Anda di halaman 1dari 2

Pengertian Orde Baru dan Sejarah Berjalannya Orde Baru

Jika berbicara tentang orde baru, kebanyakan pembaca akan merujuk pada era pemerintahan Presiden
Soeharto. Tidak salah memang, karena beliau adalah sosok pencetus sekaligus pemimpin tunggal di
masa orde baru Indonesia. Lalu sebenarnya apa arti dari orde baru itu sendiri?

Pengertian Lengkap Orde Baru

Orde baru berasal dari dua kata yaitu orde yang berarti era, masa, atau periode. Sedangkan baru artinya
sesuatu yang belum pernah ada pada sebelumnya. Sehingga jika digabungkan artinya adalah masa atau
era yang baru. Menurut Wikipedia, orde baru adalah jenis istilah untuk menyebut masa atau zaman
pemerintahan presiden Soeharto di negara Indonesia. Orde baru adalah masa yang dipillih untuk
menggantikan orde lama yang dipimpin Presiden Soekarno.
Sejarah orde baru lengkap di Indonesia

Orde baru hanya pernah dipimpin oleh Presiden Soeharto selama 32 tahun sejak 1966 sampai 1998.
Masa orde baru sendiri resmi dimulai saat dikeluarkannya surat perintah pada tanggal 11 Maret 1966 dan
diakhiri ketika Soeharto mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998. Sama
halnya dengan sistem pemerintahan yang lain, orde baru juga memiliki beberapa kekurangan dan
kelebihan. Berikut adalah kelebihan sistem pemerintah orde baru:
 Adanya peningkatan jumlah gros domestic produk per kapita yang dapat mencapai 1000%.
 Sukses untuk pencetusan dan pelaksanaan program KB.
 Sukses untuk pemberantasan buta huruf.
 Sukses melaksanakan swasembada pangan.
 Sukses untuk pelaksanaan program Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA).
 Sukses untuk menjaga keamanan negara
 Adanya peningkatan nasionalisme
 Suksesnya Kerakan Nasional Orang Tua Asuh
 Dan suksesnya gerakan wajib belajar.

Sedangkan kekurangan dari sisstem pemerintahan orde baru diantaranya adalah:


 Semakin maraknya KKN yang terjadi di pemerintahan.
 Pembangunan yang terjadi di Indonesia tidak merata
 Adanya pemberontakan akibat protes karena pembangunan yang tidak merata.
 Banyak terjadi pelanggaran HAM
 Kebebasan PERS yang dibatasi bahkan terkesan dikekang
 Meningkatnya kesenjangan sosial di antara masyarakat
 Sistem birokrasi negative yang semakin meningkat (otoritas penuh dari presiden)
 Keamanan yang terjaga karena adanya sistem pengamanan misterius yaitu penembakan dan
penculikan oknum yang dirasa membahayakan kedudukan di pemerintahan
 Kekayaan negara hanya dikuasai oleh pihak atau perusahaan swasta.
 Kualitas tentara menurun karena sibuk mengurusi politik negara.

Orde baru merupakan sebuah tatanan di dalam kehidupan bernegara yang diletakkan kembali
berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan bertanggungjawab. Lahirnya orde baru diawali
dari keluarnya surat perintah pada tanggal 11 Maret 1966 yang juga dikenal dengan istilah supersemar.
Sebagai tindak lanjut dari terbitnya surat tersebut, Soeharto yang kala itu menjabat sebagai pengemban
supersemar, segera memutuskan untuk bertindak menata kehiduoan negara berdasarkan Pancasila dan
UUD 1945 dengan poin-poin sebagai berikut:
 12 Maret 1966 dikeluarkannya SK tentang pembubaran dan larangan PKI dan ormas yang
berada di bawahnya untuk tetap hidup dan berkativitas di Indonesia. Keputusan ini juga diperkuat
dengan Kepres ABRI/Mandataris MPRS No.1/3/1966 tangal 12 Maret 1966. Keputusan ini
mendapatkan dukungan yang positif dari semua warga karena merupakan bentuk perwujudan
dari salah satu Tritura.
 18 Maret 1966, diamankannya 15 mentri yang terlibat G 30 S/PKI.
 27 Maret dibentuklah cabinet Dwikora yang berfungsi untuk menjalankan pemerintahan.
 Pembersihan lembaha legislatif dari pihak-pihak yang terlibat G30 S PKI.
 Dipisahkannya jabatan pimpinan DPRGR dengan jabatan eksekutif, jadi pimpinan DPRGR tidak
lagi menjabat sebagai mentri.
 Pada akhirnya sistem ini dibubarkan pada tahun 1998 setelah rakyat merasa bahwa otoritas
kepemimpian Soeharto harus diakhiri dan digantikan oleh presiden baru.

Demikianlah pembahasan pengertian dan sejarah singkat dari order baru dan jangan lupa

https://gamepos.id/pengertian-orde-baru-dan-sejarah-berjalannya-orde-baru/