Anda di halaman 1dari 3

Alumunium saat ini banyak digunakan karena mempunyai sifat ringan, reflektif, dan konduktif.

Paduan Al dengan logam lainnya dapat menghasilkan logam yang kuat, penghantar panas yang baik,
tidak beracun, dan tahan terhadap korosi. Alumunium sebenarnya mudah teroksidasi oleh oksigen dari
udara, akan tetapi oksida alumunium yang terbentuk akibat oksidasi oksigen ini menutupi permukaan
alumunium dengan sangat tipis (membetuk lapisan pasif) sehingga dapat melindungi lapisan logam
alumunium di bawahnya dari perkaratan, menjadikan aluminium terkenal sebagai logam anti-korosi.
Aluminium banyak digunakan didalam semua sektor utama industri seperti angkutan,
konstruksi, listrik, peti kemas dan kemasan, alat rumah tangga serta peralatan mekanis. Penggunaan
aluminium yang luas disebabkan aluminium memiliki sifat-sifat yang lebih baik dari logam lainnya
seperti:
 Ringan
Aluminium memiliki berat jenis 2.7 gram/cm3, ketiga setelah magnesium dan berilium
sebagai kategori logam teringan. Bobot berat jenis ini merupakan sepertiganya dari
berat jenis besi maupun tembaga.
 Kuat dan mudah dibentuk
Apabila dipadukan dengan unsur lain, aluminium dapat menghasilkan sifat mekanis
yang kuat. Aluminium juga mudah dibentuk dengan semua jenis proses pengerjaan
logam karena dapat disambung dengan logam/material lainnya melalui pengelasan,
brazing, solder, adhesive bonding, sambungan mekanis, dan berbagai teknik lainnya.
 Konduktif
Aluminium memiliki sifat hantaran listrik 60% lebih baik dibanding tembaga, yaitu
sekitar 2.69 10-8 KW-m. Setiap satu kilogram aluminium dapat menghantarkan arus
listrik dua kali lebih besar jika dibandingkan dengan tembaga.
 Tahan korosi
Aluminium merupakan logam yang reaktif sehingga mudah teroksidasi dengan oksigen
membentuk lapisan aluminium oksida, alumina (Al2O3) dan membuatnya memiliki
sifat tahan korosi yang baik. Sifatnya anti korosi ini sangat durabel sehingga baik
dipakai untuk lingkungan yang dipengaruhi oleh unsur-unsur seperti air, udara, suhu
dan unsur-unsur kimia lainnya, baik di ruang angkasa atau bahkan sampai ke dasar laut.
 Memantulkan sinar dan panas
Dapat dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki kemampuan pantul yang tinggi yaitu
sekitar 95% dibandingkan dengan kekuatan pantul sebuah cermin. Sifat pantul ini
menjadikan aluminium sangat baik untuk peralatan penahan radiasi panas.
 Non magnetic
Sangat baik untuk penggunaan pada peralatan listrik/elektronik, dimana diperlukan
faktor magnetisasi negatif.
Agar lebih jelasnya, berikut table karakteristik Aluminium :

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, aluminium yang dipadukan dengan unsur logam lain
memiliki berbagai keuntungan. Paduan aluminium (aluminium alloys) dapat meningkatkan nilai
tambah dari aluminium itu sendiri, seperti penambahan sifat mekanis (keras), tahan terhadap korosi,
dan lain lain. Unsur yang dapat dipadukan dengan aluminium tersebut beberapa diantaranya adalah Cu,
Mn, Si, Zn, dan Ni. Kombinasi dan komposisi dari berbagai unsur ini menghasilkan sifat yang berbeda-
beda.
Paduan Al diklasifikasikan dalam berbagai standar oleh berbagai negara. Standar klasifikasi
saat ini yang dikenal adalah standar Aluminium Association di Amerika (AA) yang didasarkan standar
terdahulu dari Alcoa (Aluminium Company of America). Paduan tempaan dinyatakan dengan satu atau
dua angka “S”, sedangkan paduan coran dinyatakan dengan 3 angka. Standar AA menggunakan
penandaan dengan 4 angka sebagai berikut :

 Angka pertama menyatakan sistim paduan dengan unsure-unsur yang ditambahkan,


yaitu; 1: Aluminium murni. 2: Al-Cu, 3:Al-Mn, 4:Al-Si, 5:Al-Mg, 6:Al-Mg-Si dan
7;Al-Zn. Contoh : paduan Al-Cu, dinyatakan dengan angka 2000.
 Hubungan antara standar Alcoa dan AA dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 6.3 Klasifikasi paduan aluminium tempaan


Standar AA Standar Alcoa Keterangan
1001 1S Al murni 99,5% atau diatasnya
1100 2S Al murni 99,0% atau diatasnya
2010-2029 10S-29S Cu merupakan unsur paduan utama
3003-3009 3S-9S Mn merupakan unsur paduan utama
4030-4039 30S-39S Si merupakan unsur paduan utama
5050-5086 Mg merupakan unsur paduan utama
6061-6069 50S-69S
7070-7079 Mg2Si merupakan unsur paduan utama
70S-79S Zn merupakan unsur paduan utama
Paduan Al-Mg-Si
Paduan Al-Mg-Si dapat dikenal sebagai paduan 5053, 6063 dan 6061. Paduan dalam sistim ini,
mempunyai kekuatan kurang sebagai sebagai bahan tempaan dibandingkan paduan-paduan yang lain.
Tetapi kelebihan dari paduan ini yaitu; sangat liat, sangat mampu dibentuk dengan penempaan pada
temperature biasa, mampu bentuk dengan baik melalui ekstrusi dan tahan korosi. Selain itu, dapat pula
diperkuat dengan perlakuan panas. Paduan 6063 banyak dipergunakan untuk rangka-rangka konstruksi.
Paduan dalam sistim ini mempunyai kekuatan yang baik tanpa mengurangi hantaran listrik, maka
digunakan sebagai bahan kabel rumah tangga. Dalam hal ini pencampuran dengan Cu, Fe dan Mn perlu
dihindari karena unsure-unsur ini menyebabkan tahanan listrik menjadi tinggi.
Tabel 6.8 Sifat-sifat mekanik paduan Al-Mg2-Si
Paduan Keadaan Kekuatan tarik Kekuatan Perpanjangan Kekuatan Kekerasa Batas
(kgf/mm2) mulur (%) geser n lelah
(kgf/mm2) (kgf/mm2) Brinell (kgf/mm2)
6061 O 12,6 5,6 30 8,4 30 6,3
T4 24,6 14,8 28 16,9 65 9,5
T6 31,6 28,0 15 21,0 95 9,5
6063 T5 19,0 14,8 12 11,9 60 6,7
T6 24,6 21,8 12 15,5 73 6,7
T83 26,0 24,6 11 15,5 82 -