Anda di halaman 1dari 2

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Kawasan konservasi mempunyai peran yang sangat besar terhadap
perlindungan keanekaragaman hayati. Kawasan konservasi juga merupakan pilar
dari hampir semua strategi konservasi nasional dan internasional yang berfungsi
sebagai penyedia jasa ekosistem, melindungi spesies yang terancam dan mitigasi
perubahan iklim.
Kawasan konservasi laut mempunyai peranan penting dalam program
konservasi sumberdaya alam diwilayah laut. Permasalahan dan bentuk ancaman
yang sangat serius terhadap sektor perikanan dan kelautan, yang terkait dengan
sumberdaya hayati laut dalam pengelolaan dan pengembangan konservasi
perairan antara lain, permanfaatan berlebihan (over exploitation) terhadap
sumberdaya hayati, penggunaan teknik dan peralatan tangkap ikan merusak
lingkungan, perubahan dan degredasi fisik habitat, pencemaran, introduksi spesies
asing dan konversi kawasan lindung menjadi peruntukan pembangunan.
Pesisir merupakan wilayah peralihan antara ekosistem darat dan laut.
Wilayah pesisir merupakan wilayah pertemuan antara daratan dan laut, ke arah
darat meliputi bagian daratan baik yang kering maupun terendam air, yang masih
dipengaruhi oleh sifat-sifat laut seperti pasang surut, angin laut, dan perembesan
air asin. Sedangkan ke arah laut wilayah pesisir meliputi bagian laut yang masih
dipengaruhi oleh proses alami yang terjadi di darat seperti sedimentasi dan aliran
air tawar. Wilayah ini disebut sebagai wilayah yang kaya akan sumberdaya alam
dan jasa lingkungan. Sumber daya pesisir terdiri dari sumberdaya hayati dan non
hayati, dimana unsur hayati terdiri atas ikan, mangrove, terumbu karang, padang
lamun dan biota laut lain beserta ekosistemnya, sedangkan unsur non-hayati
terdiri dari sumberdaya mineral dan abiotik lain di lahan pesisir, permukaan air, di
kolom air, dan di dasar laut
Kawasan Sungai Dua Laut Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan
memiliki kekayaan alam biota termasuk ekosistem terumbu karang, ekosistem
mangrove dan ekosistem lamun. Sungai Dua Laut memiliki keragaman ekosistem
yang menciptakan variasi habitat dan relung kehidupan bagi beragam biota laut
seperti kelompok ikan dan biota lainnya. Masyarakat yang berada di sekitar
kawasan ini dapat memanfaatkan ekosistem tersebut serta biota untuk
kelangsungan hidup dan sebagai sumber mata pencarian.
Semakin pesatnya pertambahan penduduk yang menempati wilayah pesisir
menjadi ancaman terhadap keberadaan sumberdaya pesisir itu sendiri akan
semakin besar. Dampak yang terjadi yaitu eksploitasi besar-besaran sumberdaya
pesisir, terutama dalam usaha-usaha ekstensifikasi wilayah peruntukan yang dapat
memacu pertumbuhan ekonomi. Sehingga untuk menghindari kawasan Sungai
Dua Laut agar tidak rusak dan hilang akibat ulah manusia wilayah tersebut harus
dijadikan wilayah konservasi. Demikian, untuk mengetahui kelayakan pantai
tersebut menjadi kawasan konservasi dilihat dari kriteria ekologi, sosial dan
budaya serta ekonomi sesuai yang tercantum dalam buku Pedoman Umum Calon
Lokasi Kawasan Konservasi Perairan .

1.2. Tujuan Praktek


Adapun tujuan dari kegiatan praktik lapang di Desa Sungai Dua Laut adalah
sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui potensi ekosistem atau karakteristik mangrove, lamun
dan terumbu karang.
2. Untuk memberi rekomendasi area konservasi yang sesuai untuk daerah
Tanah Bumbu.