sesuai pada penelitian tersebut?
(a) Kolmogorov-Smirnov
(b) Uji korelasi Pearson
(c) Uji t berpasangan
(d) Uji Chi Square
(e) Uji korelasi Spearman