Anda di halaman 1dari 3
PROSEDUR KLINIS DERMATITIS KONTAK ALERGI

PROSEDUR KLINIS DERMATITIS KONTAK ALERGI

PROSEDUR KLINIS DERMATITIS KONTAK ALERGI
 

No. Dokumen

:

Terbitan

:

SPO

No. Revisi

:

Tgl. MulaiBerlaku

:

 

Halaman

:

PUSKESMAS

   

MEKARMUKTI

H.Firman, SKM NIP 19730201 199903 1 005

  • 1. Pengertian

Dermatisis kontak alergik (DKA) adalah reaksi peradangan kulit imunologik karena reaksi hipersensitivitas. Kerusakan kulit terjadi didahului oleh proses sensitisasi berupa alergen (fase sensitisasi) yang umumnya berlangsung 2-3 minggu. Bila terjadi pajanan ulang dengan allergen yang sama atau serupa, periode hingga terjadinya gejala klinis umumnya 24-48 jam (fase elisitasi). Alergen paling sering berupa bahan kimia dengan berat molekul kurang dari 500-1000 Da. DKA terjadi dipengaruhi oleh adanya sensitisasi alergen derajat pajananm dan luasnya penetrasi di kulit.

  • 2. Tujuan

Prosedur ini sebagai acuan dalam penatalaksanaan Mekarmukti.

DKA di Puskesmas

  • 3. Kebijakan

Sesuai dengan SK kepala puskesmas :

 
  • 4. Referensi

Kesepakatan bersama yang tentang dalam peraturan internal puskesmas

  • 5. Prosedur/Langk

  • 1. Persiapan alat :

 

ah-langkah

  • - Thermometer

  • - Stetoskop

  • - Stopwacth

  • - Meteran

  • - Timbangan

  • 2. Medis dan paramedis melakukan pengukuran berat badan, respirasi rate, suhu badan dan mencatat dalam buku status pasien.

  • 3. Medis dan paramedis

 

melakukan anamnesa terarah dan pemeriksaan

fisik.

 
  • 4. Medis dan paramedis mendiagnosa DKA.

 
  • 5. Medis dan paramedis menjelaskan kepada orang tua pasien / keluarga mengenai penyakit pasien.

  • 6. Medis dan paramedis memberikan edukasi mengenai penyakit dan menjelaskan tentang rencana pengobatan.

  • 7. Medis dan paramedis memberikan resep sesuai dengan diagnosis.

  • 8. Medis dan paramedis melakukan dokumentasi kegiatan yang dilakukan.

  • 6. Bagan Alur

 

Bidan melakukan pengukuran berat badan, respirasi rate, suhu badan dan mencatat dalam buku status pasien.

 
 
PROSEDUR KLINIS DERMATITIS KONTAK ALERGI No. Dokumen : Terbitan : SPO No. Revisi : Tgl. MulaiBerlaku
 

Dokter melakukan anamnesa terarah dan pemeriksaan fisik.

 
 
PROSEDUR KLINIS DERMATITIS KONTAK ALERGI No. Dokumen : Terbitan : SPO No. Revisi : Tgl. MulaiBerlaku
   

Dokter mendiagnosa DKA

   
 
PROSEDUR KLINIS DERMATITIS KONTAK ALERGI No. Dokumen : Terbitan : SPO No. Revisi : Tgl. MulaiBerlaku
 

Dokter menjelaskan kepada orang tua pasien / keluarga mengenai penyakit pasien.

 
 
PROSEDUR KLINIS DERMATITIS KONTAK ALERGI No. Dokumen : Terbitan : SPO No. Revisi : Tgl. MulaiBerlaku
   

Dokter memberikan edukasi mengenai penyakit campak dan menjelaskan tentang rencana pengobatan.

 
 
PROSEDUR KLINIS DERMATITIS KONTAK ALERGI No. Dokumen : Terbitan : SPO No. Revisi : Tgl. MulaiBerlaku
Rekaman Tanggal Mulai Diberlakukan Yang Diubah Farmasi Poli Anak/Poli MTBS Dokter memberikan resep sesuai dengan diagnosis.
Rekaman
Tanggal Mulai Diberlakukan
Yang Diubah
Farmasi
Poli Anak/Poli MTBS
Dokter memberikan resep sesuai dengan diagnosis.
7.
Unit terkait
Petugas melakukan dokumentasi kegiatan yang dilakukan.
8.
2.
perubahan
historis
No
-
Isi Perubahan
-
-
-
1.

DAFTAR TILIK

SOP PROSEDUR KLINIS DERMATITIS KONTAK ALERGI

No

 

Uraian Kegiatan

Ya

Tidak

1

Apakah Medis dan paramedis melakukan pengukuran berat badan, respiratori

   

rate, suhu badan dan mencatat dalam buku status pasien.

2

Apakah Medis dan paramedis melakukan anamnesa terarah dan pemeriksaan

   

fisik.

3

Apakah Medis dan paramedis mendiagnosa DKA.

   

4

Apakah Medis dan paramedis menjelaskan kepada orang tua pasien /

   

keluarga mengenai penyakit pasien.

5

Apakah Medis dan paramedis memberikan edukasi mengenai penyakit DKA

   

dan menjelaskan tentang rencana pengobatan.

6

Apakah Medis dan paramedis memberikan resep sesuai dengan diagnosis.

   

7

Apakah Medis dan paramedis

melakukan dokumentasi kegiatan yang

   

dilakukan.

   

Jumlah

   

Compliance rate (CR) : …………… % ..

 

……………………………… ,…………

..

 

Pelaksana / auditor

……………………………………….

NIP:

………………..........................