Anda di halaman 1dari 1

HARI KE – 3

25 Mei 2015

STOP 2

Stop 2 ini merupakan komplek marble, batu marbel disini berupa bongkah-bongkah besar yang
ditemukan bersama dengan Batulempung yang sudah mengalami poses metamorfosis. Batu marbel
di lokasi ini berwarna putih susu dengan bercak merah dan hitam.

Jika diambil sample batuan yang berbeda dari lkasi ini kemudian ditetesi HCl maka akan
memperlihatkan efek yang berbeda. Untuk batulempung yang sudah mengalami proses
metamorfosis, berwarna hitam abu mengkilap, saat di tetesi HCl tidak menunjukan reaksi kimia yang
berupa gelembung gas. Untuk batu marbelnya sendiri saat ditetesi dengan HCl akan menghasilkan
gelembung gas yang banyak, ada juga sample yang saat ditetesi HCl menghasilkan geembung gas
namun tidak banyak, dipekirakan bahwa batuan ini merupakan batugamping yang belum
termetamorfosis menjadi marble. Dalam komplek marbel ini juga ditemukan adanya intrusi silika
yang mengisi rekahan –rekahan pada Batulempung maupun Batugamping.

Di lokasi ini juga terlihat adanya kekar-kekar, kerapatan antar kekar ini relatif jauh sekitas 20 cm – 40
cm.

STOP 3

Pada lokasi ini dapat terlihat dengan jelas panorama bentang alam dari wilayah geologi karang
sambung yang memperlihatkan perbedaan morfologi dari daerah bancuh (melange) dan wilayah
hasil sedimentasi.

Di lokasi ini banyak ditemukan boulder-boulder besar ditengah sawah yang berupa batuan tuff.
Lokasi ini juga merupakan formasi karangsambung. Sebelah timur dari lokasi ini dapat dilihat
pegunungan teratur sebagai akibat terbentuknya melange, sebelah barat dari lokasi ini terdapat
gunung paras dan sumbu dari sinklin, perlapisan pada sumbu sinklin ini sudah terrerrosi pada bagian
atasnya.