Anda di halaman 1dari 64

STOIKIOMETRI

A MASSA ATOM RELATIF DAN MASSA MOLEKUL RELATIF

Massa Atom Relatif (Ar) suatu unsur dan Massa Molekul Relatif (Mr) suatu
senyawa didasarkan pada massa atom isotop C-12. Hal ini didasarkan karena
isotop C-12 adalah isotop yang paling stabil. Ar Dan Mr dirumuskan sebagai
berikut.

Sejalan dengan perkembangan alat spektrometer massa, Ar suatu unsur ditentukan


berdasarkan pada massa atom isotop unsur tersebut dan kelimpahannya di
alam, maka Ar suatu unsur dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan
berikut.

M1 = massa atom isotop 1;


M2 = massa atom isotop 2; dst.
A1 = kelimpahan isotop 1 (dalam %);
A2 = kelimpahan isotop 2 (dalam %); dst.

Sedangkan untuk penentuan Mr, pada saat ini didasarkan pada Ar unsure unsur
penyusunnya. Dengan demikian Mr suatu senyawa adalah jumlah total dari
Ar unsur-unsur penyusunannya.

Contoh Soal
1. Massa atom C-12 adalah 2 x l0-23 gram. Massa 1 atom unsur X = 2,67 x l0-23
gram. Massa atom relatif unsur X adalah...
(A) 16 (D) 22
( B ) 18 (E) 32
(C) 20

2. Klorin terdiri atas dua jenis isotop, yaitu CI-35 dan CI-37 dengan
kelimpahan masinb-masing berturut-turut 75% dan 25%. Massa atom relatif
(Ar) klorin adalah...
(A) 36 (C)35,6 (E) 35,4
(B) 35,8 (D) 35,5

3. Seng terdiri dari dua jenis isotop yaitu Zn 65 dan Zn 66Apabila massa
atom ralatif (Ar) seng adalah 65,4 maka kelimpahan isotop Zn 65
adalah...
(A) 20% (C) 50% (E) 80%
(B) 40% (D) 60%

4. Jika diketahui Ar: Ba= 137, S=32. 0=16, Mg=24, dan H= 1. Maka massa
molekul relative (Mr) BaSO4 dan MgS0 4. 7H 2 0 adalah...
(A) 233 dan 232 (D) 238 dan 326
(B) 233 dan 246 (E) 238 dan 346
(C) 233 dan 320
5. Jika massa atom relatif karbon diberikan nilai 100 dan bukan 12, maka massa
molekul air akan menjadi...
(A) 153 (C)130 (E) 106
(B) 150 (D) 118

Mol adalah satuan jumlah seperti halnya lusin. Bila 1 lusin sama dengan 12
buah, maka 1 mol sarna dengan 6,02 x 1023 buah. Bilangan 6,02 x 10 23
selanjutnya disebut bilangan Avogadro dan diberi lambang L. Mol dapat pula
dihubungkan dengan massa (gram).
Contoh SoaL
1. SIPENMARU 1988
Jika 2.4 x 1023 atom unsur X massanya adalah 60 gram, maka massa
atom relatif X adalah (tetapan Avogadro = 6,0 x l0 23)
(A) 56 (C) 150 (E) 235
(B) 145 (D) 152

2. PROYEK PERINTIS 1981


Di antara berikut yang mengandung jumlah molekul terkecil adalah...
(((((((((((((1. 16 gram CO2 (Mr = 44)
(((((((((((((2. 8 gram 0 2 (Mr = 32)
(((((((((((((3. 4 gram CH4 (Mr = 16)
(((((((((((((4. 4 gram N2 (Mr = 28)
(((((((((((((5. 2 gram H2(Mr = 2)

3. SIPENMARU 1985 .
Bila diketahui massa atom relatif H = I dan S=
32 serta bilangan Avogadro = 6 x 10 23 . Maka dalam 0,40 mol H2S
terdapat
((((((((((((((((((((((((((((((( 13,6 gram H2S
((((((((((((((((((((((((((((((( 12,8 gram S
((((((((((((((((((((((((((((((( 2,4 x 1023 molekul H2S
((((((((((((((((((((((((((((((( 4,8 x 1023 atom H
C. HUKUM-HUKUM DASAR DALAM ILMU KIMIA

Pada subbab ini akan dibahas dua hukum dasar yaitu hukum kekekalan massa dan
hukum perbandingan tetap. Hukum-hukum dasar yang lainnya akan dibahas pada
subbab selanjutnya (hukum-hukum gas).

1. HUKUM KEKEKALAN MASSA


Dikemukakan oleh Antonie Laurent Lavoisier (1770): "Massa zatzat
sebelunc dan sesudah reaksi tidak berubah ".
2. HUKUM PERBANDINGAN TETAP
Dikemukakan oleh Joseph Louis Proust (1799): " Massa unsur-unsur yang
membentuk suatu senyawa perbandingmi massanya selalu tetap". Salah
satu kegunaan Hukum Perbandingan Tetap adalah untuk menentukan massa
(atau persentase) unsur dalam senyawa. Misalnya dalam senyawa AYBZ:

Contoh Soal.
1. EBTANAS 2000
Di antara gejala-gejala berikut yang bukan merupakan ciri perubahan
kimia adalah...
(((((((((((((2. timbulnya endapan
(((((((((((((3. perubahan wama
(((((((((((((4. perubahan massa
(((((((((((((5. perubahan suhu
(((((((((((((6. timbulnya gas
Pembahasan
Menurut hukum kekekalan massa, pada perubahan kimia massa zat-zat sebelum
dan sesudah
reaksi tidak berubah.

2. EBTANA5 1998
Data eksperimen reaksi serbuk besi dengan belerang dalam perubahan
senyawa besi sulfida sebagai berikut.

Perbandingan massa tembaga dengan massa belerang adalah ...


A. 1:3 D.2:1
B. 2:4 E.2:3
C. 3:4

Pembahasan
Dari tabel dapat dilihat bahwa perbandingan massa tembaga dengan massa
belerang dalam tembaga (II) sulfida selalu tetap yaitu 2: 1, hal ini sesuai
dengan hukum perbandingan tetap.
Jawab: D

3. Perbandingan massa karbon dan oksigen dalam karbondiokisida adalah 3: 8.


Jika 3 gram karbon direaksikan dengan 16 gram oksigen, maka
karbondioksida yang terbentuk adalah...
(A) I 1 g (C) 18 g (E) 25 g
(B) 17 g (D) 19 g

(massa oksigen yang tersedia mencukupi). Dengan demikian massa


karbondioksida yang terbentuk = massa karbon yang bereaksi + massa oksigen
yang bereaksi = 3+ 8= 11 g
Jawab:

4. UMPTN 1990 Rayon A, B, dan C


Jika diketahui massa atom relatif Fe = 56; S= 32 dan O= 16, maka massa besi
yang terdapat dalam 4 gram Fe2(SO4)3adalah...
(A) 4,00 g (C) 0,01 g (E) 0,28 g
(B) 1,12 g (D) 0,56 g

5. SIPENMARU 1988
Berdasarkan hasil penelitian ternyata di dalam kopi terdapat senyawa
kafein. Hasil analisis menunjukkan bahwa kafein (Mr = 194)
mengandung 28,9% nitrogen. Jumlah atom nitrogen yang ada dalam satu
molekul kafein adalah (Ar N = 14)
(A) 1 (C)4 (E) 7
(B) 2 (D)6

6. UMPTN 1991 Ra yon A


Pada pembakaran 12 gram suatu senyawa karbon dihasilkan 22 gram gas
CO2 (Ar C = 12, 0= 16). Unsur karbon dalam senyawa tersebut adalah...
(A) 23% (C) 50% (E) 77%
(B) 27% (D) 55%

Pembahasan
Bila suatu senyawa karbon dibakar maka semua unsur C dalam senvawa
karbon akan berubah menjadi unsur C dalam CO 2, sehingga massa C
dalam senyawa karbon akan sama dengan massa C dalam CO 2 Untuk
mencari C dalam CO 2 gunakan hukum Proust.
RUMUS KIMIA

RUMUS EMPIRIS
Rumus yang menyatakan perbandingan terkecil atom-atom unsur yang
mcnyusun suatu senyawa.
Cara menentukan rumus empiris sebagai berikut.
a. Cari gram atau persen unsur-unsur penyusun senyawa
b. Bagi dengan Ar masing-masing, sehingga diperoleh perbandingan
terkecil

RUMUS MOLEKUL
Rumus yang menyatakan jumlah atom-atom unsur yang menyusun suatu molekul
senyawa.
Untuk menentukan rumus molekul senyawa, terlebih dahulu harus ditentukan:
a. Rumus empiris senyawa
b. Massa molekul relatif (Mr) senyawa

Contoh Soal.
1. 7,18 gram suatu oksida timbal dengan rumus PbxOy direduksi dengan
gas hidrogen, sehingga terbentuk 6.22 gram timbal (Pb = 207; 0 = 16).
Harga x dan y adalah...
(A) I dan I (C) 2 dan 1 (E) 3 dan 2
(B) I dan 2 (D) 2 dan 3

2. Suatu oksida unsur logam bervalensi dua mengandung 80% - massa


unsur tersebut. Jika massa atom relatif oksigen = 16, maka massa atom
relatif unsur tersebut adalah...
(A) 32 (C) 56 (E) 80
(B) 40 (D)64

3. UMPTN 1998 Rayon C


Suatu senyawa dengan rumus C112 H 22 O I1 mengandung 72 gram karbon dan
oksigen sebanyak (ArH=1,C=12,0=16)
(A) I 1 gram (D) 72 gram
(B) 12 gram (E) 88 gram
(C) 66 gram

4. Pirimidin tersusun dari 60% karbon, 5% hidrogen dan sisanya nitrogen


(Ar C = 12, H = 1, N = 14). Jika I gram pirimidin mengandung 7,5 x
10 11 molekul (L = 6 x 1023), rumus molekulnya adalah...
(A) C 2H2N (D)C5H5N 3
(B) C 4 H 4N2 (E) C 6 H6 N3
(C)C 5H5N2
5. UMPTN 1990 Rayon C
Pembakaran senyawa hidrokarbon C`H, dalam oksigen berlebih mcnghasilkan 220
mg CO, (Mr 44) dan 45 mg H,O (Mr= 18). Jika ArC = 12 dan H = 1, maka
rumus empiris senyawa tersebut adalah...
(A) C,H (C) CH, (E) CH
(B) CH, (D) C,H

E. HUKUM-HUKUM GAS

Pada keaduan standar (STP = Ston (lard of I'emperruitr (,aaicl Pressure) yakni
pada suhu O°C dan tekanan atm, sctiap 1 mol gas apa saja mempunyai volume 22,4
liter (22,4 dm).
Dengan dcmikian, mol, jumlah partikel, massa dan volume gas pada STP dapat
dihubungkan melalui persamaan sebagai berikut.

Bila keaulaan bukan standar, maka pembubahan mol menjadi volume atau
sebaliknya dapat menggunakan persamaan gas ideal atau denban
menggunakan gas pembanding sesuai dengan hukum Avogadro.

Bila suatu reaksi melibatkan gas, maka perbandingan koefisien reaksi


menunjukkan perbandingan volume (Tas-gas, pcrnyataan ini dikenal sebagai
Hukum Gay Lussac.

Contoh Soal
1. Jika pada STP 4,25 gram suatu gas bervolume 2,8 liter, Mr gas tersebut
adalah...
(A) 26 (B) 28 (C) 30 (D) 32 (E) 34
2. SIPENMARU 1986
Pada suhu dan tekanan tcrtentu 1,25 gram gas NO volumenva I liter. Pada
suhu dan tekanan yang sama 21 iter gas hidrokarbon massanya 3,5 gram.
Senyawa hidrokarbon tersebut mempunyai rumus molekul... (Ar H=l,
C=12, N=14, (O= 16)
(A) C2H4 (C) C3H6 (E) C 4H8
(B) C2H6 (D) C3H8

3. Suatu senyawa gas diketahui terdiri atas nitrogen L


(Ar=14) dan oksigen (Ar = 16). Jika satu liter dari scnyawa i n i
massanya 4,107 gram pada 0°C dan 2 atm, maka senyawa tersebut ialah...
(R = 0,082 L. atm/K. mol)
(A) N2O5 (C) N 2 O (E) NO 2
(B) N2O4 (D) NO

4. UMPTN 1998 Rayon C


Massa 5 L nitrogen pada T dan P tertentu adalah 5,6 gram. Jumlah atom
He yang terdapat dalam 10L, gas He pada T dan P tersebut adalah...
( L. = 6 ( 1O23 Ar N=14)
(A) 1,2 x 1023 atom
(B) 2,4 x 1023 atom
(C) 2,7 x 1023 atom
(D) 4,8 x 10 23 atom
(E) 5,4 x 10 23 atom
5. PROYEK PERINTIS 1982
Suatu campuran gas terdiri atas 2 mol N 20 3 dan 4 mol NO. Jika campuran ini
diuraikan dengan sempurna menjadi gas-gas nitrogen dan oksigen, maka
perbandingan volume gas nitrogen dan oksigen adalah...
(A) 2 : 3 (C) 4 : 5 (E) 6: 7
(B) 3 : 4 (D) 5 : 6

6. Pada pembakaran 10 mL hidrokarbon gas, dibutuhkan 65 mL gas oksigen dan


dihasilkan 40 mL CO 2. Semua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama.
Rumus molekul hidrokarbon tersebut adalah...
((((((((((((((((A) C2H4

((((((((((((((((B) C3H6
((((((((((((((((C) C3H8
((((((((((((((((D) C4H8
((((((((((((((((E) C5H10
5. UMPTN 1989 Rayon A
Pada pembakaran sempuma I L gas asetilena, C2H2 diperlukan udara (yang
mengandung 20% mol oksigen) yang diukur pada P dan T yang sama, sebanyak...
(A) 2,5 L (C) 7,5 L (E) 12,5 L
(B) 5,0 L (D) 10,0 L

C. HITUNGAN KIMIA
Pada suatu persamaan reaksi yang sudah setara, koefisien reaksi menunjukkan
perbandingan mol zat-zat.

Bila mol zat-zat pereaksi tidak sesuai dengan perbandingan koefisien, maka yang
digunakan adalah pereaksi yang habis saja (pereaksi pembatas), yakni pereaksi yang
hasil bagi mol terhadap koefisiennya paling kecil.
Pada prinsipnya pengerjaan hitungan kimia dapat dilakukan menurut diagram
alir sebagai berikut.
Contoh Soal
CONTOH SOAL
CONTOH SOAL
CONTOH SOAL
CONTOH SOAL

A. SISTEM PERIODIK

((((((((((((((((((((((((((((((( HUKUM TRIADE


 Dikemukakan oleh Johann Wolfgang
DoGereiner seorang ahli kimia Jerman
sekitar tahun 1820.
 Unsur-unsur yang mempunyai sifat yang sama
disusun berdasarkan massa atomnya dalam
suatu triade yaitu setiap kelompok terdiri
dari tiga unsur.
 Unsur yang di tengah mempunyai massa atom
rata-rata dari jumlah massa atom kedua unsur
yang mengapitnya dan sifatnya di antara
keduanva
Contoh :

 Kelemahan dari hukum triade adalah banyak


unsur yang mempunyai sifat mirip tetapi
jumlahnya lebih dari tiga.

1.
2. HUKUM OKTAF
• Dikemukakan oleh John Alexander Reina
Newland seorang insinyur kimia
berkebangsaan Inggris pada tahun 1865.
• Pengelompokan unsur-unsur berdasarkan
massa atom. Unsur-unsur disusun dalam
kelompok berisi tujuh unsur. Sifat-sifat
unsur akan berulang pada unsur kedelapan
(oktaf). Dengan demikian, unsur ke-8 akan
mempunyai sifat yang sama dengan
unsur ke- 1.

 Kelemahan dari hukum ini tidak berlaku


untuk unsur-unsur bernomor massa relatif
besar, misalnya Cr tidak mirip dengan Al; Mn
tidak mirip dengan P; Fe tidak mirip dengan S

3. SUSUNAN BERKALA MENDELEYEV DAN MEYER


 Dikemukakan secara terpisah oleh Dmitri
Ivanovitch Mendeleyev (ahli kimia Rusia)
dan Julius Lothar Meyer (ahli kimia
Jerman) pada tahun 1869.
 Unsur-unsur disusun dalam suatu tabel (daftar)
yang berdasarkan sifat-sifatnya yang
merupakan fungsi dari massa atom relatif.
 Unsur dengan sifat-sifat yang sama diletakkan
dalam satu kolom dari atas ke bawah (Meyer
berdasarkan sifat fisika sedangkan
Mendeleyev berdasarkan sifat kimia dan
fisika).
 Terdapat 8 golongan (kolom vertikal) dan
7 perioda (baris horizontal).
 Mendeleyev dapat meramalkan sifat unsur yang
belum ditemukan, yang akan mengisi tempat
yang kosong dalam tabel.
 Kelemahan dari susunan berkala Mendeleyev di
antaranya adalah sebagai berikut: beberapa
urutan unsur terbalik jika ditinjau dari
bertambahnya massa atom, dan sebagainya.

4. SISTEM PERIODIK MODERN
 Sistem Periodik Modem disusun berdasarkan
konfigurasi elektron (nomor atom) dari atom
unsur-unsur. Sistem Periodik Modern
dibagi menjadi suatu baris-baris (dari kiri
ke kanan) dan kolom kolom (dari atas ke
bawah). Baris disebut periodasedangkan
kolom disebut golongan. Unsur yang jumlah
kulitnya sama terletak pada perioda yang
sama.

 Unsur-unsur yang struktur electron terluarnya (


electron valensi) sama terletak pada golongan
yang sama. Karena sifat kimia ditentukan oleh
struktur elektron valensi maka unsur-unsur
segolongan mempunyai sifat kimia yang
mirip.

Untuk menentukan golongan, unsur -unsur


dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu ; unsure
utama (A), unsure transisi (B), dan unsure
transisi dalam.
CONTOH SOAL
1. UMPTN 1990 Rayon A
Bagi unsur dengan konfigurasi elektron Is2 2s2 2p6 3S2 3p6 3d7 4s2 berlaku
pernyataan bahwa unsur tersebut...
(l) mempunyai nomor atom 27
(2) terletak pada perioda 4
(3) mempunyai 3 elektron tak berpasangan
(4) termasuk dalam golongan alkali tanah

2. UMPTN 1990 Rayon B


Suatu atom netral mempunyai konfigurasi elektron IS2 2s 2 2p 6 3s2 3p5 4s 1 .
Dapat dikatakan bahwa atom ini
(1)berada dalam keadaan tereksitasi
(2)akan memancarkan energi radiasi jika susunan elektronnya berubah
menjadi LS2 2S2 2p6 3s2 3p 6
(3) merupakan atom unsur gas mulia
(4)termasuk unsur nerioda 4 sistem periodik
3. UMPTN 1991 Rayon A, B dan C
Di antara unsur-unsur 3P, 12Q, 19R, 335 , 53T, yang terletak dalam golongan
yang sama pada sistem periodik adalah...
(A) P dan Q(C) P dan R (E) R dan T
(B) Q dan S(D) S dan T
CONTOH SOAL
CONTOH SOAL
CONTOH SOAL
``