Anda di halaman 1dari 7

Hari/ Tanggal : Jum’at, 29 Desember 2017

Waktu : 30 Menit

Penyuluh : Moh. Afif Jakaria Iksafani (162310101197)

Outcome 1 : Bahaya merokok didalam rumah

No. Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta

1. Pembukaan a. Memberikan salam. a. Menjawab salam.


b. Memperkanalkan diri. b. Mendengarkan dan
5 menit
c. Menyampaikan maksud memperhatikan.
dan tujuan materi c. Peserta berkooperatif
pendidikan dan promosi dan mendengarkan
kesehatan. pemateri.
d. Menyampaikan kontrak d. Peserta menyetujui
waktu dan tempat kontrak waktu dan
dilaksanakan pendidikan tempat.
dan promosi kesehatan.
2. Penyajian a. Meriview pengetahuan a. Peserta menjawab
Materi peserta tentang bahaya petanyaan pemateri
merokok “bapak-bapak dan mencoba mengulik
20 menit
dan ibu-ibu, apakah sudah pengetahuan tentang
tau apa bahaya merokok?” bahaya merokok
b. Menanyakan pada peserta b. Peserta sangat
tentang bahaya merokok kooperatif dengan
didalam rumah “bapak- menjawab pertanyaan
bapak dan ibu-ibu, apakah pemateri, peserta
sudah mengetahui tentang tampak antusias dan
bahaya merokok dika bersemangat mengikuti
dilakukan didalam pendidikan dan
rumah?” promosi kesehatan.
c. Memaparkan materi c. Peserta sangat
tentang bahaya merokok kooperatif , melihat,
didalam rumah. mendengar dan
d. Menjelaskan meteri merasakan dengan baik
tentang zat-zat kimia yang materi yang
terkandung dalam rokok. disampaikan oleh
e. Menjelaskan peran pemateri.
keluarga untuk d. Peserta sangat antusias
menciptakan suasana dalam mengikuti
rumah bebas asap rokok kegiatan dan turut aktif
f. Mengajarkan peserta terlibat dalam kegiatan.
bagaimana cara e. Peserta sangat senang
menghilangkan kebiasaan dan antusias dalam
buruk merokok. mengikuti materi dan
g. Memberikan pujian atas paham tentang peran
keaktifan peserta. keluarga dalam
menciptakan suasana
rumah bebas asap
rokok.
f. Peserta termotivasi
untuk berhenti
merokok
g. Peserta sangat
bersemangat dan
menerima dengan
senang hati pujian
yang diberikan oleh
pemateri.
3. Penutup a. Menanyakan pemahaman a. Peserta menjawab
peserta setelah diberikan bahwa peserta paham
5 menit
materi. terkait materi yang
b. Menanyakan kesanggupan disampaikan.
peserta untuk b. Peserta menyanggupi
menghilangkan kebiasaan untuk menghilangkan
merokok didalam rumah kebiasaan merokok
ataupun di luar rumah. c. Peserta mendengarkan
c. Menyimpulkan isi materi secara aktif.
d. Melakukan kontrak waktu d. Peserta membuat
dan tempat untuk kontrak waktu dan
pertemuan selanjutnya. tempat dengan
e. Mengucapkan salam pemateri untuk
penutup. pertemuan selanjutnya.
e. Menjawab salam.

Evaluasi Outcome 1:
1. Peserta dapat mengetahui tentang bahaya merokok didalam rumah.
2. Peserta dapat mengetahui zat-zat yang terkandung didalam rokok.
3. Peserta dapat menerapkan cara untuk menghilangkan kebiasaan merokok didalam
rumah maupun diluar rumah.
4. Peserta dapat menerapkan peran keluarga untuk menciptakan suasana rumah
tanpa asap rokok.
Lampiran Materi
1. Bahaya merokok didalam rumah
Merokok adalah kegiatan yang sangat berbahaya bagi diri sendiri dan diri
orang lain disekitar. Dari asap rokok mengandung zat-zat yang berbahaya bagi
tubuh. Dampak dari asap rokok lebih besar lebih besar bagi orang yang
menghirup asap rokok dari pada perokok itu sendiri.
Ketika orang tua merokok didalam rumah akan menjadikan anggota
keluarganya sebagai perokok pasif yaitu orang yang selalu menghirup asap rokok
yang terpapar didalam rumah. Rumah yang orang tuanya terbiasa merokok
didalam rumah berpeluang meningkatkan kejadian terkena penyakit pernafasan
bagi anggota keluarganya terutama apabila didalam rumah ada anggota keluarga
yang masih balita akan menyebabkan balita berpeluang terkena penyakit ispa
(Milo, 2015).
Didalam keluarga yang sehat seharusnya seluruh anggota keluarganya
menjaga keasrian suasana didalam rumah yang jauh dari asap rokok. Sehingga
anggota keluarganya terhindar dari masalah penyakit pernafasan yang mengancam
apabila ada anggota keluarganya yang merokok didalam rumah.
2. Kandungan zat kimia didalam rokok
a. Nikotin
Zat ini bersifat adiktif yang membuat seseorang menjadi ketagihan untuk
selalu bisa merokok. Zat ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh
manusia maupun binatang. Selain itu, nikotin adalah salah satu penyebab
penyakit jantung koroner dan kanker.
b. Tar
Zat ini adalah racun bagi tubuh
c. Insektisida
Zat ini sangat beracun dan umumnya zat ini banyak digunakan untuk
membunuh serangga.
d. Polycyclic
Zat ini menyerang paru-paru dan menyebabkan kerusakan fatal bagi
perokok aktif.
e. Carcinogens
Asap yang dihasilkan dari pembakaran tembakau dan kertas sigaret
mengandung beragam zat kimiawi yang sangat berbahaya dan mampu
memicu penyakit kanker bagi siapapun yang menghirupnya.

Sebagian zat kimiawi diatas dengan sendirinya mampu memicu penyakit kanker
didalam tubuh. Begitupun dengan tambahan zat lain yang melengkapinya dan
memperkuat prosesnya. Para peneliti bahkan berhasil mengungkapkan adanya sekitar
30 zat kimiawi yang mampu memicu penyakit kanker dalam setiap batang rokok.

3. Upaya menghilangkan kebiasaan merokok


Cara berhenti merokok. Melepas kebiasaan seperti merokok merupakan satu
kesuksesan yang luar biasa bagi para pecandu rokok. Sudah banyak cara yang
sudah banyak dilakukan untuk melepaskan diri dari benda yang membawa banyak
masalah terutama pada masalah kesehatan dan keuangan. Banyak bahaya
merokok yang ditimbulkan, terlebih apabila merokok dalam jangka waktu yang
lama. Keinginan dan tekad yang kuat untuk berhenti yang sudah dirasakan tidak
membawa dampak positif bagi para pecandunya. (Kemkes. 2015)
Cara berhenti merokok :
1. Tekad batin yang kuat. Mempertimbangkan terlebih dahulu untuk membuat
sebuah daftar alasan berhenti merokok unutuk menompang tekad yang kuat
2. Berfikir positif dan yakin berhasil untuk berhenti merokok.
3. Atur target waktu berhenti merokok. Merokok tidak dapat berhenti secara
langsung karena akan sulit dan terasa menyiksa. Dengan mengurangi sedikit demi
sedikit kebiasaan merokok dan mengatur target waktu untuk berhenti merokok.
4. Dukungan dari teman dan keluarga agar proses berhenti merokok dapat berjalan
lancar
5. Tidur lebih banyak dari biasanya. Hal ini bertujuan untuk jiwa beristirahat
karena dapat tekanan untuk berhenti merokok selain itu jam tidur adalah saat
dimana berfikir untuk berhenti merokok.
6. Mulai dengan cara mudah yaitu merekam dalam kondisi apa anda sedang
merokok seperti ketika bosan
7. Cari kegiatan yang menyibukkan dan hindari terjebak dalam kesendirian hal ini
dapat menimbulkan keinginan untuk merokok kembali.
8. Kunjungi tempat tanpa asap rokok. Dengan mencoba menghabiskan waktu
berjam-jam di tempat yang tidak diperbolehkan merokok
9. Hindari kebiasaan yang membuat ingin merokok seperti kopi, alkohol, acara
malam dan sebagainya yang bisa menimbulkan keinginan untuk merokok
10. Minum air putih yang banyak.
11. Cari pengganti rokok. Cobalah untuk menggunakan pengganti rokok seperti
permen karet. Ini dapat membantu untuk menyingkirkan kebiasaan merokok.
12. Merokok secara sadar. Merokok secara sadar maksudnya adalah ketika sedang
merokok, coba katakanlah terhadap diri Anda sendiri sekarang saya akan
merokok. Cara seperti ini mungkin dapat bisa membantu melepas rokok secara
perlahan. Menyadari merokok dan dalam jangka waktu yang panjang akan
membantu mengatasi masalah merokok tanpa sadar.
13. Mencoba akupunkturAkupunktur dapat menjadi sebuah metode alami dalam
pengobatan ketergantungan terhadap nikotin dan tanpa rasa sakit serta aman.
14. Sibukkan diri setelah makan. Banyak pecandu rokok setelah makan
melakukan kegiatan merokok. Namun jika mempunyai tekad kuat untuk berhenti
merokok, anda harus benar-benar berhenti.
15. Konsultasi kepada dokter. Bertanyalah kepada dokter atau ahli kesehatan
mengenai bagaimana cara berhenti merokok.

4. Menciptakan rumah bebas asap rokok


 Menggalang kesepakatan keluarga untuk menciptakan rumah tanpa asap
rokok
 Menegur keluarga yang merokok didalam rumah
 Tidak memberi dukungan kepada keluarga yang merokok dalam bentuk
apapun, antara lain dengan tidak memberikan uang untuk membeli
rokok, tidak memberikan kesempatan siapa pun untuk merokok di
dalam rumah, tidak menyediakan asbak.
 Tidak menyuruh anaknya membelikan rokok
 Orang tua bisa menjadi panutan dalam perilaku tidak merokok
 Melarang anak tidak merokok bukan karena alasan ekonomi, tetapi
justru karena alasan kesehatan.

Referensi
Drharry. 2012. PHBS no10 tidak merokok didalam rumah. Available online at
http://dokterharry.com/2012/07/26/phbs-no-10-tidak-merokok-di-dalam-rumah/
Husaini, Aiman. 2007. Tobat Merokok : Rahasia dan Cara Empatik Berhenti Merokok.
Jakarta : Pustaka IIMaN.
Kemkes. 2015. Inilah 15 Tips Cara Berhenti Merokok yang Efektif. Available online at :
http://www.depkes.go.id/development/site/depkes/pdf.php?id=1-15112500016.
Tandipayuk, A. D. S. 2015. Hubungan antara faktor ibu, anak, dan lingkungan dengan kejadian
ISPA pada anak balita di Puskesmas Pakis Surabaya (Doctoral dissertation, Widya
Mandala Catholic University Surabaya).