Anda di halaman 1dari 3

1.

Pembahasan : Besar tegangan yang akan terukur oleh voltmeter merupakan


hasil kalai kuat arus dengan besar hambatan total. Jadi, kita cari terlebih
dahulu besar hambatan totalnya.

Maka besar hambatan totalnya :


R total = Rp + R
⇒ R total = 2,67 + 3
⇒ R total = 5,67 Ω.

Sesuai dengan hukum Ohm, maka besar tegangan yang terukur voltmeter
adalah
V = I.Rtotal
⇒ V = 0,6 (5,67)
⇒ V = 3,402 volt (opsi B).

2. Pembahasan : Sebelum hambatan 4R dipasang, maka dapat kita hitung berapa


besar hambatannya sebagai berikut :

V = I.Rs
⇒ 12 = 3 (2R + 2R)
⇒ 12 = 3 (4R)
R = 1 Ω.
Setelah hambatan 4R dirangkai, maka rangkaian akan menjadi seperti gambar
di bawah ini.

Besar hambatan total dari rangkaian di atas adalah

Sesuai dengan hukum Ohm, maka kuat arusnya menjadi :


V = I.Rtotal
⇒ V = I.Rp
⇒ 12 = I (2)
⇒ I = 6 Ampere (Opsi D).

3. Pembahasan: Voltmeter yang dipasang pada rangkaian akan menunjukkan


besar tegangan pada ujung-unjung hambatan 2 ohm. Karena ketiga hambatan
disusun seri, maka kuat arus yang mengalir di setiap resistor adalah sama
besar. Oleh karena itu, kita cari terlebih dahulu kuat arus yang mnegalir dalam
rangkaian.

Berdasarkan hukum Ohm :


V = I.R total
12 = I (R + 5 + 2)
12 = I (R + 7)
I = 12 (R + 7)

Besar tegangan yang terukur voltmeter :


V = I. R2

R + 7 = 24
R = 24 – 7
R = 17 Ω (Opsi C).

4. Pembahasan : Sesuai dengan hukum Ohm


V = I.R
⇒ 1,5 = I (R + rd)
⇒ 1,5 = I (1,4 + 0,1)
⇒ 1,5 = 1,5 I
⇒ I = 1 Ampere (Opsi C).