Anda di halaman 1dari 5

PROPOSAL

PERMOHONAN PENGADAAN INSTALASI LISTRIK, PENERANGAN,


PERBAIKAN FAKTOR DAYA
DAN PENAMBAHAN DAYA LISTRIK (3 X 380 V)/66.000 VA

YAYASAN NURUL HUDA LAMPUNG


TAHUN 2016
I. PENDAHULUAN
Yayasan Nurul Huda merupakan lembaga yang menaungi unit-unit pendidikan
meliputi Pondok Pesantren Nurul Huda & Perguruan Tri Sukses. Kegiatan operasional yang
dilaksanakan pada setiap unit tidak lepah dari kebutuhan tenaga listrik seperti kegiatan
administrasi,laboratorium, kegiatan belajar mengajar, operasional dapur dan sebagainya.

Dengan meningkatnya kegiatan operasional serta bertambahnya pembangunan maka


bertambah pula kebutuhan daya listrik untuk menunjangnya. Hal ini dapat dilihat dari
peningkatan penggunaan daya listrik setiap tahunnya. Seperti pada tahun 2008 kebutuhan
listrik sebesar 15.000 va, tahun 2011 sebesar 20.000 va, tahun 2013 sebesar 30.000 va, dan
tahun 2016 mencapai 38.000 va.

Dengan daya listrik yang cukup besar saat ini selain dapat memenuhi kebutuhan juga
menimbulkan beberapa permasalahan seperti terjadi tegangan turun/drop voltage pada
jaringan ujung, kecilnya faktor daya yang menyebabkan meningkatnya putaran KwH meter
sehingga tagihan bertambah besar dan lain sebagainya. Bahkan pada tingkat yang lebih
ekstrem ialah seringnya terjadi short contact/hubungan singkat arus listrik yang
menimbulkanpercikan api yang dapat mengakibatkan kebakaran.

Permasalahan diatas ditimbulkan oleh peningkatan konsumsi daya listrik yang tidak
diimbangi dengan kapasitas pada trafo distribusi daya dan infrastruktur jaringan yang telah
melampaui kemampuannya. Sebagai contoh, berdasarkan PUIL (Pedoman Umum Instalasi
Listrik) tahun 2011 SNI 0255:2011 yang diterbitkan oleh BSN ( Badan Standar Nasional)
kabel listrik type Twisted berinti Alumunimum dibungkus XPLEdengan diameter 10 mm
memiliki kemampuan hantar arus (I) sebesar A, atau jika dirumuskan sebagai berikut:

Psm= V. I

Psm= Daya Listrik Semu(VA)

V= Tegangan distribusi rumah konsumen (220 V)

I= Arus maksimal yang dapat melalui kondktor (A)

Psm= V . I

Psm= 220 V.60 A

Psm= 13.200 V.A

Daya diatas adalah daya semu yang dapat mengalir pada penghanatr. Namun demikian dari
data pengukuran yang sesungguhnya didapatkan bahwa nilai tegangan listrik pada ujung
jaringan (V) adalah 139 V, sehingga timbul perhitungan untuk daya nyata adalah sebagai
berikut :

Pny= V. I

Pny = Daya Listrik Nyata(Watt)

V= Tegangan pengukuran rata-rata rumah konsumen (139 V)

I= Arus maksimal yang dapat melalui kondktor (A)


Pny= 180 V.60 A

Pny= 8.340 Watt.

Maka dapat dihitung faktor daya (cos θ) dengan rumus berikut:

cos θ= Pny/Psm

cos θ= Faktor Daya

Pny = Daya Nyata (VA)

Psm=Daya Semu (Watt)

cos θ= Pny/Psm

cos θ= 8.340 Watt/13.200 VA

cos θ= 0,63

Pada kenyataanya komponen elektronik secara umum dapat menerima suplai daya dari PLN
dengan nilai faktor daya minimal adalah 0,8.

Secara teori daya yang tertera pada peragkat elektronik memiliki sifat yang konstan/tidak
dapat berubah sehingga akibat yang timbul dapat dirumuskan sebagai berikut:

Contoh: mesin AC dengan kapasitas 1.300 Watt, yang seharusnya disuplai dengan listrik
bertegangan 220 V akan menyerap arus listrik sebesar : I= P/V; 1300/220= 6 A. Jika secara
umum tegangan turun ke 137 V, maka untuk mempertahankan daya dihitung dengan rumus
yang sama : I= P/V; 1300/137=9,5 A. Maka efek yang timbul adalah arus yang sangat tinggi
sebesar 9,5 Ampere yang dapat membuat komponen AC terbakar/rusak.

Dari data diatas dapat kita lihat bahwa nilai faktor daya yang didapatkan pada jaringan ujung
sangatlah kecil hingga 0,63. Hal ini dapat berakibat pada menurunnya kinerja serta rusaknya
beberapa perangkat elektronikyang terpasang.
II. MAKSUD & TUJUAN
Adapun maksud serta tujuan dari program ini adalah sebagai berikut:

a) Memenuhi kebutuhan kosumsi daya listrik yang semakin meningkat pada


Lingkungan Yayasan Nurul Huda Lampung.
b) Memperbaiki faktor daya sehingga perlatan elektronik yang terpasang dalam
kinerja yang baik.
c) Merapihkan jalur instalasi listrik supaya lebih indah dan rapih sehingga
kemungkinan terjadi hubung singkat (short circuit) pada jaringan tidak terjadi.
d) Meningkatkan type instalasi tegangan dari 1 phase (2 kabel) menjadi 3 phase (4
kabel) sehingga mendukung peralatan dengan daya/power yang lebih tinggi.
e) Sentralilasi pengaturan pembagian daya serta mempermudah operator mesin dan
listrik saat melaksakan tugas.
f) Mempermudah proses distribusi daya listrik ke seluruh jaringan akhir dengan
kualitas tegangan listrik yang merata dan lebih stabil.

III. JENIS KEGIATAN


Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut

a) Pengajuan Tambah Daya Listrik


b) Penarikan Instalasi Listrik Lama dan mengganti dengan instalasi listrik yang baru.
c) Memasang tiang listrik sebagai tempat menggantung kabel sekaligus penerangan.

IV. PELAKSANAAN KEGIATAN


Adapun rincian pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut:

a) Pengajuan Tambah daya listrik

Pengajuan tambah daya listrik dari 5.500 VA ke 66.000 VA dilakukan secara


swakelola tanpa melalui biro jasa kepada Kantor Cabang PLN Natar. Setelah
permohonan diterima oleh pihak PLN, maka PLN akan melakukan survey lokasi
untuk menentukan kelayakan permohonan. Apabila permohonan disetujui maka proses
selanjutnya adalah melakukan proses pendaftaran tambah

V. PANITIA PENGADAAN

VI. ANGGARAN BIAYA


NO TARIF KET
1
2
3
4
5
6
a) Tarif Tambah Daya dari 5.500 VA ke 66.000 VA
Tarif Tambah Daya : 58.630.500

Uang Jaminan Langganan : 6.864.000

Total : 65.494.500

b) Biaya Instalasi Listrik baru

VII. JADWAL PELAKSANAAN


VIII. PENUTUP

LEMBAR PERSETUJUAN