Anda di halaman 1dari 4

NOTULENSI WORKSHOP

PENINGKATAN MUTU SEKOLAH MUHAMMADIYAH SE-INDONESIA


MAJELIS PENDIDIKAN DASARDAN MENENGAH (DIKDASMEN)
PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH
DI AULA BAU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
26-28 FEBRUARI 2016

Topik :  Kebijakan peningkatan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah


 Peningkatan Nutu dan Integritas Sekolah, Pengelolaan
Keuangan Sekolah, dan Tata Kelola Kepegawaian
Pemateri : Dr. Supriyano, M.Ed.
Wowon Widaryat
Moderator : Dr. Agus Tinus, M.Pd.
Notulen : Fida Pangesti
Waktu : 08.30
Tempat : Aula BAU

Rumusan

1. Pendidikan karakter di skeolah memiliki masalah, yaitu modelnya. Dulu ketika aktif
pramuka, tidak banyak tawuran. Oleh karena itu, kepramukaan diaktifkan kembali.
2. Kegiatan pendidikan meliputi intrakulikuler, ekstrakurikuler, dan non kurikuler.
3. Dikdasmen berpatok pada satu data, yaitu dapodik. Semua kebijakan berpatok pada
dapodik. Usulan-usulan akan diterima atau ditolak berdasarkan data dapodik.
4. SD-SMP satu atap diberikan pada daerah-daerah tertinggal.
5. Tahun ini kita akan upayakan 1 kabupaten kota memiliki 1 sekolah rujukan. Mereka
akan memiliki mitra binaan 5 sekolah. Sekolah rujukan menjadi pioneer ketika ada
masalah/pertanyaan dari skeolah lain. Sekolah rujukan ini sekarang ada 5.000.
6. Intervensi sekolah rujukan bagi sekolah yang sudah bagus.
7. Di perbatasan akan dibangun sekolah garis depan dengan kualitas yang sama dengan
sekolah yang ada di perkotaan. Intervensinya berupa pembangunan infrastruktur:
pembangunan sekolah terpadu dengan asrama. Intervensinya yaitu dengan revitalisasi.
8. Target: a) uji kompetensi guru—sebagai pemetaan guru untuk acuan pelatihan guru
agar tidak sama antara guru yang bagus dan kurang bagus, b) uji kompetensi kedua

Peningkatan Mutu
1. Dirjen guru bertanggungjawab tentang guru. Dirjen dikdasmen bertanggung jawab
tentang mutu.
2. Dasar renstra 5 tahun ke depan:
a. Peningkatan mutu kehidupan
b.
c.
3. Strategi:
a) Membentuk visi terbentuknya insane serta ekosistem untuk membentuk karakter
gotong royong. Artinya, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab
pemerintah, tetapi semua warga masyarakat. Strategi:
1) Penguatan pelaku pendidikan
2) Penguatan mutu dan akses
3) Peningkatan tata kelola
4. Saat ini mutu di SMP dilihat dari nilai UN. Kuadran 1: angka partisipasinya tinggi, nilai
tinggi. Kuadran 2: angka partisipasi rendah, nilai tinggi. Kuadran 3: angka
partisipasinya rendah, nilai rendah. Kuadran 4: angka partisipasinya tinggi, nilainya
rendah. Kuadran 1 dan 4 dijadikan satu kelompok pembinaan.
5. Dikdasmen akan memberikan apresiasi pada sekolah yang integritas atau kejujurannya
tinggi, bukan pada sekolah yang kelulusannya tinggi. Apresiasi berbentuk piagam
bertandatangan menteri pendidikan yang dikirim ke sekolah.
6. Nilai perempuan lebih tinggi daripada laki-laki.
7. Nilai integritas UN Muhammadiyah
8. Fokus pada: a) sekolah reguler, b) SD-SMP satu atap, c) Sekolah basis pesantren, dan
d) SMP terbuka.
9. Peningkatan mutu pendidikan:
a) Mutu bisa bagus jika kebijakan jelas (sayangnya kebijakan selalu berubah jika terjadi
pergantian kepemimpinan)
b) Mutu bisa bagus jika sarpras mendukung
c) Mutu bisa managemen berbasis sekolah
d) Mutu bisa bagus jika proses pembelajaran bagus (itu bergantung pada kompetensi
guru). Yang paling sulit adalah menghadapi perubahan.
Empat komponen ini harus terintegrasi, tidak bias parsial.
10. Tantangan abad 21:
a) Globalisasi
b) Persaingan ide. Sekolah harus menyiapkan anak-anak yang mampu menghadapi
persaingan ide.
c) Ketidakpastian.
11. Tuntutan siswa:
a) Berpikir kreatif
b) Pemecahan masalah
c) ICT
d) Multibahasa
12. Ada 4 (4C) fokus yang dikejar di kurikulum pendidikan:
a) Critical thinking
b) Collaboration
c) Communication
d) Creativity
Direktur SD
1. Misi Kemendikbud:
a) Meningkatkan akses pendidikan
b) Meningkatkan kualitas, relevansi, dan daya saing
c) Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan
d) Memperkuat tata kelola pendidikan dan kebudayaan
Saat ini semua data berpokok pada dapodik, tetapi belum mencerminkan kondisi
yang sesungguhnya. Tahun ini mulai mendata seluruh sekolah dalam hal kondisi
fisik yang sesungguhnya. Ada 148.000 sekolah seluruh Indonesia. SMK jurusan
bangunan seluruh Indonesia diberdayakan untuk melakukan survey itu. SMK sudah
mampu membangun sekolah.

No Identitas Pertanyaan Jawaban


Penanya
1 Eni – SD 1) Apakah ada syarat tertentu 1) Bisa. Sekolah rujukan dimulai
Muh. Sidoarjo untuk menjadi sekolah tahun ini di sekolah negeri.
rujukan? Putaran berikutnya baru bisa
2) Apakah itu difokuskan pada swasta.
sekolah negeri? 2) Kriterianya adalah RSBI, ikut
K-13, indeks integritasnya
tinggi, dan memiliki sarana
serta SDM yang mencukupi.
3) Diharapkan 514 sekolah
rujukan yang ada bias
membina 5 sekolah (masing-
masing) sehingga sekolah yang
dibina bias menjadi sekolah
rujukan juga.
4) Sekolah rujukan dibina segala
aspeknya oleh pemerintah
pusat.
2 Yudi Bagaimana sebenarnya yang
Wardana – ingin dibidik pendidikan ke
SD Muh. depan?
Condong Apa yang harus dilakukan
Catur, sekolah? Bagaimana proses
Yogyakarta belajar-mengajar? Karena hasil
ujian menjadi dasar masuk ke
jenjang berikutnya, maka
sekolah mengejar itu.
3 Natsir – SMK 1) Apakah ada abntuan 1) Pengajuan dan pengadaan
Muh 2 khususnya terkait sarpras di sarpras dll tidak melalui
Makasar SD? proposal, tetapi berdasarkan
2) Jika ada, prosedur pengajuan hasil survey yang dilakukan
proposalnya bagaimana? oleh siswa SMK
3) Apakah memungkinkan pembangunan. Usulan itu
SMK kami mjd sekolah diajukan secara online.
rujukan? 2) Pengajuan melalui e-proposal
tapi tetap dikolerasikan
dengan dapodik.
3) Kalau ada pengajuan segera
karena setelah Juni tidak bisa.
Prosedurnya: 70% diberikan di
awal dan 30%-nya diberikan
kemudian setelah melihat dan
mengevaluasi LPJ.
4 Sutomo – SD
Muh. Salatiga
5 Suwardjo - 1) Kapan itu akan Selambat-lambatnya bulai Mei
SD Muh direalisasikan? dan dilakukan dalam dua termin.
Wirobrajan, 2) Kapan kurikulum 2013 K-13 baru dilaksanakan 19% di
Yogya diketok secara nasional? sekolah, tahun ini targetnya 25%
tahun 2016, tahun 2017 65% dan
seterusnya hingga 100%.
Syaratnya adalah a) menjadi .. di
tahun 2014 dan b) diusulkan
Tanggal 20 dilakukan pelatihan
instruktur.
Buku dibuat oleh pusat, dicetak
perusahaan, dan dibeli oleh
sekolah dari dana BOS.
6 1) Kebijakan pengalihan dana
BOS yang sekarang melalui
provinsi sangat menyulitkan
sekolah. Bantuan sarana
lainnya yang melalui provinsi
harus dikaji ulang.
2) Bagaimana caranya agar
dapat mengambil dana dari
pemerintah untuk
pembangunan sekolah?

Simpulan: