Anda di halaman 1dari 2

Nama : Rida Daniatul Khasanah

Kelas /No.absen : XI IPA 3 /26.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, mari kita ucapkan dengan penuh keikhlasan sebagai rasa syukur kita kepada Allah
SWT, karna berkat Rahmat, Taufiq, Hidayah dan InayahNya kita dikaruniai kesehatan dan
kesempatanan untuk senantiasa menuntut ilmu sepanjang waktu.

Selanjutnya, shalawat dan salam semoga tercurah limpahkan kepada manusia paling mulia dan
agung, pendobrak kebatilan yakni habibana wanabiyana Muhammad saw. Tak lupa pada
keluarganya, sahabatnya, dan seluruh kaum muslimin sampai akhir zaman. Aamin
Hadirin yang saya hormati!

Dzikir atau dzikrullah atau mengingat Allah atau menyebut nama Allah, sangatlah banyak sekali jenis,
versi dan keutamaannya. Misalnya kalimat thoyyibah (Subhanallah, Alhamdulillaah, Allahu Akbar, Laa
haula Walaa Quwwata Illaa Billaaah(il 'aliyyil 'Azhiem) atau Istighfar atau shalawat atau ayat-ayat
pilihan atau baca Qur'an atau menghadiri majlis dzikir atau lainnya.

Pada kesempatan kali ini izinkan kami sharing tentang fadhilah atau keutamaan dzikir secara umum
dengan maksud dan harapan semoga kita terajak untuk mengamalkannya secara kontinyu atau
istiqomah yang pada akhirnya kita jadikan dzikir-dzikir itu sebagai wiridan dalam kehidupan sehari-
hari.

1. Agar mendapatkan ampunan dan pahala yang besar

Keutamaan yang pertama dari berdzikir yaitu untuk mendapatkan pengampunan dari Allah atas dosa-
dosa kita selama ini serta diberi pahala yang besar dari sisi-Nya.

2. Agar diingat oleh Allah


Allah SWT. berfirman:

Artinya : “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah
kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” ( Al-Baqoroh, 152 ).

Sedangkan keutamaan yang kedua yaitu untuk diingat oleh Allah. Kita tidak usah jauh-jauh mencari
contoh tentang hal ini. Apabila kita lagi mendapat rejeki nomplok, siapa yang paling kita ingat? Tentu
orang yang juga mengingat kita sewaktu ia mendapatkan rejeki nomplok. Atau sebaliknya, apabila
kita sedang sedih pasti akan diingat orang yang pernah ditolong kita saat ia sedih juga. Begitulah
ketentuan yang Allah berikan kepada kita.

3. Agar mendapatkan ketenangan hati


Allah SWT. berfirman:

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah.
Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram. ( Ar Ro’du, 28 ).

Adapun keutamaan berdzikir yang ketiga yaitu untuk membuat hati tenang. Maka di kala kita gelisah,
galau, merana, meratap, merintih, dsb, segeralah mengingat Allah. Ingatlah juga bahwa kegelisahaan
itu akibat dari dosa-dosa sekaligus penghapus dosa, Allah tidak akan membebani hamba-Nya kecuali
sesuai kemampuannya, Allah selalu bersama orang sabar, dsb. Dengan demikian Insya Allah hati
akan menjadi tenang.
4. Agar melebur sifat kemunafikan
Rasulullah saw. bersabda: “Dzikirullah (ingat kepada Allah) adalah ilmu keimanan dan pelebur
kemunafikan dan pelindung dari syaitan dan penjaga dari siksa neraka.”

Jadi, dzikir juga dapat menghilangkan sifat-sifat kemunafikan yang bersemayam dalam diri ini.
Dengan banyak berdzikir maka sifat-sifat jelek ini akan tergantikan dengan sifat-sifat luhur, yaitu sifat
yang dicintai oleh Allah SWT.

5. Agar tergolong cinta kepada Allah


Rasulullah saw. bersabda: “Tanda-tanda mencintai Allah adalah mencintai dzikrullah dan tanda-tanda
membenci Allah adalah membenci dzikrullah.”

6. Wasiat Rasulullah SAW kepada salah seorang sahabatnya

))‫ّللا‬ ْ ‫سانُ َك َر‬


ِ َ ‫طبًا ِم ْن ِذ ْك ِر‬ َ ‫((الَ يَزَ ا ُل ِل‬
Artinya : “Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan berdzikir kepada Allah.” (HR. At-Tirmidzi
dan Ibnu Majah)

Hadirin Rahimakumullah!

Oleh karena itu marilah kita memperbanyak berdzikir dengan dzikir yang paling mudah menurut kita
akan tetapi mudah juga untuk di istiqomahkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian kita
akan termotivasi untuk menambah dzikir-dzikir lain di waktu yang akan datang, dst. Sehingga kita
mendapatkan kecintaan dari Allah SWT. Aamiin Aamiin YRA.

Itulah 5 keutamaan berdzikir atau menyebut nama Allah yang dapat kami sampaikan, semoga
menjadi pemicu kita menjadi orang yang senang berdzikir dalam setiap keadaan dan kesempatan.
Semoga Allah membimbing kita menjadi ahli dzikir, baik dalam keadaan sendiri maupun berjamaah.
Semoga Allah melimpahkan Rahmat-Nya kepada kita agar mendapatkan keutamaan-keutamaannya,
Dan semoga akhir kalam kita kelak diakhiri dengan kalimat Laa Ilaaha Ilallaah. Aamiin YRA.

Terima kasih atas segala perhatian, mohon ma’af atas adanya kekurangan dan kekhilafan,
Uushiikum wa nafsi bitaqwallah,
Tsumma,
Wassalamu’alaikum Warohmatulaahi Wabrokaatuh.