Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS JURNAL JIWA

PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)


TERHADAP PERUBAHAN RESPON KOMUNIKASI VERBAL
PADA KLIEN MENARIK DIRI DI RSJD MENUR SURABAYA

OLEH : Agus legimin

No Komponen yang Hasil penelitian


dikritisi
1 Judul PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK) TERHADAP
PERUBAHAN RESPON KOMUNIKASI VERBAL PADA KLIEN
MENARIK DIRI DI RSJD MENUR SURABAYA

Judul ini menurut saya sudah tepat dan sinkron dengan latarbelakang
masalah yang diambil oleh peneliti yaitu tentang TAK dan menarik diri
pada pasien gangguan jiwa.
2 Abstrak dan Latar Abstrak
belakang Menurut pengamatan saya bahwa abstrak isinya sudah bagus
mungkin lebih bagus lagi apabila dari latar belakang sampai hasil di tulis
sendiri-sendiri jadi lebih mudah untuk pembaca memahami dari isi
abstrak.
Latar belakang
Kekuatan : dalam latar belakang secara kekuatan bahwa dari awal
sampai akhir pembahasan selalu dicantumkan teori-teori yang
mendukung penelitian tersebut.
Kekurangan : dalam latar belakang tidak dicantumkan data dan fakta
untuk pasien-pasien jiwa yang mengalami perubahan respon komunikasi
verbal pada pasien menarik diri, padahal sangat penting sekali bahwa
data primer berguna uintuk memperkuat penelitian tersebut.
saran : bahwa untuk peneliti dianjurkan untuk memberi data secara
nyata dari lokasi penelitian untuk memperkuat latar belakang penelitian
tersebut.
3 Tujuan penelitian Tujuan umum :
dan manfaat Pada tujuan umum sudah tepat bahwa dituliskan untuk mengetahui
penelitian pengaruh terapi aktivitas kelompok terhadap perubahan respon
komunikasi verbal pada klien menarik diri.
Tujuan khusus :
Pada tujuan khusus menurut saya sudah tepat sasaran ditujukan untuk
mengidentifikasi pre dan post setelah dilakukan terapi aktivitas
kelompok terhadap perubahan respon komunikasi verbal pada klien
menarik diri.
manfaat penelitian :
manfaat penelitian menurut saya sudah tepat karena ditujukan untuk
klien menarik diri dan peran perawat dalam memberi TAK.
4 Metode penelitian Metode penelitian
dan pengambilan Dalam penelitian ini menggunakan desain Quasy eksperimental non
sampel Randomized pre-test and post-test control group design. Di mana
pengujian sebab akibat dengan cara membandingkan hasil pre-test
dengan post-test pada masing-masing kelompok sampel dan
membandingkan pengaruh perlakuan antar kelompok sampel.
Kekuatan :
Bahwa dalam penelitian ini menggunakan kelompok kontrol sangat
membantu untuk peneliti membedakan kelompok yang diberi perlakuan
TAK dengan yang tidak diberi hasilnya sangat berbeda.

Pengambilan
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh klien menarik diri yang
dirawat di RSJD Menur Surabaya.
Menurut saya dalam mengambil responden semua klien yang
mengalami gangguan menarik diri sangat tepat Karen jumlah klien di
RSJD hanya berjumlah 30 klien.

Sampel
Sampel yang ada dalam penelitian ini adalah klien yang masuk dalam
kriteria inklusi dan eksklusi.
5 Pengolahan data Pengumpulan data
dan teknik Data dari responden baik kelompok perlakuan maupun kelompok
pengumpulan data control dikumpulkan sebanyak dua kali yaitu sebelum diberi perlakuan
dan setelah diberi perlakuan.
Instrument pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini
mengguanakan check list (close ended dichotomy question) dengan cara
observasi.
Menurtut saya dalam pengumpulan data sudah baik Karen
pengumulanya dari pre dan post perlakuan.

Pengolahan data
Untuk mengetahui perbedaan respon komunikasi verbal pada klien
menarik diri antara kelompok perlakuan dan kelompok control
dilakukan uji statistic wilcoxon sign rank test dengan bantuan perangkat
computer derajat kemaknaan pd”0,05.
6 Hasil Dalam hasil sudah dicantumkan bahwa pada table.1 menunjukan
bahwa responden klien menarik diri dalam penelitian ini kelompok
perlakuan dan control hamper seluruhnya 83,4% mengalami gangguan
komunikasi verbal sebelum dilakukan TAK.
Dalam table 2 di cantumkan hasil pada kelompok perlakuan ada
perubahan yang llebih baik dalam respon komunikasi verbal,sedangkan
pada kelompok control hamper seluruhnya 88% responden masih
mengalami gangguan komunikasi verbal.
Dalam table 3 menunjukan pada kelompok perlakuan terjadi
penurunan gangguan komunikasi verbal, sebanyak 8 orang setelah
dilakukan TAK dengan uji wilcoxon p=0,002.
Menurut saya dalam hasil sudah baik dalam penulisan penempatan
hasil dari table 1 sampai 3.
7 Pembahasan Respon komunikasi verbal kelompok perlakuan dan control
sebelum TAK.
respon komunikasi verbal sebelum TAK pada kelompok perlakuan
dan control sebagian besar mengalami gangguan dari semua aspek
penilaian komunikasi verbal yang meliputi isi komunikasi, kecepatan
berbicara, intonasi suara, kejelasan berbicara, keringkasan kalimat,
paduan kalimat dan kesederhanaan bahasa. Hal ini disebabkan oleh
beberapa factor antara lain: responden klien menarik diri dalam
penelitian ini hamper seluruhnya mengalami gamngguan komunikasi
verbal dan selama di RS belum pernah dilakukan TAK.
Menurut saya data yang disajikan sudah baik dan tepat.
Responden komunikasi verbal kelompok perlakuan setelah TAK.
Dalam penelitian ini yang dibahas hanya lulusan smp namun tidak
semua pendukung penelitian tidak dibahas dari umur, pendidikan, laki-
laki , perempuan dst.
Respon komunikasi verbal kelompok control setelah TAK.
Dalam penelitian ini yang dibahas hanya lulusan smp namun tidak
semua pendukung penelitian tidak dibahas dari umur, pendidikan, laki-
laki , perempuan dst
Pengaruh TAK terhadap perubahan respon komunikasi verbal pada
klien menarik diri
Dalam pembahasan hal ini sudah baik karena sudah mengguanakn
teoriteori untuk mendukung dalam pembahasan dalam hal pengaruh
TAK pada klien menarik diri.
8 Kesimpulan Kesimpulan
Kesimpulan yang didapat adalah didapatkan ada pengaruh yang
bermakna pemberian TAK terhadap perubahan respon komunikasi
verbal pada klien menarik diri.
Menurut saya kesimpulan sudah tepat dengan apa yang diharapkan
oleh peneliti.

IMPLIKASI KEPERAWATAN

 Bagi perawat yang bertugas di RSJ bisa menerapkan TAK pada semua
klien gangguan jiwa untuk menstabilkan keadaan klien.
 Bagi klien berguna untuk menunjang kesembuhan klien gangguan jiwa.
ANALISIS JURNAL
KEPERAWATAN JIWA
DENGAN
PENGARUH TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)
TERHADAP PERUBAHAN RESPON KOMUNIKASI VERBAL
PADA KLIEN MENARIK DIRI DI RSJD MENUR SURABAYA

Di Susun oleh :

Agus Legimin (264001)

PROGRAM PROFESI NERS

STIKES MUHAMMADIYAH KLATEN

2011