Anda di halaman 1dari 19

Seorang perempuan berusia 30 tahun di rawat di bangsal kamboja untuk keempat kalinya dengan

alasan masuk tidak mau bicara dengan orang lain dan sudah putus obat sejak 3 bulan lalu. Dari hasil
observasi dan wawancara dengan perawat diperoleh data : tidak ada kontak mata, sering menunduk
dan ekspresi wajah tampak sedih. Klien mengatakan sedih karena dikucilkan oleh orang-orang
disekitarnya. Dari wawancara dengan keluarga disebutkan bahwa klien memiliki kepribadian yang
tertutup dan jarang bergaul dengan teman sebanya. Sejak pulang dari RS tidak ada anggota keluarga
yang selalu menemaninya untuk minum obat serta mengantarkan ke RS. Klien mengungkapkan bahwa
dirinya ingin sembuh.

1. Menurut rentang respon pada kasus diatas termaksud adaptif jika terjadi:
a. Menarik diri b. Ketergantungan c. Otonomi d. Manipulasi e. Persepsi positif

2. Faktor presdisposisi pada kasus diatas adalah .....


a. Biologis
b. Psikologis
c. Sosial
d. Biologis dan sosial
e. Psikologis dan sosial

3. Faktor presipitasi kasus diatas adalah .......


a. Biologis
b. Psikologis
c. Sosial
d. Biologis dan sosial
e. Psikologis dan sosial

4. Penilaian stressor pada aspek afektif berdasarkan kasus adalah.....


a. Menarik diri b. Sedih c. Kontak mata kurang d. Kepribadian tertutup e.Malu

5. Sumber koping yang dimliki kliean adalah....


1. Dukungan sosial 3. Kemampuan personal
2. Asset material 4. Keyakinan yang positif6.

6. Diagnosa kasus keperawatan utama pada kasus tersebut.....


a. Harga diri rendah d. Resiko perilaku kekerasan
b. Isolasi sosial e. ketidakberdayaan
c. Resiko bunuh diri

7. Prinsip intervensi berdasarkan masalah utama klien adalah


a. Meningkatkan aspek positif klien d. Mencegah bunuh diri
b. Melakukan hubungan sosial bertahap e. Mengontrol perilaku
c. Memberikan pujian
8. Pada pengkajian status mental bagian yang mendukung penegak diagnosa utama klien diatas adalah
a. Harga diri b. Hubungan sosial c. Proses pikir d. Persepsi e. C dan D benar
9. Teknik komunikasi yang tepat dilakukan untuk melakukan implemnetasi pada kasus klien diatas
adalah....
a. Eksplorasi b. Klarifikasi c. Humor d. Focusing e. Pertanyaan tertutup

10. Hal-hal yang dievaluasi oleh perawat untuk melihat pencapain interval keperawatan kasus klien diatas
meliputi....
1. Klien berubah perilakunya
2. Keterampilan komunikasi meningkat
3. Klien memulai percakapan dengan orang lain
4. Klien mampu mengambil keputusan tanpa dukungan orang lain

11. Seorang perempuan berusia 23 tahun merasa malu karena sejak tiga hari yang lalu di PHK dari tempat
bekerja. Pasien tidak ada kontak mata dan mengatakan merasa tidak ada gunanya lagi dia berada di
tengah keluarganya. Saat ini klien mengalami:
a. Isolasi sosial d. Harga diri rendah kronik
b. Harga diri tinggi e.defisit perawatan diri
c. \Harga diri rendah situasional
C

B
A

D
E

DEPRESI
E

B
A

B
C

D
B

D
E

E
B

D
D
22. anak-anak pada usian sekolah yang mempunyai tanda dan gejala masalah kesehatan jiwa
1. sering tidak masuk sekolah 3. Keluar sekolah
2. berhenti sekolah 4. Pusing

23. termaksud dalam 9 keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang anak
a. bertindak semaunya c. Hanya bergaul saat diperintah
b. relaksasi dan bermain d. Menyatakan keinginan dengan satu kata
c. hanya sebentar berpisah dengan orang tua

24. berikut ini beberapa mitos tentang violence dalam keluarga:


a. tidak terjadi pada keluarga dengan latar belakang ekonomi rendah
b. sering terjadi pada pasangan
c. alkohol, stres dan gangguan jiwa bukan hal umum pnyebab abuse fisik dan verbal
d. kekerasan tidak hanya terjadi pada pasangan heteroseksusal
e. kehmilan akan menjaga wanita dari tindakan kekerasan

25. Upaya pencegahan kekerasan primer yang dapat dilakukan adalah


a. menghentikan tindakan abuse
b. mengidentifikasikan keluarga berisiko
c. mengembangkan program dan kebijakan untuk menurunkan stres
d. memberikan pemulihan pada keluarga berisiko
e. memberikan pemerikasaan lanjutan

26. Dikatakan bahwa anak menderita retardasi mental berat jika:


a. punya IQ 50-70 d. Punya IQ 75
b. membutuhkan bantuan dalam segaal hal e. Mudah di terapi
c. mudah untuk diberikan arahan dan diddidik

kasus untuk 6 soal ke bawah


seorang laki-laki berusiaa 74 tahun mengeluh dadanya nyeri, merasa lemes, suka marah-marah dan
menangis, tidak mau makan serta kesulitan tidur. Klien mengatakan bahwa istrinya meninggal 2 tahun lalu.
Klien menderita gagagl jantung.

27. klien ini kemungkinan menderita depresi jika gejala berlangsung selama...
a. >3 hari b. 1 minggu c. 2 minggu d. >2 minggu e. Sepanjang hari

45. mekanisme kerja anti depresan adalah:


1. antagonis reseptor dopamine
2. menghambat pengambilan kembali neotransmitter aminergik
3. antagonis reseptor serotonin dan dopamine
4. menghambat penghancuran neurotransmitter oleh enzim MAO
46. mekanisme kerja anti cemas
1. anatagonis reseptor dopamine
2. menghambat pengambilan kembali neurotransmitter ainergik
3. antagonis reseptor serotonin dan dopamine
4. me reinforce inhibisi neuron GABA – ergik sehingga hiperaktif

47. factor-faktor yang diduga penyebab gangguan jiwa adalah:


a. neurotransmitter
b. trauma psikologis
c. pola asuh
d. semua salah
e. semua benar

48. yang termasuk anti depresan:


a. trifluperazine
b. amfetamin
c. amoksisiline
d. amitripiline
e. diazepam

49. Inkoherensi adalah:


a. menceritakan sesuatu sampai ke tujuan
b. menceritakan sesuatu tidak sampai ke tujuan
c. menceritakan sesuatu yang tidak bias dimengerti
d. menceritakan sesuatu, tiba-tiba berhenti
e. menceritakan sesuatu melompat-melompat

50.Disfungsi dalam psikiatri:


1. Mandi
2. makan
3. perawatan diri
4. bekerja

51. Tangensialitas adalah:


a. menceritakan sesuatu sampai ke tujuan
b. menceritakan sesuatu tidak sampai ke tujuan
c. menceritakan sesuatu yang tidak bias dimengerti
d. menceritakan sesuatu, tiba-tiba berhenti
e. menceritakan sesuatu melompat-melompat

52. yang termasuk gangguan pikiran


1. waham
2. asosiasi longgar
3. neologisme
4. sirkumtansialitas

Nn. J 20 tahun merasa sangat takut jika berhubungan dengan laki-laki. Berdasarkan pegkajian didapatkan
data bahwa pada usia 5 sampai 10 tahun klien sering mendapatkan perilaku kasar dari ayahnya.
Bahkansering kali klien menjadi korban secara fisik dari tindakan ayahnya. Seminggu yang lalu klien
mengalami peristiwa yang tidak menyenangkan yaitu menjadi korban tawuran remaja yang
menyebabkan luka di bagian kaki dan tangan. Mendengar cerita Nn. J perawat memberikan rasa
nyaman dengan mendengarkan dan memahami klien. Selain itu perawat elakukan penataan lingkungan
dan menciptakan lingkungan yangnyaman bagi klien J.

53. menurut konseptual psikoanalisa, kelainan perilaku yang terjadi pada klien J disebabkan oleh
a. super ego yang berlebihan
b. konflik masa lalu yang tidakterselesaikan
c. kecemasan yang dialami secarainterpersonal
d. ketakutan akan penolakan
e. stress dari lingkungan

69. peran legal yang dimiliki perawat jiwa dalam melaksanakan asuhan keperawtan meliputi
1. kompetensi klinis
2. kolaborasi antar disiplin
3. advokasi pasien dan keluarga
4. melakukan riset terkait asuhan keperawatan

70. kasus kesehatan jiwa pada masyarakat dapat digolongkan seperti dibawah ini
1.sehat jiwa
2. gangguan jiwa
3. risiko masalah psikososial
4. masalah gangguan ***

71. factor resiko terjadinya masalah psikososial


1. kehilangan pekerjaan
2. kehilangan anggota tubuh
3. cemas
4. isolasi social

72. perilaku yang menunjukkan tanda gangguan jiwa adalah


1. marah tanpa sebab
2. ragu-ragu
3. tidak memperhatikan kebersihan diri
4. sulit kosentrasi

73. bentuk pelayanan kesehatan keperawatan komprehensif dalam keperawatan kesehatan jiwa komunitas
meliputi
1. pelayanan primer
2. pelayanan sekunder
3. pelayanan sekunder
4. bio-psiko-sosio-spiritual

74. piramida pelayanan kesehatan jiwa komunitas adalah:


1. sepanjang hidup
2. sepanjang rentang sehat sakit
3. pada tiap konteks keberadaan
4. pada setiap aspek kehidupan

75. asuhan keperawatan pada keperawatan kesehatan jiwa komunitas, dapat meliputi
a. semua rentang usia
b. hanya pada orang dewasa saja
c. hanya pada keluarga yang stress
d. bedasarkan keturunan
e. semua jawaban bena

76. siapa saja yang terlibat dalam pemberian pelayanan keperawatan kesehatan jiwa komunitas:
a. perawat, kader kesehatan jiwa, keluarga, masyarakat
b. perawat, kader kesehatan jiwa, smua masyarakat
c. smua petugas kesehatan dan smua masyarakat
d. petugas kesehatan dan kader kesehatan jiwa
e. petugas kesehatan dan keluarga

77. focus utama terapi individu pada pelayanan kesehatan jiwa komunitas
a. pemberdayaan
b. peningkatan koping
c. pemberdayaan
d. sosialisasi
e. pemanfaatan s***