Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN

SOSIALISASI GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT BAGI SEKOLAH

1. Pendahuluan
Kesehatan adalah hak asasi manusia dan merupakan karunia
Tuhan, oleh karena itu perlu dipelihara dan ditingkatkan kualitasnya.
Promosi kesehatan sangat efektif untuk memelihara dan meningkatkan
kesehatan tersebut. Promosi Kesehatan adalah proses pemberdayaan
masyarakat agar dapat memelihara dan meningkatkan kesehatannya.
Promosi kesehatan mencakup pendidikan kesehatan yang
penekanannya pada peruabahan atau perbaikan perilaku melalui
peningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan. Banyak masalah
kesehatan di Indonesia, salah satunya adalah Penyakit Tidak Menular
(PTM) yang erat kaitannya dengan gaya hidup.
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah suatu tindakan yang
sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh
seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan
kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

2. Latar Belakang
Dalam 30 tahun terakhir ini, terjadi perubahan pola penyakit yang
disebabkan berubahnya perilaku manusia. Pada era tahun 1990an,
penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular
seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), TB, Diare, dll. Tetapi
sejak tahun 2010 penyebab terbesar kesakitan dan kematian adalah
penyakit tidak menular seperti stroke, jantung dan kencing manis.
Penyakit Tidak Menular (PTM) saat ini dapat menyerang bukan hanya
usia tua tetapi telah bergeser ke usia muda, dari semua kalangan kaya
dan miskin baik tinggal di kota maupun di desa. Hal ini disebabkan
masyarakat semakin maju, informasi dan transportasi yang semakin
mudah dan merubah gaya hidup masyarakat. Faktor risiko penyebab
Penyakit Tidak Menular (PTM) yang terkait dengan gaya hidup
masyarakat yang bergeser diantaranya adalah :
a) Penduduk kurang beraktifitas fisik, contohnya banyak menghabiskan
waktu dengan menonton TV, bermain game dan terlalu lama di
depan komputer. Hal ini dapat menyebabkan faktor risiko
kegemukan.
b) Pola makan yang berubah dimana kecenderungan masyarakat untuk
makan makanan olahan, siap saji, tinggi gula, garam dan lemak dan
kurang makanan yang berserat seperti buah dan sayur menyebabkan
gangguan pencernaan.
c) Faktor risiko selanjutnya adalah minum minuman beralkohol.
Kebiasaan minum minuman beralkohol dapat menyebabkan
kerusakan organ tubuh dan berisiko kematian.
d) Kebiasaan merokok dapat menyebabkan bermacam-macam
penyakit, diantaranya kanker paru, kanker mulut dll.

3. Tujuan Umum :
Meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan siswa untuk
berperilaku sehat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup.

Tujuan Khusus :
a) Meningkatkan ketahanan fisik, kesehatan dan kebugaran siswa.
b) Meningkatkan kesadaran berperilaku hidup sehat melalui
mengkonsumsi buah dan sayur bagi siswa.
c) Meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk
mendeteksi dini faktor risiko penyebab PTM bagi siswa.

4. Peserta
Peserta dalam pertemuan ini adalah perwakilan siswa-siswi di 5 (lima)
sekolah menengah atas wilayah kabupaten karanganyar, yaitu SMAN
Karangpandan, SMAN 1 Jumapolo, SMAN Kebakkramat, SMAN 1
Karanganyar dan SMAN Kerjo.

5. Waktu dan Tempat Pelaksanaan


NO NAMA SEKOLAH JADWAL
1 SMAN Karangpandan 18 September 2017
2 SMAN 1 Jumapolo 19 September 2017
3 SMAN Kebakkramat 20 September 2017
4 SMAN 1 Karanganyar 25 September 2017
5 SMAN Kerjo 27 September 2017
6. Materi
a. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
b. Senam Peregangan

7. Narasumber
Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar.

8. Metode
Penyampaian materi dalam pertemuan ini adalah dengan menggunakan
metode ceramah, diskusi (tanya jawab) dan praktek.

9. Susunan Acara
a. Pembukaan – Kepala Sekolah
b. Materi Germas – Sri Winarno, SKM
c. Senam Peregangan – Live Setyaningsih, SKM
d. Penutup

10. Pembiayaan
Pembiayaan dibebankan pada DPA BOK Kabupaten Karanganyar Tahun
2017.

Karanganyar, 13 September 2017


Pelaksana kegiatan,

Sri Winarno, SKM


NIP. 19710902 200501 1 008