Anda di halaman 1dari 2

Sebelumnya kita belum mengetahui apa pengertian dari kalkulus , adalah cabang ilmu matematika yang

mencakup limit, turunan, integral, dan deret takterhingga. Kalkulus memiliki aplikasi yang luas dalam bidang-
bidang sains, ekonomi, dan teknik; serta dapat memecahkan berbagai masalah yang tidak dapat dipecahkan
dengan aljabar , Kalkulus memiliki dua cabang utama, kalkulus diferensial dan kalkulus integral yang saling
berhubungan. Aplikasi kalkulus diferensial meliputi perhitungan kecepatan dan percepatan, kemiringan suatu kurva,
dan optimalisasi. Aplikasi dari kalkulus integral meliputi perhitungan luas, volume, panjang busur, pusat massa, kerja,
dan tekanan. Aplikasi lebih jauh meliputi deret pangkat.

Kalkulus pada umumnya dikembangkan dengan memanipulasi sejumlah kuantitas yang sangat kecil. Objek ini, yang
dapat diperlakukan sebagai angka, adalah sangat kecil. Sebuah bilangan dx yang kecilnya tak terhingga dapat lebih
besar daripada 0, namun lebih kecil daripada bilangan apapun pada deret 1, ½, ⅓, ... dan bilangan real positif
apapun. Setiap perkalian dengan kecil tak terhingga (infinitesimal) tetaplah kecil tak terhingga,

Integral merupakan suatu objek matematika yang dapat diinterpretasikan sebagai luas wilayah ataupun generalisasi
suatu wilayah. Proses menemukan integral suatu fungsi disebut sebagai pengintegralan ataupun integrasi. Integral
dibagi menjadi dua, yaitu: integral tertentu dan integral tak tentu. Notasi matematika yang digunakan untuk

menyatakan integral adalah , seperti huruf S yang memanjang (S singkatan dari "Sum" yang berarti
penjumlahan).

Integral terbagi menjadi 2 yaitu integral tertentu dan integral tak tentu.

FUNGSI BIAYA TOTAL

Biaya Marginal adalah marginal cost yaitu peningkatan atau penurunan


total biaya suatu perusahaanakibat penambahan atau pengurangan satu unit keluaran; penentuan biaya
marginal sangat penting dalam menentukan jumlah; biasanya, biaya marginal menurun sejalan dengan
meningkatnya volumeproduksi sesuai dengan skala ekonomi.

FUNGSI PENERIMAAN TOTAL

Pendapatan marginal (marginal revenue atau MR) didefinisikan sebagai perubahan dalam pendapatan
total (total revenue atau TR) yang disebabkan oleh penjualan suatu barang tambahan. Karena baik biaya
total maupun pendapatan total merupakan fungsi dari tingkat output (Q), maka biaya marginal dan
pendapatan marginal masing-masing dapat dinyatakan secara matematis sebagai turunan dari fungsi
total mereka masing-masing.

Fungsi produksi total

fungsi produksi dapat digunakan untuk memperoleh sebuah produk marjinal untuk setiap faktor, yang
berarti pembagian yang ideal dari pendapatan
fungsi konsumsi dan tabungan

Konsumsi yang dilakukan oleh masyarakat dan negara sangat erat hubungannya
dengan pendapatan masyarakat dan negara. Sehingga besar kecilnya konsumsi
ditentukan oleh tingkat pendapatan, semakin besar pendapatan akan selalu diikuti
meningkatnya konsumsi. Jadi, hubungan antara pendapatan dan konsumsi bersifat
positif (berbanding lurus), Dalam suatu perekonomian, pendapatan masyarakat suatu negara secara keseluruhan
(pendapatan nasional) dialokasikan ke dalam dua kategori penggunaan, yaitu untuk keperluan konsumsi dan tabungan. Pada
umumnya pendapatan dilambangkan dengan Y, sedangkan konsumsi dilambangkan dengan C, tabungan dilambangkan dengan S,
dan investasi dilambangkan dengan I.

1) MPC (Marginal Propencity to Consume) adalah angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan
besarnya pendapatan nasional,
2) MPS (Marginal Propencity to Sav) eadalah perbandingan antara bertambahnya tabungan dengan bertambahnya
pendapatan nasional,

 Fungsi Konsumsi adalah Pengeluaran konsumsi yang tergantung dari proporsi besarnya pendapatan.
 Fungsi Tabungan adalah besarnya tabungan yang sangat tergantung dari proporsi besarnya pendapatan.

INVESTASI DAN PEMBENTUKAN MODAL

investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran penanam-penanam modal atau perusahaan untuk
membeli barang-barang modal atau perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan
memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian