Anda di halaman 1dari 3

PUSKESMAS No Dokumen SOP/LRI/01

SUMBERSARI
No.Revisi 00
SOP SKIN TEST Tangga 17 September 2007
Halaman 1/1
UNIT KERJA :UGD/Rawat PETUGAS Dokter/Perawat
Inap

Pengertian Skin test adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk mengetahui
reaksi sentivitas pasien terhadap suatu obat.

Tujuan Sebagai acuan untuk menerapkan langkah-langkah dalam


penanganan pasien yang akan di Skin Test.

Kebijakan Menetapkan prosedur sebagai acuan penanganan pasien yang


akan di Skin Test.

Peralatan/Bahan Persiapan alat :


 Spuit 1 cc
 Jenis obat yang akan ditest.
 Kapas alkohol.
 Gergaji ampul
 Aquabides
 Bengkok

Pesiapan Pasien
Prosedur
 Pasien diberikan informasi tentang sebab dan
akibat dilakukannya test.
 Persiapan lokasi tempat skin test.

Pelaksanaan
 Isi spuit 1 cc dengan obat yang akan ditest
sebanyak 0,1 cc, kemudian diencerkan dengan aquabides
sehingga menjadi 1 cc.
 Disenfeksi lokasi pengetesan dengan kapas
alkohol.
 Kulit direnggangkan dan dilakukan tes secara
intrakutan.
 Hasil dilihat setelah 10 – 15 menit apabila ada
tanda hipersensitivitas ( kemerahan ) berarti pasien tidak
cocok dengan obat tersebut. Bila tidak terdapat apa-apa
berarti pasien cocok dengan obat tersebut.
Disahkan Oleh Dibuat Oleh

Dr.Edwina Purwastuti Menuk Asmarani


Kepala Puskesmas Koord.Rawat Inap
PUSKESMAS No Dokumen
SUMBERSARI
No.Revisi 00
SOP CROSS INSISI Tanggal 17 September 2007
Halaman 1/1
UNIT KERJA :Rawat Inap PETUGAS Dokter/Perawat

Pengertian Cross insisi adalah suatu tindakan membuat luka baru menyilang
sehingga pada daerah luka tersebut dapat dimasuki oleh oksigen,
biasanya di lakukan pada pasien dengan luka tusuk.

Tujuan Sebagai acuan untuk menerapkan langkah-langkah dalam


penanganan pasien cross insisi.

Kebijakan Menetapkan prosedur sebagai acuan penanganan pasien dengan


tindakan Croos Insisi

Pelaksanaan/Petugas  Dokter IGD


 Perawat IGD

Peralatan/Bahan  Perlak steril (Doek lubang )


 Bak steril
 Hand scoen
 Betadin & Alkohol
 Lidocain
 Pisau bedah
 Klem
 Pehidrol Na Cl 0,9 %
 Drain kasa steril

Prosedur 1. Persiapkan alat


2. Persiapkan pasien
3. Pasang Sampiran
4. Pasang perlak
5. Bak steril di letakkan disamping pasien
6. Cuci Tangan
7. Handschoen dipasang
8. Di sekitar daerahyang akan diinsisi didesinfektan dengan
betadine dan alkohol.
Disahkan Oleh Dibuat Oleh

Dr.Edwina Purwastuti Menuk Asmarani


Kepala Puskesmas Koord.Rawat Inap