Anda di halaman 1dari 6

1.

Pengertian Garis
Garis ialah hasil goresan dengan benda keras di atas permukaan benda alam
(tanah, pasir, daun, batang, pohon dan sebagainya) dan benda-benda buatan
(kertas, dinding, papan dan sebagainya). Melalui goresan-goresan berupa unsur
garis tersebut seseorang dapat berkomunikasi dan mengemukakan poladalam
pembuatan bermacam-macam garis yaitu :

a. Garis lurus

Garis lurus adalah garis yang jarak antara ujung dan pangkalnya mengambil
jarak yang paling pendek. Garis lurus merupakan dasar untuk membuat garis
patah dan bentuk-bentuik bersudut. Apabila diperhatikan dengan baik, akan
terasa bahwa macam-macam garis ini memberikan kesan yang berbeda pula.
Kesan yang ditimbulkan garis ini disebut watak garis.

b. Garis lengkung

Garis lengkung adalah jarak terpanjang yang menghubungkan dua titik atau
lebih. Garis lengkung ini berwatak lebih dinamis dan luwes.

1.Arti Penting Garis pada Busana


Garis adalah salah satu bagian dari disain. Garis yang paling penting adalah
garis luar atau siluet bentuk tubuh Anda. Mengetahui siluet tubuh akan
membantu Anda untuk menentukan bagaiman Anda akan menggunakan garis
pada busana Anda untuk menonjolkan atau menutupi nilai baik atau buruk pada
bentuk tubuh Anda.

Siluet tubuh begitu penting, sebab ketika seseorang melihat kita dari kejauhan,
mereka lebih melihat bentuk siluet tubuh kita di bandingkan dengan detail pada
busana kita. Ketika mereka mendekat, barulah detail busana yang menjadi
perhatian. Banyak garis tercipta dari bagian-bagian berbeda dari busana yang
diaplikasikan secara bersamaan, contohnya, garis pinggang, garis leher, garis
yang terbentuk dari lipit samping, atau garis yang terbentuk dimana lengan
digabungkan dengan baju. Garis depun, puncak lengan, dan garis luar krah dan
manset juga membentuk garis.
1.Macam-macam Garis
1.Vertikal – garis yang bergerak dari atas dan ke bawah.
2.Horizontal – garis yang bergrak lurus ke samping kanan kirinya.
3.Lengkung – garis yang membulat atau garis yang tidak memiliki bagian lurus.
4.Diagonal – garis yang miring (tidak vertikal maupun horizontal)
Untuk melihat garis Vertikal, mata kita harus bergerak atas bawah. Ini yang
menyebabkan efek tinggi dan melangsingkan. Garis vertikal dapat
menyampaikan perasaan yang kuat, tenang, martabat, dan keformalan. Garis
vertikal tidak harus berupa garis-garis. Bisa juga disain serat kain dengan arah
atas ke bawah – bunga kecil, lingkaran-lingkaran, titik-titik dan motif print –
disain apa saja yang bergaris,

Gari Horizontal membuat mata berpindah dari samping kesamping. Merka


menambahkan lebar pada tubuh yang kurus dan memisahkan tetinggian pada
orang yang tinggi. Garis Horizontal dapat membuat kita merasakan rileks dan
tenang.

Gari diagonal memotong miring. Jika garis miringnya semakin ke atas dan
turunnya lebih membentang, akan membuat Anda terlihat lebih tinggi. Karena
garis diagonal begitu kuat menarik perhatian, daris diagonal bersifat kuat, dan
menjadi perhatian di mana garis tersebut digunakan.

Garis Lengkung adalah variasi dari garis-garis lurus. Garis ini cendetung
menjadi pusat perhatian dan terkadang mengurangi ukuran dan bentuk tubuh
pengguna. Gerak perpindahan garis lengkung sangat terlihat, tetapi garis ini
lebih menenangkan dari garis lurus. Ekpresi perasaan yang diciptakan oleh garis
lengkung ialah halus, lemah lembut, dan terlihat muda.

1.Fungsi Garis pada rancangan Busana


1.Membatasi bentuk strukturnya (siluet). Macam-macam siluet antara lain S, A,
H, I, Y dan Bustle.
2.Membagi bentuk struktur menjadi bagian-bagian yang merupakan hiasan dan
menentukan model, misalnya garis empire, garis princess, yoke (pas),
longtorso.
3.Menentukan periode suatu busana (siluet, periode empire, periode proncess).
4.Memberi arah dan pergerakan untuk menutupi kekurangan bentuk tubuh.
Prinsip – prinsip desain

1. Harmoni adalah prinsip desain yang menimbulkan kesan kesatuan. harmoni


dapat dicapai melalui kesesuaian antara bagian setiap unsur pembentuknya.

2. Proporsi adalah perbandingan antara bagian satu dengan yang dipadukan.


untuk mendapatkan susunan proporsi yang sesuai, harus diketahui bagaimana
menciptakan hubungan jarak yang tepat atau membandingkan ukuran objek
yang satu dengan objek yang dipadukan secara proporsional.

3. Balance adalah keseimbangan yaitu hubungan yang bagus antara bagian –


bagian dalam suatu desain. ada 3 macam keseimbangan yaitu : keseimbangan
Simetris, keseimbangan asimetris dan keseimbangan obvicus

4. Irama. irama dalam desain dapat menimbulkan kesan gerak gelumai yang
berurutan dari satu bagian ke bagian yang lain, sehingga akan membawa
pandangan mata dari satu bagian ke bagian yang lain. Irama dapat diciptakan
melalui : pengulangan bentuk secara teratur, perubahan atau peralihan ukuran,
melalui pancaran atau radiasi.

5. Aksen. aksen merupakan pusat perhatian yang pertama kali membawa mata
pada sesuatu yang menarik dalam suatu rancangan.

6. Unity atau kesatuan merupakan sesuatu yang memberikan kesan adanya


keterpaduan setiap unsur.
Unsur Desain Fashion: Unsur Warna (Makna Warna)

Warna Putih, tak hanya bermakna netral, putih bisa diartikan cahaya, terang,
dan bersih. Jika dikaitkan dalam hal berbusana, putih sering menjadi pilihan
dalam busana kantor karena membuat si pemakai merasa sejuk dan nyaman.
Putih juga melambangkan kepolosan dan kebersihan. Hal itu juga menjelaskan
para pelaku medis menggunakan seragam putih untuk merepresentasikan bersih
dan bebas kuman. Namun putih juga bisa mewakili dalam dunia fashion. Putih
berarti tipis, tembus pandang dan cepat kotor.
Warna Hitam, hitam diartikan sebagai gelap, suasana sedih atau menyerap
cahaya. Namun hitam dalam fashion berarti stylish, elegan dan seksi. Hitam
sering menjadi andalan bagi mereka yang berbadan besar karena bisa
menyamarkan bentuk badan. Hitam juga mencerminkan kekuatan dan
keanggunan. Jadi, tidak mengherankan jika setiap perempuan wajib memiliki
satu gaun hitam.
Warna Merah, adalah simbol kasih sayang dan gairah. Merah juga warna yang
sarat emosi. Memiliki karateristik menantang namun menarik perhatian. Dalam
berbusana, warna merah dipilih jika si pemakai ingin menarik perhatian orang-
orang di sekitarnya. Tanpa perlu berkata apa-apa, seseorang yang memakai baju
atau gaun merah seakan-akan menyerukan “lihat aku!”. Hanya saja merah juga
sering membuat seseorang terlihat lebih besar dan dipercaya meningkatkan
nafsu makan.
Warna Kuning, busana atasan berwarna kuning mungkin jarang digemari.
Alasan paling umum dikemukakan adalah terlalu ngejreng. Kuning memang
warna yang paling sulit diidentifikasikan oleh mata karena terlalu silau dan
justru menyakitkan mata. Namun warna yang tergolong ceria ini juga memiliki
sifat positif yaitu meningkatkan konsentrasi dan mempercepat metabolisme.
Salah satu buktinya adalah kertas pesan tempel (stick note) yang menggunakan
warna kuning.
Warna Biru, adalah warna yang menenangkan dan menyejukkan mood. Bila
anda menyukai busana biru, anda adalah orang yang perhatian dan penyayang.
Penggemar biru juga orang yang penyabar, sensitif dan mampu mengontrol
emosi. Anda bisa jadi orang yang selalu diandalkan dan memastikan bahwa
setiap orang senang saat bersama anda. Penyuka warna biru biasanya sangat
menyukai ketenangan. Bila ingin merasa nyaman dan diterima tanpa harus
tampil sangat percaya diri, warna biru bisa menjadi pilihan saat belanja pakaian
online.
Warna Ungu, walaupun sering disebut dengan warna janda, ungu
merepresentasikan kemewahan, bangsawan, kekayaan dan keanggunan. Selain
itu warna ini justru mewakili kekuasaan dan sifat feminis dan romantis.
Umunya, kaum perempuan yang telah mapan dan mandiri cenderung memilih
ungu atau nuansa ungu dalam koleksi pakaiannya.
Warna Hijau, melambangkan alam, yang berarti tenang, dan segar. Warna ini
menjadi salah satu pilihan paling digemari jika seseorang ingin tampil segar dan
bersemangat. Sebuah penelitian bahkan menyarankan setiap meja kerja
dilengkapi satu tanaman. Hal ini mengacu pada makna dibalik warna hijau.
Selain itu hijau juga mencerminkan kemakmuran dan memiliki karakter
maskulin. Tak heran, hijau tua lebih banyak digemari oleh kaum pria.
Warna Orange, perpaduan antara warna kuning dan merah ini identik dengan
tipikal orang yang menyukai tantangan dan senang tampil sebagai pusat
perhatian. Apalagi jika dipadukan dengan aksesori wanita yang menarik. Warna
cerahnya juga akan membuat mood kamu naik.
Warna Pink, jika anda tipe perempuan yang sangat feminin, maka tidak salah
jika memilih warna ini. Pink atau merah muda berarti lembut dan menimbulkan
perasaan romantis. Pink juga dapat mengalirkan energi positif bagi si pemakai
sehingga pemakai menjadi lebih relaks dan mudah didekati.
Warna Coklat, warna ini mewakili warna tanah, dan alam. Coklat
mencerminkan tenang, kemapanan, kepercayaan. Bagi sebagian besar pria yang
sudah mapan, mereka cenderung memilih warna ini untuk mengidentifikasikan
gaya penampilannya. Busana warna ini bisa digunakan saat melobi klien. Efek
visualnya penting banget untuk menimbulkan rasa kepercayaan dari orang lain.
Dengan warna ini pula, orang lain nggak ragu buat kenal dengan kita dan
bersahabat. Warna ini juga diperlukan saat kita pindah kerja dan bertemu
dengan orang-orang baru.
Warna Abu-abu, memiliki arti netral, ketenangan, kerendahan hati, seimbang,
bisa dikenakan pada saat acara formal. Warna ini cocok digunakan pada siang
dan malam hari. Jadi, kalau ada acara di malam hari, tetapi malas pulang ke
rumah untuk ganti baju, gunakan saja setelan abu-abu di siang hari dengan
perubahan aksesori. Simple kan.
Warna Silver, identik dengan energi, berkesan emosional, sensitif dan
misterius. Warna Emas, melambangkan kesuksesan, penghargaan dan
kejayaan, juga berhubungan dengan kemewahan, harga diri, dan elegan. Dan
masih banyak lagi makna dari warna-warna yang lainnya juga.