Anda di halaman 1dari 5

Kepada Yth.

: Pamekasan, 20 Agustus 2013


KARO PERLINDUNGAN SUMBER DAYA HUTAN
PERUM PERHUTANI UNIT II JAWA TIMUR
DI,-
SURABAYA

1. DASAR

a. Laporan Polisi Nomor : LP/B/189/VII/2013/JATIM/RES SAMPANG Tanggal 01 Juli 2013


Tentangn Tindak Pidana Dengan Segaja Menebang pohon atau memanen Hasil Hutan
tanpa memiliki hak atau ijin dari yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam pasal 78
ayat (5) sub Pasal 50 ayat (3) huruf E dan F Undang – Undang RI Nomor 41 tahun 1999
tentang kehutanan.

b. Surat tanda penerimaan Laporan Nopol : LP/B/240a/VIII/2013/JATIM/RES SAMPANG


tanggal 19 Agustus 2013 tentang Tindak pidana Dengan Segaja Menebang pohon atau
memanen Hasil Hutan tanpa memiliki hak atau ijin dari yang berwenang sebagaimana
dimaksud dalam pasal 78 ayat (5) sub Pasal 50 ayat (3) huruf E dan F Undang – Undang
RI Nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan.

2. KRONOLOGIS KEJADIAN

a. Pada hari Senin Tanggal 27 Mei 2013 sekitar jam 17.00 WIB DANRU Dan Anggota Polhut
Mobile Patroli ke wilayah Hutan petak 31 Dusun Buker Desa Karang Anyar Kecamatan
Tambelangan Kabupaten Sampang telah tertangkap tangan seorang laki-laki yang
mengaku bernama BADRUN Umur + 30 Tahun dan Mengaku anggota Ops.Nal Res
Sampang sedang keluar dari wilayah hutan dan mengangkut kayu berupa gelondongan +
35 Batang jenis kayu jati bersama 5 orang yang tidak dikenal/pekerja dengan Truk Nopol
M 8756 UN.

b. Kami menegor dengan sopan serta memberitahukan kepada Sdr. BADRUN bahwa kayu
jati yang ditebang/diangkut adalah termasuk dikawasan hutan dilihat dari patok pal batas,
sebaiknya kayu jati tersebut diamankan di Polsek Tambelangan atau Polres Sampang
namun yang bersangkutan tetap mengangkut kayu dengan kendaraan truck Nopol M 8756
UN alasan membeli kepada Sdr. Agus Umur + 30 Tahun alamat Desa Karang anyar
Kecamatan Tambelangan Kabuaten Sampang.

c. BADRUN menerangkan membeli kayu jati sebanyak 19 pohon kepada orang bernama
AGUS namun pada hari senin 27 Mei 2013 baru menebang 9 pohon, untuk menghindari
keributan dilapangan kami bersama anggota kembali ke KPH Madura serta melaporkan
kepada Administratur KPH Madura.

d. Pada hari Rabu 29 Mei 2013 jam 11.30 WIB Danru Polhut Mobile, KRPH Sampang
melaporkan tentang kejadian adanya penebangan pohon jati di Dusun Buker Desa
Karanganyar Kabupaten Sampang ke Polres Sampang dan disarankan oleh Kapolres
Sampang agar melapor ke Polsek Tembelangan, sesampainya di Polsek Tambelangan
laporan diterima namun dinyatakan kasus perdata, dalam perjalanan dari Polres ke Polsek
Tambelangan mengetahui terjadi penebangan lagi di TKP tersebut sebanyak 14 pohon +
30 orang dan kami melihat Brigadir BADRUN menjaga para pekerja dari pinggir hutan.

e. Pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2013 jam 14.00 WIB AKBP RIYAN, ABD. RAZAK, DIDIK
BUDI ISWAHYUDI dipanggil di Polres Sampang, diruang Kapolres dipaparkan kronologis
kejadian hadir Waka Polres Sampang, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba/Penyidik. Kapolres
memerintahkan sidik sesuai prosedur hukum terhadap tersangka Brigadir BADRUN serta
segera melakukan penangkapn terhadap AGUS alamat Desa Karanganyar Kacamatan
Tambelangan Kabupaten Sampang.

f. Pada hari sabtu tanggal 22 Juni 2013 diketahui jam 14.30 wibb terjadi pencurian/
penebangan sebanyak 8 pohon dan setelah dilacak pada saat itu dari perhutani dan
anggota Polsek Tambelangan sebagian kayu berada di rumah AGUS sebanyak 15 batang
jenis jati glondongan. Pada tanggal 14 Juli 2013 terjadi pencurian sebanyak 4 pohon dan
tanggal 30 juli 2013 terjadi pencurian sebanyak 5 pohon jenis kayu jati, tanggal 19 Agustus
2013 diketahui jam 12.00 wibb diketahui terjadi penebangan kayu jati sebanyak 21 pohon
TKP tetap pada petak 31 Dusun Buker Desa Karanganyar Kecamatan Tambelangan
Kabupaten Sampang.

g. Pada hari senin tanggal 19 Agustus 2013 di tempat kejadian perkara diketahui AGUS
besama + 10 rang pekerja sedang berada dihutan, kami bersama anggota Polhut mobile
KPH Madura dibantu oleh polsek Tambelangan mengamankan tersangka AGUS ke
Mapolres Sampang diserahlkan kepada Penyidik Res Polres Sampang dan ditangani oleh
unit IV Sat Reskrim Polres Sampang.

3. KESIMPULAN

a. Pada hari senin 27 mei 2013 serta kejadian pada hari rabu tanggal 29 mei 2013 telah
tertangkap tangan menebang dan mengangkut yang dilakukan oleh anggota POLRI
mengaku bernama Brigadir ALI BADRUN anggota OpsNal Res Sampang. Barang bukti
kayu jati glondong sebanyak 181 batang = 13.763 M3 dan diamankan di Mapolres
Sampang.

b. Pada hari Senin tanggal 19 Agustus 2913 jam 12.00 wibb telah tertangkap tangan
tersangka AGUS umur + 30 tahun alamat Desa Karanganyar Kecamatan Tambelangan
Kabupaten Sampang barang bukti 1 buah chain saw dan kayu jati glondong yang masih
dalam proses pengangkutan ke Mapolres Sampang.

4. PENUTUP

Demikian laporan kronologis kejadian penebangan kayu tanpa ijin di wilayah hutan petak 31
Dusun Buker Desa Karangayar Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang sebagai bahan
pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
ABD. RAZAK
Pabin Jagawana

DIDIK BUDI ISWAHYUDI


Danru Polhut Mobile

Tembusan Kpd. Yth. :


1. Dir Binmas Polda Jatim
2. Kabid Propam Polda Jatim
3. Dir reskrim Sus Polda Jatim
4. AKBP Riyan L.O Perum perhutani Unit II Jawa Timur
5. Administratur/KKPH Madura
BRIGADIR ALI BADRUM Anggota Sat Reskrim Polres Sampang diganjar 11
bulan , denda 10 juta sub 2 bulan.tersandung kasus Iloga loging.
Kelakuan Ali Badrun (AB) anggota Sat ReskrimPolres Sampang nyata-nyata telah mencoreng
korep baju coklat buktinya 22 Mei 2014 Hakim dalam amar putusannya ( AB ) diganjar 11 bulan,
denda 10 juta sub 2 bulan, awal kejadiannya 27 Mei 2013( AB) bersama 6 orang pekerjanya telah
menebang kayu jati dikawasan hutan petak 31 Desa Karang anyar Kec. Tambelangan, diulangi lagi 29
Mei 2014 AB mengerahkan pekerja 26 orang dalam kejadian ini Perum Perhutani mengalami
kerugian puluhan juta.
AB .tertangkap tangan Senin 27 Mei 2013 Jam 17.00 Wib sewaktu menebang kemudian
mengangkut dg kendaraan Truk warna kuning No Pol M 8756 UN , anehnya walaupun sudah
diingatkan bahwa kayu tersebut di kawasan hutan ( AB ) dengan sikap arogansi justru menentang
dengan alasan sudah membeli kepada inisial ( A ) alamat Desa Karang anyar Tambelangan ( diganjar
1 tahun 5 bulan ) .di lembaga pemasyarakatan Sampang.

Keterangan dari Penuntut Umum bahwa ( AB ) dikenakan tahanan kota serta sampai saat ini
masih proses banding , masyarakat yang tak mau dikorankan hanya menyesalkan karena tidak
diadakan penahanan melainkan tahanan kota kan masih bisa berkeliaran, gimana jika perbuatan ini
dilakukan oleh rakyat jelata mungkinkah jatuh tahanan kota ? tunggu saja hasil putusan dalam upaya
banding ini.barang bukti sebagian disita di kawasan hutan dan sebagian telah diangkut oleh AB
ditemukan disamping rumah warga dusun Takobuh Desa Karang Dalam Sampang 35 gelondong .

Administratur KPH Madura Divre Jawa Timur Ir DUDIK KURNIADI mengucapkan terima kasih
kepada pihak yang berwajib / semua pihak yang mendukung Law nforcement terhadap tindak
pidana kejahatan hutan.ini merupakan momentum yang sangat berharga dalam pembelajaran
terhadap masyarakat bahwa tidak ada yang kebal hukum.ingat kerusakan hutan akan berdampak
pada kehidupan di lingkungan masyarakat antara lain bahaya banjir serta matinya sumber mata air
dll. (Rzk )