Anda di halaman 1dari 2

PSYKOTIK

No. :
Dokumen SOP/UKP/VII/PU/035
SOP No. Revisi :0
Tgl. Terbit : 1 Mei 2017
halaman : 1/1
PUSKESMAS dr. Budiyono, MPH
GARUNG NIP.
196405071998031004

1. Pengertian Gangguan yang ditandai dengan ketidakmampuan atau hendaya


berat dalam menilai realita, berupa sindroma (kumpulan gejala),
antara lain dimanifestasikan dengan adanya halusinasi dan waham.
2. Tujuan Agar petugas dapat menegakkan diagnosis psykotik dan melakukan
penanganan psykotik atau perujukan untuk penanganan lanjutan
psykotik
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas nomor : 001/UKP/VII/SK/2016 tentang
Pelayanan Klinis
4. Referensi Kemenkes nomor HK.02.02/MENKES/514/2015 Tentang Panduan
Praktik klinis bagi Dokter di Fasilitas pelayanan kesehatan tingkat
pertama.
5. Prosedur 1. Dokter memanggil pasien sesuai urutan.
2. Dokter mencocokan identitas pasien dan bila tidak cocok akan
dikembalikan petugas (perawat)
3. Dokter memeriksa pasien berdasarkan anamnesa yang ditulis
petugas
4. Dokter melakukan pemeriksaan
Pemeriksaan fisik diperlukan untuk menyingkirkan penyebab
organik dari psikotiknya (gangguan mental organik). Selain itu
pasien dengan gangguan psikotik juga sering terdapat gangguan
fisik yang menyertai karena perawatan diri yang kurang.
5. Dokter menegakan diagnose berdasarkan anamnesis dan
pemeriksaan
6. Dokter menjelaskan tentang kondisi penyakitnya.
7. Dokter mengedukasi pasien tentang psikotik dan perlunya rujukan
ke fasilitas kesehatan lanjutan.
a. Jika dirujuk, lanjut ke SOP rujukan
b. Bila pasien membawa surat pengantar dari rumah sakit yang
menyatakan diagnose psikotik dan jenis obat yang diberikan,
maka bisa melanjutkan pengobatan dipuskesmas.
8. Dokter menuliskankan resep obat sesuai dengan surat pengantar
9. Dokter memberikan resep obat kepada pasien.
10. Dokter menandatangani status pasien.
11. Dokter memberikan advis kepada petugas.
12. Petugas menulis diagnose ke buku register.
6. unit terkait 1. Pelayanan umum Puskesmas Garung
2. Pelayanan Pustu

7. Rekaman historis perubahan


Tgl mulai
No Yang diubah Isi perubahan
diberlakukan
PSYKOTIK
No. :
DAFTAR Dokumen DT/UKP/VII/PU/035
TILIK No. Revisi :0
Tgl. Terbit : 1 Mei 2017
halaman : 1/1

Unit : ....................................
Nama Petugas : ....................................
Tanggal Pelaksanaan : ....................................

Tidak
No Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
1. Apakah Dokter memanggil pasien sesuai urutan?
2. Apakah Dokter mencocokan identitas pasien dan bila
tidak cocok akan dikembalikan petugas
(perawat)?
3. Apakah Dokter memeriksa pasien berdasarkan
anamnesa yang ditulis petugas?
4. Apakah Dokter melakukan pemeriksaan?
Pemeriksaan fisik diperlukan untuk
menyingkirkan penyebab organik dari
psikotiknya (gangguan mental organik). Selain
itu pasien dengan gangguan psikotik juga
sering terdapat gangguan fisik yang menyertai
karena perawatan diri yang kurang.

5. Apakah Dokter menegakan diagnose berdasarkan


anamnesis dan pemeriksaan?
6. Apakah Dokter menjelaskan tentang kondisi
penyakitnya?
7. Apakah Dokter mengedukasi pasien tentang psikotik
dan perlunya rujukan ke fasilitas kesehatan
lanjutan?
a. Jika dirujuk, lanjut ke SOP rujukan
b. Bila pasien membawa surat pengantar dari
rumah sakit yang menyatakan diagnose
psikotik dan jenis obat yang diberikan, maka
bisa melanjutkan pengobatan dipuskesmas.
8. Apakah Dokter menuliskankan resep obat sesuai
dengan surat pengantar?
9. Apakah Dokter memberikan resep obat kepada pasien?
10. Apakah Dokter menandatangani status pasien?
11. Apakah Dokter memberikan advis kepada petugas?

12. Apakah Petugas menulis diagnose ke buku register?

CR : …………………………%.
Garung,……………………..
Observer Tindakan

(……….........……………..)