Anda di halaman 1dari 4

II.

METODE PERCOBAAN

2.1. Waktu dan Tempat

Praktikum ini dilakukan pada hari Senin, 05 Juni 2017 pada pukul 08.30-12.00
WIB dan Selasa, 06 Juni 2017 pada pukul 10.00-12.00 WIB. Praktikum ini
dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Hasil Pertanian Jurusan Teknologi Hasil
Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

2.2. Alat dan Bahan

Alat-alat yang digunakan pada praktikum ini adalah cawan petri, tabung reaksi,
erlenmeyer, penangas air, termometer, inkubator, pipet mikro ukuran 1 ml, lampu
bunsen, jarum ose, penjepit, vortex, magnetic stirrer, dan neraca analitis
(timbangan). Sedangkan bahan-bahan yang digunakan adalah media Nutrien Agar,
Nutrien Broth, larutan pengencer (garam fisiologis 0,85%), biakan murni bakteri
S. aureus, alumunium foil, kapas, tissue dan alkohol.

2.3. Prosedur Percobaan

Adapun prosedur yang dilakukan pada praktikum ini adalah sebagai berikut :

2.2.1. Persiapan Bahan


2.2.1.1. Persiapan Media NA

Media NA

Dimasukkan dalam 2 erlenmeyer 500 ml

Ditambahkan akuades (400 ml erlenmeyer 1, dan


350 ml erlenmeyer 2)

Dihomogenkan menggunakan magnetic stirrer

Disterilisasi pada suhu 121oC selama 15 menit


2.2.1.2. Persiapan Media NB

Media NB

Dimasukkan dalam erlenmeyer 500 ml

Ditambahkan akuades 200 ml

Dihomogenkan menggunakan magnetic stirrer

Dimasukkan dalam erlenmeyer 250 ml @50 ml dan


sisanya dimasukkan dalam 15 tabung reaksi @9 ml

Disterilisasi pada suhu 121oC selama 15 menit

2.2.1.3. Persiapan Larutan Pengencer

Larutan Pengencer
Garam fisiologis 0,85%

Dimasukkan dalam erlenmeyer 1 L

Dimasukkan dalam 60 tabung reaksi @9 ml

Disterilisasi pada suhu 121oC selama 15 menit

2.2.2. Persiapan Bakteri Uji


Media NB 50 ml

Dimasukkan dalam erlenmeyer 250 ml

Disterilisasi pada suhu 121oC selama 15 menit

Kultur stok S.
Media NB Steril
aureus 5 ml

Dihomogenkan agar kultur tersebar merata

Diinkubasi pada suhu 37oC selama 24 jam

Bakteri Uji

2.2.3. Pengujian Ketahanan Panas Bakteri


Disiapkan penangas air dengan suhu pemanasan 60 oC,
80 oC dan 100oC

Dimasukkan 1 ml bakteri uji dalam 15 tabung reaksi


berisi 9 ml NB dan dimasukkan dalam penangas air (5
tabung dalam setiap suhu)

Dilakukan pemanasan selama:


1. 60oC = 0, 10, 20, dan 30 menit
2. 80oC = 0, 5, 10 dan 15 menit
3. 100oC = 0, 3, 6, dan 9 menit

Dimasukkan termometer dalam salah satu tabung


reaksi untuk mengukur suhu NB dalam tabung reaksi

Diangkat dan diinginkan bila telah mencapai suhu


waktu pemanasan sesuai perlakuan

Dilakukan pengenceran dengan tingkat pengenceran :


1. 60oC = 10-4, 10-5
2. 80oC = 10-4, 10-4
3. 100oC = 10-2,10-3 (waktu 3 menit)

Diambil 1 ml dari masing-masing tingkat pengenceran

Dimasukkan dalam cawan petri (duplo) tiap tingkat


pengenceran dan ditambahkan media NA

Dihomogenkan agar media NA tersebar merata

Diinkubasi pada suhu 37oC selama 5 hari

Dihitung jumlah bakteri uji yang masih hidup dengan


metode TPC