Anda di halaman 1dari 10

Nama : Fitri Yanti

Nim : 1300173

1.
Jelaskan alasannya mengapa saudara perlu memperlajari mata kuliah MPE
bila dikatikan dengan tugas saudara sebagai guru dan pengembang teknologi
pembelajaran?
Jawab :
Alasannya : mata kuliah MPE merupakan salah satu mata kuliah wajib yag
harus diikuti oleh mahasiswa TP. Alasan mengikuti mata kuliah MPE
apabila dilihat dari dua sisi yaitu :
a. Sebagai seorang guru
Proses pembelajran merupakan suatu proses yang mengandung
serangkaian pelaksanaan oleh guru dan siswa atas dasar hubungan
timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif (pendidikan)
untuk mencapai tujuan tertentu. Interaksi atau hubungan timbal balik
antara siswa dan guru ini merupakan syarat utama bagi
berlangsungnya proses pembelajaran. Pada kenyataan yang kita lihat
disekolah sekolah –sekolah seringkali guru yang aktif dalam proses
pembelajaran sementara siswa dibuat pasif, sehingga interaksi antara
guru dan siswa dalam proses pembelajaran tidak efektif. Untuk
menciptakan kondisi pembelajaran yang efektif, guru dituntut agar
mampu mengelola proses pembelajaran ysng memberikan rangsangan
kepada siswa sehingga ia mau dan mampu belajar.
Dengan alasan tersebut mata kuliah MPE merupakan modal kita
sebagai seorang guru. Artinya MPE salah satu mata kuliah yang
penting yang harus diikuti setiap mahasiswa Teknologi Pendidikan.
Dengan mengikuti mata kuliah MPE kita sebagai guru dapat
menerapkan bagaimana cara kita menentukan pembelajaran yang
efektif seperti apa yang akan kita lakukan agar proses pembelajaran
bisa berlangsung dengan baik yang mampu membuat siswa aktif bukan
siswa yang pasif. Kita mengetahui bahwa banyak sekali model
pembelajaran, strategi pembelajaran maupun media pembelajaran yang
bisa kita gunakan. Namun hal itu semua tidak bisa kita terapkan sesuai
dengan keinginan kita. Hal ini dikarenakan permasalahan yang terjadi
harus sesuai dengan solusi yang tepat. Kondisi lingkungan juga
mempengarui kondisi belajar seseorang, karena lingkungan yang
berada di dekat jalan raya bisa mengganggu konsentrasi ssiwa dalam
belajar. Maka langkah awal yang harus dilakukan guru yaitu membuat
perencanaan pembelajaran. Untuk membuat perencanaan pembelajaran
guur harus mengetahui masalah-masalah yang ada pada saat proses
pembelajaran berlangsung. Setelah masalah tesebut ditemukan maka
guru melakukan analisis masalah setelah itu guru bisa mengetahui
solusi apa yang sesuai terhadap permasalahan yang terjadi pada saat
proses pembelajaran. Jadi, untuk menjadi Guru yang profesional harus
mengetahui bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut agar
tujuan dari setiap yang di inginkan tercapai. Jika seorang guru tersebut
membiarkan permasalahan itu, maka yang terjadi adalah proses
pembelajaran tidak berjalan dengan efektif sehingga guru yang
menjadi aktif dan siswa nya pasif. Setelah saya mengikuti mata kuliah
MPE saya bisa mengetahui langkah apa yang harus saya lakukan
nantinya ketika saya menjadi seorang guru mengenai bagaimana upaya
yang akan saya lakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,
diantaranya dengan membuat perencanaan pembelajaran dengan
seksama dan menyiapkan sejumlah perangkat pembelajaran yang tepat.

b. Sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP)


Salah satu produk yang dihasilkan dari lulusan Teknologi
Pendidikan adalah sebagai Pengembang Tekonologi Pembelajaran.
Pengembang teknologi pembelajaran adalah suatu cara atau metode
yang sistemais yang diharapkan nantinya peserta didik dapat menerima
materi pendidikan dengan baik, dengan rasa senang dan tapa paksaan.
Maka tugas seorang PTP adalah membantu guru yang mengalami
kesulitan pada saat proses pembelajaran. Salah satu masalaha yang
sering terjadi misalnya kurangnya minat siswa pada mata pelajaran
matematika. Karena siswa beranggapan bahwa mata pelajaran
matematika itu sangat membosankan dan sulit dimengrti. Dengan
permasalahan tersebut maka seorang ahli PTP dapat mencarikan solusi
atau langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memperbaiki dan
meningkatkan proses pembelajaran tersebut. Maka dengan hal ini,
mata kuliah MPE merupakan salah satu cara untuk memberikan solusi
bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang efektif di dalam
kelas. Dengan mengikuti mata kuliah MPE maka mahasiswa TP
mempunyai bekal atau ilmu yang akan diterapkan nantinya jika kita
menjadi seorang ahli pengembang teknologi pembelajaran.

2. Pembelajaran dikatakan efektif manakala ada suasana student oriented.


Jelaskan apa, bagaimana dan untuk apa pernyataan tersebut.
Jawab :
Pembelajaran dikatakan efektif manakala ada suasana stuent orientd,
artinya pembelajaran efektif bisa dikatakan apabila siswa tersebut terlibat
secara aktif dalam proses pembelajaran , bukan guru yang aktif sementara
siswanya pasif. Maka pembelajaran dikatakan efektif apabila
menggunakan sistem pengajaran Student oriented . Stuedent oriented
merupakan sistem pengajaran yang mengharuskan siswa yang harus aktif
dalam membangun pengetahuan mereka. Guru hanya membantu
memberikan informasi tambahan supaya siswa mengerti dengan apa yang
mereka pelajari. Jadi pernyataan tersebut sudah memberikan arti atau
maksud dari pembelajaran efektif yang melibatkan siswa secara aktif, yang
dinamakan dengan sistem pembelajaran student oriented.
3. Membelajarkan merupakan suatu seni, jelaskan maksudnya berikan suatu
contoh yang relevan.
Jawab :
Seni dalam pendidikan tidak berarti memberikan pendidikan seni,
melainkan mengajar sebagai ilmu yang harus diberikan secara inovatif
agar mudah diterima siswa dan pembelajaran tersebut tidak membosankan.
Setiap guru bisa menerapkan model pembelajaran yang sama, artinya
langkah-langkah yang setiap guru lakukan itu sama namun setiap guru
tidak bisa melakukan cara yang sama yang dilakukan oleh guru yang lain.
Artinya setiap guru meliliki daya tarik atau seni tersendiri dalam
melaksanakan model pembelajaran yang diterapkan meskipun langkah-
lagkah yang mereka lakukan sama namun hasil yang akan diperoleh pasti
berbeda. Untuk menyampaikan pesan atau materi kepada siswa, guru
harus mampu mengkomunikasikan pesan yang akan disampaikan kepada
peserta didik menjadi menarik agar peserta didk menjadi tertarik untuk
mengikuti pembelajaran. Hal ini membutuhkan keahlian, kecakapan,
pengalaman dan keterampilan dari seorang guru.
Contoh : Dua orang guru ips sama-sama menerapkan metode ceramah.
Sintaks atau langkah-langkah yang dilakukan guru tersebut semuanya
sama. Namun hasil yang diperoleh kedua guru tersebut berbeda. Misal
pada kelas pertama siswa tersebut antusias mendengarkan materi yang
disampaikan sedangkan pada kelas kedua siswa tersebut meribut ketika
guru tersebut menjelaskan materi pembelajaran. Kenapa bisa berbeda ?
karena setiap guru memiliki cara atau seni tersendiri dalam menyampaikan
materi pembelaajran. Mungkin, Guru pertama menjelaskan materi dengan
suara yang memiliki intonasi yang bervariasi dari suara yang lembut,
keras, menengah, datar. Sedangkan guru yang kedua menjelaskan materi
intonasinya sama saja sampai akhir pembelajaran. Dilihat dari segi
gerakan, mungkin guru pertama ketika menjelaskan materi guru tersebut
sekali-sekali berjalan ketengah, kesamping, kebelakang agar guru bisa
menguasai kelas, sedangkan guru kedua menjelaskan materi dengan
nyaman duduk di mejanya sehingga tidak ada menimbulkan interaksi
antara guru dan siswa.
Dari contoh tersebut bahwa membelajarkan merupakan suatu seni
juga mencakup dari suara seorang guur, mimik wajah yang dipancarkan,
gerakan-gerakan yang diperlihatkan guru. Hal ini merupakan seni.
Mungkin ada guru yang suaranya kecil atau mendatar saja. Dari gerakan
mungkin guru tersebut hanya diam diposisinya, mimik wajah yang datar.
Sehingga siswa tersebut tidak bersemangat untuk mengikuti pembelajaran.
Disinilah peran guru sangat penting karena merak lah sebaga
meditor dan fasilitator dalam pendidikan. Jadi guru perlu menanamkan
kekreatifannya dalam pembelajaran.

4. Kegiatan pembelajaran memerlukan manajemen didalamnya ada sejumlah


langkah-langkah . jelaskanlah maksud dari pernyataan tersebut dengan
memberikan satu contoh
Jawab :
Maksudnya adalah untuk mendapatkan proses pembelajaran yang
berkualitas dan maksimal maka dibutuhkan perencanaan atau manajamen
dalam pembelajaran. Artinya guru sebagai seorang pendidik dalam
melaksanakan suatu pembelajaran, guru harus menentukan langkah-
langkah apa yang harus mereka lakukan dalam melaksanakan proses
pembelajaran. Dalam menentukan langkah-langkah tersebut maka
dituangkan dalam RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Didalam
RPP tersebut guru sudah menentukan strategi apa yang akan
diterapkannya, dan media apa yang akan digunakannya serta suasana kelas
seperti apa yang akan diciptakan guru tersebut dan berapa lama waktu
yang dibutuhkan seorang guru untuk menyampaikan materi pembelajaran.
Contohnya :
Dalam kegiatan pembelajaran langkah-langkah yang harus dilakukan guru
yaitu
a. Ketika masuk kelas guru mengucapkan salam, meminta siswa berdoa
dan mengambil absen.
b. Sebelum belajar guru memberikan motivasi kepada siswa
c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
d. Guru meminta siswa untuk duduk berkelompok
e. Guru memberikan materi yang akan dibahas setiap kelompok
f. Siswa menyampaikan hasil diskusi kelompok
g. Guru menyimpulkan hasil dari setiap diskusi kelompok.

Dari contoh diatas, jika seorang guru tidak melakukan manajemen


atau langkah-langkah yang akan dilakukannya pada saaat proses
pembelajaran maka proses pembelajaran tidak akan berjalan secara
sistematis.

5. Buk mina menghadapi permasalahan dalam membelajarkan siswanya yang


berjumlah 40 orang dalam satu kelas. dimana hampir setiap hari kelas ribut
banyak yang tidak mengerjakan tugas dan permisi serta hasil belajar yang
rendah. Jika kita memandang bahwa pembelajaran suatu sistem maka
lakukanlah analisis terhadap masalah tersebut secara sistematik sehingga
saudara menemukan alternatif pemecahannya .
Jawab :
Pembelajaran sebagai suatu sistem adalah suatu kegiatan yang dilakukan
guur secara instruksional yang mana disini guru sebagai penyedia sumber
belajar sehingga seorang guru harus mampu mengelola semua komponen agar
dapat mencapai tujuan yang di inginkan. Dengan demikian diharapka peserta
didik mampu menerima dan aka terjadi umpan balik antara guru dan siswa.
Untuk mencapai tujuan pembelajaran kita harus memperhatikan
komponen dari pembelajaran. Bahwasanya komponen –komponen
pembelajaran tersebut saling berkaitan, jika salah satu dari komponen tersebut
tidak terpenuhi maka tujuan pembelaajran tidak akan tercapai secara
maksimal. Komponen tersebut terdiri dari tujuan , pendidik, peserta didik,
materi, media, dan lingkungan.

Analasis masalah :
a. Tujuan :
Tujuan pembelajaran merupakan komponen terpenting dalam sistem
pembelajaran. Mau dibawa kemana siswa ?apa yang harus dimiliki
siswa ? semuanya tergantung pada tujuan yang ingin dicapai. Dari
masalah diatas bahwa tujuan pembelajaran tidak tercapai dengan baik,
hal ini dilihat dari hasil belajar siswa yang rendah
b. Pendidik
Guru adalah komponen yang menentukan dalam implementasi suatu
strategi pembelajaran serta pengelola pembelajaran. Dari masalah
diatas pendidik tidak bisa melakukan manajemen kelas yang baik yang
dibuktikan dengan siswa yang sering keluar dan meribut. Guru tidak
menerapkan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan minat
belajar siswa.
c. Peserta didik
Peserta didik adalah organisme yang unik yang berkembang sesuai
dengan tahap perkembangannya. Dari pernyataan diatas bahwa siswa
tersebut terdiri dari 40 orang siswa. Dimana dari 40 orang tersebut
memiliki berbagai karakteristik. sehingga ada beberapa siswa yang
memiliki minat belajar yang tinggi dan ada yang memiliki minat
belajar yang kurang.
d. Materi
Isi atau materi pelajaran merupakan komponen kedua dalam sistem
pembelajaran. Sering diartikan bahwa proses pembelajaran merupakan
proses penyampaian materi. Dari pernyataan diatas bahwa dalam
penyampaian materi tidak tersampaikan secara maksimal karena
seringnya siswa keluar masuk kelas.
e. Media
Media merupakan sarana pendukung dalam penyampaian materi
pembelajaran. Mungkin dari masalah diatas guru tidak menggunakan
media pembelajaran.
f. Lingkungan
Dilihat dari dimensi lingkungan ada dua faktor yang dapat
mempengaruhi proses pembelajaran, yaitu faktor organisasi kelas dan
faktor iklim sosial-psikologis. Faktor organisasi kelas yang didalamnya
meliputi jumlah siswa dalam satu kelas yang mempengaruhi proses
pembelajaran. Dari masalah tersebut bahwa di dalam kelas terdapat 40
siswa. Bahwa 40 siswa di dalam satu kelas tidaklah efektif. Karena
akan terjadi keributan yang luar biasa di kelas trsebut. Karena tidak
sesuai dengan kapasitasnya.

Solusinya :
a. Manajamen kelas : Jika siswa tersebut ada 40 orang dalam satu
kelas maka langkah yang harus guru lakukan adalah membuat
manajemen kelas dengan susunan tempat duduk menjadi leter U.
Karena dengan leter U siswa susah untuk berkomunikasi dengan
temannya karena guru bisa memperhatikannya dengan mudah dari
depan serta guru juga bisa berdiri ditengah-tengah siswa sehingga
pembelajaran tidak terlalu menoton.
b. Strategi pembelajaran dan media : di dalam kelas terdiri 40 siswa,
jika seorang guru menggunakan strategi kelompok maka yang
terjadi adalah siswa yang pintar saja yang mengerjakan tugas dan
yang lainnya sibuk dengan temannya. Jadi langkah yang harus
dilakukan guru adalah guru melakukan tanya jawab dengan siswa
tersebut. Dengan bantuan menggunakan media pembelajaran yang
menarik perhatian siswa.
c. Evaluasi : guru harus memberikan selembar kertas evaluasi atau
latihan kepada siswa. Soal tersebut berkaitan dengan materi yang
dijelaskan oleh guru. Jadi pada saat guru menjelaskan materi maka
siswa tersebut sudah menemukan soal no berapa yang dijelaskan
oleh guru tersbut. Sehingga dengan hal itu siswa akan
mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru serta menulis
jawaban dari setiap soal yang diberikan.
d. Reward : guru meminta siswa untuk menyampaikan hasil jawaban
dari soal yang sudah disedikan guru tersebut. Setelah itu guru
memberikan reward kepada siswa seperti permen, kue atau lain
sebagainya sebagai motivasi siswa untuk meningkatkan belajarnya.
e. Penutup : sebelum guru tersebut keluar dari kelas guru harus
memberikan penilaian dari setiap pekerjaan yang dilakukan siswa
dengan menandatangani lembar kerja siswa serta memberikan
nilai. Hal ini akan memotivasi siswa untuk lebih bergiat lagi.

6. Berdasarkan pengalaman saudara selama PLK tuliskanlah pengalaman


berharga yang saudara hadapi baik didalam kelas maupun diluar kelas.
berdasarkan pengalaman tersebut saudara rumuskan skenario yang akan
saudara lakukan dimasa yang akan datang jika saudara diangkat menjadi guru
atau PTP.
Jawab :
pengalaman berharga yang saya dapatkan di dalam kelas adalah
menghadapi siswa yang tidak sama sekali memiliki minat untuk belajar.
Siswa tersebut keluar masuk kelas, tidak mendengarkan guru menjelaskan
materi, tidak membawa buku pelajaran serta yang mereka lakukan adalah
hanya mengganggu teman di kelas lain dan pergi keluar untuk bermain.
Namun, ketika berada di luar kelas mereka begitu sopan, santun menyapa
saya di luar kelas. seolah tidak ada masalah yang terjadi di kelas.
pengalaman tersebut membuat saya berfikir bagaimana cara saya untuk
menaklukkan siswa tersebut agar mereka bisa minat untuk belajar.
Skenario yang akan saya lakukan dimasa yang akan datang jika saya
diangkat menjadi guru atau PTP adalah :
a. Saya akan belajar menjadi seorang guru yang menyenangkan yang
mudah senyum, memberikan motivasi, membawa suasana belajar
dengan humoris, serta mendekatkan diri kepada siswa tersebut secara
perlahan-lahan agar mereka merasa nyaman belajar dengan saya
b. Saya akan menerapkan berbagai macam model atau strategi
pembelajaran yang dapat meningkatkan rasa keingintahuan terhadap
materi pembelajaran yang akan dibahas.
c. Saya akan membuat media pembelajaran yang menarik perhatian siswa
dan mereka bisa memahami materi yang saya sampaikan.
d. Saya akan belajar membelajarkan sebagai suatu seni. Karena jika kita
membelajarkan sebagai suatu seni maka pembelajaran tersebut akan
menyenangkan.