Anda di halaman 1dari 4

SMTI Kompetensi :

Hari/Tgl :
PONTIANAK Dasar Kerja Laboratorium (DKL)
Program : Kimia Judul : Nama :
Industri Pembuatan Larutan Pencuci
Tingkat : Peralatan Gelas Kelas :
Semester : Rombongan
Tujuan 1. Peserta didik dapat mengenal dan membedakan bahan-bahan pencuci
peralatan gelas di laboratorium
2. Peserta didik dapat membuat larutan pencuci untuk membersihkan
peralatan gelas di laboratorium
Dasar Teori
Keselamatan dan 1. Pastikan peralatan dalam keadaan bersih dan kering
kesehatan kerja 2. Pastikan lemari asam dihidupkan dan berfungsi dengan baik
3. Gunakan jas praktikum, masker dan sarung tangan karet
4. Persiapkan peralatan dan bahan sesuai prosedur
Alat & Bahan
No Alat No Bahan
.
1. Piala gelas/gelas ukur 250 3 1. Air
buah
2. Batang pengaduk 1 buah 2. Detergen/rinso
3. Neraca analitik 1 bauh 3. HNO3 pekat
4. Corong 1 buah 4. H2SO4 pekat
5. Pipet tetes 4 buah 5. NaOH pelet (teknis)
6. Wadah larutan pencuci 6. Etanol 90%
7. 7. Natrium/Kalium Dikromat
8. 8.
9. 9.
10. 10.

Persiapan Praktik 1. Identifikasi semua bahan kimia dan peralatan yang akan digunakan.
2. Siapkan dan gunakan Alat Pelindung Diri yang akan digunakan .
3. Cuci semua peralatan yang akan digunakan
Prosedur Kerja A. Pembuatan Larutan Detergen
 Timbang detergen atau rinso sebanyak 0,12 g kemudian
masukkan ke piala gelas. Tambahkan 10 mL air dan 2 tetes HNO3
pekat lalu aduk sampai detergen bercampur merata.
 Tambahkan air sampai volume 100 mL sambil terus diaduk.
 Simpan larutan detergen yang telah dibuat dalam wadah/botol
yang tertutup, beri label nama bahan pencuci dan tanggal
pembuatan.
 Sebelum digunakan untuk mencuci peralatan, larutan detergen
diidentifikasi apakah masih dapat digunakan untuk mencuci
peralatan gelas kemudian dikocok dulu sampai tercampur merata.

B. Pembuatan Larutan NaOH-alkohol


 Timbang NaOH pelet teknis sebanyak 2 gram kemudian
masukkan ke piala gelas berisi 1 mL air sedikit- sedikit sambil
diaduk terus .
 Setelah semua NaOH masuk ke piala gelas tambahkan 1 mL air ,
tetes demi tetes sambil terus diaduk.
 Tambahkan etanol 90 % sebanyak 16 mL secara hati-hati dan
perlahan melalui batang pengaduk. Campuran diaduk sampai
bercampur sempurna.
 Simpan larutan yang telah dibuat dalam wadah/botol yang
tertutup, beri label dan tanggal pembuatan.

C. Pembuatan Larutan Natrium Dikromat dalam asam


 Timbang Na2Cr2O7 2H2O sebanyak 1 g kemudian masukkan ke
piala gelas. Tambahkan 3 mL air lalu aduk sampai terbentuk
larutan jenuh.
 Tambahkan asam sulfat pekat teknis sebanyak 10 mL secara hati-
hati dan perlahan melalui batang pengaduk. Campuran diaduk
sesekali sampai semua asam sulfat habis. Setelah larutan dingin
pindahkan ke dalam botol bertutup gelas, beri label dan tanggal
pembuatan.
 Larutan pencuci Na2Cr2O7 2H2O bersifat sangat korosif, dapat
merusak kulit dan organ tubuh. Maka jika kulit terkena larutan
ini pada saat menuangkan larutan ke wadah/ botol, segera siram
dengan air kran sebanyak mungkin kemudian siram dengan
larutan NaHCO3 tunggu beberapa saat baru bilas lagi dengan air
Hasil Pengamatan IDENTIFIKASI BAHAN PENCUCI

No Nama bahan Rumus kimia Bentuk Fisik Simbol Bahaya

Pembahasan
Kesimpulan

Instruktur Pontianak, …………………...……..….


Siswa,

( ……………………………………. ) ( ……………………………………….)