Anda di halaman 1dari 10

Variabel kawasan TOD menurut Renne, 2009

Indikator Variabel

Kepadatan tinggi
Mix
Penggunaan Lahan
Tipe hunian campuran
(perkantoran, perdagangan
dan jasa)

Pola jalan

accessibility

ketersediaan parkir

desain pedestrian dan jalur


sepeda

Variable dan Tolak Ukur TOD berdasarkan Florida TOD guide book
Variable dan Tolak Ukur TOD berdasarkan Florida TOD guide book

Indikator Variabel Ketentuan

Waktu tempur berjalan kaki ke lokasi


transit maksimal 10 menit
Aksesibilitas jaringan
sidewalk
Street Design
Kecepatan kendaraan di kawasan
ketersediaan jaringan jalur transit maksimal 20 mph untuk
sepeda memberikan kenyamanan bagi pejalan
kaki dan pengendara sepeda
Kepadatan residential >100 unit/Ha

KDB Min 70%


Min 2.0
Density
KLB

30% residential dan 70% non


Penggunaan lahan campuran residential
Mix Used (residential dan non
residential)
Variabel dan Tolak Ukur TOD berdasarkan ITDP
Indikator Variabel Ketentuan

Trotoar diperuntukan secara


khusus untuk pejalan kaki dan
terlindung dari kendaraan lain
Mendapatkan penerangan jalan
Ketersediaan jalur pejalan yang memadai
kaki
Ramah bagi pengguna kursi roda
dan terdapat tactile pada
permukaan trotoar
Ketersediaan jaringan jalur pejalan
kaki 100%

Ketersediaan penyebrangan Memiliki lebar 2 meter atau lebih


jalan dengan penunjuk batas yang jelas
Walk (berjalan kaki)
dapat diakses dengan kursi roda

Segmen jalur pejalan kaki


mendapatkan perlindungan dari
cuaca panas dan hujan

peneduh dan tempat


berteduh Disediakan peneduh seperti
pepohonan, penghubung
bangunan atau kanopi, struktur
yang berdiri sendiri (tempat
berteduh di persimpangan, atap
halte angkutan umum), dan
elemen vertical lain (dinding)

Jalan dengan kecepatan rata-rata


diatas 30km/jam, harus memiliki
jalur khusus sepeda yang terpisah
dari kendaraan bermotor (mis:
lajur sepeda dengan warna khusus
atau jalur sepeda ekslusif)
Jaringan infrastruktur
Cycle (bersepeda) sepeda

Jalan dengan kecepatan rata-rata


dibawah 30 km/jam, dianggap
aman untuk bersepeda dan tidak
memerlukan jalur khusus sepeda,
tetapi dianjurkan menggunakan
marka stensil (sharrow)

Connect Jaringan jalan dan jalur Rute berjalan kaki dan bersepeda
(berhubungan) pejalan kaki yang padat pendeng, langsung,
Rute berjalan danbersepeda
kaki dan bervariasi
(mis:
lebih pendek dariapda rute kecil)
menyediakan blok-blok
kendaraan bermotor (mis:
keberpihakan terhadap moda
Jarak maksimal berjalan kaki
menuju stasiun angkutan umum
massal terdekat adalah kurang dari
Transit (angkutan Jarak berjalan kaki menuju 1000meter atau kurang dari 500
umum) angkutan umum meter ke stasiun layanan direct
service

Jarak aksesibelitas yang


direkomendasikan untuk berjalan
kaki ialah 5-10 menit

perumahan dan non perumahan


Perumahan dan non digabung dalam blok yang sama
Mix (pembauran) atau berdekatan
untuk menjadi "komplementer
perumahan
secara internal", peruntukan bagi
perumahan tidak boleh kurang
dari 15% dan tidak lebih dari
95%dari total luas lantai terbangun
Densify Kepadatan perumahan Minimum 140 unit/Ha
(memadatkan) KLB Minimumtarnsit
Kawasan 2.0 yang meliputa
infrastruktur transportasi, seperti
kerea api dan jalan raya, ruang
Dari pusat kegiatan menuju terbuka hijau, badan air (sungai,
kawasan transit memiliki danau) atau topografi alam lainnya
jarak yang singkat yang tidak memungkinkan adanya
pembangunan harus dianggap
sebagai area yang telah terbangun

Adanya sistem sepeda publik


dengan jumlah stasiun yang
memadai dapat dianggap satu
pilihan angkutan umum

Compact (padat)

Jalur atau rute angutan umum


Pilihan berangkutan umum reguler, dapat dianggap sebagai
pilihan angkutan umum jika
layanan tersebut beroperasi secara
reguler dari pulu 7:00-10:00,
dengan headway kurang lebih 20
Stasiun
menit dari jalur angkutan umum
yang berbeda harus dihitung
terpisah. Stasiun berbeda yang
berada dilajur yang sama hanya
dihitung sebagai satu pilihan
angkutan

Sertakan seluruh ruas parkir baik


pada lapangan terbuka, fasilitas
gedung parkir, dan juga jalur akses
masuk terkait mulai dari batas luar
kawasan transit
Parkir off-street

Shif (beralih
Parkir off-street

Shif (beralih luasan tempatparkir dan jalur


masuk yang disediakan untuk car
share,kaum difabel, dan
kendaraan gawat darurat seperti
pemadam kebakaran, ambbulans,
dan layanan darurat medis
Tingkat kepadatan akses
kendaraan bermotor
Penyediaan fasilitas Drop off area

Luasa daerah milik Jalan diluar jalur untuk sepeda, bus,


untuk kendaraan bermotor pejalan kaki dan jalan-jalan
prioritas untuk pejalan kaki

Tolak Ukur kepadatan bangunan dan jaringan pejalan kaki berdasarkan permen PU
Peraturan Variabel Syarat
Kepadatan sangat tinggi
Kepadatan tinggi
Permen PU No. 20
Tahun 2011 Kepadatan Bangunan Kepadatan sedang
Kepadatan rendah
Kepadatan sangat rendah
Lebar jalur pejalan kaki -

Jalur pejalan kaki


berkebutuhan khusus -
(difabel)

Jarak pejalan kaki dalam mencapai


Jarak pejalan kaki halte atau lokasi transit
Permen PU No. 3
Tahun 2014

Jalur penyebrangan -

Area Bersepeda -

Ketersediaan Jalur hijau -


Ketentuan
>1000 bangunan/Ha
100-1000 bangunan/Ha
40-100 bagunan/Ha
10-40 bangunan/Ha
<10 bangunan/Ha
Min 2 meter

Lebar min 1,5 meter dan dilengkapi


pemandu dan perangkat pemandu
sepanjang jaringan pejalan kaki

Jarak maksimal 400 meter atau waktu


tempuh maksimal 10 menit

Terdapat penyebrangan zebra,


penyebrangan pelikan atau jembatan
penyebrangan untuk memudahkan
pejalan kaki dalam pergantian jalur
yang berbeda

Lebar min 1,5 meter


Terletak antara jalur pejalan kaki dan
kendaraan
Indikator yang akan
No Sumber Variabel
digunakan
Ketersediaan Parkir
Pola Jalan
Accessibility Desain pedestrian dan
Peter Calthrope
1 jalur sepeda Lahan
Penggunaan
(1992)
campuran
Jaringan jalur sepeda
Street Design
Jaringan sidewalk
Kepadatan bangunan
Density (Kepadatan) KDB
KLB
Penggunaan lahan
perumahan
Penggunaan lahan
2 Cervero (2004) Diversity perkantoran
(Penggunaan lahan
campuran) Penggunaan lahan fasilitas
umum
Penggunaan lahan
perdagangan dan jasa
Design (Ramah Ketersediaan fasilitas
pejalan kaki) pejalan kaki
Variasi guna lahan -
Kecepatan lalu lintas
3 Marsh, et al (2011) Terdapat konektivitas titik
Aksesibilitas
transit ke tempat tujuan
Aksesibilitas mudah
Florida TOD Presentasi Residential
4 Mix Use
Guidbook (2012) Presentasi non residential
Walk (berjalan kaki) Fasilitas jalur pejalan kaki
Ketersediaan sarana
Cycle (bersepeda) prasarana pesepeda
5 ITDP (2014) Transit (Angkutan Jarak berjalan kaki ke
umum) angkutan umum
Tata guna lahan
Mix (pembaruan) komplementer
Shift (beralih) Fasilitas parkir

Fungsi Neighborhood TOD Urban TOD

Publik 10%-15% 5-15%


Pusat/perkantoran 10%-40% 30-70%
Permukiman 50%-80% 20-60%
Tipologi Fungsi Jenis Transit Kriteria
Terspesialisasi sebagai distrik Dilayani oleh beberapa jenis
Urban Downtown dengan fungsi dan kegunaan moda transportasi Kepadatan bangunan
yang berbeda Merupakan titik transit utama sangat tinggi
Permukiman kepadatan sedang Perpanjangan dari grid jalan dan
hingga tinggi pusat kota
Urban Dilayani oleh transportasi umum Kepadatan bangunan
Perbelanjaan pada jalur utama
Neighborhood dan kereta, cukup tinggi
Sekolah dan taman terintegrasi
Berada pada jarak 5-10 menit
dengan area jalan di desain
berjalan kaki
dengan beragam fungsi

Regional Center Urban Center Urban Neighborhood

Pusat perekonomian dan Pusat perekonomian dan Kawasan permukiman


Karakteristik kegiatan sosial dengan skala kegiatan sosial dengan skala dengan akses pusat
Kawasan regional regional kegiatan skala regional

heavy rail, LRT/streetcar


Moda Seluruh moda transportasi seluruh moda transportasi BRT, commuter rail, local
Transportasi umum umum bus

Karakteristik Kepadatan tinggi antara Proses menuju kpadatan


proses menuju kepadatan tinggi
Kepadatan dan residensial, komersil, tinggi antara residensial,
antara residensial, komersil,
Penggunaan perkantoran, serta fasilitas komersil, perkantoran,
perkantoran,dan fasilitas sosial
Lahan sosial dan fasilitas sosial

Regional Center Urban Center Urban Neighborhood


Karakteristik
Bangunan apartemen dan Apartemen bertingkat
Penggunaan Apartemen bertingkat menengah
kondominium yan bertingkat sedang serta terdapat
Lahan kebawah
tinggi dan sedang landed house
Perumahan
Densitas 75-300 du/acre 50-150 du/acre 40-100 du/acre
Jumlah Total
Kesediaan 40.000-150.000 jobs 5.000-30.000 jobs 2.500-10.000 jobs
Pekerjaan

Floor Area Ratio


5.0 FAR 2.5 FAR 1.0 FAR
Minimum
Regional Community Neighborhood
Center Center Center

Moda Transit Heavy Rail, Light Rail, BRT,


Light Rail, BRT Light Rail, BRT Bus

Densitas
Kepadatan 100-200 65-90 jobs/acre 20/30 jobs/acre
Pekerjaan jobs/acre

Total
pekerjaan 60.000-80.000 18.000-24.000 2.000-3.500
sekitar titik
transit

Kepadatan >40/Ha 35-55/Ha 25-35/Ha


Bangunan

FAR Minimum 6.0 Minimum 4.0 1.0-2.0

BCR Minimum 80% 60-80% <60%

Diversitas

Presentasi
penggunaan Residensial: Residensial: Residensial: 75%;
lahan 35%; Non 45%; Non Non Residensial
residensial Residensial Residensial 55% 25%
dan non 65%
residensial

Rasio
pekerjaan dan 6:01 3:01 1:01
perumahan

Pedestrian
Lebar jalur 3.50 m 2.30 m 1.50 m
Minimum 80-90% 70-80% 60-70%
kanopi
Urban Mixed Use Speciality Urban
Land Use
C R S C R S
Perkantoran berdensitas tinggi
Perkantoran berdensitas menengah
Perkantoran berdensitas rendah
Perkantoran medical
Pelayanan lokal
Rumah sakit
Hotel/motel
Bioskop
Restoran
Perbelanjaan berskala lokal
Perbelanjaan berskala regional
Minimarket
Fitness center
Permukiman berkepadatan tinggi
Permukiman berkepadatan menengah
Permukiman berkepadatan rendah
Taman Kota
Taman Regional
Fasilitas budaya
Dinas pemerintahan
Penitipan anak
Universitas dan Perguruan Tinggi
Kantor pemerintahan
Sekolah dan berbagai institusi
Penelitian dan pengembangan
Industri ringan
Pemeliharan dan perbaikan mobil