Anda di halaman 1dari 20

Komunikasi dalam kelompok kecil

Aryan Eka Prastya Nugraha


• Komunikasi kelompok adalah pertukaran
informasi atau penyampaian pesan yang
terjadi dalam kelompok dan dalam kaitannya
dengan kelompok
PENGERTIAN KOMUNIKASI KELOMPOK

Komunikasi kelompok adalah komunikasi


yang berlangsung antara beberapa orang
dalam suatu kelompok “kecil” seperti dalam
rapat, pertemuan, konperensi dan
sebagainya

Saenun
Komunikasi kelompok?
• Proses komunikasi yang terjadi diantara
sekelompok orang dalam melakukan tugas
dan mencapai tujuannya.

• Kedua definisi komunikasi kelompok di atas


mempunyai kesamaan, yakni adanya
komunikasi tatap muka, dan memiliki
susunan rencana kerja tertentu untuk
mencapai tujuan kelompok.

Saenun
Kelompok misalnya keluarga, kelompok diskusi,
kelompok pemecahan masalah, atau suatu
komite yang tengah berapat untuk mengambil
suatu keputusan.

Dalam komunikasi kelompok, juga melibatkan


komunikasi antarpribadi. Karena itu kebanyakan
teori komunikasi antar pribadi berlaku juga bagi
komunikasi kelompok.

Saenun
Manfaat

1. Saling bertukar informasi


2. Menambah pengetahuan
3. Memperteguh atau mengubah sikap dan
perilaku
4. Mengembangkan kesehatan mental
5. Meningkatkan kesadaran kelompok
Faktor yang mempengaruhi
efektivitas komunikasi kelompok
• Faktor situasional :
Ukuran
Jaringan kelompok
• Faktor personal
Kebutuhan personal anggota kelompok
Peran anggota kelompok
Peran dalam kelompok
1. Initiator – contributor: peran yang memberikan ide baru bagi
kelompoknya.
2. Information seeker : anggota ini akan mencari informasi
yang detail pada kelompoknya
3. Opinion seeker : ia akan berusaha mencari opini tentang
suatu hal dari anggota kelompoknya.
4. Information giver : ia berusaha untuk memberikan informasi
yang didapatkannya kepada kelompoknya
5. Opinion giver : berusaha memberikan pendapatnya dan
disampaikannya kepada kelompoknya tentang sesuatu hal.
6. Elaborator : berusaha untuk menjelaskan secara rinci
beberapa hal tentang sesuatu kepada anggota kelompoknya,
walaupun kadang sudah jelas dan tidak perlu.
7. Sumarizer : memberikan kesimpulan atau ringkasan dari
pendapat teman-teman di kelompoknya.
8. Coordinator – integrator : berusaha untuk menyimpulkan
dan menyatukan beberapa pendapat yang muncul di
kelompoknya.
9. Orienter : berusaha membawa kelompoknya pada tantangan
atau antisipasi mendatang
10. Disagreer : mencoba untuk menentang pendapat yang ada.
11. Evaluator – critic : memberikan evaluasi atau kritik pada
pendapat yang muncul di kelompoknya.
12. Energizer : memberikan semangat pada saat kelompoknya
sedang dalam kondisi menurun.
13. Procedural – technician : berusaha memberikan gambaran
tehnis pelaksanaan pendapat-pendapat yang muncul.
14. Recorder : mencatat semua pendapat yang muncul di
kelompok
PERAN PRODUKTIF
1. Pendorong : memberikan dukungan dan reinforcement
positif pada kelompok
2. Penjaga harmoni : menjembatani perbedaan yang terjadi
3. Tukang kompromi : mengkompromikan konflik-konflik yang
terjadi
4. Penjaga gerbang : mempertahankan saluran komunikasi,
mendorong partisipasi anggota kelompok lainnya
5. Penyusun standard : membawa kelompok berfungsi sesuai
standard
6. Pengamat kelompok & komentator : membuat catatan dan
evaluasi kelompok
7. Pengikut – follower : pasif menerima
Peran negatif
1. Agresor : menyerang anggota kelompok yang aktif
2. Penghambat : memberikan umpan balik yang negatif
3. Pencari pengakuan : mencari perhatian bagi dirinya
membanggakan pengalaman lalu
4. Pengakuan diri sendiri : mengemukakan perasaan berdasar
persepsinya sendiri dan kepentngannya sendiri daripada
fokus pada kelompok
5. ‘Playboy’ : banyak canda – kurang serius
6. Pencari bantuan : mengemukakan ketidak pastian untuk
menarik simpati
7. Pembela kelompok : khusus membela sub kelompoknya.
Kelompok adalah

Sekumpulan orang yang mempunyai tujuan


bersama yang berinteraksi satu sama lain
untuk mencapai tujuan bersama, mengenal
satu sama lainnya, dan memandang mereka
sebagai bagian dari kelompok tersebut

Saenun
Tipe Kelompok
1. Relationship Group

2. Task Group

3. Reference Group

4. Membership Group
Tipe Kelompok: Relationship Group

 Yaitu kelompok dimana kita berpartisipasi sejak awal


kehidupan (keluarga, teman sekolah, dan tetangga).
 Untuk memenuhi kebutuhan affiliation, affirmation & affection.
 Dalam sosiologi dikenal sebagai Primary Group.

 Sarana utama pengembangan konsep diri.

14
Tipe Kelompok: Task Group

 Yaitu kelompok yang dibentuk untuk


menyelesaikan tugas atau pekerjaan.
 Anggotanya bisa berubah-ubah.
 Dalam sosiologi dikenal juga sebagai secondary
group.

 Fungsinya seringkali overlap dengan


relationship group.

15
Tipe Kelompok: Reference Group

 Yaitu kelompok dimana kita


mendapatkan nilai/norma
untuk berperilaku.
 Digunakan sebagai patokan &
pembanding bagi kesuksesan
maupun kegagalan.
 Bisa dari kelompok primer maupun
kelompok sekunder.

16
Tipe Kelompok: Membership Group

 Yaitu kelompok dimana kita


berpartisipasi tapi tidak
menjadikannya sebagai
referensi diri.
 Digunakan sebagai simbol sosial.
 Sering overlap dengan reference
group.

17
Tahap Kelompok

DeVito, J. (2004). Fundamentals of human communication. McGraw-Hill, Inc.


Tahap Kelompok

1. Opening: perkenalan dan obrolan ringan.


2. Feedforward: identifikasi kebutuhan dan pelaku, atau
pemaparan agenda dan identifikasi tugas.
3. Business: memecahkan masalah, berbagi info, dll.
4. Feedback: peninjauan hasil dan rencana berikutnya.
5. Closing: bertukar sapa.

19
Tahap Kelompok & Model Gerbner

Tahap Event SE
1 Opening Individu Obrolan
2 Feedforward Agenda / kebutuhan Tugas / pembagian
kerja
3 Business Tugas Hasil kerja
4 Feedback Hasil kerja Kesepakatan
5 Closing Individu Sapa

20