Anda di halaman 1dari 9

J.

PENYEBAB MASALAH ( DIAGRAM FISH BONE )

1. Belum ada visi, misi, tujuan dan filosofi, objektif dalam ruangan Parikesit pada tahun 2012.

Belum adanya
Visi, Misi dan
Filosofi
Material metode objektif dalam
ruangan
Belum adanya visi misi, filosofi dan Parikesit pada
SDM yang
tujuan sehingga acuan perawat dalam tahun 2012
kurang
memberikan asuhan
keperawatan anak berdasarkan visi misi
belum ada

man
 Belum adanya sosialisasi oleh karu
tentang visi,misi, filosofi dan tujuan

 Motivasi karu untuk membuat visi, misi,


filosofi dan tujuan sesuai dengan
pemberian asuhan keperawatan anak

79
2. Belum optimalnya pelaksanaan discharge planning pada pasien pulang di ruangan Parikersit tahun 2012.

Belum optimalnya

Matrial pelaksanaan discharge


planning pada pasien pulang
Metode
di ruangan Parikersit tahun
- Belum adanya media
-
2012.
untuk melakukan Kurangnya informasi
discharge planning di tentang penyakit yang
ruangan parikesit dialami klien

Man
- Motivasi keluarga klien
kurang untuk bertanya tentang
penyakitnya
- Kurangnya SDM perawat
yang dimiliki di ruang
parikesit

80
3. Tindakan keperawatan dalam memberikan perawatan pada pasien sesuai SOP belum optimal di ruang Parikesit pada
tahun 2012.

Sarana Metode Tindakan keperawatan dalam


memeberikan perawatan pada
pasien sesuai SOP belum
Kurang lerngkapnya alat-alat Perawat tidak mentaati prosedur optimal di ruang parikesit
medis yang ada diruangan yang telah ditetapkan pada tahun 20212

\ Manusia Karakteristik pasien

- Kurangnya SDM sehingga Tingkat keparahan


bertambahnya beban kerja perawat pasien
- Kurangnya motivasi perawat dalam
menaati SOP
- Tidakadanya supervise/pemeriksaan
tindakan keperawatan yang dilakukan
oleh atasan misal: KARU

81
K. Alternatif Cara Menyelesaikan Masalah

1. Belum ada visi, misi, tujuan dan filosofi, objektif dalam ruangan Parikesit pada tahun 2012
Penyebab Alternatif Penyelesaian Masalah

1. Motivasi karu untuk membuat visi, misi, filosofi 1. Disepakati visi, misi, filosofi dan tujuan ruang parikesit
dan tujuan sesuai dengan pemberian asuhan berdasarkan visi, misi, filosofi dan tujuan Rumah Sakit
keperawatan anak. dan Bidang Keperawatan dengan cara:
a. Diskusi dengan Kepala Ruang untuk menyusun
draf visi, misi, filosofi dan tujuan di ruang
parikesit.
b. Merumuskan masalah dan merencanakan dengan
kepala ruangan perumusan draf visi, misi dan
filosofi sesuai pendapat karu dan staf perawat
ruang Parikesit.
c. Mengkonsultasikan hasil rumusan visi, misi dan
filosofi pada pakar manajemen (pembimbing
akademik dan pembimbing klinik).
2. Belum adanya sosialisasi oleh karu 2. Tersosialisasinya visi, misi, filosofi dan tujuan kepada
tentang visi,misi, filososfi dan tujuan. seluruh perawat dan staf yang berada di ruang Parikesit.
a. Pembuatan visi, misi, filosofi dan tujuan ruang
Parikesit.

82
b. Pembagian hasil rumusan visi, misi, filosofi dan
tujuan yang telah disetujui oleh Karu kepada
seluruh perawat dan staf di ruang Parikesit.
c. Pemasangan visi, misi, filosofi dan tujuan di
tempat yang strategis dan dapat dilihat dengan
mudah oleh semua perawat dan staf di ruang
Parikesit.

83
2. Belum optimalnya pelaksanaan discharge planning pada pasien pulang di ruangan Parikersit tahun 2012

Penyebab Alternative PenyelesaianMasalah


1. Belum adanya media untuk discharge planning di 1. Diskusi dalam pembuatan media discharge planning dan
ruang parikersit tahun 2012. pelaksanaan pendidikan kesehatan pada pasien pulang dengan
menggunakan media flipchart dan leaflet bersama Ka. Ru,
Ka. Tim dan perawat pelaksana di Ruang Parikesit RSUD
Kota Semarang.
2. Sosialisasi sumber dana dalam pembuatan tindak lanjut leaflet
di Ruang Parikesit RSUD Kota Semarang.
3. Sosialisasi mekanisme pelaksanaan discharge planning
(pendidikan kesehatan) pada pasien pulang.
2. Belum ada format discharge planning di ruang 1. Studi literatur dalam pembuatan format discharge planning.
Parikesit 2. Diskusi dengan Ka. Ru dan Ka. Tim dalam pembuatan format
discharge planning di ruang Parikesit RSUD Kota Semarang.
3. Diskusi dengan Ka. Ru, Ka. Tim dan perawat pelaksana
dalam pengisian format discharge planning.
3. Belum ada perencanaan pemberian pendidikan 1. Diskusi dengan Ka. Ru, Ka. Tim dan perawat pelaksana
kesehatan di ruang parikesit. dalam perencanaan pemberian pendidikan kesehatan di ruan
Parikesit RSUD Kota Semarang.
4. Kurangnyaperawat yang akan menberikan 1. Diskusi dengan Ka. Ru, Ka. Tim dan perawat pelaksana
pendidikan kesehatan yang ada di ruangparikesit. dalam modifikasi pemberian pendidikan kesehatan pada

84
pasien pulang di Ruang Parikesit RSUD Kota Semarang.

85
2. Tindakan keperawatan dalam memberikan perawatan pada pasien sesuai SOP belum optimal di ruang Parikesit pada
tahun 2012.

Penyebab Alternatif Penyelesaian Masalah


1. Kurangnya SDM sehingga bertambahnya beban 1. Mengevaluasi kendala, masalah dalam melakukan tindakan
kerja perawat. SOP dan meningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat
secara profesional, cepat dan mudah.
 Ketidaktaatan perawat dalam menjalankan SOP tindakan
keperawatan di ruang parikesit, dan
 Perawat menjalankan tindakan keperawatan sesuai dengan
SOP.
2. Tidak adanya supervisi/pemeriksaan tindakan dan 2. Memberikan pedoman bagi instansi rumah sakit umum (ruang
pemantauan alat kesehatan yang dilakukan oleh parikesit) dalam mengidentifikasi, merumuskan, menyusun,
atasan misalnya Ka.Ru mengembangkan, memonitor dan mengevaluasi masalah.
 Mengidentifikasi adanya kekurangan (alat-bahan) dalam
melakukan SOP tindakan keperawatan diruang parikesit.
 Memberikan inforamsi dalam melakukan tindakan dan
mengatasi masalah sesuai dengan SOP yang ada.
3. Kurangnya kesadaran perawat dalam mentaati SOP 3. Menciptakan komitmen mengenai prosedur yang dikerjakan
yang telah ditetapkan. oleh satuan unit kerja instansi rumah sakit umum Semarang di
ruang parikesit dalam mewujudkan pelayanan yang lebih
optimal.

86
 Menetapkan masalah dan mengkaji lebih dalam sesuai
dengan SOP yang telah ditetapkan oleh rumah sakit.

87