Anda di halaman 1dari 3

T G A a d a l a h s e b u a h k e l a i n a n j a n t u n g b a w a a n s i a n o t i k k e d u a t e r s e r i n g set

elah TF, dimana kelainan letak dari aorta dan arteri pulmonalis. Kira-kira 5% dariseluruh
penyakit jantung bawaan, dengan perbandingan anak laki-laki lebih seringdaripada anak
perempuan.
Hemodinamik
Dalam keadaan normal, aorta berhubungandengan ventrikel kiri
j a n t u n g d a n a r t e r i p u l m o n a l i s berhubungan dengan ventrikel kanan ja
n t u n g . P a d a transposisi arteri besar yang terjadi adalah
kebalikannya.A o r t a t e r l e t a k d i v e n t i k e l k a n a n j a n t u n g d a n a r t e r i pulm
onalis terletak di ventrikel
kiri jantung.Darah desaturasi kembali dari jaringan (darahsistemik) melalui vena
kava masuk ke atrium kanan, ventrikel kanan, dan darah diteruskan ke sirkulasi
sistemik lagi melalui aorta yang transposisi.Darah yang kaya O2 (darah pulmonal) dari vena
pulmonalis masuk ke atriumkiri, venntrikel kiri dan diteruskan melalui arteri pulmonalis kembali ke paru-
paru.Dengan demikian, sirkulasi sistemik dan pulmonal terdiri atas dua sirkuitparal
el.B a y i d e n g a n k e l a i n a n i n i , s e t e l a h l a h i r b i s a bertahan sebentar saja
karena adanya lubang
diantaraa t r i u m k i r i d a n k a n a n y a n g d i s e b u t f o r a m e n o v a l e . F o r a m e n
o v a l e i n i d a l a m k e a d a a n n o r m a l d i t e m u k a n pada bayi ketika lahir. Dengan adanya
lubang ini, makas e j u m l a h k e c i l d a r a h ya n g k a ya a k a n o k s i g e n a k a n mengalir
dari atrium kiri ke atrium kanan, lalu ke ventrikelkanan dan ke aorta sehingga mampu
memenuhi kebutuhan tubuh akan oksigen danbayi tetap hidup.
Etiologi
Penyebab dari kebanyakan kelainan jantung bawaan tidak diketahui. Faktor-faktor prenatal
(sebelum bayi lahir) yang brhubungan dengan TGA adalah:

Rubella atau infeksi virus lainnya pada ibu hamil

Nutrisi yang buruk selama kehamilan

Ibu yang alkoholik

Usia ibu lebih dari 40 tahun
1


Ibu menderita diabetes

Abnormalitas dari kromosom
Patofisiologi
Selama dalam kandungan oksigenisasi janin hampir normal. Setelah lahir,ductus arteriosus
akan segera menutup setelah beberapa jam atau 3 sampai 4
hari.D a r a h p u l m o n a l d a n d a r a h s i s t e m i k b e r c a m p u r h a n ya m e l a l u i f o r a m e
n o v a l e . A k i b a t n ya s a t u r a s i O 2 d a l a m d a r a h ya n g h a r u s d i e d a r k a n k e s i s
t e m i k s a n g a t menunurun. Terjadi hipoxia berat dan segera muncul sianosis.
Manifestasi Klinik
Pasien dengan kelainan ini biasanya lahir dengan berat badan yang normalataupun lebih dari
normal. Bergantung baik atau tidaknya pencampuran darah, bayidapat tampak sianosis ringan
sampai berat. Bila terjadi tanpa kelainan lain, penderitaTGA tidak dapat hidup. Akan tetapi
jika disertai dengan kelainan lain, seperti ASD,VSD dan PDA maka hubungan antara
darah sistemik dan darah pulmonal dapat terjaga.Gejala:

Sianosis

Sesak nafas (tachypnea)

Clubbing fingers

Kulit terasa dingin dan lembab

tidak mau makan/menyusuBila tidak diobati, sebagian besar bayi akan meninggal
pada masa neonatus.Hipoksemia biasanya berat; gagal jantung kongestif jarang. Keadaan
ini merupakangawat darurat medik, dan hanya diagnosis awal dan intervensi yang
tepat dapatmencegah dari sekuele hipoksemia berat yang lama, asidosis dan kematian.
Diagnosis
Diagnosa ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Padapemeriksaan
auskultasi akan terdengar murmur (desah jantung).Pemeriksaan penunjang:

X-foto toraks (Roentgen dada)
-
Jantung sedikit membesar
-
Bayangan jantung seperti telur tergantung pada batang kayu kecil. (Eeg-on-slide
appearance)
-
Mediastinum sempit
-
Aliran darah paru bertambah

Elektrocardiography (EKG)Adanya deviasi sumbu QRS ke kanan dengan hipertrofi
ventrikel kanan danpembesaran atrium kanan. Pola neonatus dominan sebelah kanan.
2


Echocardiography (ECG)Menunjukkan hubungan ventrikel-arteria yang transposisi.

Kateterisasi
jantungMenunjukkan tekanan ventrikel kanan merupakan tekanan sistemik, karena
ventrikel ini mendukung sirkulasi sistemik.
Penatalaksanaan

Segera, setelah ada kecurigaan infus Prostaglandin E-1 (PGE-


1), dengant u j u a n u n t u k m e m p e r t a h a n k a n t e r b u k a n y a d u k t u s a r t e r i o
s u s u n t u k memperbaiki oksigenasi.
Karena PGE-1 mempunyai efek samping dengan berhentinya pernafasan(apnea),
maka perlu diberikan alat bantu pernafasan dengan menggunakanventilator.2. atrial
switch1.Balloon Atrial Septostomy

Balloon Atrial Septostomy (Rashkind). Dengan cara menggunakan kateter balon


dan dengan bantuan echocardiogrphy. Tujunannya untuk merobekseptum interatrial
sehingga meningkatkan pirau dan menurunkan sianosis.

Arterial Switch (Jatene). Kedua pembuluh darah utama dipotong padapa


n g k a l d a n d i t u k a r p o s i s i n ya . P e m b u l u h d a r a h k o r o n e r ya n g m e m b e r i mak
an otot jantung dan menempel di aorta harus dilepas pada muaranya, kemudian
dipindah ke aorta baru yang sudah berhubungan dengan bilik kir